{"title":"Representations of Social Cognition of TV One and Kompas TV Journalists in the Construction of News Discourse on Corruption: Critical Discourse Analysis","authors":"Sacandra Aji Rivaldi, H. Mardikantoro","doi":"10.15294/seloka.v7i1.18542","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/seloka.v7i1.18542","url":null,"abstract":"Criminal acts of corruption causing the destruction of human prosperity could be news discourse that receives lots of public’s serious attention. The difference of perspectives on corruption cases has impacted on the production of news discourse because of the influence of mass media’s backgrounds, knowledge, and ideologies. This present study aims to describe and analyze practices of the production of news discourse on corruption portrayed in TV One and Kompas TV mass media based on the van Dijk’s model of critical discourse analysis. The data presented in this qualitative study were collected through observation and interview. The findings reveal that TV One used person, self-presentation, role, and event schemes in the construction of news discourse on corruption. The use of these schemes was based on the priority of news values. Meanwhile, Kompas TV employed the same schemes as TV One did. The use of the schemes was deemed in terms of the ideology referred by this mass media, namely: “fortiter in re, suaviter in modo” (“firmly in action, gently in manner”). This ideology was used in the production of the news discourse so that the classical proverb in journalism “menghibur yang papa, mengingatkan yang mapan” (“comfort the afflicted, afflict the comfortable”) affirmed in this mass media. Both of Indonesia’s television channels tended to concern the control of cognition in producing the news discourse on a graft case.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"7 1","pages":"38-49"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-05-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43111892","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KEEFEKTIFAN MODEL TIME TOKEN (TANDA WAKTU) DAN TALKING STICK (TONGKATBERBICARA) PADA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BERDASARKAN KECEMASAN PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP","authors":"Marine Oktavirani Dewi","doi":"10.24905/sasando.v1i1.6","DOIUrl":"https://doi.org/10.24905/sasando.v1i1.6","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah menentukan (1) keefektifan penggunaan model Time Token dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan kecemasan bagi peserta didik SMP Kelas VIII, (2) keefektifan penggunaan model Talking Stick dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan kecemasan bagi peserta didik SMP Kelas VIII, (3) keefektifan interaksi Time Token dan Talking Stick dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan kecemasan peserta didik SMP Kelas VIII. Desain penelitian ini adalah quasi experiment kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini adalah kemampuan berbicara peserta didik kelas VIII SMP Negeri 01 Songgom dan SMP Negeri 03 Songgom. Hasil penelitian ini adalah (1) Time Token lebih efektif digunakan untuk pembelajaran berbicara bagi peserta didik yang memiliki jenis kecemasan Advoidance ; (2) Talking Stick lebih efektif digunakan untuk pembelajaran berbicara bagi peserta didik yang memiliki jenis kecemasan Perfectionis ; (3) Time Token lebih efektif dari pada Talking Stick dalam pembelajaran keterampilan berbicara dengan jenis kecemasan peserta didik. The purpose of this research is knowing problem (1) effectivines og the use of Time Token of learning speaking skill based on anxiety of Junior High School student of class VIII; (2) effectivines og the use of Talking Stick of learning speaking skill based on anxiety of Junior High School student of class VIII; (3) effectiveness of interaction Time Token and Talking Stick in the speaking skills based on learning anxiety of Junior High School student of class VIII. The research study is designed in quasi experiment group and control group design, using matched subjects. The sample of this research is the ability to talk the students of class VIII SMP Negeri 01 Songgom and SMP Negeri 03 Songgom. A results of this research (1) the Time Token is used for learning more effectively speakfor learners whohaveanxiety Advoidancce; (2) the Talking Stick used for learning more effectively speak for the learners who have the kind of anxiety Perfectionis; (3) Time Token is more effective than Talking Stick in learning skills with this type of anxiety of learners in learning speaking skills.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-04-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46378243","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Aktualisasi Diri Tokoh Utama Pria dalam Novel Trilogi Makrifat Cinta Karya Taufiqurrahman Al-Azizy","authors":"Dwi Juminartanti, Mimi Mulyani","doi":"10.15294/SELOKA.V6I1.14769","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/SELOKA.V6I1.14769","url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan novel trilogi Makrifat Cinta yang memfokuskan pada aktualisasi diri tokoh utama pria dengan menampilkan kesusksesan tokoh Iqbal mewujudkan impiannya dengan seluruh kemampuannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan profil tokoh utama pria, sifat-sifat tokoh utama pria dalam mengaktualisasi diri, cara mengatasi masalah sosial yang dilakukan tokoh utama pria dan konteks sosial yang melatarbelakangi pengarang terhadap aktualisasi diri tokoh utama pria. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis menggunakan teori psikologi humanistik serta pendekatan metodologis menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca hermeneutik. Teknik analisis data menggunakan content analysis (analisis isi). Hasil penelitian ditemukan bahwa Iqbal adalah sosok yang cerdas, tampan, rajin beribadah, penghafal al-Qur’an, hidup di pesantren, dan berjiwa pejuang yang tangguh. Selanjutnya, pada penelitian ini dapat diketahui bahwa terdapat lima belas sifat pengaktualisasi diri yang dimiliki tokoh utama pria. Serta cara tokoh utama pria mengatasi masalah sosial yaitu tahap identifikasi, diagnosis, dan treatment. Hasil penelitian yang terakhir, konteks sosial yang melatarbelakangi pengarang yaitu muslim yang beriman, tinggal di pesantren, amar ma’ruf nahi munkar, penghafal al-Qur’an, dan menuntut ilmu agama. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa aktualisasi diri tokoh utama pria dapat menjadi motivasi terhadap pertumbuhan kepribadian pemuda zaman sekarang. This research use novel of Makrifat Cinta trilogy which focusing at self actualization of the main male character with showing up Iqbal’s successfulness in achieving his dream through all of his capability. Purpose of this research are to describe the main male character’s profile in Makrifat Cinta trilogy, to describe the main character’s characteristics in self-actualizing in Makrifat Cinta trilogy, to describe the main character solve the social problems in Makrifat Cinta trilogy, and to describe the social context that motivates the author through self actualization of the main male character. The used approach in this research is theoretical approach and methodological approach. Theoretical approach uses literary psychology approach that is humanistic psychology and methodological approach this research uses descriptive qualitative. The data collecting technique of this research uses hermeneutic reading technique. The data analysis technique used in this research is content analysis. The results of this research show that Iqbal is an individu that is smart, good-looking, faithful, committing to memorize the holy Qur’an, living in Islamic school, struggling, and persistent. The next, there are fifteen characteristics of self-actualization owned by the main male character. And the way how the main character solves the social problems consists of three stages which","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"6 1","pages":"85-92"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2017-06-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44416992","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PANDANGAN DUNIA PENGARANG DAN KONTEKS SOSIAL “RUMAH TANPA JENDELA” KARYA ASMA NADIA","authors":"M. Muawanah, Teguh Supriyanto","doi":"10.15294/SELOKA.V5I1.12756","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/SELOKA.V5I1.12756","url":null,"abstract":"Latar belakang penelitian ini mengkaji tentang “Pandangan Dunia Pengarang dan Konteks Sosial Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia”. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) latar belakang kehidupan sosial budaya masyarakat dalam novel RTJ ialah adanya dua kelompok masyarakat yaitu kelompok masyarakat miskin dan masyarakat kaya, pendidikan mahal dan tidak terjangkau, kehidupan religius, budaya pernikahan yang diatur orang tua, kekerasan terhadap anak-anak, anak berkebutuhan khusus, sikap moral dan amoral masyarakat serta anak band tanpa napza, (2) pandangan dunia pengarang bahwa kemiskinan adalah ujian, meskipun hidup dalam deraan kemiskinan prinsip hidup yang baik harus tetap dipertahankan, (3) konteks sosial pandangan dunia pengarang, novel RTJ merupakan gambaran dari masyarakat Jakarta dan bangsa Indonesia. Pembaca dalam memaknai isi novel, disarankan mengambil hal-hal positif yang patut dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. Bagi pendidik, persoalan-persoalan sosial dalam novel RTJ sangat baik untuk dijadikan bahan pembelajaran. This study discuss about “Novel Rumah Tanpa Jendela written by Asma Nadia: A review of sociology of literature”. The result of this study shows that: (1) the background of social and cultural life of society in the novel RTJ is the existence of two groups of people, namely the poor and the rich one, social and cultural life of the poor and the rich, education is unriecheable, expensive and halfwau school, the rules of religious life, culture of arranged marriage of parents, violence against children, education for children with special needs, a moral and unmoral attitude of society and group of band without drugs, (2) point of view of the author that poverty is a test, although living in poverty flogging a good life principle must be maintained, (3) the class of people who represented the author is of the lower class ir poor people. The general public in defining the content of novel, suggested taking the positive things thar should be a guide in life. For educators, the social problems in novel RTJ are excellent for learning materials.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"5 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-09-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039246","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS TEKS HASIL OBSERVASI YANG BERMUATAN NILAI BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP","authors":"Indah Riyanti","doi":"10.15294/SELOKA.V4I1.6852","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/SELOKA.V4I1.6852","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kebutuhan pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi menurut persepsi guru dan siswa, mendeskripsi pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi, dan menguji keefektifan buku pengayaan menulis teks hasil observasi yang bermuatan nilai budaya lokal untuk siswa kelas VII SMP. Metode penelitian yang digunakan R&D dengan delapan tahapan, yakni (1) survei pendahuluan, (2) penyusunan buku-buku pengayaan, (3) awal pengembangan draf buku, (4) penyusunan draf buku, (5) validasi draf buku, (6) revisi dan perbaikan draf buku, (7) ujicoba terbatas, dan (8) deskripsi hasil penelitian. Hasil penelitian ini didasarkan pada hasil analisis angket kebutuhan pengembangan buku pengayaan menurut persepsi guru dan siswa, kemudian dirangkum menjadi prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi yang meliputi pengembangan isi, penyajian, bahasa, dan grafika. Uji keefektifan dilakukan di kelas VII SMP 13 Semarang. Hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai signifikan pada ketiga kompetensi dasar menulis teks laporan pengamatan, teks deskriptif, dan teks eksposisi kurang dari 0,05. Ini berarti adanya perbedaan antara tes akhir dengan tes awal. This research is aimed to describe the need of the development enrichment book in writing observation the result in teacher and student perception, describe the development of enrichment book in writing observation result text and verify the effectiveness of enrichment book in writing observation result text. The method used in eight steps, (1) earlier survey, (2) compile the principle, (3) earlier development book, (4) compile the book, (5) the validation book, (6) revision and improve, (7) limited try out, (8) describe the research result. This result is based on the necessity questioner analysis of the developing book of observation result text in teacher and student perception, then resume to the principal includes the development of the content, presenting material, language, and on a graph. The verification of the effectiveness has done in class of VII Semarang 13 junior high school. The result shows the significance score in 3 competences writing observation result text, descriptive text, and exposition text is less than 0,05. It means there is the difference between the last and the early test.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2015-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039141","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS TEKS EKSPOSISIBERMUATAN NILAI-NILAI SOSIAL UNTUK SISWA SMP","authors":"Pajar Purnomo, I. Zulaeha, S. Subyantoro","doi":"10.15294/SELOKA.V4I2.9869","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/SELOKA.V4I2.9869","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku pengayaan menulis teks eksposisi bermuatan nilai-nilai social untuk siswa SMP. Bahan ajar yang disajikan dalam buku pengayaan berperan penting dalam pembelajaran terutama sebagai bahan bacaan bagisiswa. Dalam bahanajar keterampilan menulis yang berbentuk buku pengayaan perlu diintegrasikan muatan nilai-nilai sosial.Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain research and development (R&D) yang mengacupada teori Sugiyono. Hasil penelitian menerangkan kecenderungan kebutuhan yang diajukan guru dan siswa. Ide tersebut disusun dalam bentuk prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan keterampilan menulis teks eksposisiyang bermuatan nilai-nilai sosial. Hasil penilaian ahli, buku pengayaan memberikan penilaian baik dan layak sebagai bahan ajar. Berdasarkan hasil penilaian ahli dan uji keefektifan, buku pengayaan keterampilan menulisteks eksposisi yang bermuatan nilai-nilai sosial yang dikembangkan layak digunakan sebagai sarana pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dan menanamkan nilai-nilai sosial.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2015-03-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039199","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Agung Dias Krisbiono, Teguh Supriyanto, Rustono Rustono
{"title":"KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MODEL SINEKTIK DAN MODEL SIMULASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DRAMA BERDASARKAN GAYA BELAJAR PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA","authors":"Agung Dias Krisbiono, Teguh Supriyanto, Rustono Rustono","doi":"10.15294/seloka.v4i2.9870","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/seloka.v4i2.9870","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan penggunaan model sineltik dan model simulasi dalam pembelajaran menulis teks drama berdasarkan gaya belajar peserta didik kelas XI. Kemampuan menulis teks drama merupakan keterampilan yang membutuhkan kreativitas peserta didik untuk menuangkan ide, pengetahuan dan pengalamanya. Selama ini proses pembelajaran menulis masih bersifat teoretis, lebih menonjolkan aspek pengetahuan dan pemahaman saja, guru dalam menggunakan model pembelajaran masih kurang maksimal, sedangkan aspek praktik belum mendapatkan perhatian guru. Hasil penelitian ini dapat membuktikan keefektifan penggunaan model sinektik dan model simulasi pada peserta didik yang bergaya belajar visual dan auditorial sehingga hasil belajarnya menjadi optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2015-03-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039206","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Qurrota Ayu Neina, Hari Bakti Mardikantoro, Teguh Supriyanto
{"title":"PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA ANAK BERMUATAN NILAI KARAKTER BERDASARKAN CONTENT AND LANGUANGE INTEGRATED LEARNING (CLIL) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI","authors":"Qurrota Ayu Neina, Hari Bakti Mardikantoro, Teguh Supriyanto","doi":"10.15294/seloka.v4i2.9860","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/seloka.v4i2.9860","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah manganalisis kebutuhan, memaparkan pengembangan, dan menentukan keefektifan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi. Langkah penelitan yang digunakan dalam mengembangkan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi adalah research and development. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan yang disarankan untuk buku pengayaan menulis cerita anak berdasarkan CLIL berisi beberapa bagian, yaitu (a) pengantar materi sebagai motivasi belajar, (b) materi yang berisi langkah-langkah menulis cerita anak, (c) cerita anak yang terintegrasi CLIL, (d) panduan memahami nilai karakter, (e) panduan untuk memahami ilmu IPA/IPS, dan (f) latihan; (2) buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, serta kegrafikaan; dan (3) buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL efektif bagi siswa SD kelas tinggi.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2015-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039158","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"REGISTER PELAKU INDUSTRI BATIK DI KOTA PEKALONGAN: KAJIAN SOSIOLINGUISTIS","authors":"Afrinar Pramitasari","doi":"10.15294/seloka.v3i2.6623","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/seloka.v3i2.6623","url":null,"abstract":"Register merupakan pemakaian bahasa dalam setiap bidang kehidupan yang tiap-tiap bidang kehidupanmempunyai bahasa khusus yang tidak dimengerti oleh kelompok lain. Pekalongan dikenal sebagai kota dansebagian besar pekerjaan masyarakat di Kota Pekalongan adalah sebagai perajin batik, maka dalam tuturanmereka sehari-hari juga banyak menggunakan kosakata khas bidang industri batik. Sumber data dalampenelitian ini adalah penggalan percakapan masyarakat perajin batik di Kota Pekalongan yang di dugamengandung register. Pengumpulan data menggunakan metode simak yang dalam pelaksanaanya diwujudkanmelalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada dua bentuk registerindustri batik yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu register berdasarkan satuan lingual bahasanya danberdasarkan jenis kata. Berdasarkan satuan lingual bahasa ditemukan dua bentuk register yaitu registerberbentuk kata tunggal dan register berbentuk kata kompleks. Register berbentuk kata kompleks mencakup 1)register berbentuk frasa, 2) register berbentuk kata majemuk, 3) register bentuk reduplikasi, dan 4) registerbentuk berafiks. Register a use of language in every area of life, the life of each field specific language that is notunderstood by other groups. Pekalongan City is known as the city that have potential in the batikindustry, because most of the people work in the City Pekalongan batik is as crafters, then in theireveryday speech too much use of vocabulary typical batik industry. Data sources in the form ofpublic speech in Pekalongan batik artisans containing registers. Refer to the method of datacollection that the implementation is realized through basic techniques and advanced techniques.The results of this study was two are three forms of batik industry registers were found in thisstudy is based on the unit registers lingual languag and based on grammatical categories. Basedon unit lingual language, found two registers form the single word registers and registers shapedshaped complex word. Registers include registers form a complex word form phrases, compoundwords, reduplication shape, form berafiks.","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2014-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039130","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KEMAMPUAN SISWA SMP DALAM MENGAPLIKASIKAN NILAI-NILAI LUHUR YANG DIPEROLEH DARI CERITA TOKOH WAYANG SUMANTRI DAN KUMBAKARNA DALAM BERMAIN PERAN","authors":"Suwarno Putro","doi":"10.15294/SELOKA.V2I1.1320","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/SELOKA.V2I1.1320","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":30819,"journal":{"name":"Seloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2013-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"67039096","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}