{"title":"EFEKTIFITAS TERAPI KOMPLEMENTER : TUINA AKUPOIN DAN FACIAL LOVING TOUCH DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI","authors":"Mira Miraturrofi’ah","doi":"10.33867/jaia.v7i1.311","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v7i1.311","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber gizi dan makanan paling aman serta ideal bagi bayi usia 0-6 bulan. ASI mengandung hampir 200 unsur zat makanan. WHO merekomendasikan pemberian ASI selama minimal 6 bulan. UNICEF memastikan bahwa bayi yang diberi susu formula memiliki kemungkinan meninggal pada bulan pertama sebesar 25 kali lebih besar dibandingkan bayi yang diberi ASI eksklusif. Dalam pelaksanaannya pemberian ASI eksklusif tidak selalu lancar. Penelitian di Australia mengemukakan bahwa 29% ibu nifas berhenti memberikan ASI akibat produksi ASI menurun. Penurunan ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan kurangnya stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan penting dalam kelancaran produksi ASI. \u0000Tujuan penelitian ini adalah membandingkan terapi komplementer Tuina Akupoin dan Facial Loving Touch (FLT) dalam meningkatkan produksi ASI. \u0000Metode : Penelitian comparative design dengan rancangan two group pretest and posttest design. Pretest dilakukan melalui pengukuran produksi ASI dengan pumping elektrik selama 5 menit. Kemudian dilakukan intervensi. Grup I diberikan intervensi Tuina Akupoint, sementara Grup II diberikan intervensi FLT. Lama intervensi setiap kelompok 20 menit. Pengelompokan didasarkan pada responden mana memenuhi kriteria inklusi terlebih dahulu. Posttest dilakukan dengan mengukur produksi ASI selama 5 menit. \u0000Hasil : Kedua intervensi efektif meningkatkan produksi ASI (p-value Grup I = 0.000 < 0.05 & Grup II = 0.000 < 0.05), namun kelompok intervensi Tuina Akupoint memiliki nilai rata-rata produksi ASI lebih besar yaitu 8.0 dibandingkan kelompok intervensi FLT 4.05. \u0000Simpulan : Terapi komplementer Tuina Akupoint dapat dijadikan salah satu alternativ dalam meningkatkan produksi ASI.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"42 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133420853","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERBEDAAN NAFSU MAKAN BALITA USIA 2 – 3 TAHUN SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PIJAT","authors":"Lia Kamila","doi":"10.33867/jaia.v7i1.316","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v7i1.316","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128245034","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"GAMBARAN KESIAPAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Anita Anita Yuliani","doi":"10.33867/jaia.v7i1.298","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v7i1.298","url":null,"abstract":"Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak sektor termasuk pelayanan kesehatanmaternal. Banyak keterbatasan pada bidang maternal, seperti keengganan ibu hamilmelakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan karena takut tertular, ketidaksiapanlayanan dari fasilitas kesehatan, banyaknya informasi bohong yang tidak sesuai mengenaiCovid-19, dan khawatir akan kesiapan tempat persalinan yang ada. Ibu hamil yangdisertai komorbid mempunyai dampak yang lebih berat untuk penyakitnya sehinggalebih riskan terhadap proses persalinannya. Pemeriksaan kehamilan dan persiapanpersalinan yang baik, sangat penting dilakukan agar keadaan ibu dan janin sehat. Fasilitaskesehatan terstandar sudah menerapkan protokol Covid-19 dengan baik, tetapi belumcukup data yang dapat menggambarkan bagaimana kesiapan ibu hamil untuk melakukanpersalinan di fasilitas kesehatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambarankesiapan persalinan di masa pandemi pada ibu hamil trimester-III dengan jenis penelitiandeskriptif. Sampelnya adalah ibu hamil trimester III sejumlah 75 orang. Lokasi penelitiandi Klinik Utama Barokah Kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besarresponden pada aspek fisik dalam kategori siap yaitu sebanyak 71 orang (94,67%).Sebagian besar responden pada aspek psikologis dalam kategori siap yaitu sebanyak70 orang (93,33%). Seluruh responden pada aspek finansial dalam kategori siap yaitusebanyak 75 orang (100%) serta sebagian besar responden pada aspek kultural dalamkategori siap yaitu sebanyak 69 orang (92 %). Simpulan penelitian ini adalah bahwasebagian besar responden memiliki kesiapan yang tinggi dalam menghadapi persalinan dimasa pandemi Covid-19 terutama aspek fisik, psikologis, finansial dan kultural. Kesiapanyang paling dominan ada pada aspek finansial.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124975065","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"SKRINING PERKEMBANGAN ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DENGAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP)","authors":"Maria A.D Barbara","doi":"10.33867/jaia.v7i1.313","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v7i1.313","url":null,"abstract":"Perkembangan anak merupakan sebuah proses kontinu yang terjadi sejak masa konsepsi hingga dewasa. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di RA ( Raudhatul athfal ) Ath-Thohiriyah terdapat 7 dari 10 orang anak yang masih belum bisa menggambar orang dengan minimal memuat 6 bagian tubuh, menyebutkan jenis-jenis warna, mengetahui fungsi benda, dan masih belum mengenali beberapa kata sifat benda. Menurut Kepala Sekolah RA Ath-Thohiriyah, diketahui bahwa di RA tersebut belum pernah dilakukan test deteksi dini tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak usia 5 – 6 tahun di RA Ath-Thohiriyah Cililin Tahun 2021. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang digunakan yaitu anak usia 5 – 6 tahun di RA Ath-Thohiriyah Cililin beserta ibu/pengasuhnya sebanyak 41 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Data yang digunakan yaitu data primer dengan menggunakan KPSP. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk presentase. Kategori perkembangan sesuai sebanyak (32%), kategori perkembangan meragukan sebanyak (36%), dan kategori perkembangan penyimpangan sebanyak (32%). Hampir setengahnya responden berada dalam kategori perkembangan meragukan.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115094866","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"AKUPRESUR DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM","authors":"Imas Masdinarsah","doi":"10.33867/jaia.v7i1.302","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v7i1.302","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Emesis gravidarum atau morning sikness yaitu keadaan ibu hamil trimester 1 mengeluh merasa mual muntah dalam 24 jam terjadi kurang dari 5 kali. Emesis gravidarum adalah rasa mual sera muntah yang dirasakan selama hamil, atau disebut juga dengan morning sickness. Hasil studi menyatakan lebih dari 80% wanita hamil mengalami emesis gravidarum sepanjang hari. Beberapa penelitian menyatakan emesis gravidarum terjadi pada primigravida 60-80%, pada multigravida 40-60% (Beatrice knight,2000). Rancangan penelitian ini quasi eksperimen dengan Pretest Only Design with Control Group. Subjek penelitian dibagi menjadi 2, yakni kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan intervensi berupa akupresur dan pada kelompok kontrol diberikan vitamin B6. Akupresur diberikan kepada ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah selama 30 detik diulang selama 4 kali (lamanya sampai 2 menit). Sebelum dilakukan akupresur ibu diberikan pemahaman sugesti positif dalam menerima kehamilannya dahulu kemudian dilakukan akupresur. Tindakan akupresur untuk mengurangi mual muntah dilakukan pada titik P6 dan ST 32. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh ibu hamil Trimester I di Desa Jagabaya Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah . Metode pengumpulan data menggunakan data primer berupa tindakan akupresur pada ibu hamil trimester 1 di titik P6 dan ST 32. Pemantauan dilakukan pada 66 responden yaitu 33 orang responden sebagai kelompok perlakuan dan 33 orang responden sebagai kelompok kontrol dengan melihat keluhan dari ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis berkurang atau hilang. Analisa data menggunakan uji beda non parametrik (Mann Whitney Test) untuk melihat adanya perbedaan dari ibu yang mengalami emesis sebelum dilakukan akupresur dan sesudah dilakukan akupresur. \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"215 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133274858","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH BIMBINGAN GYM BALL TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN IBU PRIMIGRAVIDA","authors":"Erni Hernawati Sutisna","doi":"10.33867/jaia.v6i2.266","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v6i2.266","url":null,"abstract":"Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) mencatat bahwa partus lama sebesar38,2% merupakan penyebab kematian maternal dan perinatal utama disusul olehperdarahan 35,26%, dan eklampsia 16,44%. Hasil survey didapatkan bahwa partuslama dapat menyebabkan kegawatdaruratan pada ibu dan bayi. Gym ball adalah caramenambah ukuran rongga pelvis dengan menggoyang panggul di atas bola yang sangatefektif membantu merespon rasa sakit dan mengurangi lama persalinan kala I faseaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh bimbingan gym ball terhadapkemajuan persalinan pada ibu primigravida kala I Fase Aktif di Klinik Pratama SahabatIbu dan Anak Kota Bandung Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifdengan desain penelitian pre eksperimental yang menggunakan rancangan intract groupcomparison. Jumlah Sampel 50 orang ibu bersalin yang dibagi dalam dua kelompok yaitukelompok yang tidak dilakukan bimbingan gym ball sebanyak 25 orang dan kelompokyang dilakukan bimbingan gym ball 25 orang. Instrumen penelitian berupa lembarobservasi dan partograf. Metode pengumpulan data ini menggunakan data primer yangdilakukan pada bulan 05 Juli – 10 Agustus 2020. Hasil penelitian ini menunjukan bahwakemajuan persalinan ibu pada kelompok yang tidak dilakukan bimbingan gymball yaitu424,72 menit, dan pada kelompok yang dilakukan bimbingan gymball yaitu 265,20menit. Simpulan terdapat pengaruh bimbingan gymball terhadap kemajuan persalinanibu bersalin primigravida kala I fase aktif dibuktikan dengan Uji-T nilai p-value = 0,000(p-value < 0,05).","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124064183","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sriwahyuni, Junaidin, Noyumala, Alfiah A, Vitarianti Tangkelayuk
{"title":"POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK","authors":"Sriwahyuni, Junaidin, Noyumala, Alfiah A, Vitarianti Tangkelayuk","doi":"10.33867/jaia.v6i2.268","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v6i2.268","url":null,"abstract":"Obesitas merupakan masalah utama bagi tubuh karena efeknya akan membuat tubuh menjadi lambat bergerak. Penyebab obesitas bersifat multifaktorial. Peningkatan konsumsi makanan cepat saji (fast food), terutama di kota besar, bergeser dari pola makan tradisional ke pola makan barat (terutama dalam bentuk fast food). Prevalensi gizi lebih pada anak usia sekolah dengan jenis kelamin laki-laki adalah 9,5% sedangkan perempuan adalah 6,4%. Prevalensi status gizi lebih nasional pada anak sekolah (6-12 tahun) yaitu 9,2%. Padatahun 2013 prevalensi gizi lebih juga mengalami peningkatan menjadi 18,8 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola makan fast food terhadap kejadian obesitas pada anak di SD Frater Bakti Luhur Makassar. Metode penelitian ini menggunakan deskritif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner danlembar observasi (pengukuran antropometri) kemudian dianalisis dengan uji chi-square (p<0,05). Didapatkan hasil analisis bivariate menunjukkan adanya hubungan pola makan fast food terhadap kejadian obesitas pada anak dengan nilai p=0,031 < alpha=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pola makan fast food dapat meningkatkan beratbadan jika dikomsumsi lebih dari 2 kali seminggu. Saran agar memperhatikan pola makan fast food yang dikomsumsi oleh anak yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126026350","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN PERAN AYAH ASI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF","authors":"Asri Tresnaasih, Reni, Suci Najla","doi":"10.33867/jaia.v6i2.263","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v6i2.263","url":null,"abstract":"Cakupan bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif di Kabupaten Bandung tahun 2018sebesar 50,39%. Keberhasilan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif dapat dipengaruhioleh dukungan dari keluarga, terutama Ayah yang berperan sebagai ayah ASI. AyahASI merupakan keterlibatan seorang Ayah dalam memberikan dukungan, baik secaramoril maupun material kepada istrinya dalam proses menyusui. Penelitian ini bertujuanmengetahui hubungan peran Ayah ASI dengan pemberian ASI eksklusif di Praktik MandiriBidan (PMB) Kabupaten Bandung. Rancangan penelitian menggunakan survei analitikdengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 67 responden yaituibu yang mempunyai bayi 6-12 bulan yang berkunjungan ke PMB Kabupaten Bandung.Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas yangdisebarkan dengan Google form melalui aplikasi WhatsApp. Data penelitian dianalisissecara univariat dan bivariat dengan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkansebanyak 47,8% responden menyatakan bahwa peran ayah ASI baik, dimana 67,2%ibu memberikan ASI secara eksklusif kepada anaknya. Peran ayah ASI mempunyaihubungan positif yang rendah dengan pemberian ASI eksklusif (p 0,019; r 0,287). Dapatdisimpulkan peran ayah ASI berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif, namundengan korelasi rendah dikarenakan terdapat faktor lain selain peran ayah ASI yangmempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Disarankan agar ayah dapat meningkatkanpengetahuan dan perannya sebagai ayah ASI dengan cara mencari informasi terkait peranayah ASI melalui berbagai media. Selain itu, tenaga kesehatan agar tetap melakukanpemberian informasi terkait pentingnya ASI eksklusif pada ibu dan ayah saat melakukanANC dan khususnya kepada keluarga, karena keluarga dapat menjadi faktor yang dapatmempengaruhi perilaku pemberian ASI secara eksklusif.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115980953","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN IBU HAMIL PADA KELAS IBU DENGAN INISIASI MENYUSU DINI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF","authors":"Giari Rahmilasari","doi":"10.33867/jaia.v6i2.267","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v6i2.267","url":null,"abstract":"Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif dipercaya sebagai cara untuk menurunkan kematian neonatus. IMD dan ASI Eksklusif menjadi salah satu materi penting yang disampaikan dalam Kelas ibu hamil. KIH juga merupakan usaha yang dilanjutkan untuk mencapai target SDG’s (Sustainable Development Goal’s). \u0000Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keikutsertaan ibu dalam kelas ibu hamil dengan pelaksanaan IMD dan pemberian ASI Eksklusif. Manfaat secara langsung yaitu memberikan informasi mengenai IMD dan ASI Eksklusif pada subjek penelitian, dan menjadi data dasar bagi bidan wilayah sekitar dalam memberikan peningkatan pelayanan pada ibu hamil, khususnya pada pemberian pelayanan kelas ibu hamil. Data diambil dari enam desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bojongsoang Kabupatem Bandung, yaitu Cipagalo, Bojongsoang, Bojongsari, Lengkong, Buahbatu, dan Tegalluar. \u0000Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study, pada ibu yang memiliki bayi 0-5 tahun. \u0000Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang mengikuti kelas ibu hamil memiliki rerata pelaksanaan IMD yang lebih rendah (M=0,5489). Pada pemberian ASI Eksklusif data menunjukkan bahwa ibu yang mengikuti kelas ibu hamil memberikan ASI eksklusif jauh lebih tinggi (M=0,7191), dengan perbedaan yang sangat signifikan (t= -2,924, p<0,01). Maka dalam penelitian ini disimpulkan bahwa pelaksanaan kelas ibu berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusi","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132470009","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI PADA ANAK THALASEMIA","authors":"Syaukia Adini, Novia Indriani, Sofia Februanti","doi":"10.33867/jaia.v6i2.252","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v6i2.252","url":null,"abstract":"Thalasemia merupakan kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetik sehinggamengakibatkan hemoglobin tidak berfungsi secara normal dengan manifestasi klinik yangbervariasi tergantung dari jumlah dan tipe rantai globin yang dipengaruhi. Obat kelasi besisangat diperlukan oleh semua pasien yang mendapatkan transfusi seumur hidup. Terapi kelasibesi memerlukan komitmen yang tinggi dan kepatuhan dari pasien dan dukungan dari keluarga.Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obatkelasi besi pada pasien thalasemia di kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakanadalah observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampelsebanyak 60 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Pearson Chi-square. Hasil Uji analitikdidapatkan nilai p-value > 0,05 yaitu 0,635 yang artinya tidak terdapat hubungan dukungankeluarga dengan kepatuhan minum obat kelasi besi pada pasien thalassemia","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114736586","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}