{"title":"MANAJEMEN MUTU PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS AKREDITASI UNGGUL","authors":"Sumarto Sumarto, Abdul Sahib","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.636","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.636","url":null,"abstract":"Perencanaan mutu, pengorganisasian mutu, pelaksanaan mutu dan evaluasi mutu program studi manajemen pendidikan Islam pascasarjana IAIN curup berbasis Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) LAMDIK sesuai dengan pemahaman dan pelaksanaan mutu yaitu ukuran kebaikan dan tingkat atau derajat kebaikan, keindahan yang sesuai dengan yang disyaratkan dan distandarkan dalam rangka memberikan pelayanan mencakup input, proses dan output atau produk, service, proses, orang dan lingkungan dalam rangka memuaskan harapan masyarakat. Mutu memiliki standar atau syarat kualitas yang didasarkan pada Akreditasi, memiliki beberapa kualifikasi: sesuai dengan spesifikasi; sesuai dengan maksud dan kegunaannya; tidak salah atau cacat; dan benar pada saat awal dan selamanya. Kualitas yang didasarkan pada kebutuhan masyarakat, mempunyai kualifikasi; memuaskan masyarakat; melebihi harapan masyarakat; dan mencerahkan masyarakat. Pelaksanaan mutu program studi manajemen pendidikan Islam berbasis Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) LAMDIK memberikan hasil masimal program studi Manajemen Pendidikan Islam memperoleh hasil Akreditasi Unggul di tahun 2023.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":" 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139625813","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Manajemen Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Terusan Kabupaten Musi Rawas Utara","authors":"Murniyanto Murniyanto","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.595","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.595","url":null,"abstract":"Mutu pendidikan menjadi penting untuk memastikan bahwa siswa menerima pendidikan yang berkualitas dan bermanfaat. Salah satu cara untuk melakukan mutu pendidikan adalah melalui sistem penjaminan mutu pembelajaran.Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam dan Kepala Sekolah, serta observasi langsung terhadap pembelajaran di kelas V. Hasil penelitian mutu pembelajaran Pendidikan agama Islam telah diimplementasikan dengan baik melalui beberapa tahapan, seperti penyusunan program pembelajaran, penggunaan media pembelajaran dan penilaian.Kurikulum pendidikan agama Islam di kelas V mengacu pada kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan konteks lingkungan. penjaminan mutu pembelajaran dilakukan melalui penerapan standar nasional Pendidikan.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"16 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139320299","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Manajemen Pendidikan Islam pada Era Revolusi Industri 4.0 Di MAN 2 Kota Jambi","authors":"Ambo Fera Afrizal","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.588","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.588","url":null,"abstract":"Era revolusi industry (RI) 4.0 dan selanjutnya 75% pekerjaan melibatkan kemampuan sains, teknologi, teknik dan matematika, internet of things, pembelajaran sepanjang hayat. Revolusi berbasis Cyber Physical System,gabungan antara domain digital, fisik, dan biologi. Lebih dari 55 % organisasi menyatakan bahwa digital talent gap semakin lebar. Indonesia perlu meningkatkan kualitas keterampilan tenaga kerja dengan teknologi digital. Semakin pentingnya kecakapan sosial (social skills) dalam bekerja. Metode penelitian dalam penelitian kualitatif ini adalah studi pustaka yang di awali dari peneliti itu sendiri, adapun penelitian lainnya adalah berupa pengumpulan data terhadap naskah dengan alat kamera atau foto copy, dan kartu data untuk membantu peneliti dalam mengklarifikasi data yang telah didapatkan di lapangan. Dalam penelitian ini yaitu verbal simbolik terhadap naskah-naskah yang belum dianalisis dengan alat bantu baik kamera maupun foto copy. Masalah lain yang menghambat perkembangan pendidikan Islam, sebagaimana yang disebutkan di atas adalah minimnya pemikiran kreatif, inovatif, dan kritis yang dilontarkan oleh praktisi pendidikan Islam dan para pakar terhadap isu-isu aktual yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Para praktisi dan pakar pendidikan Islam lebih sibuk memikirkan perbedaan-perbedaan yang terjadi antara lembaga pendidikan satu dengan lembaga pendidikan yang lainnya, dari pada memikirkan tentang isu-isu krusial yang berkembang. Belum nampak ide-ide kreatif, inovatif, dan kritis yang dimunculkan oleh pemikir pendidikan Islam untuk kemajuan pendidikan Islam itu sendiri.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"144 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139341345","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Konsep Dasar Kepemimpinan dalam Islam","authors":"M. Arfah","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.589","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.589","url":null,"abstract":"Kepemimpinan dalam Islam pun bukan untuk kelompok kecil, tetapi memimpin dunia dan seluruh makhluk yang berada di dalamnya. Artinya, setiap manusia lahir dan memegang amanah kepemimpinan, untuk mengajak pada kebaikan dan tidak berbuat kerusakan. Pemimpin adalah orang yang patuh dan lurus, (terhadap regulasi) dan tidak ingkar terhadap hal yang sudah disetujui bersama. Pada konteks Islam berarti patuh dan taat pada Al-Quran dan Hadist sebagai referensi utama. Selain itu, pemimpin juga harus mencintai yang dipimpinnya dan membawa mereka pada kebaikan dan keselamatan. Pemimpin dalam hal ini tidak menjerumuskan, tetapi membawa pada jalan keselamatan bersama. Kepemimpinan dalam Islam pun bukan untuk kelompok kecil, tetapi memimpin dunia dan seluruh makhluk yang berada di dalamnya. Artinya, setiap manusia lahir dan memegang amanah kepemimpinan, untuk mengajak pada kebaikan dan tidak berbuat kerusakan.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"24 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139341288","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Supervisi Manajerial Pengawas Madrasah (Tuntutan Kompetensi dalam Sertifikasi Pengawas)","authors":"Suty Harningsih","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.594","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.594","url":null,"abstract":"Supervisi manajerial merupakan suatu upaya yang dilakukan pengawas untuk membina kepala madrasah khususnya, dan warga sekolah umumnya dalam pengelolaan madrasah. Sasaran supervisi manajerial adalah pengelolaan aspek pengelolaan dan administrasi madrasah yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran. Untuk melaksanakan supervisi manajerial pengawas perlu memahami prinsip-prinsip, metode dan teknik yang ada, serta menerapkannya sesuai dengan permasalahan dan tujuan yang hendak dicapai. Sehingga jabatan pengawas madrasah harus melalui program pendidikan profesi dan sertifikasi pengawas madrasah. Supervisi manajerial merupakan upaya yang dilakukan pengawas untuk membina kepala madrasah khususnya, dan warga madrasah umumnya dalam pengelolaan sekolah. Aktivitas pengawas dalam supervisi manajerial tercakup dalam empat kata kunci, yaitu: Membimbing (membantu dan mendampingi) dalam penyusunan dan perumusan berbagai pedoman, panduan, kebijakan atau program madrasah. Memonitor, dalam pelaksanaan hal-hal yang sudah jelas aturannya, Membina, dalam pelaksanaan hal-hal yang perlu inisiatif madrasah, Mengevaluasi (termasuk memeriksa dan menilai) dalam hal- hal yang berkaitan dengan ketersediaan perangkat, maupun pelaksanaan program Madrasah.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"114 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139341334","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efektivitas Supervisi Kelas Berbasis Klinis dalam Pendekatan Identifikasi, Solusi, Diskusi dan Kolaborasi (ISDK) di MTSN 2 Sungai Penuh","authors":"Syafri Juana","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.592","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.592","url":null,"abstract":"Penelitian tentang mengefektifkan supervisi klinis untuk meningktkan kualitas pembelajaran guru di MTsN 2 Sungai Penuh. Rancangan penelitian berupa Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas 1 pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dengan tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru dengan mengefektifkan supervisi klinis di MTsN 2 Sungai Penuh. Subjek penelitian sebanyak 6 orang guru, dengan instrument berupa instrument supervisi klinis, instrument lembar penilaian RPP dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian bahwa supervisi klinis dengan pendekatan identifikasi, solusi, diskusi dan kolaborasi (ISDK) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran guru di MTsN 2 Sungai Penuh, sesuai hasil penilaian RPP memperoleh rata-rata 68,40 pada siklus 1 dan 87,33 pada siklus IIdengan hasil penilaian pembelajaran pada siklus 1 rata-rata 60,58 dan pada siklus II rata-71,50.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139341335","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Ilmu Tafsir Memahami Konsep Dasar dan Lingkup Kajian Pendidikan Islam","authors":"Ali Imron","doi":"10.47783/literasiologi.v10i2.587","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.587","url":null,"abstract":"Pengoptimalan sarana pendidikan dan pembelajaran tersebut dilakukan dengan cara-cara yang sesuai dengan cara mendidik Rasul SAW terhadap para sahabat- nya, sehingga menghasilkan bentuk pendidikan yang relijius, ramah lingkungan, penghargaan terhadap prestasi, perlindungan terhadap yang lemah dan kerja bersama dalam keagamaan, sosial dan kemasyarakatan. Tujuan pendidikan dalam Al-Quran adalah untuk membentuk pribadi muslim seutuhnya, mengembangkan seluruh potensi manusia baik yang berbentuk jasmaniah maupun rohaniah, menumbuh suburkan hubungan harmonis setiap pribadi dengan Allah, dan menjalin komunikasi yang baik dengan sesama manusia dan dengan alam semesta. Secara operasional, fungsi pendidikan dapat dilihat dari dua bentuk; pertama alat untuk memperluas, memelihara, dan menghubungkan tingkat-tingkat kebudayaan, nilai-nilai tradisi dan sosial serta ide-ide masyarakat dan nasional. Kedua alat untuk mengadakan perubahan inovasi dan perkembangan.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"91 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139341320","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Novi Revolina Doriza, Ngadri Yusro, Dina Hajja Ristianti
{"title":"IMPLEMENTASI PROGRAM KOKURIKULER TAHSIN DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR'AN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 REJANG LEBONG","authors":"Novi Revolina Doriza, Ngadri Yusro, Dina Hajja Ristianti","doi":"10.47783/literasiologi.v10i1.566","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i1.566","url":null,"abstract":"Program kokurikuler tahsin merupakan program yang ditujukan untuk membantu individu memperbaiki keterampilan membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Program ini dapat dilakukan dalam berbagai konteks, seperti di sekolah-sekolah agama, lembaga pendidikan Islam, atau pusat pengajian Al-Quran. Dalam penelitian ini, fokus utama adalah pada perkembangan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa setelah adanya program tahsin di SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Kemampuan membaca Al-Quran adalah keterampilan penting bagi umat Muslim. Untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Quran, penting untuk belajar dari sumber yang dapat diandalkan dan berkomitmen untuk mengasah kemampuan tersebut. Kursus Al-Quran, pengajaran dari guru yang berkualitas, dan penggunaan sumber- sumber belajar yang baik dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. enis penelitian yang dilakukan adalah dengan memilih informan kunci. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan induksi. Hasil penelitian menunjukkan, Sebelum program tahsin, siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Rejang Lebong memiliki variasi dalam minat baca Al-Qur'an, termasuk siswa yang aktif dan memiliki motivasi intrinsik dan siswa yang hanya membaca Al-Qur'an sesekali atau bahkan tidak memiliki minat. Implementasi program kokurikuler tahsin di SMA Negeri 2 Rejang Lebong terstruktur dan terencana, serta didukung oleh strategi pembelajaran yang inklusif, fasilitas memadai, dan dukungan penuh dari pihak sekolah. Program tahsin dilaksanakan setiap hari dalam jadwal pelajaran harian selama 1 jam. Program kokurikuler tahsin dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Rejang Lebong, termasuk pemahaman tentang tajwid, teknik membaca yang benar, pelafalan yang baik, kefasihan dalam membaca, penerapan aturan tajwid, dan pengenalan huruf-huruf Arab. Namun, masih terdapat variasi dalam kemampuan membaca Al-Qur'an siswa setelah program tahsin.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139351066","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGUATAN KECERDASAN PERSPEKTIF BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL (ANTROPOLOGIS)","authors":"Isnaini Septemiarti, Syukron Dasyah","doi":"10.47783/literasiologi.v10i1.570","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i1.570","url":null,"abstract":"Kondisi keberagaman masyarakat dan budaya Indonesia, secara positif menggambarkan kekayaan potensi sebuah masyarakat yang pluralis, namun secara negatif orang merasa tidak nyaman karena tidak saling mengenal budaya orang lain. Setiap etnik atau ras cenderung mempunyai semangat dan ideologi yang etnosentris, yang menyatakan bahwa kelompoknya lebih superior daripada kelompok etnik atau ras lain. Terjadinya tidak saling mengenal identitas budaya orang lain, bisa mendorong meningkatnya prasangka terhadap orang lain, berupa sikap antipati yang didasarkan pada kesalahan generalisasi yang diekspresikan sebagai perasaan. Prasangka juga diarahkan kepada sebuah kelompok secara keseluruhan, atau kepada seseorang hanya karena itu adalah anggota kelompok tertentu. Dengan demikian, bentuk prasangka memiliki potensi dalam mengkambinghitamkan orang lain melalui stereotipe, diskriminasi dan penciptaan jarak sosial. Maka tidaklah heran apabila para masyarakat yang plural hidup dengan keberagaman budaya, dimana setiap perbedaan dapat menimbulkan dampak positif dan juga negatif.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"128 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139351187","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Henrisal Lubis, Muhammad Darwis Dasopang, Z. Hasibuan
{"title":"PELAKSANAAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MENGAJAR GURU PAI DI MAN SE WILAYAH PANTAI BARAT KABUPATEN MANDAILING NATAL","authors":"Henrisal Lubis, Muhammad Darwis Dasopang, Z. Hasibuan","doi":"10.47783/literasiologi.v10i1.569","DOIUrl":"https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i1.569","url":null,"abstract":"Latar belakang masalah pada penelitian ini fokus pada Pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam Meningkatkan Kreativitas Mengajar Guru Pai Di MAN Se Wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal. Pada teorinya dengan adanya forum MGMP dapat membina guru yang profesional dan kreativitas, namun kenyataanya masih jauh dari apa yang diharapkan, karena masih banyak guru PAI yang monoton dalam mengajar. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti merumuskan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) guru PAI di MAN Se Wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal, bagaimana kreativitas mengajar guru PAI di MAN Se Wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal, dan bagaimana dampak pelaksanaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan kreativitas guru PAI di MAN Se Wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal Untuk menemukan hasil penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif deskriptif, yaitu dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) guru PAI dapat terlaksana dengan baik, yakni dengan waktu yang telah disepakati bersama, dan kadang bisa terlaksana tanpa jadwal yang ditentukan, dikarenakan adanya hal-hal yang harus dituntaskan. Jadwal pelaksanaan yang telah disepakati, yaitu pada awal ajaran baru, menjelang ujian tengah dan akhir semester, dan juga pada moment-moment yang terkait dengan pendidikan guru PAI. Kreativitas mengajar guru PAI berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan yaitu: a) kreativitas dalam mengembangkan strategi, c) Kreativitas dalam memilih dan menggunakan media.Dampak pelaksanaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan kreativitas guru PAI di berdasarkan hasil penelitian yaitu a) Mampu mengidentifikasi masalah dan cara memecahkan masalah yang ditemui dalam proses belajar mengajar, b) Pelaksanaan MGMP guru pendidikan agama mampu meningkatkan kompetensi mengajar, dan juga kreativitas mengajar.","PeriodicalId":315099,"journal":{"name":"Jurnal Literasiologi","volume":"20 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139351056","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}