International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management最新文献

筛选
英文 中文
Respon Humoral Serangga Trigona Sp Pasca Infeksi Patogen Penyebab Penyakit Darah (Blood Disease) pada Tanaman Pisang 香蕉植物病原病原体感染后昆虫纲的非道德反应
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-12-31 DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp95-101
Maria Marselina Bay, Tjandra Anggraeni
{"title":"Respon Humoral Serangga Trigona Sp Pasca Infeksi Patogen Penyebab Penyakit Darah (Blood Disease) pada Tanaman Pisang","authors":"Maria Marselina Bay, Tjandra Anggraeni","doi":"10.32938/jsb/vol3i2pp95-101","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i2pp95-101","url":null,"abstract":"Trigona sp merupakan salah satu serangga pengunjung bunga pisang yang berperan sebagai vektor penyebar penyakit darah (blood disease) pada tanaman pisang yang disebabkan oleh bakteri blood disease bacterium. Interaksi Trigona sp dan blood disease bacterium dapat memicu aktifnya sistem pertahanan humoral tubuh serangga tersebut. Aktifnya respon humoral Trigona sp ditandai dengan sintesis enzim phenoloksidase (PO) dan sintesis peptida antibakteri (AMP). Tujuan penelitian untuk mengukur respon humoral serangga Trigona sp setelah terinfeksi patogen penyebab penyakit darah. Sistem pertahanan humoral serangga Trigona sp diukur dengan melihat aktifitas enzim PO dan sintesis peptida antibakteri (AMP). Infeksi BDB dilakukan secara oral infeksi dengan jumlah sel bakteri yang berbeda dan lama infeksi divariasikan yaitu 0 (kontrol), 4, 8, 12 dan 24 jam. Hasil penelitian, lama infeksi 4 jam jumlah PO yang dihasilkan yaitu 0,19 unit/mg protein pada infeksi jumlah sel bakteri 19 x 109/ml . Lama infeksi 8 jam, jumlah PO yang dihasilkan sebanyak 0,33 unit/ mg protein pada infeksi jumlah sel bakteri 14. 8 x 109/ml. Lama infeksi 12 jam, jumlah PO yang dihasilkan yaitu 0,18 unit/mg protein pada infeksi dengan jumlah sel bakteri 9.5 x 109/ml. Lama infeksi 24 jam, PO yang dihasilkan yaitu 0,25 unit/mg protein pada infeksi dengan jumlah sel bakteri 14.2 x 109/ml. Uji aktifitas menunjukkan daya hambat sebesar 1,9 cm. Disimpulkan bahwa aktifnya respon humoral ditandai dengan meningkatnya unit PO dan sintesis peptida antibakteri yang ditandai dengan adanya zona hambat pada medium agar Tryphenil Tetrazolium Chloride (TZC).","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"38 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78739911","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Identifikasi Jenis-Jenis Hewan yang Digunakan Masyarakat Peureulak Sebagai Obat tradisional 佩鲁拉克人作为传统药物使用的动物种类的鉴定
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-12-31 DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp73-80
Inka Fara Dina, Shally Rezeki, Nurliyanti Nurliyanti
{"title":"Identifikasi Jenis-Jenis Hewan yang Digunakan Masyarakat Peureulak Sebagai Obat tradisional","authors":"Inka Fara Dina, Shally Rezeki, Nurliyanti Nurliyanti","doi":"10.32938/jsb/vol3i2pp73-80","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i2pp73-80","url":null,"abstract":"Latar Belakang:    Seiring semakin banyaknya macam penyakit membuat masyarakat Indonesia takut untuk mengonsumsi obat-obatan sintetis berbahan kimia yang dimana menyebabkan banyak efek samping. Maka dari itu masih banyak masyarakat yang memanfaatkan hewan menjadi obat tradisional salah  satunya ialah masyarakat Peureulak. Kecamatan Peureulak merupakan salah  satu daerah yang  terletak pada Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh yang masih ada spesies hewan. Pengobatan tradisional menggunakan hewan yang dilakukan oleh masyarakat Peureulak adalah solusi alternatif untuk mengatasi persoalan kesehatan. Banyak sekali metode pengolahan hewan sebagai obat yang dilakukan oleh praktisi pengobatan tradisional masyarakat sesuai pengetahuan serta pengalaman. Bagian-bagian hewan yang umumnya digunakan menjadi obat tradisional diantaranya: daging, ceker, lendir dan madu.                                                                                \u0000 Metode: Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga Juni 2022  di lokasi penelitian Kecamatan Peureulak dan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara dan pengamatan langsung yang telah dilakukan.                                                                                                            \u0000Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Peureulak masih memanfaatkan hewan sebagai obat tradisional walaupun sudah jarang karena masyarakat setempat menggunakan obat-obatan modern yang ada di pasaran untuk mengobati penyakit.                                                        \u0000Kesimpulan: Jumlah jenis hewan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Peureulak untuk obat ada  11 spesies dengan Insecta dan Aves yang mendominasi. Bagian hewan yang dimanfaatkan antara lain seluruh tubuh, daging, ceker, lendir dan madu. Pemanfaatan hewan sebagai obat ini dimanfaatkan masyarakat Peureulak untuk mengatasi beberapa penyakit terutama penyakit gatal, asma dan obat luka pasca operasi.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"28 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81266545","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Impact of Climate Change on Agriculture Production in District Kinnaur, Himachal Pradesh 气候变化对喜马偕尔邦Kinnaur地区农业生产的影响
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-09-01 DOI: 10.31901/24566543.2022/13.1-2.104
Priyanka Sharma
{"title":"Impact of Climate Change on Agriculture Production in District Kinnaur, Himachal Pradesh","authors":"Priyanka Sharma","doi":"10.31901/24566543.2022/13.1-2.104","DOIUrl":"https://doi.org/10.31901/24566543.2022/13.1-2.104","url":null,"abstract":"Weather phenomena are influencing temperature and rainfall patterns in the region, which impacts crop production. Therefore, the present study was conducted with the objective of ascertaining the effect of climate change on agricultural crop productivity in the district of Kinnaur. During the kharif season, results revealed that the maximum temperature rose at the rate of 0.02°C per year. After 1999, the maximum temperature remained above the long-term average except for the years 2001, 2002, 2005, 2008, 2011, 2013 and 2014, indicating an overall warming trend. During the rabi crop season, diurnal temperature increased by 0.02°C per year, which was statistically significant. As per the outputs from Mann Kendal Tests, an overall increased productivity trend was recorded for maize, barley and common millets, wherein wheat showed a decreasing trend of -0.014 t ha-1 year-1. This means that the observed significant maximum variations in climatic parameters for rice are 35.6 percent, 15.4 percent for maize, and 9.0 percent for common millets. Non-significant variations were recorded for wheat, barley and ragi.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76975099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Karakterisasi Stomata dan Trikomata Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) 兵马虎虎(学名Chromolaena odorata L.)
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-29 DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp61-67
F. M. P. Makin, Welsiliana Welsiliana, Gede Arya Wiguna
{"title":"Karakterisasi Stomata dan Trikomata Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.)","authors":"F. M. P. Makin, Welsiliana Welsiliana, Gede Arya Wiguna","doi":"10.32938/jsb/vol3i1pp61-67","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1pp61-67","url":null,"abstract":"Stomata dan trikomata merupakan modifikasi jaringan epidermis. Melalui stomata terjadi pertukaran gas oksigen, karbon dioksida, dan uap air dari daun ke alam sekitar dan sebaliknya. Trikoma biasanya muncul pada hampir seluruh permukaan luar organ tumbuhan baik organ vegetatif maupun organ reproduksi. Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) adalah salah satu tumbuhan liar namun secara tradisional, daun kirinyuh telah digunakan sebagai obat dalam penyembuhan luka, mengobati radang tenggorokan, obat malaria, sakit kepala, antidiare, dan astringent, antiplasmodial, antihipertensi dan anti inflamasi. Kelenjar trikomata dapat menghasilkan metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai herbisida alami. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi morfologi stomata dan trikomata daun kirinyuh. Metode yang digunakan adalah metode pengolesan aseton. Diperoleh panjang stomata 26,75 µm, lebar stomata 8,95 µm, bentuk stomata oval, sel penutup stomata berbentuk ginjal, dan tipe stomata anomositik. Rata-rata sebanyak 28 stomata ditemukan pada setiap area pengamatan dengan kerapatan stomata 232/mm2. Panjang trikomata daun kirinyuh 205,21 µm dan lebar 29,14 µm. Bentuk trikomata daun kirinyuh adalah multiseluler dan tipe trikomanya adalah non glandular. Ukuran panjang stomata termasuk kategori panjang, sedangkan lebar stomata termasuk kategori kurang lebar. Jumlah stomata daun kirinyuh yang ditemukan masih kategori sedikit dengan kerapatan tergolong rendah. Stomata daun kirinyuh hanya ditemukan pada sisi abaksial daun dan tidak ditemukan pada sisi adaksial, sedangkan trikomata ditemukan ditemukan pada kedua sisi permukaan daun kirinyuh.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74333132","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Identifikasi Jamur Makroskopis di Hutan Lindung Haunobenak Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-29 DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp39-52
Arnold Christian Hendrik, Wenti Koebanu, Refli Sampe
{"title":"Identifikasi Jamur Makroskopis di Hutan Lindung Haunobenak Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan","authors":"Arnold Christian Hendrik, Wenti Koebanu, Refli Sampe","doi":"10.32938/jsb/vol3i1pp39-52","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1pp39-52","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis jamur makroskopis di Hutan Lindung Haunobenak dan mengetahui karakter morfologi jenis-jenis jamur makroskopis di Hutan Lindung Haunobenak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019 di Hutan Lindung Haunobenak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik purpossive sampling, yang berdasarkan  banyaknya ditemukan jenis-jenis jamur makroskopis di lokasi penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menjelajah, dokumentasi dan pengamatan langsung di lokasi penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kawasan  Hutan Lindung Haunobenak, diperoleh jamur sebanyak 14 jenis, yang termasuk ke dalam 2 divisi yaitu 13 jenis divisi Basidiomycota dan 1 jenis divisi Myxomycota. 14 jenis jamur tersebut antara lain: Microphorus xanthopus, Pseudotrametes sp, Trametes sp 1, Trametes sp 2, Trametes versicolour, Trametes gibbosa, Pleurotus  pulmonarius, Ganoderma sp, Phellinus  pomaceus, Spongipelis sp, Hexagonia  papyraceae, Datronia  mollis, Hymenochaete  rubiginossa dan Fuligo  septica. Jamur yang ditemukan umumnya hidup pada substrat berupa ranting atau batang pohon.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87104204","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Vegetasi Gulma pada Lahan Tanaman Jagung di Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-29 DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp33-38
K. Kamaluddin, Emanuel M. Y. Hano’e, Lukas Pardosi
{"title":"Analisis Vegetasi Gulma pada Lahan Tanaman Jagung di Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara","authors":"K. Kamaluddin, Emanuel M. Y. Hano’e, Lukas Pardosi","doi":"10.32938/jsb/vol3i1pp33-38","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1pp33-38","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui jenis gulma dan indeks keanekaragaman gulma pada tanaman jagung di Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuadrat sebanyak 10 plot dengan ukuran 1x1 m2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 11 Famili dengan 614 Individu pada lokasi penelitian. Spesies paling banyak ditemukan yaitu famili Asteraceaae sebanyak 403 individu, Famili Euphorbiaceae sebanyak 67 individu,  Famili Poaceae sebanyak 65 Individu dan Spesies paling sedikit ditemukan yaitu Famili Fabaceae dimana ditemukan 2 individu. Spesies gulma yang memiliki nilai SDR tertinggi dan terendah yaitu Sinedrella nodiflora L. dengan nilai SDR: 38,89%, dan Desmodium triflorium L. DC merupakan gulma yang memiliki nilai SDR paling rendah yaitu SDR: 1,66%. Nilai indeks keanekaragaman jenis gulma yaitu H’=1,461 dengan kategori sedang.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"54 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87524326","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Assessing Issues in Water Resources Use within Countries in West Africa 西非国家水资源利用问题评估
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-29 DOI: 10.5923/j.ije.20221201.01
E. Merem, Y. Twumasi, J. Wesley, D. Olagbegi, M. Crisler, C. Romorno, M. Alsarari, P. Isokpehi, A. Hines, G. Hirse, G. S. Ochai, E. Nwagboso, S. Fageir, S. Leggett, J. Offiah, S. Emeakpor
{"title":"Assessing Issues in Water Resources Use within Countries in West Africa","authors":"E. Merem, Y. Twumasi, J. Wesley, D. Olagbegi, M. Crisler, C. Romorno, M. Alsarari, P. Isokpehi, A. Hines, G. Hirse, G. S. Ochai, E. Nwagboso, S. Fageir, S. Leggett, J. Offiah, S. Emeakpor","doi":"10.5923/j.ije.20221201.01","DOIUrl":"https://doi.org/10.5923/j.ije.20221201.01","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"04 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88904670","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Keanekaragaman dan Kelimpahan Bivalvia di Pantai Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-29 DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp22-32
Mery Graciana Nau, Gonsianus Pakaenoni, W. A. Blegur
{"title":"Keanekaragaman dan Kelimpahan Bivalvia di Pantai Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara","authors":"Mery Graciana Nau, Gonsianus Pakaenoni, W. A. Blegur","doi":"10.32938/jsb/vol3i1pp22-32","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1pp22-32","url":null,"abstract":"Kabupaten Timor Tengah Utara memilikipantai yang sangat indah dan memiliki banyak produktivitas dan nilai ekonomi yang tinggi, salah satunya adalah pantai Wini yangterletak di DesaHumusu C KecamatanInsana Utara.Masalah yang dikaji dalam penelitian ini berupa tingkat keanekargaman dan kelimpahan kerang dan faktor-faktor yang mempengaruhi keanekaragaman dan kelimpahan kerang (bivalvia) di kawasan Pantai Wini Desa Humusu C Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode yang digunakan deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian  bivalvia yang ditemukan di Pantai Wini terdapat 5 individu dari 5 famili  yaitu :famili Veneridae, Mytiloida, Arcidae, Solenidae dan  Tridacnidae. Indeks keanekaragaman pada 2 stasiun tergolong dalam kategori rendah  dengan nilai pada stasiun satu  1,26  dan pada stasiun dua 0,68.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"241 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80486760","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Kajian Paparan Medan Listrik pada Pertumbuhan Tanaman Pare (Momordica charantia L.)
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-29 DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp53-60
Setiwani Ko'u, Gede Arya Wiguna, Welsiliana Welsiliana
{"title":"Kajian Paparan Medan Listrik pada Pertumbuhan Tanaman Pare (Momordica charantia L.)","authors":"Setiwani Ko'u, Gede Arya Wiguna, Welsiliana Welsiliana","doi":"10.32938/jsb/vol3i1pp53-60","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1pp53-60","url":null,"abstract":"Pare (Momordica charantia L.) dalam bahasa daerah Timor disebut paria adalah tumbuhan herba merambat termasuk dalam famili Cucurbitaceae yang banyak dimanfaatkan sebagai sayuran. Selain sebagai sayuran pare banyak dimanfaatkan sebagai obat seperti antidiabetes, antipiretik dan antiinflamasi. Budidaya tanaman pare memiliki prospek yang baik, oleh karenanya perlu dilakukan kajian peningkatkan produktivitas tanaman pare, diantaranya yaitu menggunakan paparan medan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan medan litrik terhadap pertumbuhan tanaman pare. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktorial dengan tiga kali ulangan dengan variabel bebas paparan medan listrik dan waktu paparan. Variabel terikatnya adalah laju pertumbuhan tanaman serta laju pertumbuhan jumlah daun. Perlakuan penelitian terdiri dari 6 perlakuan dengan satu kontrol dan paparan medan listrik yang masing-masing adalah  1,28 kV/m, 1,55 kV/m, 1,80 kV/m, 2,12 kV/m, dan 2,45 kV/m. Waktu paparan yang diberikan yaitu 15 menit dan 30 menit. Hasil data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences. Apabila hasil sidik ragam menunjukkan pengaruh nyata dari perlakuan, maka dilakukan uji lanjut Duncan Mean Range Test (DMRT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa paparan medan listrik pada pare berpengaruh terdahap pertumbuhan tanaman baik pertumbuhan tinggi dan juga jumlah daun. Pertumbuhan optimum tanaman pare yaitu pada perlakuan paparan medan listrik 1,28 kV/m selama 30 menit, dengan hasil laju pertumbuhan 14,2 ± 0,5 cm/minggu dan laju jumlah daun 13,8 ± 0,5 helai/minggu.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"48 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89934255","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Efektifitas Air Garam (NaCl) terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) 盐水对番茄(Solanum lycopersil)生长的影响。
International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management Pub Date : 2022-04-28 DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp14-21
Midel Delfi Wehelmina Ndolu, Yunita M. Puling
{"title":"Efektifitas Air Garam (NaCl) terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)","authors":"Midel Delfi Wehelmina Ndolu, Yunita M. Puling","doi":"10.32938/jsb/vol3i1pp14-21","DOIUrl":"https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1pp14-21","url":null,"abstract":"Natrium Klorida (NaCl) mempunyai peran dalam pertumbuhan karena NaCl ini jika terurai maka akan menghasilkan Na+dan Cl-. Unsur Natrium (Na+) mempunyai fungsi yang sama seperti unsur Kalium (K+), sehingga dapat menggantikan fungsi dari Kalium (K+) dalam hal mempertahankan kadar air di daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari air garam (NaCl) terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.).Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji ANAVA satu jalur (One way Anova), bila perlakuan terdapat pengaruh yang nyata maka akan dianalisis lanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pemberian air garam mempunyai pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman tomat, sehingga dapat dijelaskan bahwa pada kosentrasi yang sesuai yaitu perlakuan 100 ppm menghasilkan tinggi tanaman sebesar 44 cm,jumlah daun tomat sebesar 35, jumlah buah tomat sebesar 2, pada perlakuan ini tanaman tomat akan mengalami pertumbuhan yang maksimal dan 50 ppm menghasilkan tinggi tanaman sebesar 34, jumlah daun tomat sebesar 27 dan jumlah buah tomat sebesar 1, tanamantomat pada perlakuan ini kurang maksimal pertumbuhannya karena kekurangan unsur NaCl, sebaliknya pada perlakuan 150 ppm menghasilkan tinggi tanaman sebesar 27, jumlah daun tomat sebesar 21 dan jumlah buah tomat sebesar 0,tanaman tomat pada perlakuan ini mulai terhambat pertumbuhannya karena kelebihan unsur NaCl.","PeriodicalId":31680,"journal":{"name":"International Journal of Biodiversity Science Ecosystem Services Management","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87912913","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书