PositronPub Date : 2019-05-31DOI: 10.26418/POSITRON.V9I1.30947
Rokayah Rokayah, Asifa Asri, M. B. Malino, Boni Pahlanop Lapanporo
{"title":"Fotodegradasi Air Sungai Landak dengan Polimer Polipropilena Berfotokatalis Semikonduktor TiO2","authors":"Rokayah Rokayah, Asifa Asri, M. B. Malino, Boni Pahlanop Lapanporo","doi":"10.26418/POSITRON.V9I1.30947","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V9I1.30947","url":null,"abstract":"Penelitian ini mempelajari fotodegradasi air Sungai Landak dengan material penyangga polimer polipropilena (PP) berfotokatalis semikonduktor TiO2. Disamping itu, dilakukan pula analisis untuk mengetahui hubungan antara jumlah TiO2 yang terdeposisi di permukaan PP dengan variasi suhu saat proses pabrikasi. Pabrikasi PP/TiO2 dilakukan dengan teknik deposisi thermal milling. Dari hasil pabrikasi yang dilakukan, diketahui bahwa TiO2 paling banyak terikat pada permukaan PP pada suhu milling dengan massa TiO2 sebesar 1,7 gram. Sedangkan, hasil degradasi yang paling optimum (absorbansi maksimum = 1,446) diperoleh PP/TiO2 dengan suhu milling setelah fotodegradasi selama 40 jam. Walaupun suhu milling menghasilkan massa TiO2 terdeposisi pada permukaan PP yang paling tinggi, namun tidak diiringi dengan hasil degradasi terbaik. Hal ini dikarenakan adanya indikasi overlapping antar TiO2 sehingga menyebabkan luas permukaannya menjadi lebih kecil dan membuat proses fotodegradasi menjadi tidak optimal. Akhirnya untuk parameter pH, semua sampel yang diberikan PP/TiO2 mengalami kenaikan nilai pH dari 4,9 menjadi 6,6 (suhu milling 100 ), menjadi 6 (suhu milling 150 dan 200 ), menjadi 5,7 (suhu milling 125 ), dan menjadi 5,3 (suhu milling 175 ). Nilai pH air sungai setelah ditambahkan PP/TiO2 pada suhu milling 175 tergolong pH","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42421254","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PositronPub Date : 2019-05-31DOI: 10.26418/POSITRON.V9I1.31138
Sri Herlinda, Dian Fitriyani, M. Marzuki
{"title":"Analisis Pengaruh Kuat Arus dan Tegangan Terhadap Kualitas Citra Computed Tomography (CT) Scan Siemens Perspective di RSUP Dr. M. Djamil Padang","authors":"Sri Herlinda, Dian Fitriyani, M. Marzuki","doi":"10.26418/POSITRON.V9I1.31138","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V9I1.31138","url":null,"abstract":"Telah dilakukan analisis pengaruh kuat arus dan tegangan terhadap kualitas citra Computed Tomography (CT) Scan menggunakan phantom Siemens berbentuk silinder dengan metode pengambilan citra secara pemindaian axial. Variasi tegangan tabung yang digunakan adalah 80 kV, 110 kV dan 130 kV, untuk kuat arus 240 mA, 260 mA, 280 mA, 300 mA, 320 mA dan 340 mA dengan waktu pemindaian 1 detik. Setiap metode pemindaian untuk satu tegangan dilakukan dengan enam kali penyinaran. Penyinaran dilakukan pada dua keadaan yaitu pada tegangan tetap, nilai kuat arus yang divariasikan dan untuk variasi tegangan dilakukan pada nilai kuat arus yang tetap, dengan menggunakan ketebalan irisan 8 mm dengan kernel J30s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan tegangan tabung diikuti oleh dan penurunan nilai noise dan kenaikan nilai uniformity . Selain itu, variasi penambahan arus tabung akan menurunkan nilai noise dan menurunkan nilai uniformity. Nilai noise yang paling optimal berada pada tegangan 110 kVp dan 130 kVp, sedangkan nilai uniformity yang paling optimal berada pada tegangan 80 kVp dengan kuat arus 300 mAs dan 340 mAs.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47177273","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PositronPub Date : 2019-05-31DOI: 10.26418/POSITRON.V9I1.31696
Abdul Muid, Mahavira Zen, Riza Adriat
{"title":"Prototipe Alat Ukur Curah Hujan Berbasis Sensor Reed Switch dengan Antarmuka Website","authors":"Abdul Muid, Mahavira Zen, Riza Adriat","doi":"10.26418/POSITRON.V9I1.31696","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V9I1.31696","url":null,"abstract":"Pengukuran curah hujan diperlukan untuk berbagai hal di negara tropis seperti Indonesia. Alat ukur curah hujan yang ada saat ini yang bekerja secara real time, dapat mengirim data ke komputer masih relatif mahal dan tidak portabel. Pada penelitian ini, telah dibuat prototipe alat ukur curah hujan berbasis sensor reed switch dengan penakar curah hujan tipe tipping bucket menggunakan mikrokontroler arduino yang mudah diperoleh dengan biaya murah dan bersifat portabel. Sinyal sensor reed switch dihubungkan ke arduino mega untuk diproses menjadi data curah hujan dan dikirim ke web server menggunakan ethernet shield. Data kemudian diunduh dan diolah menjadi bentuk grafik dan ditampilkan pada halaman website. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat memiliki resolusi sebesar 0,285 mm dan mampu menghitung curah hujan pada luasan 125,62 cm2 dengan error sebesar 1,36%.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44830561","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Gelombang pada Perubahan Garis Pantai di Perairan Batu Burung Singkawang, Kalimantan Barat","authors":"Apriansyah Apriansyah, Arie Antasari Kushadijayanto, Risko Risko","doi":"10.26418/POSITRON.V9I1.32632","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V9I1.32632","url":null,"abstract":"Kawasan Batu Burung Singkawang merupakan perairan yang berhadapan langsung dengan laut Natuna yang mempunyai perbedaan kondisi geografis dan merupakan wilayah dengan topografi yang cukup datar dengan kemiringan antara 0-8% pada ketinggian antara 0-12 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi parameter tinggi, frekuensi dan energi gelombang yang terjadi serta menganalisis perubahan garis pantai yang terjadi di perairan Batu Burung Singkawang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2018 di peraian Batu Burung Singkawang, Kalimantan Barat. Data gelombang, arus dan pasang surut diperoleh berdasarkan observasi lapangan selama 15 hari. Selanjutnya data citra satelit yang digunakan adalah Citra Landsat 8 dengan interval dari tahun 2008-2017 dan untuk data kecepatan angin diperoleh dari European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) dengan interval waktu yang sama. Hasil analisis menunjukkan tinggi gelombang signifikan (Hs) diperoleh nilai ketinggian maksimal hingga 0.13 meter dengan frekuensi gelombang antara 0.12 – 0.71 Hz dan energi gelombang yang didapatkan sebesar 21.87 Joule/m. Besarnya energi gelombang yang dihasilkan mengakibatkan perubahan garis pantai di lokasi penelitian ini. Hasil ini dibuktikan dengan analisis berdasarkan data citra satelit bahwa perubahan garis pantai pada interval waktu 2008-2017 yang dibagi menjadi dua grid area (grid A dan B) dimana terjadi pergeseran garis pantai ke arah darat berkisar antara 3.8-16.4 meter dan akresi dengan jarak garis pantai ke arah laut berkisar antara 1-39.8 meter sepanjang 2.03 km garis pantai (grid A). Kemudian pergeseran garis pantai ke arah darat berkisar antara 2.6-36.6 meter dan akresi dengan jarak garis pantai ke arah laut berkisar antara 3.2-18 meter sepanjang 2.12 km garis pantai (grid B).","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45276181","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PositronPub Date : 2019-05-31DOI: 10.26418/POSITRON.V9I1.32747
Rino Wijatmiko Saragih
{"title":"Identifikasi Karakteristik Mesoscale Convective Complex (MCC) di Wilayah Tual: Studi Kasus Hujan Lebat 18 Januari 2019","authors":"Rino Wijatmiko Saragih","doi":"10.26418/POSITRON.V9I1.32747","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V9I1.32747","url":null,"abstract":"Pada artikel ini, dilakukan identifikasi Mesoscale Convective Complex (MCC) di wilayah Tual. MCC adalah sistem konveksi awan skala-meso yang dicirikan oleh bentuk pola besar, berdurasi panjang, dan semi-melingkar. Keberadaan MCC dapat mengakibatkan hujan lebat dan berdurasi panjang serta dapat mengakibatkan banjir. MCC dideteksi menggunakan citra satelit kanal inframerah dengan algoritma yang dibangun berdasarkan karakteristik dari MCC berupa tutupan awan, eksentrisitas, dan durasi keberadaan awan. Hasil dari penelitian ini menunujukan bahwa hujan lebat pada tanggal 18 Januari 2019 di wilayah Tual tercatat 74 mm dalam sehari terjadi akibat adanya MCC pada wilayah tersebut. Hasil akhir dari analisis algoritma pengolah citra awan berbasis data satelit pada studi kasus mampu menghasilkan koordinat lintang dan bujur lokasi MCC saat fase tumbuh, matang dan punah, yang muncul di wilayah Tual.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49146006","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Aplikasi Spektrofotometer Kisi Sederhana dan Lampu Pijar pada Eksperimen Radiasi Benda Hitam untuk Penentuan Konstanta Plank","authors":"Bintoro Siswo Nugroho, Yudi Pernandes, Boni Pahlanop Lapanporo","doi":"10.26418/POSITRON.V9I1.32784","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V9I1.32784","url":null,"abstract":"Telah dilakukan rancang bangun spektrofotometer untuk menganalisis spektrum cahaya tampak yang digunakan pada eksperimen radiasi benda hitam dalam penentuan konstanta Planck. Komponen utama alat ini terdiri dari lampu pijar sebagai sumber radiasi benda hitam, kolimator sebagai pengarah sinar, lensa cembung sebagai pengkonsentrasi sinar, kisi difraksi sebagai pendispersi, dan kamera sebagai detektor, serta perangkat lunak Tracker sebagai program analisis data. Spektrum radiasi benda hitam direkam untuk empat variasi suhu yang diperoleh dengan mengubah besar arus masuk pada lampu pijar. Agar suhu benda hitam dapat ditentukan dengan lebih akurat, derau spektrum dihilangkan dengan melakukan fiting polinomial orde 10 pada data. Dari data yang diperoleh, nilai konstanta Planck dihitung dengan membandingkan dua intensitas spektrum pada panjang gelombang yang sama. Berdasarkan perhitungan, didapatkan nilai Planck sebesar h=(5,65±1,53)×10^(-34) J s. Meskipun akurasinya masih perlu ditingkatkan, metode ini memiliki keuntungan berupa prosedur eksperimen yang lebih sederhana dan adanya informasi visual spektrum benda hitam dalam representasi warna maupun grafik. Hal tersebut dapat membantu mahasiswa memahami karakteristik spektrum malar radiasi termal yang sangat berbeda dari spektrum diskrit deeksitasi atomik.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47370762","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Estimasi Dosis Efektif Pasien Bagian Abdomen dari Hasil Pemeriksaan CT-Scan Merek Siemens SOMATOM","authors":"Ajeng Anggreny Ibrahim, Bualkar Abdullah, Halmar Halide","doi":"10.26418/POSITRON.V8I2.25213","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V8I2.25213","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dosis efektif yang diterima pasien yang mengalami eksaminasi CT pada bagian perut (abdomen). Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data pasien yang dikumpulkan dari Departemen Radiologi di salah satu rumah sakit di Makassar dan merupakan hasil eksaminasi CT-Scan Simens tipe SOMATOM bagian abdomen 80 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata CTDIvol dan dosis efektif yang diterima pasien laki-laki masing-masing 7,87 mGy dan 5,52 mSv, sedangkan untuk pasien perempuan masing-masing 7,53 mGy dan 4,97 mSv Dosis yang diterima pasien tersebut masih dalam ambang batas yang telah ditetapkan oleh BAPETEN.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44550755","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PositronPub Date : 2018-11-28DOI: 10.26418/POSITRON.V8I2.24752
Aswad Aswad, Bualkar Abdullah, Dahlang Tahir
{"title":"Studi Quality Control (QC) Pesawat Fluoroscopy (Angiografi) di PT. Siloam Internasional Hospital Makassar menggunakan Multimeter RaySafe (X2) dan Black Piranha RTI","authors":"Aswad Aswad, Bualkar Abdullah, Dahlang Tahir","doi":"10.26418/POSITRON.V8I2.24752","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/POSITRON.V8I2.24752","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan uji quality control (QC) pada pesawat fluoroscopy (angiografi) di PT. Siloam Internasional Hospital Makassar, pengukuran didasarkan pada protokol QC yang dikembangkan oleh Radiological Council Western Australia. Pengukuran yang dilakukan meliputi akurasi tegangan tabung (kVp), waktu fluoroskopik maksimum, dan uji kualitas berkas/half value layer (HVL), linearitas keluaran (mGy/mAs), laju dosis permukaan II, dan kualitas citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian generator dan tabung pesawat sinar-x masih dalam batas toleransi yaitu 1,4%. Nilai maksimum laju dosis pasien tipikal 14,3 mGy/min, dan laju dosis serap reseptor citra sebesar 67,8 mGy/min untuk pengukuran menggunakan 20 cm phantom polymethyl methacrylate (PMMA) yang dioperasikan pada mode dosis normal dan dosis tinggi.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42669062","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PositronPub Date : 2018-11-28DOI: 10.26418/positron.v8i2.28794
Haris Kawarizmi, Apriansyah Apriansyah
{"title":"Komparasi Gaussian Plume Model dan Cellular Automata pada Simulasi Distribusi Gas Polutan Cerobong Pembuangan Pembangkit Listrik","authors":"Haris Kawarizmi, Apriansyah Apriansyah","doi":"10.26418/positron.v8i2.28794","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/positron.v8i2.28794","url":null,"abstract":"Telah dilakukan simulasi distribusi gas polutan cerobong pembuangan pembangkit listrik menggunakan Gaussian Plume Model (GPM) dan Cellular Automata (CA). GPM adalah sebuah metode analitik untuk mempelajari pola sebaran polutan gas di udara akibat proses adveksi dan difusi yang disebabkan oleh angin. Sementara CA merupakan model sederhana yang berbasiskan sel diskrit dalam suatu kisi dengan seperangkat aturan interaksi antar sel tetangga. Sehingga, CA dapat digunakan untuk mensimulasikan dinamika spasial yang disebabkan oleh proses adveksi dan difusi. Polutan yang dipilih sebagai data input adalah Sulfur Dioksida (SO2). Simulasi sebaran polutan di udara dilakukan dengan menerapkan model difusi dan adveksi gas berdasarkan metode CA dan GPM. Simulasi dilakukan pada domain berukuran 100 100 meter dengan dua skenario, yakni skenario satu sumber dan skenario dua sumber identik. Hasil simulasi dari kedua model yang digunakan, menghasilkan pola sebaran polutan yang saling bersesuaian. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Root Mean Square Error (RMSE) pada skenario 1 sumber sebesar 0,01229 untuk penampang sumbu-x (y = 50) dan 0,004195 untuk penampang sumbu-y (x = 35). Sedangkan pada skenario 2 sumber, nilai RMSE sebesar 0,02032 untuk penampang sumbu-x (y = 60) dan 0,004814 untuk penampang sumbu-y (x = 50).","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"41656690","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PositronPub Date : 2018-11-28DOI: 10.26418/positron.v8i2.26993
N. Fridayanti, Mulda Muldarisnur
{"title":"Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Gula Darah pada Urin dengan Metode Evanescent","authors":"N. Fridayanti, Mulda Muldarisnur","doi":"10.26418/positron.v8i2.26993","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/positron.v8i2.26993","url":null,"abstract":"Telah dilakukan rancang bangun alat ukur kadar gula darah secara non-invasive menggunakan sampel urin dengan memanfaatkan pelemahan gelombang evanescent. Alat ukur kadar gula darah yang didesain berbasis Arduino UNO, laser dioda, serat optik, dan fotodioda. Intensitas cahaya terpandu mengalami atenuasi akibat terjadinya interaksi antara molekul glukosa dalam urin dengan gelombang evanescent pada bidang batas core-cladding serat optik. Interaksi tersebut diperkuat dengan mengupas sebagian cladding serat optik. Panjang pengupasan cladding serat optik divariasikan sebesar 1 cm, 2 cm, 3 cm, 4 cm, dan 5 cm. Penurunan intensitas cahaya terukur sebagai perubahan tegangan keluaran fotodioda yang berkorelasi dengan nilai kosentrasi glukosa. Alat ukur gula darah yang didesain dapat menampilkan hasil pengukuran kadar gula darah pada layar LCD. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tegangan keluaran dari sensor berkurang secara linier terhadap kadar gula darah dengan sensitivitas dan ketepatan rata-rata pengukuran adalah.","PeriodicalId":31789,"journal":{"name":"Positron","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44520496","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}