{"title":"POSISI AL-QUR’AN DALAM EPISTIMOLOGI HERMENEUTIKA","authors":"Kamarusdiana Kamarusdiana, M AhmadZaki","doi":"10.36670/alamin.v2i1.18","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v2i1.18","url":null,"abstract":"Penafsiran teks-teks kitab Suci, termasuk Alquran didalamnya mendapat perhatian lebih dalam dinamika keilmuan. Perhatian ini lahir atas ditemukannya ketidakbakuan makna dalam teks Kitab Suci. Terlebih lagi hasil dari penafsiran yang bersifat relatif dapat menimbulkan spekulasi makna baru yang pada dasarnya akan terus berkembang tergantung pada siapa penafsirnya. Dalam persoalan ini, hermeneutika hadir merespon problem penafsiran teks Kitab Suci. Al-Quran sebagai teks suci juga mendapat tempat didalam hermeneutika. Akan tetapi, persoalan yang mucul kemudian adalah kemelut didalam Islam sendiri yang mempersoalkan metode hermeneutika, di mana dianggap sebagai produk barat. Dalam hal ini, terjadi kontroversi penolakan dan penemerimaan hermeneutika. Tulisan ini akan mencoba mengupas hermeneutika dalam Islam, di mana mensketsakan posisi Alquran dalam penafsiran hermeneutika, serta mencoba menggagas hermeneutika sebagai alternatif baru dalam penafsiran.","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"19 12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114558459","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH","authors":"A. Hasibuan","doi":"10.36670/alamin.v2i1.14","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v2i1.14","url":null,"abstract":"Kedisiplinan menjadi salah satu perhatian serius dalam lembaga pendidikan, dalam sekolah masih ada ketidakdisiplinan yang terjadi, sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat dalam mengurangi dan mencegah terjadinya ketidakdisiplinan di sekolah. Kedisiplinan sangat dibutuhkan baik oleh guru maupun siswa dalam proses pembelajaran, tanpa adanya kedisiplinan proses pembelajaran tidak akan berhasil secara maksimal. Oleh sebab itu dalam penelitian ini peneliti ingin mengkaji dan menganalisis tentang disiplin belajar siswa yang dikaitkan dengan kepemimpinan kepala sekolah serta kompetensi guru. Penelitian dilakukan terhadap guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ciputat, Tangerang Selatan, dengan menggunakan metode kuantitatif yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Dari penelitian ini didapati bahwa kedisiplinan belajar siswa dapat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kedisiplinan belajar siswa, adanya kepemimpinan kepala sekolah yang mengedepankan kualitas proses pembelajaran serta adanya guru yang memiliki kompetensi baik akan memberikan perubahan yang berarti pada kedisiplinan belajar siswa di sekolah","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"107 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134089377","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI DANA KARTU JAKARTA PINTAR (KJP) (Sebuah Analisis Kebijakan Pendidikan)","authors":"Ali Nurdin","doi":"10.36670/alamin.v2i1.16","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v2i1.16","url":null,"abstract":"Pendidikan adalah salah satu faktor penentu kemajuan bangsa pada masa depan. Untuk menciptakan pendidikan yang dapat menunjang kemajuannya, seluruh komponen bangsa tersebut harus terintegrasi dan mendukung program dan kebijakan pendidikan. Kartu Jakarta Pintar sebagai sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan di Provinsi DKI Jakarta, hadir sebagai suatu dukungan guna berinvestasi dalam pendidikan. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk menganalisa kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa pemberian bantuan dana Pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar, baik itu pengertian, besaran biaya yang didapatkan dan manfaat lain yang bisa dinikmati penerima dana tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dalam bentuk studi pustaka; data yang dikumpulkan akan dianalisis yang didukung oleh hasil pengamatan komprehensif mengenai eksistensi KJP, esensi dan substansinya dalam peningkatan mutu pendidikan di DKI Jakarta hingga saat ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan pemerintah dalam pembiayaan pendidikan merupakan langkah tepat dalam sebuah investasi menuju bangsa maju, dengan catatan dikelola dengan baik dan sesuai sasaran.","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124826907","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"TA’RIB DAN SEMANGAT NASIONALISME KEBAHASAAN ARAB","authors":"Abdul Aziz","doi":"10.36670/alamin.v2i1.15","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v2i1.15","url":null,"abstract":"Bahasa Arab tidak pernah berhenti mengasimilasi ilmu yang diterjemahkan dari bahasa lain, seperti bahasa Hindi, Persia, Yunani, Syria, dan lain-lain. Hasil dari itu semua adalah warisan kebahasaan (linguistik) yang padat sisi keilmiahannya, yang pada gilirannya memperkaya bahasa Arab dalam menghadapi proses Arabisasi modern dalam arti seluas-luasnya. Ta’rib menjadi istilah arabisasi, merupakan bahasan mengenai kata serapan (loanwords) dan dianggap sebagai perkembangan makna dalam bahasa Arab. Pada kesimpulannya, sebagai jalan tengah dan sebagai bagian dari upaya menjaga nasionalisme bahasa Arab, bahwa boleh saja mengambil kata-kata asing sebagai upaya terakhir, setelah terlebih dahulu mencari padanannya dalam bahasa Arab, baik dengan merujuk kepada ungkapan lama maupun dengan pembentukan istilah baru. Aliran ini terdapat di Kairo, Damaskus, dan Bagdad","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"115 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117262527","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERAN ORANG TUA DALAM MEMBINA KECERDASAN SPIRITUAL","authors":"A. Rifai","doi":"10.36670/alamin.v1i2.12","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v1i2.12","url":null,"abstract":"Family is the first and main place for the growth and development of children. If the condition in the family is good and happy so that the children will grow well. To develop SQ in the family, parents can develop by: duty, care, knowledge, personal change, brotherhood and dedicated leadership. The first place to grow spiritual quotient or spiritual intelligence is family. The children that are grown in high spiritual quotient family environment will be high spiritual quotient people also.","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"351 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133371355","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"TOLERANSI DALAM ISLAM","authors":"Jamil Jamil","doi":"10.36670/alamin.v1i2.11","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v1i2.11","url":null,"abstract":"Tolerance is an attitude that needed by people how to live in peace and love in the society which is different in culture, religion, social economy and soon. There is no word tolerance founded in the al-Qur`an, but explicitly, al-Qur`an explained the idea of tolerance that related to the Islamic teaching and the norm that used by muslim people to live side by side in the society which is different in religion, culture, and social economy","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131210294","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MEMBANGUN ETOS KERJA GURU","authors":"S. Syarifuddin","doi":"10.36670/alamin.v1i2.10","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v1i2.10","url":null,"abstract":"In trying to develop teacher work ethos is feeling getting fair treatment: honest, healthy, just and etc. Teachers have to be aware that they are competent people. It means that they have to give big contribution for certain activity till the progress in teaching happens.","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"82 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131936702","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUKUMAN MATI BAGI PENGEDAR NARKOBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM","authors":"Zainuddin Abdullah","doi":"10.36670/alamin.v1i2.7","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v1i2.7","url":null,"abstract":"In the early of Islam, the meaning of khamr is kind of intoxicating drinks that they are made from grape, dates, wheat and so on. The meaning of khamr experiences development either from kind, name and its danger that follows the development of time. In Islamic law, for the dealer of Narkoba with certain scale can be categorized as criminal act (Ḥirābah), extraordinary crime and because of that threatened with Ḥudūd sentence such as death sentence. It suits the spirit of Maqāṣid al-Syarī’ah especially about al-Darūriyyah al-Khams.","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122352219","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURALISME","authors":"Saihu Saihu","doi":"10.36670/alamin.v1i2.8","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v1i2.8","url":null,"abstract":"A simple definition of education is how to improve the potential of human life adapted with our values and cultures. While multiculturalism many experts define a diverse or compound. Indonesia has got more than 300 tribes actually they have different cultures, values, languages etc that sometimes happening a conflict. in this way Islamic Multiculturalism Education expected can solve the problems in our state or communities, at least give some awareness that conflict is not good situation to developed. Education has to capable give the bids which a smart solution, such as designing material, method and curriculum that make the communities understood the importance of tolerance, honor each other, can live together with different background","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125595718","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"TELAAH TERHADAP FIKIH ZAKAT KONVENSIONAL (Upaya Rekonstruksi Fikih Zakat Agar Lebih Fungsional dan Berdaya Guna)","authors":"Zainuddin Abdillah","doi":"10.36670/alamin.v1i1.2","DOIUrl":"https://doi.org/10.36670/alamin.v1i1.2","url":null,"abstract":"Zakat is one of the five pillars of Islam. Zakat potential is extraordinary in Indonesia and it is still not used maximally. It happens because there are still obstacles, either traditional attitudes of people in managing zakat or the institution of government (BAZNAS) is still not effective. For that, in order to be more functional and useful, we need new innovations either in the management system, human resources or the concept of zakat follows new condition. And also, the roles of government need to be more concrete than only making regulation. Therefore, the government has to have power to force.","PeriodicalId":231490,"journal":{"name":"Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam","volume":"42 7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117100059","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}