{"title":"Alternatif Pemakaian Ragam Hias Bambu pada Perahu Penangkap Ikan Tradisional","authors":"Cahyadi Sugeng Jati Mintarso","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3523","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3523","url":null,"abstract":"Aneka ragam hias yang menghiasi kapal tradisional adalah sangat menarik, salah satunya adalah pemasangan susunan bambu yang berupa lonjoran empat sampai lima batang bambu yang berwarna-warni pada perahu penangkap ikan jenis golekan (payangan). Ragam hias tersebut menguatkan kesan megah pada perahu yang mempunyai perbandingan L/B kecil ini. Akan tetapi dari segi kapasitas muatan, ragam hias itu sangat tidak menguntungkan karena berat susunan bambu yang beratnya 400 – 500 kg itu mengurangi daya muat kapal. Dari segi stabilitas pemasangan bambu ini menjadikan titik berat kapal meninggi yang akhirnya mengurangi stabilitas kapal. Untuk itu perlu adanya sosialisasi pemakaian ragam hias alternatif pada perahu penangkap jenis golekan yang lebih menguntungkan. Namun dalam pengembangan kapal penangkap ikan tradisional harus tetap memperhatikan kelekatan pengaruh sosial budaya masyarakat dan lingkungan daerah setempat.Keywords : Ornamental, Social and Cultural, draft, Stability","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130648912","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisa Kecepatan dan Karakteristik Pola Gelombang pada Kapal Bantu Hidro-Oceanography","authors":"Meitha Soetardjo, Dian Purnamasari","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3524","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3524","url":null,"abstract":"Kapal hidro-oceanography dituntut mampu melaksanakan operasi diberbagai medan perairan, oleh karena itu penting merumuskan technical requirement yang didasarkan pada pertimbangan teknis yaitu dengan mengkaji kecepatan, power dan karaktristik gelombang permukaan yang terjadi pada kapal bantu hidro-oceanography dengan menerapkan teknik numerik untuk menghitung kecepatan, power dan menganalisa gelombang. Metode yang dipilih untuk menghitung besarnya tahanan dan power dari beberapa variasi metode. Dari metode Holtrop diperoleh tabel input untuk hullspeed, tabel output untuk hullspeed pada rentang kecepatan 12-14 KNOTS. Dari tabel-tabel tersebut dapat kita analisis gelombang untuk kecepatan 12 KNOTS dan 14 KNOTS.Keywords: speed, power, wave.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130691838","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sistem Monitoring Air Bubble System Pada Prototype Sephull Bubble Vessel","authors":"M. Nasir, Miftah, M. A. Mudhoffar","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V4I2.3533","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V4I2.3533","url":null,"abstract":"Sephull Bubble Vessel adalah kapal dengan pelumasan udara yaitu kapal dengan injeksi udara di bagian bawahnya, disain kapal ini untuk mendapatkan sebuah kapal dengan kemampuan berlayar dengan kecepatan tinggi dengan konsumsi bahan bakar yang minimal. Untuk mendapatkan performance yang optimal, maka tekanan pada air bubble system harus diatur pada tekanan optimal yang dapat menghasilkan sistem pelumasan udara yang menghasilkan kinerja optimal. Untuk mendapatkan tekanan optimal perlu dilakukan uji coba air bubble system pada beberapa variasi tekanan, kecepatan kapal dan posisi air bubble system. Dalam kesempatan ini akan dirancang Sistem MonitoringAir bubble system pada Prototype Sephull Bubble Vessel, dengan menggunakanPressure sensor Autonics PSA-1. pressure sensor ini mampu mengukur tekanan sampai 10 bar. Analog Output sensor akan dijadikan input pada Analog Input NI-USB 6216 yang akan merubah signal analog sensor menjadi sinyal digital sehingga data tersebut dapat disimpan dalam sebuah file dengan menggunakan program akuisisi data dengan program LabView.Keywords : Pressure Sensor; Air Bubble system; NI-USB 6216.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"81 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122223869","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kajian Pengaruh Gelombang Irreguler Terhadap Added Resistance pada Kapal Patroli Cepat 36 M","authors":"M. R. Utina","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3526","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3526","url":null,"abstract":"Salah satu yang menjadi perhatian penting bagi seorang desainer dan operator kapal adalah bagaimana perilaku kapal di laut dalam kaitan dengan kecepatan kapal yang tetap pada kondisi gelombang. Kondisi laut yang bergelombang dapat menyebabkan terjadinya gerakan kapal dan pada gilirannya gerakan kapal akan menimbulkan tahanan tambahan. JIka masih tersedia kelebihan tenaga mesin, kapal dapat berlayar pada kecepatan tetap. Namun, sampai saat ini tahanan tambahan sering digunakan dalam penambahan tenaga mesin antara 15 dan 30 persen dari tahanan pada kondisi air tenang. Evaluasi yang berkaitan dengan tenaga tambahan, yang dapat dipertanggunjawabkan, dapat diperoleh dari uji model atau metode numerik. Tulisan ini mendiskusikan tentang pengaruh gelombang tidak teratur pada tahanan tambahan pada Kapal Patroli Cepat melalui uji model. Keywords : Added Resistance, Engine Power, Irregular Wave.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"122 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133490148","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
B. Prasodjo, Wahyu Dwi Aristanto, Dhani Fayumi Ashyar
{"title":"Stabilitas Kapal AHT Saat Mengangkat Beban Dengan Crane di Laut Lepas","authors":"B. Prasodjo, Wahyu Dwi Aristanto, Dhani Fayumi Ashyar","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3528","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3528","url":null,"abstract":"Kapal AHT dalam operasi di laut lepas, biasanya juga akan melakukan pekerjaan lifting operation. Kapal akan oleng karena kegiatan lifting tersebut, dimana biasanya cargo diangkat dengan crane, dan karena titik berat beban cargo punya lengan moment terhadap titik tangkap pondasi crane dikapal, maka lengan momen ini akan memberikan tambahan momen ke kapal. Gerakan oleng kapal ini akan bertambah, karena dalam operasi dilaut lepas, kapal akan menerima gaya lingkungan dari luar yang berupa gaya gelombang, angin dan arus. Sehingga stabilitas Kapal AHT harus memenuhi tidak saja criteria stabilitas intact, akan tetapi juga harus memenuhi kriteria stabilitas saat melakukan lifting. Dalam paper ini, dibahas mengenai Stability dari sebuah kapal AHT dengan ukuran tipikal 5000 BHP saat intact, dan saat operasi lifting memakai crane dengan cargo seberat sekitar 2 tons di laut lepas dengan mengacu standard.Keyword : Stability, AHT Vessel, Intact Stability, Lifting Stability","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"388 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116657973","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kajian Disain Konstruksi Laminasi Lambung Prototipe Kapal SEP-Hull 8 Meter","authors":"Buana Ma'ruf","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V4I2.3530","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V4I2.3530","url":null,"abstract":"Prototipe kapal Surface Effect Planning Hull (SEP-Hull) 8 meter yang telah dibangun pada tahun 2009, merupakan kapal dengan sistem injeksi udara yang memungkinkan kapal melaju dengan kecepatan tinggi dan konsumsi bahan bakar yang minimal, sehingga cocok digunakan sebagai kapal patroli, kapal wisata pantai, dan sejenisnya. Kapal ini didisain berbahan fiberglass dan diharapkan kelak dapat dibangun skala komersil. Di sisi lain, hasil survei di beberapa galangan fiberglass dalam negeri menunjukkan, pembuatan kapal fiberglass umumnya belum mengacu pada persyaratan kelas, sehingga kekuatan konstruksi laminasinya sulit dijamin. Makalah ini mengkaji aspek disain konstruksi prototipe kapal SEP-Hull dan pengujian spesimen (uji tarik dan uji tekuk) laminasi lambung kapal tersebut sesuai rules BKI 2006. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa, nilai kuat tekuknya tidak memenuhi nilai minimum sebagaimana disyaratkan rules BKI. Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak BKI dan praktisi galangan, diperoleh sebuah usulan penyempurnaan disain konstruksi dan susunan laminasi fiberglass untuk pembangunan kapal SEP-Hull skala komersil di masa mendatang, yang mengacu pada rules BKI.Keywords: fiberglass ship, SEP-Hull vessel, lamination construction, specimen test.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128449659","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Perancangan Large Deformation Sensor Untuk Pengujian Model Submersed Floating Tunnel (SFT)","authors":"T. Setyanto, Chandra Permana","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3527","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3527","url":null,"abstract":"Perancangan sensor untuk pengukuran beban aksial dinamis dengan range pengukuran yang relatif kecil dan tahan air telah berhasil dilakukan. Sensor ini dirancang dengan menggunakan material piezoelectric sebagai element sensornya, elastic rubber band (karet silicon) dan lem silicon sebagai elemen pendukungnya. Salah satu karakteristik sensor tersebut yaitu hubungan linearitas antara beban yang diberikan dengan keluaran sensor diperoleh dengan cara melakukan proses kalibrasi dengan menggunakan load cell sebagai sensor pembanding. Selanjutnya, large deformation sensor ini digunakan untuk mengukur beban aksial yang terjadi pada moring line pada salah satu model bangunan lepas pantai yaitu SFT (Submersed Floating Tunnel) di UPT BPPH yang diakibatkan oleh adanya gelombang.Keywords : large deformation sensor, piezoelectric material, axial force.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126854772","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Evaluasi Statistik Hasil Pengujian Resistance Model Kapal","authors":"Dian Purnamasari, Purhadi","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3525","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I2.3525","url":null,"abstract":"Analisa data eksperimen umumnya menggunakan statistik untuk mengukur perbedaan. Misalnya , untuk melihat apakah ada perbedaan sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Dari analisa ketidakpastianpada empat variable yang merupakan sumber kesalahan percobaan resistance model kapal LCT 1000 DWT dimana nilai ketidakpastian resistance menunjukkan nilai terbesar dibandingkan dengan variabel lain, evaluasi terhadap elemen bias yang mempengaruhi nilai ketidakpastian resistance , yaitu nilai bias yang terbesar adalah bias kalibrasi, Setelah mendapat nilai bias kalibrasi yang baru dilaksanakan yaitu 0,0121 serta perhitungan Mean/ rata-rata dan variansi untuk memastikan adanya perbedaan nilai kalibrasiresistance dynamometer terhadap hasil resistance , dari penurunan nilai bias kalibrasi tersebut mempengaruhi nilai ketidakpastian resistance yang cukup signifikan.Keywords : Uncertainty analysis, Bias calibration, Mean, Varian.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114498301","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hemat Bahan Bakar dengan Aplikasi Teknologi Pelumasan Udara pada Kapal Sep-Hull BV 1","authors":"T. T. Murwatono, Irfan Eko Sandjaja","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V4I2.3529","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V4I2.3529","url":null,"abstract":"Kapal Sep-Hull adalah kapal dengan menggunakan tipe Surface Effect Planning Hull, mempunyaidua bentuk “ V ” hull dan flat hull pada bagian tengahnya. Namun ini adalah bentuk badan kapal yang biasa dan sudah banyak, yang istimewa dari kapal ini adalah teknologi yang digunakan yaitu teknologiair lubrication ( teknologi pelumasan udara ). Melalui uji coba pada prototipe kapal ini dilakukan observasi tentang efektifitas teknologi pelumasan udara terhadap penghematan bahan bakar. Uji coba dilakukan dengan mengasumsikan indikator mesin ( trottle ) pada posisi tetap, pengukuran kecepatan dan konsumsi bahan bakar pada waktu pelayaran bervariasi serta pada dua kondisi yaitu berlayar tanpa teknologi pelumasan udara dan kondisi menggunakan teknologi tersebut. Dari hasil uji coba diperoleh informasi bahwa terdapat peningkatan kecepatan hingga 25 % dan pada saat yang lain diperoleh informasi bahwa terjadi penghematan bahan bakar hingga 13,34 %.Keywords : Surface Planning Hull, air lubrication technology, Fuel consumption","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126206232","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Prediksi Gerak Desain Awal Kapal Ferry Dengan Metode Teori Strip","authors":"Cahyadi Jati Mintarso","doi":"10.29122/JURNALWAVE.V5I1.3354","DOIUrl":"https://doi.org/10.29122/JURNALWAVE.V5I1.3354","url":null,"abstract":"Kapal ferry merupakan angkutan umum antar pulau di Indonesia yang populer. Sebagai angkutan penumpang maka faktor keselamatan dan kenyamanan merupakan hal yang sangat penting. Prediksi gerakan kapal yang berkaitan dengan stabilitas kapal adalah tahapan penting untuk mengkaji suatu desain ferry yang layak laut. Tiga buah jenis ferry 600, 500 dan 300 GRT telah dilakukan prediksi gerak kapal berupa heave, pich dan roll dengan menggunakan metode teori strip. Hasil prediksi menunjukkan bahwa respon gerak heave yang dihasilkan dibawah nilai batas maksimum Hw/Za kurang dari satu, pitch dibawah 4 derajat, dan roll dibawah 12 derajat . Direkomendasikan pemasangan bilge keel pada lambung kapal untuk meredam gerakan roll.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125956432","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}