Sugeng Agung Wijaya, G. Soebiyakto, Mufidatul Ma'sumah
{"title":"PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI DAN PUPUK KOMPOS CAIR DARI SAMPAH DI RW IX, KELURAHAN KALIREJO, KECAMATAN LAWANG, KABUPATEN MALANG","authors":"Sugeng Agung Wijaya, G. Soebiyakto, Mufidatul Ma'sumah","doi":"10.31328/js.v2i2.1343","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i2.1343","url":null,"abstract":"Secara umum masyarakat RW 09 Kelurahan Kalirejo telah mampu untuk mengembangkan potensi lingkungan sekitar, hal ini dibuktikan dengan adanya kelompok masyarakat yang berupaya mengembangkan pengelolaan limbah sampah non-organik yang sudah terstruktur dengan baik. Pemberdayaan serta pengolahan sampah baik sampah organik maupun anorganik merupakan salahsatu masalah yang tidak asing lagi di tengah masyarakat. Dalam hal ini, berdasarkan hasil survei dikawasan RW 09, kelompok 3 menemukan bahwa pengolahan sampah terutama sampah organik diRW 09 ini dirasa kurang dimnfaatkan maksimal pengolahannya. Banyak dari sebagian masyarakatkurang peduli terhadap keadaan serta kelestarian di lingkungan sekitar berupa resapan air. Pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) dan pupuk kompos cair dari sampah di RW 09 Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dapat menambah jumlah resapan air dan mendapatkan manfaat sampah yang selama ini kurang digali. Sehingga nantinya, sumber air pada waktu kemarautetap besar, dan tanaman sekitar rumah menjadi lebih subur karena endapatkan pupuk kompos cair.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121346301","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN TEKNOLOGI \"TUYUHEJI\" PADA INDUSTRI TEMPE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN UKM","authors":"L. Mustiadi, Siswi Astuti, F. E. K. Rastini","doi":"10.31328/js.v2i2.1342","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i2.1342","url":null,"abstract":"Pengusaha tempe “Diwas Jaya Purwodadi” merupakan salah satu pemasok tempe di Pasar Lawang Kabupaten Malang, pada proses pembuatannya menggunakan teknologi sederhana. Perebusan kedelai menggunakan bahan bakar kayu dan tangki perebusan menggunakan bahan aluminium. Bahan bakar kayu yang digunakan perbulan sebanyak 2 pickup dengan harga Rp600.000,00. Ruang pembersihan kulit kedelai, jadi satu dengan kandang sapi, ruang fermentasi berdinding batu bata dan berlantai tanah. Ruang produksi menjadi satu dengan rumah induk, sehingga asap pembakaran kayu bakar masuk ke dalam ruangan. Ditengarai oleh dokter puskesmas, ini salah satu penyebab dari penyakit sesak napas yang diderita oleh istri pengusaha tempe Diwas Jaya. Dari hasil produksi dan pemasaran yang dilaksanakan, laba kotor tanpa hitungan tiga pekerja perhari sebesar Rp 150.000,00. Oleh karena itu solusi dan rencana kegiatan yang diusulkan adalah pembuatan tungku kayu hemat energi (TUYUHEJI) yang ramah lingkungan, perbaikan fasilitas fermentasi, pembuatan media pemasaran on-line, pembuatan software administrasi keuangan. Setelah memakai TUYUHEJI terbukti adanya penurunan pemakaian bahan bakar 50%, tidak ada asap yang berasal dari pembakaran kayu, waktu pemasakan kedelai menjadi lebih pendek dan terjadi kenaikan produksi 20%. Pada waktu awal sekolah dan waktu banyak hajatan, semua pengusaha tempe mengalami penurunan,sehingga dilakukan pelatihan tambahan untuk membuat makanan berbahan dasar tempe. Adanya peningkatan pemahaman tentang sanitasi dan higienitas makanan serta keamanan pangan, sehingga tempat pendinginan kedelai dan tempat fermentasi semakin rapih dan bersih, susunan kedelai lebih kompak, rasa tempe menjadi lebih enak, dan pada tempe tidak ada mikroba e-coli. Dengan pemahaman manajemen usaha, sekarang telah ada laporan keuangan secara tertulis.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129461658","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN TEKNOLOGI UNTUK MENGONTROL SUHU DAN KELEMBABAN PADA BUDIDAYA AYAM JENIS PETELOR","authors":"Firman Nurdiansyah, Aviv Yuniar Rahman","doi":"10.31328/js.v2i2.1340","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i2.1340","url":null,"abstract":"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan khalayak sasaran peternak ayam jenis petelor di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan danpendampingan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan SDM mengukur suhu dankelembaban yang efektif dan efisien. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah produksi yang masih rendah. Hal tersebut salah satunya terjadi karena pengontrolan kelembapan dan suhu yang masih manual. Pengontrolan manual tersebut menyebabkan perkembangan embrio kurang baik dan bahkan meningkatkan kematian embrional ayam, sehingga daya produksi rendah. Pendekatan penyelesaian masalah dilakukan dengan tiga tahapan yaitu survey, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah publikasi nasional dan draf buku. Hasilyang dicapai mitra antara lain; 1) Peningkatan kesejahteraan mitra melalui pengeturan suhu dan kelembaban kandang sehingga memaksimalkan produksi telor ayam; 2)Program pendampingan danpelatihan untuk pengukuran suhu dan kelembaban. 3)Memberikan kemampuan kepada peternak telor (mitra) bagaimana cara monitoring suhu dan kelembaban. 4)Memberikan pengetahuan mengenaipentingnya pengaruh suhu dan kelembapan terhadap peternakan ayam petelor; 5)Memberikanketerampilan kepada peternak telor (mitra) mengenai cara menggunakan aplikasi pengukuran suhudan kelembaban dengan smartphone; 6)Mengurangi resiko kematian terhadap ayam petelor.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115356359","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"DESAIN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS BORLAND DELPHI UNTUK PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK PADA UKM AAA","authors":"A. Andri, Arie Restu Wardhani, Andy Hardianto","doi":"10.31328/js.v2i2.1345","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i2.1345","url":null,"abstract":"Desain sistem informasi manajemen pada UKM AAA ini bertujuan untuk memberikan kemudahan karyawan, manajer, dan pemilik UKM AAA dalam mengetahui stok persediaan barang, data konsumen, data supplier, dan laporan penjualan atau pembelian barang. UKM ini merupakan industri kecil yang merupakan distributor produk-produk sport yang pengelolaan sistempersediaannya masih bersifat manual. Pencatatan dilakukan dengan menggunakan buku besar dan perhitungan akumulasi persediaan masih menggunakan kalkulator. Selain sering mengalami kesulitan pada perhitungan persediaan barang dagang (produk), perusahaan juga sulit mencari data-data yang dibutuhkan dengan cepat seperti data penjualan dan pembelian. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka dirancang sistem informasi manajemen untuk pengelolaan persediaan produk yang berbasisBorland Delphi 7.0 dan Microsoft Access 2010 sebagai databasenya. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi persediaan barang dagang, untuk kebutuhan input data, akumulasi data dan pelaporan persediaan produk pada UKM AAA. Setelah dilakukan uji coba sistem baru, performansi pekerjaankaryawan dan pelayanan konsumen menjadi lebih cepat 8 menit dibandingkan dengan menggunakan sistem persediaan manual.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125438109","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERANCANGAN SISTEM PENJADWALAN DAN MONITORING PEMBERI PAKAN IKAN OTOMATIS BERBASIS INTERNET OF THING","authors":"S. Supriadi, Sumartono Ali Putra","doi":"10.31328/js.v2i1.1286","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i1.1286","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi karena pentingnya sektor perikanan di Indonesia, Budidaya ikan saat ini sangat menjanjikan hasilnya. Dalam kegiatan pemberian pakan merupakan salah satu hal yang penting dalam pembudidayaan ikan. Pada umumnya pmberian pakan masih beroriantasi pada sumber daya manusia yang sifatnya masih manual . budidaya ikan sistem kontrol seperti Wemos dan Aplikasi Blynk sebagai monitoring melalui Smartphone yang dapat diterapkan pada sebuah alat pemberian pakan ikan yaitu Rancang Bangun Sistem Penjadwalan Dan Monitoring Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis Internet of Thing (IoT) Sehingga saat pemberian pakan ini dapat di sesuaikan dengan jumlah dan umur ikan agar lebih efesiensi pada takaran dan durasi waktu pemberian pakan ikan. Terlebih lagi pengusaha ikan dapat menghemat pakan untuk melakukan pekerjaan dan menghasilkan ikan yang berkualitas.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124946648","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PELATIHAN JARINGAN UNTUK GURU DAN SISWA SMK AL KAAFFAH KEPANJEN KABUPATEN MALANG","authors":"Rini Agustina, Dodit Suprianto","doi":"10.31328/js.v2i1.1282","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i1.1282","url":null,"abstract":"Jaringan komputer diperlukan untuk memungkinan penggunanya dapat melakukan komunikasi satu sama lain dengan mudah. Selain itu, peran jaringan komputer sangat diperlukan untuk mengintegrasi data antar komputer-komputer client sehingga diperoleh suatu data yang relevan. Jaringan komputer tidak hanya diperlukan oleh lingkungan perusahaan tetapi juga diperlukan dilingkungan Sekolah. SMK Al Kaffah Malang yang telah memanfaatkan sistem Jaringan saat ini merasa belum optimal karena seringkali masih memindahkan data secara manual dari komputer satu ke yang lainnya, ataupun dari gedung yang satu ke gedung lainnya. Kepala Sekolah merasa memerlukan manajemen pengelolaan sistem jaringan sehingga pertukaran informasi dan data lebih cepat dilakukan. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan sistem jaringan. untuk mempercepat kerja dan kinerja civitas sekolah. Pelaksanaan pelatihan ini dinyatakan berhasil sesuai tujuan dan target. Peserta termotivasi secara aktif dalam mengikuti kegiatan sampai tuntas. Kerjasama yang berkesinambungan sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus hubungan baik antara Universitas Kanjuruhan Dan Pihak Sekolah. ","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134435423","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERANCANGAN MESIN PENGGILING BUMBU PECEL MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK DENGAN METODE REVERSE ENGINEERING","authors":"D. H. Praswanto, Soeparno Djiwo, E. Setyawan","doi":"10.31328/js.v2i1.1283","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i1.1283","url":null,"abstract":"Sambel Pecel merupakan makanan khas Jawa Timur khususnya daerah Blitar, Kediri dan Tulungagung. Prospek wirausaha sambel pecel ini sangat menguntungkan dan berkelanjutan, karena makanan jenis ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat jawa timur dan menjadi pusat oleh - oleh bagi masyarakat pendatang. Produksi sambel pecel sekarang ini sudah mulai menyebar ditempat - tempat lain didaerah jawa timur, seperti daerah Pasuruan khususnya kecamatan Purwosari. Pengusaha sambel pecel cap \"mawar\" di Purwosari ini merupakan resep turunan dari keluarga yang berasal dari Blitar. Selama proses produksinya ditemukan beberapa kekurangan yang tidak mengikuti standar Good Manufacturing Practice (GMP) sehingga pada saat di uji laboratorium kesehatan masih belum lolos uji. Setelah dilakukan survei ditempat produksi terdapat salah satu proses yang tidak mengikuti standar GMP dalam produksi yaitu proses penggilingan kacang. oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat, tim akan mengkonsep mesin grinding serba guna untuk digunakan sebagai penggilingan kacang. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan, mesin penggiling sambel pecel dengan kapasitas alat 166,67 gram/menit menggunakan motor listrik 1 HP sebagai penggerak dapat digunakan mitra sebagai alat penggiling sambel pecel dengan mudah. Dengan adanya mesin penggiling ini, produksi mitra higienitas produk terjaga dan dapat meminimalisir biaya produksi sehingga keuntungan mitra meningkat.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"320 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132333825","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
E. Setyawan, Basuki Widodo, Ahmad Dony Mutiara Bahtiar, Irmalia Suryani Faradisa
{"title":"PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MESIN SANGRAI BIJI KOPI DI UKM KABUPATEN KEDIRI","authors":"E. Setyawan, Basuki Widodo, Ahmad Dony Mutiara Bahtiar, Irmalia Suryani Faradisa","doi":"10.31328/js.v2i1.1284","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i1.1284","url":null,"abstract":"Kopi adalah minuman dengan cara di seduh dengan air panas, ada beberapa jenis kopi yang tumbuh di wilayah Kab. Kediri yaitu kopi robusta dan lebrika. Berkaitan dengan hal pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kab. Kediri yaitu transfer teknologi proses sangrai biji kopi untuk meningkatkan kualitas dan karakter yang dimiliki oleh kopi yang tumbuh di daerah gunung kelud agar memiliki citra rasa yang khas. Salah satu transfer teknologi yang dilakukan yaitu membuat mesin sangrai kopi untuk penyangrai kopi dengan pemanas kompor berbahan bakar LPG. Sangrai biji kopi sendiri di bedakan menjadi beberapa warna tergantung dari lama waktu sangrai dan temperatur yang digunakan pada saat sangrai biji kopi, semakin besar temperatur yang digunakan saat menyangrai kopi otomatis mempengaruhi waktu yang digunakan semakin sedikit untuk menyangrai biji kopi. Hasil dari sangrai terdapat 3 pilihan warna yang pertama light, kedua medium dan yang ke 3 dark. Dengan variasi temperatur 1000 C sampai dengan 2200 C begitu juga dengan lama waktu penyangraian mulai dari 10 menit sampai dengan 30 menit.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128812274","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PEMBUATAN INFUS ELEKTRONIK RUMAH SAKIT","authors":"Hermawan Suprayogi, I. ., Gigih Priyandoko","doi":"10.31328/js.v2i1.1285","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v2i1.1285","url":null,"abstract":"Infus merupakan suatu peralatan rumah sakit atau klinik yang berfungsi untuk memberikan makanan (nutrisi) ataupun obat dalam bentuk cairan kepada pasien dalam kurun waktu yang sudah ditentukan oleh Dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengaturan dan pemantauan tetesan cairan infus dengan sensor photodioda dan kendali motor servo secara Internet Of Things. Sensor TCRT5000 digunakan untuk mendeteksi tetesan cairan infus dan mikro motor servo digunakan untuk menjepit selang infus yang akan mengatur jumlah tetesan infus. Konsep IOT telah ditetapkan untuk membangun sistem ini dan berhasil memantau tetesan cairan infus melalui internet. Pengujian sistem dilakukan untuk mengatur jumlah tetesan per menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah mampu mengatur dan memantau tetesan cairan infus dengan rata-rata kesalahan sebesar 1,14% sampai 3,2%.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125879493","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
N. -, Fatkhu Rohman, Sugeng Hadi Susilo, K. ., M. Rifa’i
{"title":"RANCANG BANGUN MESIN ADUK BIDARAN RUMPUT LAUT UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI UKM CITARA Keywords: design manufacturing, stirring machine, processed seaweed, UKM Citara DESA BANJARARUM KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG","authors":"N. -, Fatkhu Rohman, Sugeng Hadi Susilo, K. ., M. Rifa’i","doi":"10.31328/js.v1i2.900","DOIUrl":"https://doi.org/10.31328/js.v1i2.900","url":null,"abstract":"Permasalahan utama yang dihadapi mitra PKM (UKM Citara), adalah masalah produksi, yaitu belum memiliki mesin aduk adonan rumput laut, dimana dalam mengaduk adonan masih menggunakan alat manual, sehingga kurang efisien dan kapasitas produksi terbatas. PkM ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan mitra, dengan mendesain dan membuat Mesin Aduk Adonan Rumput Laut. Metode PkM yang digunakan yaitu mendesain dan membuat Mesin Aduk Adonan Rumput Laut kapasitas 10 kg per siklus kerja (30 menit) atau 20 kg/jam. Bahan dasar mesin aduk (penampung adonan) didesain terbuat dari stainless steel, motor penggerak menggunakan motor AC maksimum 400 watt, dan sistem kontrol kerja mesin menggunakan sistem kontrol elektrik. Pengerjaan alat penampung adonan meliputi pemotongan, pembentukan, pematrian, dan finishing. Pengerjaan sistem pengerak meliputi penentuan spesifikasi dan pemilihan motor, perakitan/pemasangan, dan penyetelan. Pengerjaan sistem kontrol meliputi desain, pemilihan bahan, penyolderan, perakitan dan uji coba tiap blok alat. Selanjutnya semua sistem dirakit menjadi satu kesatuan mesin aduk adonan rumput laut dan diuji coba secara keseluruhan. Luaran kegiatan PkM yaitu produk Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin aduk adonan produk olahan rumput laut kapasitas 20 kg/jam yang dapat meningkatkan kapasitas produksi 20 kali lipat.","PeriodicalId":232134,"journal":{"name":"JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS \"SOLIDITAS\" (J-SOLID)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126832093","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}