{"title":"Upaya Pemerintah dalam Menjamin Hak Pendidikan untuk Seluruh Masyarakat di Indonesia: Sebuah Fakta yang Signifikan","authors":"Aunur Shabur Maajid Amadi","doi":"10.29408/edc.v18i1.14798","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.14798","url":null,"abstract":"Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengangkat kemajuan sebuah negara. Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang mengalami kesulitan ekonomi dan tidak mampu memenuhi biaya pendidikan yang semakin meningkat. Kondisi ini dapat menghambat akses pendidikan yang setara bagi semua warga negara, sehingga menjadi penghambat kemajuan Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan sejahtera. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia meluncurkan program \"Indonesia Pintar\" sebagai upaya untuk meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi kesenjangan pendidikan. Program ini ditujukan kepada masyarakat yang mengalami kendala ekonomi dalam memenuhi biaya pendidikan, dengan memberikan bantuan biaya dan fasilitas pendidikan gratis untuk siswa-siswa yang memenuhi syarat. Dalam program ini, pemerintah juga menyediakan berbagai jenis bantuan, seperti beasiswa pendidikan, bantuan seragam, bantuan alat tulis, dan bantuan transportasi bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program pembangunan infrastruktur pendidikan, seperti pembangunan sekolah dan renovasi gedung sekolah yang sudah ada. Program \"Indonesia Pintar\" diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan membantu mereka untuk menggapai mimpi dan cita-cita. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan juga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, yang pada akhirnya dapat memperkuat kemajuan Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana dedikasi pemerintah dalam memberikan fasilitas pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif systematic literature review, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerintah telah mengimplementasikan berbagai bantuan dan fasilitas yang berarti bagi masyarakat Indonesia. Ditemukan bahwa pemerintah telah melaksanakan langkah-langkah yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301180","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Dalam Mengatasi Krisis Pembelajaran (Learning Loss)","authors":"Dwi Aryanti","doi":"10.29408/edc.v18i1.12286","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12286","url":null,"abstract":"Research has been carried out on the application of Independet Curriculum as an effort to overcome the Learning Loss in Islamic Education subject at SMAN 12 Bandar Lampung. This research was conducted to provide good information to educational units, students as well as parents and even education stakeholders regarding a clear description of the characteristics offered by the independent curriculum which has comparisons with K-13 so as to provide solutions for the world of education to overcome the learning crisis that occurs at the moment. This type of research is field research using a qualitative approach. The method of data collection is through observation, interviews, and documentation. From the results of the study, it can be concluded that: First, Independent Curriculum Planning as an Effort to Overcome Learning Crisis (Learning Loss) in Class X PAI Subjects at SMAN 12 Bandar Lampung includes Planning. Second, the Implementation of the Independent Curriculum as an Effort to Overcome the Learning Crisis (Learning Loss) in Class X PAI Subjects at SMA N 12 Bandar Lampung. Third, Evaluation of the Independent Curriculum as an Effort to Overcome Learning Crisis (Learning Loss) in Class X PAI Subjects at SMAN 12 Bandar Lampung.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"45 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301194","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Optimalisasi Pembelajaran Berdiferensiasi Konten dan Proses pada Perencanaan Pembelajaran PPKn","authors":"Emi Susanti","doi":"10.29408/edc.v18i1.14796","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.14796","url":null,"abstract":"Guru dalam pembelajaran abad ke-21 dan kurikulum merdeka belajar dituntut untuk dapat meningkatkan bakat, minat serta kreativitas belajar peserta didik. Untuk itu pembelajaran berdiferensiasi merupakan solusi dalam memacu motivasi belajar peserta didik. dalam mengatasi tantangan pembelajaran abad 21. Tujuan utama dari pembelajaran berdiferensiasi adalalah untuk mengatasi berbagai macam kebutuhan, dan gaya belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana optimalisasi langkah-langkah dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi. Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Maka diperoleh hasil keaktifan belajar peserta didik yang semakin meningkat dari pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi konten dan proses yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Diperoleh hasil observasi, peserta didik merasa lebih dilibatkan dalam pembelajaran, hal ini terlihat dari semangat belajar mereka yang tinggi saat mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301330","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Survey Tingkat Motivasi Belajar Siswa Kelas XI SMK","authors":"Agung Fahri Husaeni","doi":"10.29408/edc.v18i1.12266","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12266","url":null,"abstract":"Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dimana motivasi belajar sangat penting bagi siswa karena dari motivasi belajar dapat mempengaruhi kualitas serta hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data terdapat 34 siswa atau 94,4 % siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi serta terdapat 1 siswa atau 2,8 % yang memiliki motivasi rendah. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian survey yang bertujuan untuk mengungkapkan suatu apa adanya dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil skala motivasi belajar yang dibagi menjadi empat kategori yaitu pada kategori sangat rendah berjumlah 0 siswa atau 0%, pada kategori rendah terdapat 1 siswa atau 2,8 % selanjutnya pada kategori tinggi terdapat 34 siswa atau 94,4% serta pada kategori sangat tinggi terdapat 1 siswa atau 2,8%. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI SMK N 7 Semarang memiliki motivasi belajar pada kategori tinggi","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"208 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301323","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penguatan Dimensi Berkebinekaan Global Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan","authors":"Deni Nur Wijayanti","doi":"10.29408/edc.v18i1.12518","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12518","url":null,"abstract":"Penguatan dimensi berkebinekaan global yang tercantum dalam profil pelajar Pancasila menjadi hal yang penting untuk mempertahankan identitas negara serta mencegah perpecahan akibat adanya rasa intoleransi. Tujuan dilaksanakan penelitian ini yaitu untuk mengambarkan penguatan dimensi berkebhinnekaan global melalui pembelajaran PPKn sebagai salah satu bagian dari enam dimensi dari profil pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menjamin keterpercayaan data informasi-informasi yang diperoleh dari informan selanjutnya divalidasi dengan menggunakan triangulasi. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pembelajaran PPKn memiliki peran strategis dalam penguatan dimensi berkebhinekaan global baik secara eksplisit maupun implisit. Penguatan berkebinekaan global melalui pembelajaran PPKn yaitu terdapat pada bagian 3 “Bhineka Tunggal Ika” di mana pada setiap unitnya mengintegrasikan elemen kunci berkebinekaan global yang meliputi kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, mengenal dan menghargai budaya, serta refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan dan merefleksikan penguatan profil pelajar Pancasila pada siswa khususnya saat pembelajaran PPKn.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"134 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301327","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Tinjauan Muatan Nature Of Science Dalam Rancangan Perencanaan Pembelajaran Guru Sekolah Dasar","authors":"Tursinawati Tursinawati","doi":"10.29408/edc.v18i1.17460","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.17460","url":null,"abstract":"Nature of Science (NOS) masih terabaikan dalam perencaan pembelajaran sehingga guru tidak memperoleh instruksi yang tepat dalam menerapkan pembelajaran yang mengarahkan NOS. Hal tersebut berdampak pada pemahaman NOS yang belum memadai di kelas. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengeksplor aspek NOS dalam rancangan perencanaan pembelajaran yang selama ini dilaksanakan guru. Rancangan survey. Adapuntekhnik pengumpulan data secara purposive sampling berupa angket, wawancara, dan dokumentasi perencanaan pembelajaran. Adapun subjek penelitian adalah empat guru Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini guru belum mempertimbangkan dan memuat aspek NOS dalam menyusun rencana pembelajaran. Walaupun guru mengungkapkan kadang-kadang mempertimbangkan dan memuat aspek NOS dalam perencanaan pembelajaran. Kontradiksi tersebut disebabkan karena persepsi guru kurang tepat tentang konsep NOS. Sebagian besar guru belum mengenal konsep NOS dan sebagian lainnya guru memahami NOS hanya sebatas tentang kegiatan percobaan atau pengamatan. Oleh sebab itu, pentingnya memuat aspek NOS secara eksplisit dalam merancang perencaan pembelajaran.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"24 6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301331","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Media Kartu Dengan Kearifan Lokal Gusjigang Untuk Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas IV SD","authors":"Tri Setiyana","doi":"10.29408/edc.v18i1.9438","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.9438","url":null,"abstract":"Kurangnya ketersediaan media pembelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran siswa kurang aktif yang berdampak pada kemampuan belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran kosakata Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kartu bergambar muatan Bahasa inggris materi Daily Actvities yang berfokus pada pembelajaran kosakata yang teruji kelayakan dan efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian berjumlah 12 siswa kelas IV SD 2 Padurenan. Data yang dikumpulkan menggunakan metode wawancara, data tes, catatan di lapangan dan angket. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil media kartu bergambar layak diterapkan yang dibuktikan dari hasil validasi ahli media pembelajaran 92% dan 78% serta ahli metari pembelajaran 100% dan 91%. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa media kartu bergambar dengan kearifan lokal Gusjigang efektif di terapkan pada pembelajaran kosakata Bahasa Inggris. Hasil ini dibuktikan dari hasil hitung persentase uji normalitas gain yang mendapatkan hasil nilai 0,83 atau 83%. Maka media kartu bergambar dengan kearifan lokal Gusjigang ini sangat layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran kosakata Bahasa Inggris. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan media kartu bergambar dengan kearifan lokal Gusjigang kegiatan belajar mengajar menjadi lebih aktif, menyenangkan dan berdampak positif pada kemampuan belajar siswa.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301326","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Karakteristik Psikologi Kepribadian Atlet Bola Voli Galaxy 18 Volleyball Club Menuju Kejurprov U-17 Dan U-15 Jawa Timur","authors":"Rifqi Maulana Asykur","doi":"10.29408/edc.v18i1.12956","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12956","url":null,"abstract":"Bola voli merupakan cabang olahraga permainan beregu, maka antara pemain harus bekerja sama dan saling mendukung agar menjadi regu yang kompak. Dengan demikian untuk menjadi regu atau tim yang kompak maka semua pemain harus memiliki keterampilan bermain voli yang baik. Keterampilan seorang pemain bola voli digunakan untuk menguasai teknik-teknik dasar dalam bola voli yaitu passing, servis, block dan smash. Tujuan dari peneitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa baik keterampilan teknik dasar pada atlet bola voli. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara terbuka, dengan pengambilan sample data menggunakan penelitian sebagai alat pengumpul data, dimana melalui wawancara satu arah kepada atlet dan staf pelatih galaxy volleyball club. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi karakteristik kepribadian atlet yakni faktor keturunan, faktor lingkungan dan spiritual, faktor kemampuan fisik, faktor psiko-edukatif, dan faktor sarana dan prasarana.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301181","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Pendekatan Saintifik Menggunakan Canva dan Flip PDF Profesional","authors":"Zulkan Zulkan","doi":"10.29408/edc.v18i1.18715","DOIUrl":"https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.18715","url":null,"abstract":"This research was conducted with the aim of knowing the feasibility of developing science e-modules based on a scientific approach using a combination of the Canva Application and Flip PDF Professional. The research method used is using the ADDIE model research and development (Research & Development/R&D) design and approach. The research instrument used was an e-module validation questionnaire by material experts, media and science learning experts as well as teacher and student practicality questionnaires. The IPA e-module using a combination of Canva and Flip PDF Professional has been successfully developed by integrating aspects of the scientific approach in the e-module learning flow. The expert validation results obtained an average score of 3.57 with a very valid category. The results of the practicality test for teachers and students obtained an average score of 3.75 and 3.89 respectively, so that the e-module practicality category is in the very practical category. Based on the results of the validation and practicality tests, it can be stated that the e-module is feasible and easy to use for science learning purposes for grade VIII students of SMP/MTs","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"208 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136301191","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"„A sorsunk közös.” Falvak és iskolák","authors":"Helga Andl","doi":"10.1556/2063.32.2023.2.6","DOIUrl":"https://doi.org/10.1556/2063.32.2023.2.6","url":null,"abstract":"A neveléstudományi, szakpolitikai és pedagógiai-szakmai viták időről időre\u0000 felbukkanó témája a (falusi) kisiskola, leginkább fenntarthatósága,\u0000 előnyei-hátrányai kerülnek fókuszba. Tanulmányunk elsőként azokat a hazai\u0000 történéseket, oktatáspolitikai irányokat tekinti át, melyek alapvetően\u0000 befolyásolták az alapfokú intézményhálózat, főként falusi, alacsony\u0000 tanulólétszámmal működő intézmények helyzetét. Az írás második része egy\u0000 esettanulmány, ami két kistelepülés oktatást érintő összefogását mutatja be, ami\u0000 az ezredforduló előtt indult annak érdekében, hogy mindkét faluban fennmaradjon\u0000 az általános iskola. Az esettanulmány vizsgálja, hogy az iskolát körülvevő\u0000 aktuális társadalmi és oktatáspolitikai környezet miként befolyásolta a\u0000 működést, hangsúlyosan kitérve arra, hogy az új – állami – fenntartói\u0000 struktúrában hogyan találta meg a helyét, és a településeknek, a helyi\u0000 közösségeknek és vezetőinek milyen szerepük van a helyi érdekek\u0000 érvényesítésében.","PeriodicalId":31831,"journal":{"name":"EDUCATIO Journal of Education","volume":"148 Pt 6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84084850","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}