{"title":"Hubungan Teknik Meneran Yang Benar Dengan Kelancaran Persalinan Kala II Pada Ibu Primigravida","authors":"N. Bahar","doi":"10.33867/jaia.v9i1.471","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v9i1.471","url":null,"abstract":"Childbirth is the removal of the results of conception (fetus and placenta) that have been full term or can live outside the womb through the birth canal or other means, with assistance or without assistance (own strength). This process begins with the presence of true labor contractions, which are characterized by progressive changes in the cervix and end with the birth of the placenta. The success of the delivery process is influenced by several factors, namely power, passage, passenger, psychology, the location of the placenta, labor helpers, and the correct way to deliver. Stretching is the stage when the opening or dilation of the cervix reaches its peak, which is 10 cm. At that time the concentration feels stronger and the mother will instinctively feel a strong urge to strain to push the baby out, with the correct pressing technique the baby can be pushed out without the need to drain energy. The purpose of this study was to determine the relationship between correct straining techniques and smooth delivery of kala II in primigravida mothers. The research method used was cross sectional, with the subject of research 30 primigravida mothers who were in labor at II, in the implementation of the study using checklist sheets as an observation tool. The data analysis used is the chi-square test. Based on the results of data analysis, it was obtained that 25 mothers (83.3%) of the 25 mothers whose labor went smoothly as much as 24 (80%) and those who did not smoothly as much as 1 (3.3%), than mothers with the wrong pressing technique as many as 5 (16.7%) all experienced labor unsmoothness. Based on the results of the study, it was concluded that there was a relation with proper smoothness labor stage ii women primigravida with the results of the chi-square p test < ?. \u0000Keywords: Smoothness Labor, Techniques Straining","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"79 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140426865","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tetik Nurhayati Tetik, Nissauzahra Indriyani, U. Hidayat
{"title":"Efektivitas Kombinasi Breast Pump Dan Breast Care Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Primipara","authors":"Tetik Nurhayati Tetik, Nissauzahra Indriyani, U. Hidayat","doi":"10.33867/jaia.v9i1.407","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v9i1.407","url":null,"abstract":"Ibu primipara sering mengalami masalah produksi ASI yang tidak lancar akibat kelelahandan kurangnya pengetahuan tentang menyusui, yang menyebabkan stres dan produksiASI yang kurang. Upaya meningkatkan produksi ASI termasuk pemberian breast caredikombinasikan dengan breast pump, yang merangsang hormon prolaktin dan oksitosinuntuk melancarkan pengeluaran dan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menilaiefektivitas kombinasi tersebut terhadap kelancaran ASI pada ibu primipara di KelurahanSetiawargi, Wilayah Puskesmas Tamansari. Penelitian menggunakan desain kuantitatifpre eksperimental dengan satu kelompok pretest posttest. Populasi terdiri dari 36 ibuprimipara, dengan 14 orang sampel yang dipilih secara diundi. Instrumen penelitianmeliputi kuesioner kelancaran ASI dari penelitian Puspitasari 2016, pedoman pelaksanaanbreast pump dari penelitian Suprayanto Rosad 2020, dan Breast care dari Panggabean2022. Data dikumpulkan dari 5 Mei hingga 28 Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkanpengaruh signifikan kombinasi breast pump dan breast care terhadap kelancaran ASIpada ibu primipara (p-value = 0.001). Sebelum intervensi, pengeluaran ASI tidak lancar(100%), sedangkan setelah intervensi, pengeluaran ASI menjadi lancar (100%) dengan6 indikator kelancaran ASI yang mencakup waktu menyusui, kondisi payudara, sensasipada ibu, respon bayi, BAK bayi, BAB bayi, dan nilai skor ? 80.5. Disarankan untukpenelitian selanjutnya mengukur volume ASI untuk melengkapi indikator kelancaranASI","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"21 9","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140424788","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nike Arta Puspitasari, Ani Yuliani, Qarrin Nafisya Rabbani Assidik
{"title":"Analisis Pemenuhan Kebutuhan Holistik Pada Ibu Hamil Dengan Hiperemesis Gravidarum","authors":"Nike Arta Puspitasari, Ani Yuliani, Qarrin Nafisya Rabbani Assidik","doi":"10.33867/jaia.v9i1.470","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v9i1.470","url":null,"abstract":"Kasus hiperemesis gravidarum (HEG) meningkat signifikan di RS Bhayangkara Sartika Asih Kota Bandung dari 27 kasus (2021) menjadi 67 kasus (2022). Salah satu ibu hamil HEG menjalani rawat inap hingga 4 kali karena dehidrasi dan penurunan berat badan hingga 7 kg. Kasus HEG dapat menyebabkan morbiditas pada ibu dan berpengaruh pada kondisi bayi jika tidak ditangani dengan baik. Setelah di lakukan pengkajian, beberapa aspek kebutuhan dasar holistik pasien tidak terpenuhi. Tanda dan gejala yang dialami seseorang Ketika sakit mencerminkan keseimbangan biopsikososialnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan holistik pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Wawancara dilakukan di Rumah Sakit dengan menggunakan pedoman wawancara mendalam. Analisis hasil wawancara menggunakan analisis menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian didapatkan bahwa kebutuhan holistik pada ibu hamil dengan HEG belum terpenuhi dengan baik. Aspek yang belum terpenuhi adalah aspek biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Aspek yang terpenuhi dan tidak memengaruhi kehamilan ibu adalah aspek kultural. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya menerapkan pendekatan holistik dalam pengkajian dan penanganan pasien, diharapkan pasien dapat mendapatkan perawatan yang lebih komprehensif dan menyeluruh sesuai dengan kebutuhan.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"85 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140426704","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Preeklampsia Dan Anemia Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)","authors":"Efa Megawati, Arie J. Pitono, Mira Miraturrofi’ah","doi":"10.33867/jaia.v8i2.394","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.394","url":null,"abstract":"Berat badan lahir rendah (BBLR) tetap menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di seluruh dunia yang dapat disebabkan oleh faktor preeklampsia dan anemia. Kejadian BBLR dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan, perawakan pendek (stunting), rendahnya IQ, dan kematian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan preeklampsia dan anemia dengan kejadian BBLR di RSUD Bandung Kiwari Tahun 2022. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 355 subjek dengan teknik simple random sampling menggunakan data sekunder. Data BBLR, preeklampsia dan anemia dianalisis secara univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian memperlihatkan angka kejadian BBLR sebesar 60,6%, ibu yang mengalami preeklampsia sebesar 50,1%, dan ibu yang mengalami anemia sebesar 31,8%. Hasil uji chi-square bahwa ada hubungan preeklampsia dengan kejadian BBLR (p-value <0,001) dan ada hubungan anemia dengan kejadian BBLR (p-value <0,001). Oleh karena terdapat hubungan antara preeklampsia dan anemia dengan kejadian BBLR di RSUD Bandung Kiwari Tahun 2022 maka saran bagi Poli Kebidanan RS agar melakukan edukasi dan langkah-langkah penanganan PE dan anemia sehingga kejadian BBLR saat persalinan dapat dicegah","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135990681","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 4-5 TAHUN","authors":"Nurlatifah -, Rita Nurmawati, Annisa Ridlayanti","doi":"10.33867/jaia.v8i2.439","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.439","url":null,"abstract":"Indonesia, peringkat ketiga tertinggi dalam prevalensi di Asia, perlu lebih fokus pada perkembangan balita karena jumlahnya yang besar. Data Kemenkes 2019 mencatat bahwa 18,9% balita di Indonesia di bawah lima tahun mengalami gangguan tumbuh kembang. Di Jawa Barat, hampir 30% anak mengalami keterlambatan perkembangan. Data terbaru 2020 dari Kabupaten Bandung Barat menunjukkan penurunan 70% dalam stimulasi pertumbuhan anak balita akibat pandemi, karena posyandu di beberapa daerah dihentikan atau dibatasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis Hubungan Pola Asuh dengan Perkembangan Balita usia 4-5 tahun di RA-Adzikro Kabupaten Bandung Barat. Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional, uji statistik yang digunakan adalah korelasi Rank-Spearman. Penelitian dilakukan di RA-Adzikro Kabupaten Bandung Barat, dimulai dari awal April hingga Juni 2023. Hasilnya menunjukkan p-value 0.001 < 0.05, mengindikasikan penolakan H0 dan penerimaan Ha, menyimpulkan adanya Hubungan Antara Pengetahuan Pola Asuh dan Perkembangan Balita Usia 4-5 Tahun. Disarankan untuk memahami dan mempersiapkan pola asuh yang baik bagi balita, serta memantau perkembangannya dan memberikan akses belajar yang lebih luas","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135990680","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan","authors":"Eneng Azizaturrahmy Aziza, Erna Safariyah, Arfatul Makiyah","doi":"10.33867/jaia.v8i2.404","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.404","url":null,"abstract":"Stunting merujuk pada keadaan tubuh yang memiliki ukuran yang kurang optimal dan umumnya digambarkan sebagai pertumbuhan yang terhambat atau pendek sesuai dengan usianya. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pemahaman gizi ibu. Tingkat pemahaman gizi ini memiliki hubungan yang positif dengan tingkat pendidikan, yang berarti semakin tinggi tingkat pendidikan ibu dari balita, maka semakin baik pula pemahaman gizi ibu tersebut. Pemahaman mengenai gizi ini memiliki potensi untuk memengaruhi kondisi gizi anak balita secara signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita yang berusia 12-59 bulan di Kelurahan Lembursitu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat korelasi analitik dengan metode cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 12-59 bulan sebanyak 88 orang yang diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian menggunakan analisis uji Chi-square menyatakan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Kelurahan Lembursitu (p-value <0,05). Saran bagi ibu yang mempunyai anak dengan stunting untuk lebih mengetahui tentang pengetahuan pada ibu mengenai pemenuhan nutrisi pada balita serta melakukan deteksi dini sesuai tahap tumbuh kembang anak","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"104 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135990682","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Pasien Pasca Operasi Untuk Penurunan Nyeri Sectio Caesarea","authors":"Erni Hernawati Sutisna, Anita Sukmawati, Irma Mulyani","doi":"10.33867/jaia.v8i2.400","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.400","url":null,"abstract":"Sayatan setelah operasi caesar terasa sakit, mengubah kontinuitas jaringan. 12 jam setelah operasi, rasa tidak nyaman ini masih ada sehingga membuatnya sulit untuk bergerak lebih awal dan menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana relaksasi genggam jari mempengaruhi tingkat nyeri pasien Sectio Caesarea(SC) di Rumah Sakit Advent Bandung pada tahun 2023. Desain pre-test dan post-testdigunakan dalam penelitian semacam ini, yang merupakan quasi-eksperimental untuk satu kelompok. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu yang menjalani operasi caesar pada hari ke 1-2 di RS Advent Bandung dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2023. Sampel berjumlah 30 orang. Relaksasi genggama jari terhadap terhadap penurunan nyeri ibu sectio caesarea memiliki nilai signifikan p-value sebesar 0,000 dimana nilai probabilitas 0,000 kurang dari 0,05. kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh relaksasi genggaman jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi SC di RS. Advent Bandung tahun 2023","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135990679","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita","authors":"Ristiani Ristiani, Nelva Riza","doi":"10.33867/jaia.v8i2.405","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.405","url":null,"abstract":"Stunting merupakan masalah kesehatan utama yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan. Stunting termasuk pada kondisi gagal tumbuh pada anak balita akan kurangnya gizi yang bersifat kronis sehingga tinggi badan kurang berdasarkan usianya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting pada balita. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian crosssectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh ibu dengan balita yang berjumlah sebanyak 60 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,009), riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,004), pengetahuan dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,012) dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,001). Namun tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,347). Kesimpulan terdapat hubungan pendidikan ibu, riwayat ASI eksklusif, pengetahuan dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stuting pada balita. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipertimbangkan untuk menyesuaikan strategi di masa akan datang untuk mengurangi balita stunting.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"82 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135990683","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Pemberian Temulawak Dan Jahe Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien Ibu Hamil Dengan Hipertensi Gestasional","authors":"N. Ayu, Lestari Nurjanah, L. Lugita","doi":"10.33867/jaia.v8i1.389","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i1.389","url":null,"abstract":"Hipertensi pada kehamilan akan memengaruhi keadaan ibu dan janin seperti solusioplasenta, kegagalan organ, koagulasi intravena, preeklampsia, preeklampsia hinggamenjadi eklampsia, risiko perkembangan intrauterin, kelahiran prematur dan kematianintrauterin. Pengobatan hipertensi gestasional dapat secara farmakologis dan nonfarmakologis.Terapi non farmakologi untuk mengatasi hipertensi pada kehamilan dapatmenggunakan temulawak dan jahe. Penelitian ini dilakukan di BPM “J” Kota Bengkulu,populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di BPM “J” sebanyak 154 orangibu hamil dan sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil dengan hipertensi gestasionalsebanyak 34 orang. Dosis temulawak dan jahe kering adalah 25 gram dididihkan dalam200 ml air hingga diperoleh air rebusan 100 ml, lama perebusan 2-5 menit, temulawakdan jahe diberikan satu kali sehari selama satu minggu. Pada awal penelitian ditentukantekanan darah ibu hamil dengan hipertensi gestasional. Setelah diberikan temulawak danjahe, responden kembali dilakukan pemantauan tekanan darah. Teknik analisa data yangdigunakan yaitu dengan menggunakan uji statistik yaitu uji t-test yaitu uji dua sampelberpasangan (paired sampel t-test). Adanya hubungan signifikan antara nilai tekanandarah sistole dan diastole sebelum dan sesudah pemberian temulawak dan jahe (p-value< 0,05), perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi adalah5,82 mmHg dengan nilai p-value pada tekanan darah sistol sebesar 0,000 (p-value < 0,05)dan perbedaan rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah intervensi adalah3,18 mmHg dengan nilai p-value pada tekanan darah diastol sebesar 0,026 (p-value <0,05). Kandungan temulawak dan jahe dapat digunakan dalam menurunkan tekanandarah pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional.","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128214143","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dini","authors":"Kusuma Putri Pratiwi","doi":"10.33867/jaia.v8i1.383","DOIUrl":"https://doi.org/10.33867/jaia.v8i1.383","url":null,"abstract":"Pada saat bayi berusia 6 bulan, kebutuhan nutrisi mulai melebihi apa yang diberikan ASIsehingga MP-ASI diperlukan. Faktor yang berhubungan dengan perilaku adalah dukungansosial, nilai budaya, pendidikan, faktor ekonomi, dan faktor lainnya. Banyak faktor yangberhubungan dengan perilaku pemberian MP-ASI dini. Tujuan penelitian ini untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian MPASI Dini. Metode penelitian korelasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasidan sampel penelitian ini adalah ibu dengan bayi usia 0-6 bulan sebanyak 26 respondenmenggunakan Total Sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesionerdan analisis statistik menggunakan Exact Fisher. Hasil penelitian menunjukkan terdapathubungan yang signifikan dukungan suami dengan perilaku ibu dalam pemberian MPASI dini (p=0,000), kepercayaan dengan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI dini(p=0,014), motivasi ibu dengan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI dini (p=0,000).Pendidikan dengan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI dini (p=0,030), namun tidakterdapat hubungan untuk variabel status ekonomi dengan perilaku ibu dalam pemberianMP-ASI dini (p=0,090). Kesimpulan terdapat hubungan dukungan suami denganperilaku ibu, kepercayaan dengan perilaku ibu, motivasi ibu dengan perilaku ibu, danPendidikan dengan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI dini. Diharapkan para ibudapat meningkatkan dukungan suami, kepercayaan, motivasi ibu, pendidikan untukmenurunkan perilaku ibu dalam memberikan MP-ASI dini","PeriodicalId":300770,"journal":{"name":"Jurnal Asuhan Ibu dan Anak","volume":"238 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135479413","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}