{"title":"REALITAS KEKERASAN SIMBOLIK DALAM RELASI SOSIAL ANGGOTA ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI KABUPATEN NGANJUK","authors":"Ephrilia Noor Fitriana","doi":"10.20473/LAKON.V8I1.9339","DOIUrl":"https://doi.org/10.20473/LAKON.V8I1.9339","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Realitas kekerasan dalam relasi sosial anggota Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan teori praktik sosial oleh Pierre Bourdieu dengan melihat habitus, modal, arena dan strategi yang dimanfaatkan dalam menghadapi aksi kekerasan berkelompok tersebut. Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan, temuan-temuan yang didapat adalah; terdapat habitus-habitus yang dimiliki oleh anggota PSHT yang diimplementasikan dalam bentuk kekerasan simbolik sebagai pemicu terjadinya kekerasan, meliputi pelecehan identitas PSHT; persaingan antara perguruan silat; solidaritas internal dalam kelompok; arogansi kelompok. Selain itu ditemukan bahwa terdapat konversi modal sosial, seperti rasa solidaritas yang tinggi antar anggota dimanfaatkan untuk mendukung adanya kekerasan. Kemudian, ditemukan bahwa terdapat kekerasan simbolik dalam relasi sosial PSHT Nganjuk dengan kelompok lain.","PeriodicalId":289730,"journal":{"name":"Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124571995","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MULTIPLISITAS IDENTITAS: PEMBACAAN DEKONSTRUKSI NOVEL CERITA CALON ARANG KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER","authors":"Adnan Prayuwono","doi":"10.20473/lakon.v7i1.19709","DOIUrl":"https://doi.org/10.20473/lakon.v7i1.19709","url":null,"abstract":"Artikel ini mencoba melakukan pembacaan dekonstruksi atas novel Cerita Calon Arang karya Pramoedya Ananta Toer yang seringkali dimaknai secara hitam-putih dengan bineritas atas tokoh yang baik dan yang jahat. Melalui metode dekonstruksi yang meliputi serangkaian tahapan verbal, tahapan tekstual dan tahapan linguistik didapati sebuah multiplisitas pada diri tokoh Carita Calon Arang seperti Empu Baradah dan Calon Arang yang ternyata tidak sekedar baik dan buruk secara mutlak.","PeriodicalId":289730,"journal":{"name":"Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125417966","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"THE TALE TELLS: REVEALING MADURESE’S SACRED CULTURAL VALUES BEHIND MADURA’S FOLKTALE ENTITLED ASAL MULA SOMBHER TENGGUN","authors":"Dewi Maharani","doi":"10.20473/lakon.v7i1.19717","DOIUrl":"https://doi.org/10.20473/lakon.v7i1.19717","url":null,"abstract":"A folktale entitled Asal Mula Sombher Tenggun (The Origin of Tenggun Spring) is a tale which grows and developes in Tenggun Village which is located in Klampis District, Bangkalan Regency - Madura. Analysis of intrinsic elements is used to reveal the values in the folklore through its theme, plot, character and characterization, while the emic approach which is conducted by interviewing local villagers is used to reveal more about cultural values of the story as well as the influence of the folklore on the views of life and habits of the local villagers. The cultural values contained in this folktale are the values of beliefs, patience values, philosophical values, and ethical and moral values that influence the life view of Tenggun Village residents in their daily lives, in worshiping Allah SWT, in respecting and serving leaders and parents and in treating other God's creatures such as animals and plants. This story is the reason behind the holding of annual ritual called Rokat Sombher which is held every year in the month of Muharram as a manifestation of gratitude to God for sustenance in the form of springs which remain a source of water to fulfill the needs of the people of Tenggun Village toward water.","PeriodicalId":289730,"journal":{"name":"Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123801559","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MASKULINITAS DALAM PUISI PASAR MALAM SRIWEDARI, SOLO: SEMIOTIK MICHAEL RIFATTERE","authors":"B. Aulia","doi":"10.20473/lakon.v7i1.19716","DOIUrl":"https://doi.org/10.20473/lakon.v7i1.19716","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam puisi Pasarmalam Sriwedari, Solo karya W.S. Rendra. Makna puisi digunakan untuk menjelaskan maskulinitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu semiotik Michael Riffaterre. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya makna yang berkaitan dengan maskulinitas dalam puisi melalui empat cara, yaitu ekspresi tidak langsung, heuristik dan hermeneutik, matriks, model, dan varian, dan hipogram intertekstual. Dari empat cara tersebut, ditemukan makna maskulinitas dalam puisi berupa kritik sosial tentang moral masyarakat yang tidak baik.","PeriodicalId":289730,"journal":{"name":"Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya","volume":"77 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115814764","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}