{"title":"Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik Kelas XI SMAN 9 Makassar","authors":"Syamsul Wahid","doi":"10.35965/eco.v23i3.3905","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i3.3905","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian suatu perlakuan terhadap sampel penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi experimental dengan menggunakan desain postest non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 9 Makassar yang berjumlah 140 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA 1 dengan jumlah peserta didik 35 orang dan XI MIA 2 dengan jumlah peserta didik 34 orang. Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah sebesar 22.03 dan standar deviasinya 2.57, sedangkan skor rata-rata hasil belajar fisika yang diajar secara konvensional adalah sebesar 20.74 dan standar deviasinya 2.40. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan yang diajar secara konvensional pada peserta didik, (2) terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada peserta didik untuk kelompok yang memiliki minat belajar tinggi yang minat belajar rendah, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan minat belajar dalam mempengaruhi hasil belajar fisika. The aim of this research was to determine the effect of providing treatment on the research sample. This research is a quasi experimental that use posttest nonequivalent control group design. The population in this research is all of the students at class XI that has 140 students. The sample consist of class XI MIA 1 that has 35 students and class XI MIA 2 that has 34 students. The descriptive analysis showed that the average score of physics learning outcomes that taught by guided inquiry learning model is 22.03 and its deviation standard is 2.57, while the average score of physics learning outcomes of students that taught by conventional learning is 20.74 and its deviation standard is 2.40. The proving of hypothesis uses significance standard 5%. The results of inferential analysis showed that: (1) there is the difference of significant physics learning outcomes between the students that taught by guided inquiry learning and the students that taught by conventional teaching, (2) there is the difference of significant physics learning outcomes between the students that taught by guided inquiry learning and the students taught by conventional teaching for the high learning interest group and the low learning interest group, (3) there is the interaction between guided inquiry learning model with learning interest to influence physics learning outcomes.","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":" 16","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139139980","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Peningkatan Performa Ayam KUB yang Diberi Substitusi Tepung Daun Ubi Jalar Fermentasi dengan Jagung Giling Sebagai Sumber Energi","authors":"Fathul Hidayat, A. Asmawati, A. Muchlis","doi":"10.35965/eco.v23i2.2878","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2878","url":null,"abstract":"Ayam KUB merupakan ayam hasil seleksi ayam kampung asli Indonesia, yang memiliki daya adaptip yang tinggi, dan pertumbuhan yang cepat dibanding jenis ayam kampung lain. Tingginya harga ransum sekarang membuat peternak sulit, sehingga dibutuhkannya pakan alternatif yang dapat disubstitusikan dengan bahan pakan. Dengan adanya limbah pertanian seperti daun ubi jalar yang memiliki kandungan karbohidrat sebagai sumber energi yang dapat disubstitusikan dengan jagung giling ke dalam pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun ubi jalar dengan jagung giling terhadap performa ayam KUB. Dengan menggunakan ayam KUB sebanyak 96 ekor umur 60 hari yang dipelihara selama 38 hari, yang menggunakan metode analisis Anova (analisis of varians). Hasil penelitian ini mennjukkan bahwa substitusi tepung daun ubi jalar dengan jagung giling berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, sedangkan pada konversi pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa penggunaan tepung daun ubi jalar (ipomoea batatas) terfermentasi dapat mensubstitusikan jagung giling level 15% ke dalam pakan terhadap performa ayam KUB. KUB chicken is a selection of native Indonesian native chickens, which has high adaptability and fast growth compared to other types of native chickens. The high price of rations now makes it difficult for breeders, so an alternative feed is needed that can be substituted with feed ingredients. With the presence of agricultural waste such as sweet potato leaves which contain carbohydrates as an energy source that can be substituted with ground corn into feed. This study aims to determine the effect of substitution of sweet potato leaf flour with ground corn on the performance of KUB chickens. By using KUB chickens as many as 96 tails aged 60 days which were kept for 38 days, which used the ANOVA analysis method (analysis of variance). The results of this study indicated that the substitution of sweet potato leaf meal with ground corn had a significant effect (P<0.05) on feed consumption and body weight gain, while feed conversion had no significant effect (P>0.05). The results of this study recommend that the use of fermented sweet potato leaf flour (ipomoea batatas) can substitute 15% level of ground corn into feed on the performance of KUB chickens.","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348157","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Prasarana Dasar Kawasan Permukiman Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu","authors":"H. Hasbi, I. Indrajaya","doi":"10.35965/eco.v23i2.2830","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2830","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan prasarana dasar kawasan permukiman Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu. Penelitian ini termasuk qounten analisis melalui pendekatan kualitatif baik data primer maupun data sekunder yang selanjutnya dideskripsikan dalam bentuk kalimat-kalimat yang sesuai dengan pokok masalah yang diteliti. Berdasarkan tujuan penelitian yang telah dikemukakan, maka jenis penelitian ini digolongkan kedalam penelitian kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pengambangan prasarana dasar kawasan permukiman Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu berdasarkan analisis SWOT adalah menggunakan strategi SO yaitu: (a) Pengembangan prasarana sebagai penunjang kegiatan pertanian melalui pemanfaatan anggaran dana desa (ADD), (b) Pengembangan sektor pertanian tanaman pangan, (c) pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan kegiatan pertanian, (d) peningakatan hasil pertanian dengan ketersediaan air yang mencukupi dan menjadi lokasi percontohan pertanian The purpose of this study was to determine the basic infrastructure development strategy for residential areas in Awo Gading Village, Lamasi District, Luwu Regency. This research includes quantification analysis through a qualitative approach both primary data and secondary data which are then described in the form of sentences that are in accordance with the subject matter under study. Based on the research objectives that have been stated, this type of research is classified into qualitative research. The results of the analysis show that the basic infrastructure development strategy for the residential area of Awo Gading Village, Lamasi District, Luwu Regency based on the SWOT analysis is to use the SO strategy, namely: (a) Development of infrastructure to support agricultural activities through utilization of the village fund budget (ADD), (b) Development of the agricultural sector food crops, (c) developing community economic activities that are in line with agricultural activities, (d) increasing agricultural output with sufficient water availability and becoming agricultural pilot locations","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"33 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348222","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Model Prediksi Efektivitas Vegetasi dalam Penurunan Emisi Karbon Monoksida Oleh Kendaraan Bermotor Pada Ruas Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar","authors":"A. Sasmita, Muh. Fikruddin Buraerah","doi":"10.35965/eco.v23i2.2900","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2900","url":null,"abstract":"Konsentrasi polutan di beberapa ruas jalan sangat bervariasi tergantung dari jumlah kepadatan kendaraan bermotor. Dari beberapa jenis emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, karbon monoksida merupakan salah satu polutan yang paling dominan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi emisi gas buang karbon monoksida pada kendaraan bermotor khususnya di ruas jalan Metro Tanjung Bunga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan melakukan observasi lapangan, analisis data dilakukan dengan menggunakan pemodelan kualitas udara. Dalam menentukan persentase karbon monoksida yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor yaitu dengan melakukan pengukuran lapangan dan membuat pemodelan dari hasil pengukuran udara ambien. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya konsentrasi gas karbon monoksida akibat lalulintas di ruas jalan Metro Tanjung Bunga berkisar 15580,90 ug/m3 sampai 55709,24 ug/m3 dan setelah dilakukan model prediksi penurunan karbon monoksida oleh vegetasi dengan luas ± 10.080 m2, didapatkan daya serap polutan karbon monoksida sebesar 53%. Pollutant concentrations on several roads vary greatly depending on the number of motorized vehicle densities. Of the several types of exhaust emissions produced by motorized vehicles, carbon monoxide is one of the most dominant pollutants. The purpose of this study was to determine the concentration of carbon monoxide exhaust emissions in motorized vehicles, especially on the Tanjung Bunga Metro road. The method used in this study is quantitative analysis by conducting field observations, data analysis is carried out using air quality modeling. In determining the percentage of carbon monoxide produced by motorized vehicles, that is by conducting field measurements and modeling the results of ambient air measurements. The results showed that the concentration of carbon monoxide gas due to traffic on the Tanjung Bunga Metro road section ranged from 15580.90 ug/m3 to 55709.24 ug/m3 and after predicting the reduction of carbon monoxide by vegetation with an area of ± 10,080 m2, absorption capacity was obtained. carbon monoxide pollutant by 53%.","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348291","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Penerapan Manajemen Sekolah Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi","authors":"Burhan Burhan, Nurwidyayanti Nurwidyayanti, Andi Irwandi, Nadra Fakhirah Shaleh, Krisdayanty Pabulo, Sri Rahmadhanningsih","doi":"10.35965/eco.v23i2.2889","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2889","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan teknologi dalam pendidikan, seperti kualitas pembelajaran, dampak teknologi terhadap kinerja sekolah, dan peran manajemen sekolah dalam penerapan teknologi. Temuan penelitian ini dapat membantu menginformasikan pengembangan metode dan strategi pengajaran yang efektif untuk menerapkan teknologi dalam pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat mengarah pada peningkatan efisiensi, efektivitas, dan efektivitas dalam proses belajar mengajar. Penerapan TIK di lembaga pendidikan dapat mengarah pada hasil belajar yang lebih baik, komunikasi yang lebih baik, dan hasil belajar siswa yang lebih baik. Penerapan TIK dalam administrasi pendidikan dapat memberikan banyak manfaat, seperti peningkatan efisiensi dan efektivitas. Penerapan TIK di lembaga pendidikan dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: online, offline, dan e-learning. TIK Online mengacu pada penggunaan komputer atau platform untuk pembelajaran online, sedangkan TIK offline melibatkan penggunaan komputer atau situs web untuk pembelajaran offline. As a developing region, Aimas District as the capital of the Sorong Regency area has challenges regarding the problem of inequality and inequality in the development of socio-economic facilities, so that determining the level of urban areas as well as areas with potential as a center for the development of socio-economic facilities is important to do. The purpose of this study is to determine the level of regional urbanization and regional hierarchy in Aimas District. The method used is to collect primary data and secondary data to then be analyzed using the Regulation of the Head of the Central Statistics Agency (BPS) in 2020 and scalogram analysis. Based on the calculation results, it is stated that the Aimas District area is divided into two groups at the urban level, namely Mariat Gunung District, Klafma District, Aimas District, Malawili District, Malagusa District, Malawele District, Malasom District, Mariat Gunung District, Klabinain District and Maibo Village as Urban Villages. Then the Warmon District, Aimo Village, Malasaum Village and Klaigit District as Rural Villages. Then from the results of the scalogram analysis, it is stated that Malagusa District is a service center and has the potential to be a center for the development of socio-economic facilities in Aimas District. The results of the research can be taken into consideration by the government in determining the direction of development and development in Aimas District.","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"72 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348320","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Anzhari, Auditya Amelia Irwan, Hasanuddin Remmang, Arnas Hasanuddin
{"title":"Optimalisasi Pemberdayaan Lahan Kritis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Tancung Kabupaten Wajo","authors":"A. Anzhari, Auditya Amelia Irwan, Hasanuddin Remmang, Arnas Hasanuddin","doi":"10.35965/eco.v23i2.2747","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2747","url":null,"abstract":"Penelitian ini berorientasi pada pemberdayaan potensi desa dengan obyek penelitian di Desa Tancung pada sumber daya alam berupa danau tempe yang selama ini menjadi lahan tidak produktif saat terjadi musim kemarau. Metode pelaksanaan riset adalah secara survei dan pendataan pada obyek penelitian khususnya potensi desa pada sektor rill dengan fokus pada kendala dan hambatan dalam pengembangan. Untuk mencapai target pelaksanaan riset ini, terlebih dahulu dilakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat agar tujuan program dapat tercapai antara lain: (i) participatory rapid appraisal, (ii) entrepreneurship capacity buiding dan (iii) technology transfer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor apa yang mempengaruhi usaha kecil di desa tersebut yang tidak dapat berkembang termasuk pemilihan demplot usaha kecil di bidang bercocok tanam sayur-mayur. Penelitian sebagai program utama adalah pendampingan riset dan juga melakukan kerjasama dengan pemerintah setempat tentang program pompanisasi untuk mengantisipasi kebutuhan air pada tanaman. Maksud program pompanisasi ini adalah untuk meningkatkan frekuensi panen setiap tahun, yang biasanya hanya satu kali dan setelah itu dapat dilakukan 2 sampai 3 kali setahun sehingga pendapatan dapat meningkat menjadi duakali lipat menjadi Rp. 4,5 juta. This research is oriented towards empowering village potential with the research object in Tancung Village on natural resources in the form of tempeh lake which has been unproductive land during the dry season. The method of conducting research is by survey and data collection on research objects, especially village potential in the real sector with a focus on constraints and obstacles in development. To achieve the target of implementing this research, several approaches were first carried out to the community so that the program objectives could be achieved, including: (i) participatory rapid appraisal, (ii) entrepreneurship capacity building and (iii) technology transfer. The purpose of this study was to find out what factors influenced small businesses in the village that could not develop, including the selection of small business demonstration plots in the field of vegetable farming. Research as the main program is research assistance and also collaborating with the local government on pumping programs to anticipate water needs in plants. The purpose of this pumping program is to increase the frequency of harvesting each year, which is usually only once and after that it can be done 2 to 3 times a year so that income can be doubled to Rp. 4.5 million.","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"36 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139347984","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Melalui Konsep Belajar Sepanjang Hayat Pada Siswa SMPN Satap di Desa Kendekan Walenrang Timur","authors":"Chece Djafar, Irayanti Nur, Arini Lestari Aris","doi":"10.35965/eco.v23i2.2832","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2832","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penerapan GLS dengan berapa langkah yang telah disusun sesuai dengan kondisi dan kekurangan yang ada di sekolah tersebut, guna mencapai tujuan pembelajaran dan peningkatan kualitas peserta didik dan tenaga kepandidikannya. Penelitian ini mengguanakan analisis deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data wawancara, dokumentasi, memgambil beberapa literature sumber data lainnya. Hasil penelitian ini yaitu kegiatan GLS berjalan efektif dan bereksinambungan, tentunya dengan adanya keterlibatan berbagai pihak yang ada di lingkungan sekolah. Harapan dan sarannya adalah perlunya perhatian serius dari pemerintah terhadap sekolah yang jauh dari kota (di desa), akses menuju sekolah hendaknya mendapat perhatian perbaikan, sehingga sarana dan prasarana pendidikan bisa merata di semua bidang dan lokasi This study aims to describe the form of School Literacy Movement (SLM) implementation with how many steps have been prepared according to the conditions and shortcomings in the school, to achieve learning objectives and improve the quality of students and their teaching staff. This study uses qualitative descriptive analysis, with methods of collecting interview data, documentation, taking several other data source literature. The result of this research is that School Literacy Movement (SLM) activities run effectively and sustainably, of course, with the involvement of various parties in the school environment. The hope and suggestion is the need for serious attention from the government to schools that are far from the city (in villages), access to schools should receive attention to improvement so that educational facilities and infrastructure can be evenly distributed in all fields and locations","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"135 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348358","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kesulitan Belajar Fisika Siswa SMK di Halmahera Barat","authors":"A. J. Patandean, N. Natalia, A. Swandi","doi":"10.35965/eco.v23i2.2856","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2856","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesulitan belajar fisika siswa kelas X TKJ di salah satu SMK yang ada di Halmahera Barat. Metode penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif dimana instrumen yang digunakan adalah wawancara, lembar pengamatan, tes hasil belajar dan dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah 24 siswa kelas X TKJ dengan 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data dianalisis dengan langkah- langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 siswa, terdapat 12 suswa yang tidak tuntas dalam pembelajaran fisika untuk mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam belajar fisika antara lain (a) kesulitan memahami materi fisika dimana sering terjadi miskonsepsi, (b) kesulitan memahami persoalan yang diberikan, (c) kesulitan menganalisis soal, (d) kesulita menentukan rumus yang harus digunakan untuk menyelesaikan soal, (e) kesulitan melakukan perhitungan, dan (f) kesulitan melakukan kegiatan imiah seperti praktikum. Penyebab kesulitan belajar pada mata pelajaran fisika adalah siswa kurang fokus memperhatikan guru pada saat kegiatan belajar berlangsung, selain itu penggunaan model, metode dan strategi pembelajaran fisika oleh guru masih monoton dan membuat siswa merasa bosan belajar fisika. Faktor tidak terlaksananya kegiatan praktikum fisika disekolah juga membuat penguasaan konsep dan ketertarikan siswa dalam belajar fisika masih sangat rendah This study aims to analyze the factors that cause difficulties in learning physics in class X TKJ at one of the Vocational Schools in West Halmahera. This research method uses qualitative descriptions where the instruments used are interviews, observation sheets, learning achievement tests and documentation. The sample of this study were 24 students of class X TKJ with 14 male students and 10 female students. The data were analyzed by means of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that out of 24 students, there were 12 students who did not complete physics learning to achieve the Minimum Completeness Criteria (KKM). In addition, the difficulties faced by students in learning physics include (a) difficulty understanding physics material where misconceptions often occur, (b) difficulty understanding the problems given, (c) difficulty analyzing questions, (d) difficulty determining the formula to be solved. used to solve problems, (d) difficulties in doing calculations, and (d) difficulties in carrying out scientific activities such as practicum. The cause of learning difficulties in physics subjects is that students pay less attention to the teacher when learning activities take place, besides that the use of models, methods and strategies for learning physics by teachers is still monotonous and makes students feel bored learning physics. The factor of not carrying out physics practicum activities at school also makes concep","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"72 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139347896","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muh. Fikruddin Buraerah, M. Abidin, A. Swandi, Djusdil Akrim
{"title":"Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Andi Hawang Kabupaten Luwu Utara","authors":"Muh. Fikruddin Buraerah, M. Abidin, A. Swandi, Djusdil Akrim","doi":"10.35965/eco.v23i2.2901","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.2901","url":null,"abstract":"Setiap Rumah Sakit baik negeri maupun swasta harus bertanggung jawab terhadap pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatannya. Pengelolaan limbah dapat dilakukan dengan membangun suatu IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang efektif dengan menyesuaikan pada karakteristik limbah dan beban pencemar. Sumber limbah cair untuk kegiatan Pembangunan RSIA Andi Hawang di Kabupaten Luwu Utara (Masamba) ini berasal dari aktivitas pegawai, pasien dan pengunjung. Adapun rencana penggunaan air bersih untuk pegawai sebanyak 3.000 liter/hari atau 3.0 m3/hari, pasien sebanyak 7.310 liter/hari atau 7.31 m3/hari, sedangkan pengunjung sebanyak 390 liter/hari atau 0.39 m3/hari. Tujuan dari penelitian ini adalah perancangan IPAL (Instalasi Pengelolaan Limbah) dengan kapasitas 10 m3, dengan menggunakan jenis IPAL biofilter septic tank. Hasil perancangan IPAL biofilter septic tank dengan kombinasi proses anaerob dan aerob tersebut dapat menurunkan zat organik (BOD, COD), amonia, padatan tersuspensi (SS), phospat dan lainnya dapat juga turun secara signifikan Every hospital, must be responsible for managing the waste generated from its activities. Waste management can be done by building an effective WWTP (Wastewater Treatment Plant) by adjusting to the characteristics of the waste and pollutant load. The source of liquid waste for the construction of the Andi Hawang Mother And Child Hospital (RSIA) in North Luwu Regency (Masamba) comes from the activities of employees, patients and visitors. The plan is to use clean water for employees as much as 3,000 liters/day or 3.0 m3/day, patients as much as 7,310 liters/day or 7.31 m3/day, while visitors as much as 390 liters/day or 0.39 m3/day. The aim of this research is to design an WWTP (Waste Management Installation) with a capacity of 10 m3, using a biofilter septic tank WWTP type. The results of the WWTP biofilter septic tank design with a combination of anaerobic and aerobic processes can reduce organic matter (BOD, COD), ammonia, suspended solids (SS), phosphate and others can also decrease significantly","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348109","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahaan di Kabupaten Polewali Mandar","authors":"S. sobirin, Satria Mandala, Andi Burchanuddin","doi":"10.35965/eco.v23i2.3248","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/eco.v23i2.3248","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengolahan limbah di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dan mengadopsi desain observasional deskriptif. Populasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah keseluruhan warga di Pemerintah Kabupaten Polman, yang berjumlah sekitar 478.534 orang. Pengambilan sampel dilakukan melalui pendekatan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Penentuan sampel difokuskan pada rumah tangga dengan status kepemilikan pribadi. Jumlah sampel yang diambil berkisar antara 5% hingga 15% dari total populasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk menggambarkan aspirasi dan harapan masyarakat terkait pengelolaan limbah di wilayah penelitian. Validitas data diperiksa melalui dua tahap, yaitu validitas konstruksi dan validitas isi. Validitas konstruksi dinilai dengan melibatkan pandangan dari para ahli (ahli penilaian). Setelah data terkumpul, uji validitas konstruksi dilakukan melalui analisis faktor dengan mengkorelasikan skor masing-masing item instrumen, menggunakan metode korelasi product moment. Metode analisis data yang digunakan adalah Statistik Deskriptif untuk menguji hipotesis dan mendeskripsikan karakteristik sampel dari variabel yang diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan pembangunan telah berkontribusi pada peningkatan jumlah tumpukan limbah, mendorong perlunya perencanaan pengelolaan limbah di Kabupaten Polewali Mandar. Beberapa faktor yang signifikan dalam pengelolaan limbah di Kabupaten Polewali Mandar adalah partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari pemerintah The purpose of this study is to investigate the impact of community participation in waste management in the Polewali Mandar Regency. This research method is quantitative and adopts a descriptive observational design. The population that is the focus of this research is all residents in the Polman Regency Government, which totals around 478,534 people. Sampling was carried out using a simple random sampling approach (Simple Random Sampling). Determination of the sample is focused on households with private ownership status. The number of samples taken ranged from 5% to 15% of the total population. The collected data is analyzed to describe the aspirations and expectations of the community regarding waste management in the research area. Data validity was examined through two stages, namely construction validity and content validity. Construction validity is assessed by involving the views of experts (assessment experts). After the data is collected, the construction validity test is carried out through factor analysis by correlating the scores of each instrument item, using the product moment correlation method. The data analysis method used is descriptive statistics to test hypotheses and describe the sample characteristics of the variables studied in this study. The results of the analysis show that development ","PeriodicalId":320378,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Ecosystem","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139348062","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}