Berkala Penelitian Agronomi最新文献

筛选
英文 中文
Efektivitas Pupuk Bokashi dan Beberapa Ekotipe terhadap Pertumbuhan Kacang Tanah pada Lahan Kering di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan 博卡希肥料和康纳韦省南部干旱地区花生生长的几种生态类土壤生长
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2020-04-10 DOI: 10.33772/bpa.v8i1.12789
Suyati Yahya, I. G. Ray Sadimantara, Nini Mila Rahni, L. Sabaruddin, Halim Halim
{"title":"Efektivitas Pupuk Bokashi dan Beberapa Ekotipe terhadap Pertumbuhan Kacang Tanah pada Lahan Kering di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan","authors":"Suyati Yahya, I. G. Ray Sadimantara, Nini Mila Rahni, L. Sabaruddin, Halim Halim","doi":"10.33772/bpa.v8i1.12789","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/bpa.v8i1.12789","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara ekotipe kacang tanah lokal Muna dan pupuk bokashi terhadap pertumbuhan kacang tanah pada lahan kering di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan.Analisis  laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari. Penelitian ini berlangsung pada Bulan Februari sampai Bulan April 2019.Rancangan yang digunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dua faktor yaitu faktor pertama adalah ekotipe kacang tanah dan faktor kedua adalah pupuk bokashi.Parameter yang diamati yaitu laju tumbuh relatif, indeks luas daun dan laju asimilasi bersih.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh interaksi antara ekotipe kacang tanah lokal Muna dan pupuk bokashi terhadap laju tumbuh relatif umur 49-56 HST, indeks luas daun pada umur 49-56 HST dan laju asimilasi bersih umur 35-56 HST. Kata kunci : ekotipe kacang tanah lokal muna, pupuk bokashi.","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"76 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122889203","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pengaruh Bahan Organik terhadap Spora Fungi Mikoriza Arbuskula dalam Tanah, dan Potensi Tanahnya Sebagai Sumber Inokulum
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2020-04-08 DOI: 10.33772/bpa.v8i1.12938
Muhammad Fahyu Sanjaya, Laode Muhammad Harjoni Kilowasid, L. Sabaruddin, Darwis Sulaeman, Andi Nurmas
{"title":"Pengaruh Bahan Organik terhadap Spora Fungi Mikoriza Arbuskula dalam Tanah, dan Potensi Tanahnya Sebagai Sumber Inokulum","authors":"Muhammad Fahyu Sanjaya, Laode Muhammad Harjoni Kilowasid, L. Sabaruddin, Darwis Sulaeman, Andi Nurmas","doi":"10.33772/bpa.v8i1.12938","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/bpa.v8i1.12938","url":null,"abstract":"Penambahan bahan organik dapat mengubah kondisi dan populasi spora mikoriza arbuskular di tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh campuran berbagai jenis bahan organik terhadap kepadatan fungi mikoriza arbuskula (FMA) dalam tanah, dan potensi tanahnya sebagai sumber inokulum spora FMA. Perlakuan yang diuji dalam penelitian ini adalah campuran tiga jenis bahan organik dengan komposisi (berat / berat), yaitu: B1 (25% serasah pangkasan daun gamal + 50% cangkang biji kakao + 25% bagas sagu), B2 (50% serasah pagkasan daun gamal + 25% cangkang biji kakao + 25% bagas sagu), B3 (25% serasah pangkasan daun gamal + 25% cangkang biji kakao + 50% bagas sagu), B4 (50% serasah pangkasan daun gamal + 50% cangkang biji kakao + 0% bagassagu), B5 ( 50% serasah pangkasan daun gamal + 0% cangkang biji kakao + 50% bagas sagu), B6 (0% serasah pangkasan daun gamal + 50% cangkang biji kakao + 50% bagas sagu), dan setiap perlakuan diulang tiga kali, dan pengacakan mengikuti prosedur rancangan acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi bahan organik memiliki pengaruh signifikan terhadap total spora AMF dalam tanah, dengan kepadatan total tertinggi yang terjadi pada perlakuan B4. Tanaman tertinggi pada umur tanam 4 MST, 6 MST, 8 MST, 10 MST, dan 12 MST terjadi pada perlakuan B0. Ukuran diameter batang terbesar pada bibit 6 MST terjadi pada perlakuan B6. Luas daun terlebar dari semua usia 6 MST, 8 MST, 10 MST, dan 12 MST terjadi dalam perlakuan B0. Sementara itu, efek pada jumlah daun, jumlah spora mikoriza di tanah semai, dan persentase infeksi FMA akar tidak signifikan. Disimpulkan bahwa komposisi campuran berbagai jenis bahan organik mempengaruhi kepadatan total spora FMA dalam tanah. Kehadiran serasah pangkasan daun gamal dalam campuran jenis bahan organik yang ditambahkan ke dalam tanah dapat memicu kemampuan infektivitas dari inokulum spora FMA yang terbawa dalam tanah tersebut ke akar bibit kakao. Kata Kunci: Infektif, inokulum, mikoriza, tipe bahan organic","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-04-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121748317","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Insidensi Penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) dan Kepadatan Populasi Serangga Vektor Diaphorina citri pada Tanaman Jeruk di Pulau Siompu Kabupaten Buton Selatan
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2020-04-06 DOI: 10.33772/bpa.v8i1.13854
S. Ratu, M. Taufik, Andi Khaeruni
{"title":"Insidensi Penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) dan Kepadatan Populasi Serangga Vektor Diaphorina citri pada Tanaman Jeruk di Pulau Siompu Kabupaten Buton Selatan","authors":"S. Ratu, M. Taufik, Andi Khaeruni","doi":"10.33772/bpa.v8i1.13854","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/bpa.v8i1.13854","url":null,"abstract":"Jeruk keprok siompu merupakan salah satu tanaman unggulan Sulawesi Tenggara. Produktivitas jeruk keproksiompu semakin menurun karena adanya gangguan penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) yang disebabkanLiberobacter asiaticum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat insidensi penyakit CVPD dan populasiserangga vektor Diaphorina citri di Pulau Siompu Kabupaten Buton Selatan Propinsi Sulawesi Tenggara. Pengamatandilakukan di empat desa lokasi pertanaman jeruk keprok Siompu, yaitu Desa Kaimbulawa, Waindawula, Batu Awu danTongali. Variabel yang diamati adalah kondisi pertanaman jeruk, gejala penyakit CVPD, insidensi penyakit CVPD danpopulasi serangga vektor D. citri. Data yang diperoleh dianalisis dengan tabulasi sederhana. Rata-rata kejadianpenyakit CVPD di Desa Kaimbulawa sebesar 74,45%, di Desa Waindawula sebesar 56,52%, di Desa Batu Awu sebesar4,45% dan di Desa Tongali sebesar 6,65%. Serangga vektor D. citri ditemukan di dua lokasi pengamatan yakni di DesaKaembulawa dengan rata-rata populasi 4,11 ekor/pohon dan di Desa Waindawula dengan rata-rata populasi 1,06ekor/pohon.Kata kunci :CVPD, Diaphorina citri, Liberobacter asiaticum, Jeruk Keprok Siompu","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"84 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-04-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127603432","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Sistem Pengelolaan Kaindea Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Konawe Selatan
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-07-07 DOI: 10.33772/BPA.V5I2.7560
Bahari Bahari, Andi Bahrun, Jamili Jamili
{"title":"Sistem Pengelolaan Kaindea Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Konawe Selatan","authors":"Bahari Bahari, Andi Bahrun, Jamili Jamili","doi":"10.33772/BPA.V5I2.7560","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/BPA.V5I2.7560","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan sistem pengelolaan kaindea masyarakat etnis Muna serta manfaat ekonomi dan ekologis kaindea di Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi pertanian kaindea di Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Rancangan penelitian ini dilakukan dengan penarikan contoh narasumber dan pengumpulan data. Narasumber yang diplih adalah masyarakat etnis Muna yang bermukim di Desa Tanjung Tiram, berdasarkan pertimbangan faktor-faktor demografi penduduk berdasarkan usia dan pengetahuan tentang kaindea. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dari pengamatan di lapangan dan hasil  wawancara dengan responden. Sedangkan data sekunder dikumpulkan dari lembaga/instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini seperti Kantor Kecamatan, Kantor Bupati, Dinas pertanian Kabupaten, Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah. Pengumpulan data dilakukan melalui studi orientasi, eksplorasi, dan konfirmasi. Variabel penelitian ini meliputi variabel bebas, yaitu gambaran umum kawasan penelitian dan sejarah terbentuknya kaindea oleh etnis Muna; dan variaber terikat yang terdiri dari janis-jenis tanaman kaindea dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan kearifan lokal. Data-data yang diperoleh ditabulasi selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil pengamatan menggambarkan bahwa tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat etnis Muna masih tergolong rendah, dan sistem pengelolaannya masih secara tradisional. Produk dari kaindea dapat memberi manfaat ekonomi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keseimbangan ekologi pada lokasi penelitian.Kata kunci :  Kaindea, kearifan lokal","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130433917","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Keanekaragaman Tanaman Pekarangan Dan Pemanfaatannya Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Di Kecamatan Wakorumba Selatan 它的作物多样性和利用它来支持瓦科洛姆巴南部的粮食安全
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-07-07 DOI: 10.33772/BPA.V5I2.7561
Feriatin Feriatin, Dirvamena Boer, Jamili Jamili
{"title":"Keanekaragaman Tanaman Pekarangan Dan Pemanfaatannya Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Di Kecamatan Wakorumba Selatan","authors":"Feriatin Feriatin, Dirvamena Boer, Jamili Jamili","doi":"10.33772/BPA.V5I2.7561","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/BPA.V5I2.7561","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, struktur dan indeks keanekaragaman tanaman  serta pola pemanfaatan untuk mendukung ketahanan pangan  di kecamatan Wakorumba Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuadrat. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah struktur vegetasi yang meliputi densitas, densitas relatif, frekuensi, frekuensi relatif, dominansi, dominansi relatif, nilai penting dan indeks keanekaragaman sedangkan data yang dianalisis secara kualitatif meliputi deskriptif komposisi tanaman dan pola pemanfaatan tanaman dilahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis tanaman yang terdapat di lahan pekarangan  kecamatan Wakorumba Selatan diperoleh sebanyak 25 famili dari  44 jenis tanaman, dimana 22 jenis tanaman tahunan dan 22 jenis tanaman musiman. Untuk struktur vegetasi tanaman yang diusahakan pada lahan pekarangan di kecamatan Wakorumba Selatan ditinjau dari segi nilai penting tertinggi untuk tingkat pohon ditunjukkan oleh spesies Cocos nucifera yaitu 201,85 % terdapat pada desa Wambona sedangkan nilai terendah ditunjukkan oleh spesies Eugenia aquea Burm. F, yaitu 5,54 % terdapat pada desa Wakorumba. Untuk tingkat tihang nilai tertinggi ditunjukkan oleh spesies Theobroma cacao L. yaitu 125,55 % sedangkan nilai terendah yaitu spesies Syzygium malacensis dengan nilai 7,12 % terdapat pada desa Wambona. Tingkat sapihan nilai tertinggi ditunjukkan oleh spesies Carica papaya L. yaitu 103,59 % terdapat pada desa Bakealu sedangkan nilai terendah  spesies Tamarindus indica L. dengan nilai 3,38 % terdapat pada desa Wakorumba. Untuk tingkat semai nilai tertinggi ditunjukkan oleh spesies Cocos nucifera 83,33 % terdapat pada desa Bakealu sedangkan nilai terendah ditunjukkan oleh spesies Nephelium lappaceum yaitu 5,85 % terdapat pada desa Wakorumba. Indeks keanekaragaman tanaman didesa Wakorumba, Pure, Bakealu, Wambona dan kelurahan Labunia tergolong sedang, terkecuali pada tingkat sapihan desa Bakealu tergolong rendah. Pola pemanfaatan tanaman yang diusahakan pada lahan pekarangan oleh penduduk di kecamatan Wakorumba Selatan yaitu sebagai sumber karbohidrat (18,18 %), sebagai sumber protein (11,36 %), sumber vitamin (45,45 %), sumber mineral (22,73 %) dan pemanfaatan sebagai sumber lemak (2,27 %).Kata kunci:   Komposisi Tanaman Pekarangan, Struktur Vegetasi, Indeks   Keanekaragaman, Pola Pemanfaatan","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115634748","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.) 果实对植物年龄的影响影响可可豆的质量(可可树)。
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-07-02 DOI: 10.33772/bpa.v6i1.7519
Asrianingsi Asrianingsi, Sarawa Mamma, Dirvamena Boer
{"title":"Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.)","authors":"Asrianingsi Asrianingsi, Sarawa Mamma, Dirvamena Boer","doi":"10.33772/bpa.v6i1.7519","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/bpa.v6i1.7519","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak buah dan perbedaan umur tanaman terhadap mutu kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2015. Pengambilan sampel dilakukan di lahan petani kakao di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian dilakukan pada tanaman kakao jenis hibrida (Trinitario) warna hijau umur 8, 10, 12 dan 14 tahun. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan tersarang dengan pola RAL dengan 3 ulangan. Umur tanaman yaitu umur 8, 10, 12 dan 14 tahun; serta umur letak buah tersarang pada umur tanaman meliputi batang, cabang primer dan cabang sekunder. Setiap plot terdiri dari 3 unit percobaan dan setiap unit percobaan  terdiri dari 3 tanaman sehingga jumlah tanaman menjadi 36 tanaman kakao dan 108 buah kakao. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak buah kakao berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel penelitian kecuali pada variabel berat buah yang berpengaruh tidak nyata. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tua tanaman kakao maka semakin menurun mutu kakaonya. Umur tanaman kakao terbaik terhadap mutu kakao diperoleh pada umur 8 tahun. Kata kunci: Kakao, kualitas biji, letak buah, umur tanaman","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133760813","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Bio-Priming Benih Menggunakan Campuran Rizobakter Indigenous untuk meningkatkan Kualitas Fisiologis Benih Kedelai (Glycine max L. Merril) 种子的生物采集器使用无氧核糖核酸混合来提高大豆的生理质量(glysin max L. Merril)
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-07-02 DOI: 10.33772/bpa.v6i1.7508
La Mudi, A. Bahrun, Gusti Ayu Kade Sutariati
{"title":"Bio-Priming Benih Menggunakan Campuran Rizobakter Indigenous untuk meningkatkan Kualitas Fisiologis Benih Kedelai (Glycine max L. Merril)","authors":"La Mudi, A. Bahrun, Gusti Ayu Kade Sutariati","doi":"10.33772/bpa.v6i1.7508","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/bpa.v6i1.7508","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas bio-priming benih menggunakan campuaran rizobakter indigenous untuk meningkatkan kualitas fisiologis benih kedelai. Penelitian telah dilakukan pada Bulan November 2014 sampai dengan Januari 2015 di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) factor tunggal yang terdiri dari delapan perlakuan yaitu: control (tanpa perlakuan rizobakter), bio-priming menggunakan Bacillus sp. CKD061, bio-priming menggunakan P. fluorescens PG01, bio-priming menggunakan Serratia sp. CMN175,  bio-priming menggunakan campuran Bacillus sp. CKD061 + P. fluorescens PG01, bio-priming menggunakan campuran Bacillus sp. CKD061 + Serratia sp. CMN175, bio-priming menggunakan campuran P. fluorescens PG01 + Serratia sp. CMN175 dan bio-priming menggunakan campuran Bacillus sp. CKD061 + P. fluorescens PG01 + Serratia sp. CMN175. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga seluruhnya terdiri dari 24 unit percobaan. Data hasil penelitian dianalisis ragam dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil pengamatan pengujian fisiologis benih menunjukkan bahwa bio-priming menggunakan campuran Bacillus sp. CKD061 + P. fluorescens PG01 meningkatkan kualitas fisiologis benih. Bio-priming benih menggunakan campuran Bacillus sp. CKD061 + P. fluorescens PG01 memberikan hasil yang lebih baik dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih kedelai.Keywords: Bacillus sp. CKD061 + P. fluorescens PG01, bio-priming benih, campuran  rizobakter, kualitas fisiologis benih, rizobakter Indigenous, ","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128807878","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Karakter Kesuburan Tanah di Lahan Pertanian Bekas Perladangan Berpindah 农业土地肥沃的特点是移民
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-05-24 DOI: 10.33772/BPA.V7I1.6968
Riska Herlina, La Karimuna, Harjoni Kilowasid, L. O. S. Bande, Rachmawati Hasid, Jamili Jamili
{"title":"Karakter Kesuburan Tanah di Lahan Pertanian Bekas Perladangan Berpindah","authors":"Riska Herlina, La Karimuna, Harjoni Kilowasid, L. O. S. Bande, Rachmawati Hasid, Jamili Jamili","doi":"10.33772/BPA.V7I1.6968","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/BPA.V7I1.6968","url":null,"abstract":"Karakter kesuburan tanah di lahan pertanian bekas perladangan berpindah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan kimia tanah dari lahan pertanian bekas perladangan berpindah di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan metode plot sebanyak 8 plot yang diletakkan secara acak pada lahan bekas perladangan berpindah dengan mengambil sampel tanah pada masing-masing plot untuk dilakukan analisis mengenai sifat fisik dan kimia tanah. Sifat fisik tanah meliputi tekstur tanah dan kimia tanah meliputi pH tanah, N-total, P-tersedia, C-Organik, KTK, Ca dan Mg. Penelitian ini dilaksanakan di desa Katobu, Wakontu di Kecamatan Wadaga dan Laboratorium Jurusan Ilmu Tanah Universitas Halu Oleo dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2017. Hasil penelitian menujukkan bahwa hasil analisis laboratorium mengenai tekstur tanah dari lahan bekas perladangan berpindah di desa Katobu untuk plot 1 dengan tekstur liat berpasir, plot 2 dan 3 dengan tekstur lempung, plot 4 sampai 8 dengan tekstur debu. Sedangakan untuk tekstur tanah dari lahan bekas perladangan berpindah di desa Wakontu untuk plot 1 dengan tanah bertekstur liat, plot 2 sampai plot 8 dengan tekstur debu. Hasil analisis mengenai sifat kimia tanah dari lahan bekas perladangan berpindah dari desa Katobu untuk pH rata-rata tahah yaitu 6,64, N-Total rata-rata yaitu 0,242 %, P-Tersedia rata-rata 2,593 ppm, KTK rata-rata yaitu 27,516 cmol/kg, C-Organik rata-rata yaitu 0,756 %, Ca rata-rata yaitu 16,544 cmol/kg dan Mg rata-rata yaitu 16,544 cmol/kg. sedangkan untuk sifat kimia tanah dari lahan bekas","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"86 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125122169","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Efektivitas Kombinasi Pupuk Hayati Biofresh Plus Dengan Dosis Pupuk Anorganik NPK Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Vegetatif Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merrill) Di Lahan Ultisol 生物肥料与NPK无机肥料剂量的结合作用,促进了在Ultisol土地上大豆品种(Glycine max L. Merrill)的植被生长
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-05-24 DOI: 10.33772/BPA.V7I1.7506
A. Anwar, Andi Khaeruni, T. Wijayanto
{"title":"Efektivitas Kombinasi Pupuk Hayati Biofresh Plus Dengan Dosis Pupuk Anorganik NPK Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Vegetatif Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merrill) Di Lahan Ultisol","authors":"A. Anwar, Andi Khaeruni, T. Wijayanto","doi":"10.33772/BPA.V7I1.7506","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/BPA.V7I1.7506","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kombinasi pupuk hayati Biofresh plus dengan dosis pupuk anorganik NPK yang berbeda dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif beberapa varietas kedelai di lahan Ultisol. Dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman Unit Fitopatolgi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo dan di Desa Lamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan dari bulan Juli sampai bulan November 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Petak utama adalah beberapa varietas kedelai terdiri dari 4 jenis yaitu varietas Argomulyo (V1), varietas Anjasmoro (V2), varietas Dering-1 (V3) dan varietas Dena-1 (V4). Anak petak adalah paket bioteknologi berbasis mikroba lokal yang terdiri 4 taraf  yaitu penggunaan pupuk hayati Biofresh plus (B1), pupuk hayati Biofresh plus dengan pupuk anorganik 25% dosis rekomendasi (B2), pupuk hayati Biofresh plus dengan pupuk anorganik 50% dosis rekomendasi (B3) dan tehnik budidaya konvensional (pupuk anorganik 100%) sebagai kontrol (B4). Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Data hasil pengamatan di uji menggunakan  metode sisik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengaplikasian pupuk hayati Biofresh plus dengan dosis pupuk anorganik NPK yang berbeda pada beberapa varietas kedelai memberikan pengaruh interaksi terhadap jumlah daun pada 6 dan 8 MST. Pengaplikasian mandiri beberapa varietas atau kombinasi pupuk hayati Biofresh plus dengan dosis pupuk NPK yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun pada 2 dan 4 MST. Varietas Argomulyo yang diaplikasikan pupuk hayati Biofresh plus dengan dosis pupuk anorganik NPK 50% rekomendasi memiliki respon pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian dosis pupuk anorganik NPK 100% (kontrol).Kata kunci: Pupuk hayati Biofresh, Varietas kedelai, pupuk anorganik NPK","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123839972","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Efektifitas Mikoriza Arbuskula dan Ampas Sagu dalam Meningkatkan Hasil Tanaman Okra (Abelmochus esculentus L.) pada Lahan Kering 菌根菌根和烟渣在干旱地区增加秋葵(Abelmochus esculentus L)的产量方面的有效性
Berkala Penelitian Agronomi Pub Date : 2019-05-24 DOI: 10.33772/BPA.V7I1.7507
Nur Fitriani Litta, Rachmawati Hasid, Laode Afa
{"title":"Efektifitas Mikoriza Arbuskula dan Ampas Sagu dalam Meningkatkan Hasil Tanaman Okra (Abelmochus esculentus L.) pada Lahan Kering","authors":"Nur Fitriani Litta, Rachmawati Hasid, Laode Afa","doi":"10.33772/BPA.V7I1.7507","DOIUrl":"https://doi.org/10.33772/BPA.V7I1.7507","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas fungi mikoriza arbuskula Indigenous dan ampas sagu dalam meningkatkan hasil tanaman okra (Abelmochus esculentus L.) pada lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan, Laboratorium Agroteknologi dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari, berlangsung mulai bulan Desember 2017 sampai April 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah perlakuan fungi mikoriza arbuskula yang terdiri dari: tanpa inokulasi fungi mikoriza arbuskula (M0),  inokulasi fungi mikoriza arbuskula 25 g  per lubang tanam (M1) dan inokulasi fungi mikoriza arbuskula 50 g per lubang tanam (M2). Faktor kedua adalah dosis bokashi ampas sagu yang terdiri dari: tanpa pemberian bokashi ampas sagu (S0), pemberian bokashi 5 t.ha-1 (S1), 10 t.ha-1 (S2), 15 t.ha-1 (S3) dan 20 t.ha-1 (S4). Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam, dilanjutkan dengan Uji jarak Berganda Duncan (UJBD) jika terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan fungi mikoriza arbuskula indigenous dan bokashi ampas sagu mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra yang ditunjukkan dengan peningkatan tinggi tanaman umur 42 HST dan jumlah buah. Aplikasi fungi mikoriza arbuskula indigenous secara mandiri berpengaruh secara nyata  dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering,  laju tumbuh absolut, panjang buah dan jumlah buah. Sedangkan aplikasi pupuk bokashi ampas sagu secara mandiri berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat kering, laju tumbuh absolut, panjang buah,  dan jumlah buah. Kombinasi perlakuan fungi mikoriza arbuskula indigenous 50 g pertanaman dan pupuk bokashi ampas sagu 20 t.ha-1 meningkatkan jumlah buah tanaman okra tertinggi, dengan peningkatan sebesar 56% dibanding kontrol.Kata kunci: Mikoriza arbuscula, okra, sagu","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"126 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115621104","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书