{"title":"ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN KEBIDANAN RANGKASBITUNG ANGKATAN TAHUN 2017","authors":"Tutik Iswanti","doi":"10.36743/MEDIKES.V6I1.94","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/MEDIKES.V6I1.94","url":null,"abstract":"Prestasi belajar merupakan indikator yang penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Tujuan dari pembelajaran adalah suatu perubahan tingkah laku yang diharapkan tercapai oleh seseorang setelah melakukan suatu proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa jurusan kebidanan angkatan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 86 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data univariat dipaparkan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji statistik uji fisher. Hasil yang didapat adalah mahasiswa dengan IPK kurang di Jurusan kebidanan sebesar 88,4%, lebih banyak yang dari SMA yaitu sebesar 79,1%, mahasiswa dengan jalur masuk jalur umum sebesar 80,2% dan mahasiswa dengan nilai ujian sekolah baik sebesar 51,2%. Tidak ada Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar (IPK) yaitu asal sekolah (0,681), jalur masuk (0,679) dan nilai ujian sekolah (0,315). Prestasi belajar tidak dipengaruhi oleh ketiga faktor yaitu asal sekolah, jalur masuk dan nilai ujian sekolah.","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121547257","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU JAJAN SEHAT ANAK DI SDN KARANGSARI 2, TANGERANG","authors":"L. Lindawati","doi":"10.36743/MEDIKES.V6I1.159","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/MEDIKES.V6I1.159","url":null,"abstract":"Prilaku jajan sangat membahayakan kesehatan anak bila salah dalam memilih dan membeli makanan Bahkan bisa menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang mempengaruhi prilaku jajan anak SD adalah teman sebaya, dimana anak meniru atau mempelajari kebiasaan teman sebaya akan mempengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih jajanan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perilaku jajan anak SDN Karangsari 2 Tangerang. Desain Penelitian : quasi ekspriment dengan Lokasi Penelitian di SDN Karangsari 2 dan waktu penelitian bulan Mei –November 2017. Popoulasi seluruh siswa kelas 5 dengan sampel penelitian adalah total populasi yang berjumlah 55 orang. Respoden yang berperan sebagai anak yang dominan dan bertugas mempengaruhi anak lain berjumlah 10 orang dan sisanya sebagai respoden yang akan diteliti. Analisa mengunakan uji t dependent. Hasil penelitan menunjukan tidak ada pengaruh teman sebaya terhadap prilaku jajan sehat pada anak SDN Karangsari 2 (p=0,468) dan dianjurkan pada sekolah untuk membentuk kader kesehatan tentang jajanan sehat yang bisa membantu sekolah untuk menumbuhkan prilaku jajan sehat pada anak SDN karangsari 2 Kota Tangerang","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122990971","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MODEL NURSING EARLY WARNING SYSTEM SCORE (NEWSS) DENGAN APLIKASI TEHNOLOGI INFORMASI SEBAGAI PENGKAJIAN DETEKSI KEGAWATAN PADA KLIEN STROKE DI RS KABUPATEN TANGERANG","authors":"S. Sunardi, Een Sukaedah","doi":"10.36743/MEDIKES.V5I2.63","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/MEDIKES.V5I2.63","url":null,"abstract":"Stroke merupakan sindroma klinis, terjadi mendadak, progresif, cepat, dan terjadi penurunan fungsi neurologi bahkan sampai menimbulkan kematian, penangganan utama pada klien stroke adalah mempertahankan oksigenasi cerebral atau cerebral blood flow (CBF) secara adequate. Deteksi dini adanya resiko kegawatan yang mungkin muncul akibat perubahan sirkulasi cerebral harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Oleh karena di perlukan sebuah inovasi recording hasil deteksi resiko kegawatan pada kasus stroke saat dirawat diruang rawat biasa. Salah satunya menggunakan kemajuan teknologi dalam bentuk aplikasi berbasis tehnologi informasi. Early Warning System Scoring (EWSS) pada klien stroke, adalah sebuah deteksi peringatan dini resiko adanya kegawatan sehingga dengan melihat recording yang tepat secara periodik dapat menilai tingkat resiko klinis pasien stroke yang dirawat. Tujuan recording aplikasi NEWSS yang sedang dikembangkan pada klien stroke yang dirawat, yaitu dapat menetapkan elemen yang diperlukan untuk menilai tingkat resiko klinis klien stroke secara akurat (valid dan realiabel). Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimen yaitu mengujicoba model recording dengan aplikasi NEWSS pada klien stroke berbasis tehnologi informasi. Variabel penelitian yaitu elemen Aplikasi EWSS-Stroke dan variable dependen adalah resiko tingkat kegawatan stroke dan upaya tindak lanjutnya. Data diinput secara langsung oleh perawat dari hasil pemeriksaan dan observasi yang telah dilakukan. Adapun elemen aplikasi NEWSS-Stroke yaitu; Tingkat kesadaran, Nilai NIHSS, Suhu Tubuh, Tekanan Darah, Mean Atrial Pressure (MAP), Frekwensi Nafas, Frekwensi Nadi dan hasil pemeriksaan analisa gas darah (pCO2, pO2, Saturasi O2 Arteri, Saturasi O2 perifer (SaO2)). Berdasarkan hasil penelitian bahwa elemen/komponen data yang dimasukan kedalam aplikasi NEWSS adalah valid dan realiabel dengan niai r hasil lebih besar dari nilai r dalam tabel 0,869, dari 35 jumlah sample yang ada. Kesimpulannya adalah aplikasi NEWSS-Stroke ini dapat mendeteksi resiko kegawatan klien stroke yang dirawat diruang biasa. Penelitian lanjutan saat ini sedang dilakukan pada jumlah sampel yang lebih banyak dengan variasi Rumah Sakit Yang berbeda.","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123895523","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DAN MINYAK ZAITUN UNTUK PENCEGAHAN LUKA TEKAN GRADE I PADA PASIEN YANG BERISIKO MENGALAMI LUKA TEKAN DI RSU KABUPATEN TANGERANG","authors":"Siti Wasliyah","doi":"10.36743/medikes.v5i2.60","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.60","url":null,"abstract":"Luka tekan telah digambarkan sebagai salah satu kompliasi yang paling mahal dan melemahkan fisik pada abad ke-20. Luka tekan adalah gangguan ketiga yang paling mahal setelah kanker dan penyakit kardiovaskuler.( Agrawal Karron, Chuhan Neha,2012). Bahan-bahan alami banyak dianjurkan pada perawatan kulit di Indonesia antara lain adalah minyak kelapa dan minyak zaitun. Penelitian Handayani, 2010 dan Yolanda, 2010 mendapatkan hasil bahwa virgin coconut oil (VCO) dan minyak zaitun efektif untuk mencegah luka tekan. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest and postets group design, bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas penggunaan VCO dan minyak Zaitun dengan massage dalam mencegah luka tekan pada pasien yang berisiko mengalami luka tekan di RSU kabupaten Tangerang. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap bedah RSU Kabupaten Tangerang pada bulan Oktober - Desember 2016 dengan populasi pasien yang berisiko mengalami luka tekan grade 1. Metode sampling yang digunakan adalah consecutive sampling berjumlah 14 orang untuk masing-masing perlakuan. Data hasil observasi mengacu pada kriteria karakteristik luka grade I Non Bleacheable Erytema yang telah dibuat oleh EPUAP dan NPUAP (2009). Analisa bivariat Uji T independent mendapatkan hasil tidak ada perbedaan rerata pada kedua kelompok mengenai tingkat kefektifan kedua metode terhadap pencegahan luka tekan grade I , sebelum dan setelah dilakukan massage menggunakan VCO dan minyak zaitun dimana p value menunjukkan angka 0,230 (P value > 0,05).","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131866329","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ISOLASI DAN IDENTIFIKASI Staphylococcus sp. DARI UDARA DI RUANGAN BER-AC GEDUNG ANALIS KESEHATAN","authors":"Hamtini Hamtini, Ira Nuraeni","doi":"10.36743/medikes.v5i2.52","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.52","url":null,"abstract":"Kualitas udara dalam ruangan yang buruk dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius dan fatal, kualitas udara yang buruk dapat dipengaruhi oleh adanya mikrooganisme salah satunya adalah bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui keberadaan bakteri Staphylococcus sp. di ruangan kantor Jurusan Analis Kesehatan yang ber AC. Isolasi bakteri didapatkan dari sampel udara di ruangan kantor ber- AC dengan metode penelitian deskriptif yaitu mendapatkan gambaran tentang keberadaan bakteri Staphylococcus sp. Isolasi dilakukan dengan menggunakan media selektif diferensial yaitu Mannitol Salt Agar, kemudian identifikasi di lakukan dengan pewarnaan Gram, setelah itu identifikasi di lanjutkan dengan Uji Katalase dan Uji Koagulase. Hasil identifikasi dengan pewarnaan Gram di dapatkan 119 kisolat bakteri merupakan bakteri Gram positif dengan bentuk kokus. Setelah di lakukan pewarnaan Gram isolat-isolat tersebut di lanjutkan dengan uji katalase dan terdapat 113 isolat positif katalase, kemudian di lanjutkan dengan uji koagulase, hasil uji koagulase di dapatkan 20 isolat bakteri hasil uji koagulase menunjukkan hasil positif. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan terdapat keberadaan bakteri Staphylococcus sp. yang merupakan bakteri kontaminan udara di dalam ruangan ber-AC di ruang kantor jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Banten dan kemungkinan besar dapat penyebabkan masalah kesehatan bagi manusia","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133047313","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERBANDINGAN NILAI LAJU ENDAP DARAH (LED) ANTARA METODE WESTERGREN DENGAN METODE MIKRO ESR PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU","authors":"Silvia Hidriyah, Mellysa Rahmita, Citra Trisna","doi":"10.36743/medikes.v5i2.59","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.59","url":null,"abstract":"One of the diseases that evoke an inflammatory reaction and affect the value of ESR is Pulmonary Tuberculosis. ESR examination suggested by ICSH is Westergren method. But there are many instances where the patient's venous blood sampling is so difficult that the blood obtained is small. One of the modification methods that can be used for ESR examination is the Micro ESR method. The purpose of this research is to know the comparison of ESR values using Westergren and Micro ESR methods. The material used for this research is 3.8% citrate blood derived from 30 samples of patients with Pulmonary Tuberculosis at Krakatau Medika Hospital Cilegon. The average result of ESR Pulmonary Tuberculosis with Westergren method was 41,83 mm/hr and the mean value of ESR Pulmonary Tuberculosis with Micro ESR method was 33,03 mm/hr. The result of this research is processed by statistical test using Paired Sample T Test and got significance value (sig. 2-tailed) = 0,016. This value is smaller than the value of α = 0.05 which means there is a difference between the two examination variables, so the Micro ESR method could not be used for patients with Pulmonary Tuberculosis.","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126942213","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERILAKU PASANGAN USIA SUBUR DALAM KEPESERTAAN AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA DI MASYARAKAT BADUY","authors":"Omo Sutomo","doi":"10.36743/medikes.v5i2.53","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.53","url":null,"abstract":"Keluarga Berencana mempunyai kontribusi yang besar terhadap upaya penurunan angka kemantian ibu melahirkan, karena keluarga berencana secara langsung akan menurunkan “rate” wanita yang hamil dan melahirkan, dan sekaligus juga berkontribusi terhadap “ratio” kematian ibu. Data atau informasi yang berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi oleh Pasangan Usia Subur di masyarakat Baduy yang berlokasi di kabupaten Lebak dengan karakteristik budaya yang unik dan masih tertutup dalam banyak hal termasuk dalam hal kesehatan dan keluarga berencana belum teridentifikasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang perilaku pasangan usia subur dalam kepesertaan sebagai akseptor keluarga berencana di masyarakat Baduy. Desain penelitian ini adalah peneltian kualitatif. Untuk memperoleh informasi yang diperlukan dilakukan wawancara mendalam terhadap enam orang informan kunci, dan sepuluh orang informan yakni ibu-ibu dalam katagori pasangan usia subur di wilayah suku Baduy. Data yang terkumpul diolah kemudian dilakukan analisis isi atau content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan ibu-ibu belum menjadi akseptor KB, pengetahuan informan tentang keluarga berencana masih sangat terbatas/rendah. Untuk memperoleh pelayanan kontrasepsi ibu-ibu memanfaatkan posyandu yang berada di hampir semua kampung. Jenis alat kontrasepsi yang digunakan sebagian besar pasangan usia subur mengunakan suntik. Pemerintah desa mendukung upaya program keluarga berencana di wilayah Baduy, dengan memberikan dukungan berupa penyedian tempat posyandu dan kader dalam membantu kegiatan posyandu. Kepada Puskesmas Cisimet perlu kiranya meningkatkan promosi kesehatan berupa pendidikan kesehatan/penyuluhan kesehatan yang dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan melibatkan para tokoh masyarakat dan “Jaro” atau kepala desa dalam kagiatan yang berkaitan dengan upaya kesehatan dan keluarga berencana, sehingga informan secara bertahap memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku untuk menerima program keluarga berencana sesuai kebutuhannya","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"298 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114489057","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EFEKTIFITAS SOSIALISASI KONSELING SEBAYA TERHADAP PENGETAHUAN PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP) DI KELURAHAN RANGKASBITUNG BARAT KECAMATAN RANGKASBITUNG KABUPATEN LEBAK","authors":"Nintinjri Husnida, Melly Halimatussaadiah","doi":"10.36743/medikes.v5i2.54","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.54","url":null,"abstract":"Masalah pernikahan usia dini dapat diantisipasi dengan memberikan pengetahuan mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) pada remaja dengan metode teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Sosialisasi Konseling Sebaya Terhadap Pengetahuan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Di Kelurahan Rangkasbitung Barat Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Tahun 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuasi eksperimen. Variabel penelitian : konseling sebaya dan pengetahuan PUP. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Sampel yang ditemukan sebanyak 18 remaja. \u0000Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata nilai pengetahuan PUP sampel intervesi sebelum dan sesudah diberi perlakuan (p=0,000). Simpulan penelitian ini, bahwa pembelajaran menggunakan konseling teman sebaya berperan meningkatkan pengetahuan pendewasaan usia perkawinan pada remaja.","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130065112","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH UMUR DAN RIWAYAT KONTAK DENGAN KEJADIAN TBC PARU PADA ANAK DI PUSKESMAS PERIUKJAYA KOTA TANGERANG","authors":"Wasludin Wasludin","doi":"10.36743/medikes.v5i2.62","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.62","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatar belakangi masih tingginya penderita Tuberculosis (TBC) paru di Wilayah kerja Puskesmas Periuk Jaya Kota Tangerang tahun 2013 yaitu sebanyak 34 kasus terdiri dari 22 orang dewasa dan 12 orang anak, oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui faktor umur, status imunisasi, status gizi, riwayat kontak, dan kesehatan rumah yang mempengaruhi kejadian TBC paru pada anak di Puskesmas Periuk Jaya Kota Tangerang. \u0000Metode penelitian menggunakan analitik retrospektif dengan sampel total sampling menggunakan data primer yang didapatkan melalui wawancara, pengukuran dan observasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa p-value umur dengan kejadian TBC paru 0,015 (< 0,05) artinya ada pengaruh umur terhadap kejadian TBC paru anak, nilai p-value riwayat kontak dengan kejadian TBC 0,015 (< 0,05), artinya ada pengaruh riwayat kontak terhadap kejadian TBC, p-value status imunisasi 0,168 (> 0,05), dan nilai p-value status gizi 0,168 (> 0,05), artinya tidak ada pengaruh status imunisasi dan status gizi terhadap kejadian TBC. \u0000Berdasar hasil tersebut disimpulkan bahwa umur lebih muda (0-5 tahun) dan riwayat kontak mempunyai pengaruh terhadap kejadian tbc paru, oleh karena itu disarankan agar petugas Puskesmas memberikan penyuluhan tentang cara mencegah penularan TBC paru dan memantau kesehatan rumah.","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"214 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133934533","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PEMBERDAYAAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA DI KELURAHAN KARANGSARI TANGERANG TAHUN 2017","authors":"Rohanah Rohanah, Suyatini Suyatini","doi":"10.36743/medikes.v5i2.57","DOIUrl":"https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.57","url":null,"abstract":"Kualitas hidup lansia adalah kondisi fungsional lansia berada pada kondisi yang maksimal atau optimal sehingga memungkinkan lansia menikmati masa tuanya dengan penuh makna, bahagia dan berkualitas. yang meliputi kesehatan fisik, psikologis, sosial dan lingkungan,Pemberdayaan keluarga yang dimaksud adalah pendidikan kesehatan dengan memberikan contoh, pengetahuan dan sikap agar keoluarga dapat mendukung lansia. .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas hidup lansia sebelum dan sesudah pemberdayaan keluarga dan adakah pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap kualitas hidup lansia. Hipotesis penelitian ini ada pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap kualitas hidup lansia Design dan metodologi penelitian ini menggunakan Quusi Eksperimen pre-post test. Data dianalisis menggunakan uji dependen t test. Sampel diambil dengan total sampling yang memenuhi kriteria inklusi didapat 30 responden lansia .Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Karangsari kota Tangerang bulan Oktober sampai \u0000 Nopember 2017,Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuisioner baku WHOQOL.Hasil uji statistic menunjukan pre test dan post test dengan nilai p value 0.00 dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan kualitas hidup lansia sebelum dan sesudah dilakukan pemberdayaan keluarga, selain itu didapat nilai correlation 0.735 artinya ada pengaruh yang cukup kuat proses pemberdayaan keluarga terhadap kualitas hidup lansia. Saran: kepada Puskesmas/Pelayanan Kesehatan hendaknya dapat mengadakan kegiatan pemberdayaan keluarga secara berkala untuk tetap mempertahankan kualitas hidup lansia","PeriodicalId":281153,"journal":{"name":"Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121773360","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}