Respons Pertumbuhan, Bibit Kakao, Theobroma cacao, Terhadap Pemberian, Pupuk Urea, Dan Pupuk, Organik Cair, Daun Gamal Mahdalena, Siti Mutmainah, Frederich Febrian Hermanda
{"title":"Growth responsse of cacao seeds (Theobroma cacao L.) to the application of urea fertilizer and liquid organic fertilizer of gamal leaves","authors":"Respons Pertumbuhan, Bibit Kakao, Theobroma cacao, Terhadap Pemberian, Pupuk Urea, Dan Pupuk, Organik Cair, Daun Gamal Mahdalena, Siti Mutmainah, Frederich Febrian Hermanda","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2279","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2279","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk Urea dan dosis pupuk organik cair daun gamal serta interaksi kedua perlakuan terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan, terhitung mulai dari bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2021. Tempat penelitian di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 x 4 yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah Pupuk Urea (U) yang terdiri dari 4 taraf yaitu U0 (kontrol), U1 (3 g/polybag), U2 (6 g/polybag), U3 (9 g/polybag). Faktor kedua adalah POC Daun Gamal (G) yang terdiri dari 4 taraf yaitu G0 (kontrol), G1 (200 ml/polybag), G2 (250 ml/polybag), G3 (300 ml/polybag). Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk Urea dan POC daun gamal berpengaruh nyata pada interaksi U2G3 (6 g dan 300 ml/polybag) untuk parameter tinggi tanaman dan pada interaksi U3G3 (9 g dan 300 ml/polybag) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah daun dan diameter batang. Kata Kunci : Gliricidia, Urea, Theobroma","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"27 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139354552","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Utilization of Weeds Water Hyacinth (Euchornia crassipes) Rice Husk Growth White Oyster Mushroom (Pleuretus ostreatus)","authors":"Ni'matuljannah Akhsan","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2177","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2177","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan eceng gondok dan sekam padi pada serbuk kayu sebagai media tanam jamur tiram. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari 1. Media serbuk kayu (P0) sebagai kontrol perlakuan, 2. Media campuran eceng gondok 50% + serbuk kayu 50% (P1), 3. Media campuran sekam padi 50% + serbuk kayu 50% (P2) dan 3. Media campuran eceng gondok 25% + sekam padi 25% + serbuk kayu 50% (P3). Variabel yang diamati adalah tinggi batang, diameter batang, diameter tudung, dan jumlah tubuh buah jamur tiram per baglog. Data hasil penelitian dianalisis ragam dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) untuk membandingkan rata-rata perlakuan. Pemberian eceng gondok dan sekam padi pada media tanam serbuk kayu tidak berpengaruh terhadap semua pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleuretus ostreatus), namun demikian dapat digunakan sebagai media tanam alternatif. Kata kunci : Pemanfaatan Gulma, eceng gondok, sekam padi, jamur tiram putih.","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"32 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139355536","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Effectiveness of Pearl NPK Fertilizer and Nasa Liquid Organic Fertilizer on the Growth and Production of Shallot (Allium ascanolicum L.)","authors":"Christy Angelia, Akhmad Sopian, Mahdalena","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2280","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2280","url":null,"abstract":"Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk NPK Mutiara dan POC Nasa serta Interaksi kedua perlakuan tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (A. ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan dilahan terletak di Jl. Flamboyan, Kelurahan Loabuah, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai pada Maret hingga Juni 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan percobaan faktorial 4x4 yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor Pertama adalah NPK Mutiara (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu M0 (tanpa perlakuan), M1 (3 g/polybag), M2 (5 g/polybag), dan M3 (7 g/polybag). Faktor kedua adalah POC Nasa (N) yang terdiri dari 4 taraf yaitu N0 (tanpa perlakuan), N1 (8 mL/L air), N2 (16 mL/L air), dan N3 (24 mL/L air). Hasil penelitian pada perlakuan pupuk NPK Mutiara pada parameter tinggi tanaman 15 HSP, jumlah anakan, berat basah serta berat kering tidak berpengaruh nyata. Namun tinggi tanaman 45 HSP berpengaruh sangat nyata. Hasil penelitian pada perlakuan POC Nasa pada parameter tinggi tanaman 15 HSP 45 HSP, berat basah serta berat kering tidak berpengaruh nyata. Namun pada jumlah anakan berpengaruh nyata. Interaksi kedua perlakuan pupuk tersebut tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Pupuk NPK Mutiara dengan dosis 4,2 gr/polybag memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi bawang merah. POC Nasa dengan dosis 13 mL/L air memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi bawang merah. Kata Kunci : Bawang merah, NPK Mutiara, POC Nasa","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"21 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139355850","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Effects of Growth and Results of Chili (Capsicum frutescens L.) On Application of Pearl NPK Fertilizer and Swallow Management Compost","authors":"Tutik Nugrahini, Mita Purnama","doi":"10.24903/ajip.v12i1.1939","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.1939","url":null,"abstract":"Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari family Solanaceae dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai rawit merupakan tanaman yang kaya akan kandungan vitamin A, B, C, protein, lemak, karbohidrat, kalsium (ca), fosfor (P), zat besi (Fe) serta mengandung senyawa golongan capsaicin, flavonoid, dan alkaloid esensial. Tanaman ini juga mengandung minyak (Saraswati, 2013). Permintaan pasar akan cabai rawit cukup besar dan harganya pun cukup tinggi ditingkap petani maupun pedagang kecil atau pengecer. Adapun produksi cabai rawit segar Kalimantan Timur tahun 2014 yaitu sebesar 6.268,40 ton dibandingkan tahun 2013, terjadi kenaikan produksi sebesar 1.209,00 ton. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan produktivitas sebesar 0,87 ton per hektar dari 4,16 ton per hektar menjadi 5,03 ton per hektar (BPS Kalimantan Timur, 2014). Untuk mencapai hasil panen yang tinggi dan bermutu baik, salah satunya adalah pemupukan bertujuan untuk menambah unsur hara dalam tanah. Pupuk NPK merupakan salah satu jenik pupuk majemuk yang kandungan unsur utamanya terdiri dari tiga unsur hara sekaligus Maka perlu dilakukan penelitian Effek pertumbuhan dan hasil cabai rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap pemberian pupuk npk mutiara dan kompos kotoran walet dengan tujuan untuk mengetahui dosis terbaik pupuk NPK mutiara dan kompos kotoran walet. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua ulangan. Perlakuan pertama dosis pupuk NPK mutiara dan kompos kotoran walet. Target luaran berupa publikasi artikel ilmiah di Jurnal Nasional Ilmiah. Kata kunci : nutrisi, teknik budidaya, hasil.","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139357032","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efficacy of Nitrobacter in Organic Rice Cultivation M70D","authors":"Avisema SIGIT SAPUTRO","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2230","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2230","url":null,"abstract":"Penggunaan dosis pupuk kimia kimia pada padi yang berlebihan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu alternatif meningkatkan produktivitas padi dengan menggunakan pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pupuk organik dibanding dengan pupuk kimia. Penelitian dilaksanakan di Desa Jaten, Kec. Jaten Kab. Karanganyar dengan ketinggian tempat 98 mdpl pada bulan 28 Agustus – 30 Oktober 2021. Penelitian ini menggunakan Uji T dengan 2 perlakuan yaitu Perlakuan I : pupuk organik Juara, Perlakuan II : pupuk kimia kemudian mengambil 30 sampel pada tiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan semua variebel pengamatan yang diamati pada pupuk kimia lebih tinggi daripada pupuk organik cair local Nitrobacter. Kata Kunci: Nitrobacter, Kimia, Padi, Organik,","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"93 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139357202","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EFFECT OF APPLICATION OF HOUSEHOLD WASTE TRICHOCOMPOS AND PHONSKA NPK ON THE GROWTH OF COCOA SEEDS (Theobroma cacao L.)","authors":"Hamidah Hamidah, Purwati","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2257","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2257","url":null,"abstract":"Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dosis Trichokompos Limbah Rumah Tangga dan NPK Phonska serta interaksi perlakuan Trichokompos Limbah Rumah Tangga dan NPK Phonska terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian dilaksanakan di lahan Praktek Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Penelitian dilaksanakan mulai Mei 2022 sampai dengan Agustus 2022 . Penelitian mengunakan Rancangan Acak Kelompok dengan analisis 4x4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah Trichokompos Limbah Rumah Tangga yang terdiri dari 4 taraf : T0 = tanpa pupuk/kontrol, T1 = 250 g/polybag, T2= 300 g/polybag, T3 = 350 g/polybag. Faktor kedua adalah NPK Phonska yang terdiri dari 4 taraf : N0 = tanpa perlakuan (kontrol), N1 = 5 g/polybag, N2 = 10 g/polybag, N3 = 15 g/polybag. Data yang diperoleh dianalisa dan diuji lanjut dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukan pemberian Trichokompos Limbah Rumah Tangga tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang 30 HST sedangkan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun 30 HST, 60 HST dan 90 HST. Perlakuan terbaik adalah T1 250 g/polybag. Pemberian NPK Phonska dengan dosis yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun 30 HST dan tinggi tanaman 60 HST, diameter batang 60 HST, tinggi tanaman 90 HST sedangkan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 60 HST, 90 HST dan sangat berpengaruh nyata terhadap diameter batang 90 HST. Perlakuan terbaik adalah N2 10 g/polybag. Interaksi kedua perlakuan yaitu Trichokompos Limbah Rumah Tangga dan NPK Phonska tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan.","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"69 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139357252","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Farih Khafiyyan, Radita Febrianti, Lazuardi Siddiq, Amin Pradana, M. F. Syamsudin, Indi Jaka Nugraha, Dwi Yulinar Chairunisa, Ridwan Siskandar
{"title":"Quality Otomation System and monitoring of Bok Choy (Brassica chinensis L.) in Hydroponic Greenhouses based on Fuzzy Logic using Arduino Uno","authors":"Farih Khafiyyan, Radita Febrianti, Lazuardi Siddiq, Amin Pradana, M. F. Syamsudin, Indi Jaka Nugraha, Dwi Yulinar Chairunisa, Ridwan Siskandar","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2221","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2221","url":null,"abstract":"Hydroponic greenhouses is a form of maintenance optimal plants with minimal water use. However, growing plants in this environment requires careful monitoring and control of various parameters such as pH and nutrient availability. In this study we used NFT Hydroponics (Nutrient Film Technique) a soilless plant cultivation technique that uses nutrient solutions flowing in shallow channels under plant roots. This method allows efficient and optimal plant growth with less use of water and nutrients compared to conventional cultivation. The pakcoy quality monitoring system in this hydroponic greenhouse is made using an Arduino Uno microcontroller equipped with a dfrobot pH sensor and a dfrobot tds sensor to monitor the quality of the bok choy plants automatically. We get the data by the tool will be processed using fuzzy logic to control the pH quality of the water and the nutrients of the bok choy plants to maximize the efficiency and production of the bok choy plants. The results showed that using this technology can monitor and control the water quality and environment for bok choy growth efficiently and accurately.","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139357055","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"RESPONSE OF GROWTH OF ROBUSTA COFFEE (Coffea robusta L.) SEEDS ON GRANTING OF BOKASHI FERTILIZER TARO LEAVES (Colocasia esculenta L.) AND PEARL NPK FERTILIZER","authors":"Rustam Baraq noor, S. Mutmainah","doi":"10.24903/ajip.v12i1.2068","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v12i1.2068","url":null,"abstract":"Upaya untuk mendapatkan tanah yang subur perlu dilakukan penambahan unsur hara diantaranya pemberian pupuk bokashi, pupuk bokashi mengandung unsur N, P dan K yang dapat digunakan untuk menyuburkan dan memperbaiki struktur tanah (Mayunar, 2011). Bokashi yang akan dibuat adalah dengan memanfaatkan tanaman talas, karena melihat tanaman talas yang banyak tumbuh di sekitar daerah tempat tinggal. Pertumbuhan tanaman talas ini juga cepat namun sangat jarang dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dibiarkan tumbuh liar begitu saja. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian pupuk bokashi daun talas (Colocasia esculenta L.) dan NPK Mutiara serta interaksi keduanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 sampai akhir Januari 2022 dan bertempat Jl. Poros Kebun Agung Gg. Merpati Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Percobaan Faktorial 4 x 4 yang terdiri dari 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Pupuk Bokashi Daun Talas dan Pupuk NPK Mutiara tidak berpengaruh terhadap semua parameter, sedangkan interaksi antara Pupuk Bokashi Daun Talas dan Pupuk NPK Mutiara berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah daun 90 HST (helai) yaitu oleh interaksi perlakuan B3N3 (Pupuk Bokashi Daun Talas 150 gram/polybag dan Pupuk NPK Mutiara 30 gram/polybag)","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"245 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139357356","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Tanaman Jagung (Zea Mays L.)","authors":"Zuldadan Naspendra","doi":"10.24903/ajip.v11i2.1941","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v11i2.1941","url":null,"abstract":"Kebutuhan jagung nasional sebagai bahan pangan maupun sebagai pakan semakin meningkat. Pada tahun 2020 Indonesia mengimpor jagung 911.194 ton. Oleh sebab itu setiap daerah perlu mengoptimalkan pemanfaatan lahannya sesuai daya dukung lahan. Salah satu daerah potensial untuk pengembangan jagung adalah Sumatera Barat. Oleh sebab itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan: a) mengkaji kesesuaian lahan untuk tanaman jagung, b) menganalisis faktor pembatas dan alternatif perbaikan lahan. Analisis geodatabase menggunakan pendekatan GIS-based multi-criteria and legacy soil data, sedangkan metode matching digunakan untuk analisis kesesuaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33.9% lahan di Sumatera Barat sesuai untuk budidaya jagung (1,210,592.9 ha) yang terdiri dari kelas S1 seluas 169.5 ha, kelas S2 seluas 143,761.2 ha, dan kelas S3 1,066,662.2 ha; sedangkan 66% lahan tidak sesuai untuk budidaya jagung karena faktor lereng dan media perakaran. Lahan kelas S2 dan S3 memiliki subkelas utama S2.tc.wa.eh yang terdapat di Dharmasraya dan Sijunjung, S3.wa.oa di Pesisir Selatan, dan S3.wa di Pasaman Barat. Faktor pembatas utama subkelas lahan S2 dan S3 disebabkan oleh curah hujan tinggi, lereng curam, dan drainase terhambat. \u0000Kata kunci : Matching, Geodatabase, kesesuaian lahan, perbaikan lahan.","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126789917","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Plant Catalyst dan POC Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Kucai (Allium Chinense G. Don)","authors":"Rustam Baraq noor","doi":"10.24903/ajip.v11i2.1911","DOIUrl":"https://doi.org/10.24903/ajip.v11i2.1911","url":null,"abstract":"ABSTRACT \u0000This reseach is aim Response of Plant Catalyst and Goat Dung Liquid Organic Fertilizer on the Growth and Production of Allium chinense G. Don. In Implementation for four months from Mei to Augurt 2021. Reseach sites on Bung Tomo street Gang Surya Indah RT 23 Sungai Keledang Village, Samarinda Seberang District, Samarinda City. East Kalimantan Province The research design used a randomized completely block design (RCBD) repeate three times. plant catalyst four level and growing medium four. The fist factor is Plant Catalyst 2006 (P) : P0 = without Plant Catalyst 2006 (Control), P1 = 0.5 g Plant Catalyst 2006 per liter of water, P2 = 1 g Plant Catalyst 2006 per liter of water, P3 = 1,5 g Plant Catalyst 2006 per liter of water and the second factor is the Goat Dung Liquid Organic Fertilizer (K), namely: Goat Dung Liquid Organic Fertilizer K0 =o ml/water , K1 = 5 ml/ L water (3:1), K2 = 10 ml / L water, K3 = 15 ml/ L water \u0000The results showed that the application of Plant Catalyst fertilizer (P) had no significant effect on all observation variables, the application of POC goat manure (K) had a significant effect on the observed variables for the number of bulbs and bulb weight of Allium tuberosum bulbs with K3 treatment (15 ml / liter of water) which gave the results the best. The interaction of the application of Plant Catalyst fertilizer and POC manure had a significant effect on the observed variables on the number of Allium chinense G. Don bulbs, but had no significant effect on the variables observed for the number of leaves, bulb volume and weight of Allium tuberosum bulbs, P2K1 treatment (1 gram/ltr of water and 5 ml/ltr of water). ) which gives the best results \u0000The results showed of plant Catalyst treatment non signifint and growing media treatment higly signifint. effect on the number of leaves 28 DAP, 42 DAP, 56 DAP, 70 DAP, number of tubers 70 DAP, root length 70 DAP, and tuber wet weight 70 DAP. The best treatment is growing medium that is top soil and goad manure (3:1). \u0000 Recommendation to use Goat Dung Liquid Organic Fertilizer 15 ml / liter of water for the cultivation of Allium chinense G. Don. \u0000 Key word : plant catalyst, Goat Dung Liquid Organic Fertilizer, Allium chinense G. Don.","PeriodicalId":191771,"journal":{"name":"Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128530144","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}