Jurnal SaguPub Date : 2021-06-18DOI: 10.31258/SAGU.V20I1.7920
Afna Afna, Usman Pato, Farida Hanum Hamzah
{"title":"KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PENCAMPURAN KULIT BATANG SAGU DAN TEMPURUNG KELAPA","authors":"Afna Afna, Usman Pato, Farida Hanum Hamzah","doi":"10.31258/SAGU.V20I1.7920","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V20I1.7920","url":null,"abstract":"Kulit batang sagu dan tempurung kelapa mengandung senyawa lignin dan selulosa yang cukup tinggi dan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi terbaik pencampuran kulit batang sagu dan tempurung kelapa dalam pembuatan briket. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini P1 (arang kulit sagu dan arang tempurung kelapa 90:10), P2 (arang kulit sagu dan arang tempurung kelapa 80:20), P3 (arang kulit sagu dan arang tempurung kelapa 70:30), P4 (arang kulit sagu dan arang tempurung kelapa 60:40), P5 ( arang kulit sagu dan arang tempurung kelapa 50:50). Data yang diperoleh dianalisis secara statik dengan analysis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan New Multiple Range Test (DNMRT) Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio kulit batang sagu dan tempurung kelapa berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar zat mengguap, kerapatan, kadar karbon terikat, nilai kalor dan daya bahan bakar. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah P5 (arang kulit kayu sagu dan arang tempurung kelapa 50:50) kadar air 3,67%, daya abu 4,54%, kadar zat mengguap 1,13%, daya bakar 0,67 g / cm3, karbon terikat 90,68%, nilai kalori 7748,61 kal/g dan daya bahan bakar 0,0029 g/detik.","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133518947","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-18DOI: 10.31258/SAGU.V20I1.7897
Hirdan Hirdan, Usman Pato, E. Rossi
{"title":"Pemanfaatan Buah Nipah (Nypa fruticans) dan Buah Pepaya (Carica papaya L) dalam Pembuatan Fruit Leather","authors":"Hirdan Hirdan, Usman Pato, E. Rossi","doi":"10.31258/SAGU.V20I1.7897","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V20I1.7897","url":null,"abstract":"Fruit leather merupakan jenis bahan pangan yang terbuat dari daging buah yang telah dihaluskan dan dikeringkan, sehingga membentuk lembaran tipis yang dapat digulung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari bubur buah nipah dan bubur buah pepaya dalam pembuatan fruit leather. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan. Dengan Analysis of Varians (ANOVA) dan diikuti oleh Duncan New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Perlakuan dalam penelitian ini adalah NP1 (bubur buah nipah dan bubur buah pepaya 65:35), NP2 (bubur buah nipah dan bubur buah pepaya 55:45), NP3 (bubur buah nipah dan bubur buah pepaya 50:50), NP4 (bubur buah nipah dan bubur buah pepaya 45:55), NP5 (bubur buah nipah dan bubur buah pepaya 35:65). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengabn uji Duncan New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Data fruit leather menunjukkan bahwa rasio bubur buah nipah dan bubur buah pepaya berpengaruh nyata terhadap nilai pH, kadar air, kadar abu dan serat kasar, total padatan terlarut, uji sensoris warna, aroma, rasa, dan tekstur. Perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah NP5 (bubur buah nipah dan bubur buah pepaya 35:65) dengan nilai pH 4,26, kadar air 10,01%, abu 0,73%, kadar serat kasar 1,71%, total padatan terlarut 26,08%, dan warna oranye (4,50), aroma pepaya (4,13), rasa manis (3,83), tekstur agak kenyal (3,00), dan penilaian keseluruhan fruit leather disukai oleh panelis (3,91).","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126494341","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-18DOI: 10.31258/SAGU.V20I1.7899
eykel sura bema, F. Hamzah, Y. Zalfiatri
{"title":"Karakteristik Briket dari Arang Daun Kelapa Sawit dan Arang Cangkang Biji Karet dengan Perekat Tapioka","authors":"eykel sura bema, F. Hamzah, Y. Zalfiatri","doi":"10.31258/SAGU.V20I1.7899","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V20I1.7899","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan karakteristik briket terbaik dari arang daun kelapa sawit dan cangkang biji karet dalam pembuatan briket dengan tapioka. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga didapatkan 15 unit eksperimen. Perlakuan dalam penelitian ini adalah perbandingan arang daun kelapa sawit dan arang kulit biji karet yaitu: DC1 (50:50), DC2 (40:60), DC3 (30:70), DC4 (20:80) dan DC5 ( 10:90). Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan di uji lanjut dengan Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada tingkat 5%. Parameter yang diamati adalah kerapatan, kuat tekan, kadar air, kadar uap, kadar abu, kadar karbon terikat, dan nilai kalor .Hasil penelitian menunjukkan briket dari arang daun kelapa sawit dan arang cangkang karet dengan penambahan perekat tapioka berpengaruh nyata terhadap kerapatan, kuat tekan, kadar air, kadar uap, kadar abu, kadar karbon terikat, dan nilai kalor. Berdasarkan hasil analisis, perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah DC5 (10:90) dengan massa jenis 0,56 g / cm3, kuat tekan 0,48 kg / cm2, kadar air 4,85%, kadar evaporasi 11,68%, kadar abu. 3,43%, kadar karbon terikat 80,12%, dan nilai kalor 7504,59 kal / g.","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129364645","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-18DOI: 10.31258/SAGU.V20I1.7914
Ira Novrika Jalukhu, V. S. Johan, R. Rahmayuni
{"title":"UTILIZATION OF SUGAR PALM FRUIT AND RED DRAGON FRUIT IN MAKING OF VELVA","authors":"Ira Novrika Jalukhu, V. S. Johan, R. Rahmayuni","doi":"10.31258/SAGU.V20I1.7914","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V20I1.7914","url":null,"abstract":"Velva is a frozen dessert made from fruits and vegetables which has low fat and high fiber. The purpose of this research was to obtain the best combination of s ugar palm fruit and red dragon fruit puree on the quality of velva . This study used a complete ly randomized design with five treatments and three replications, resulting in 15 experimental units. The treatment s in this research were the ratio of sugar palm fruit puree and red dragon fruit puree, included with level namely (90:10), (80:20), (70:30), (60:40), (50:50). Parameters observed in this study included were overrun, melting time, crude fiber content, total solids, pH, antioxidant and sensory assessment (descriptive and hedonic taste ). Results of the research showed that addition of sugar palm fruit puree and red dragon fruit puree significantly affected to overrun, melting time, crude fiber, total solids, pH, antioxidant and sensory taste. The best treatment was a treatment with sugar palm fruit puree and red dragon fruit puree (50:50) with 5.46 % overrun, 7.35 minutes melting time, 1.30 % crude fiber , 23.92% total solids, 3.32 pH, and 80.13 IC 50 (μg/ml) antioxidant . The result of the descriptive test of the velva from the best treatment was purple, scented with red dragon fruit flavor, red dragon fruit taste, soft textured, and for overall acceptance the panelists like the velva produced. Keywords : Velva; sugar palm fruit, red dragon fruit","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"102 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127616055","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-18DOI: 10.31258/SAGU.V20I1.7927
Emma Riftyan, Usman Pato, Dewi Fortuna Ayu, E. Rossi
{"title":"POTENSI PROBIOTIK UNTUK MENCEGAH PENULARAN COVID-19 MELALUI PENINGKATAN KEKEBALAN TUBUH MANUSIA","authors":"Emma Riftyan, Usman Pato, Dewi Fortuna Ayu, E. Rossi","doi":"10.31258/SAGU.V20I1.7927","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V20I1.7927","url":null,"abstract":"Pandemi COVID-19 yang awalnya bermula di Wuhan Cina begitu cepat menyebar ke lebih dari 206 negara termasuk Indonesia. Penggunaan vaksin merupakan suatu tindakan preventif yang cukup efektif dalam pencegahan penularan COVID-19. COVID-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang merupakan hasil mutasi dari SARS-CoV yang memiliki sifat virulensi yang lebih tinggi dan menyebar lebih cepat. Terhitung pada tanggal 7 April 2020, jumlah orang yang terinfeksi telah mencapai lebih 1.352.045 orang di antaranya 76.328 orang meninggal dunia. Walaupun belum ada obat khusus untuk mengobati COVID-19, namun pemberian obat misalnya remdesivir , fapilavir dan chloroquin fosfat dapat menyembuhkan 293.665 orang pasien. Selain tindakan terapi, tindakan preventif seperti peningkatan kekebalan tubuh merupakan langkah yang penting untuk mencegah penularan berbagai jenis penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat meningkatkan kekebalan tubuh melalui crosstalk antara probiotik dan mukosa usus. Interaksi antara probiotik dan mukosa usus dapat meningkatkan pembentukan limfosit yaitu sel B dan sel T, interleukin utamanya IL-10 dan IL-1β, imunoglobulin terutama IgA, sel NK dan sel Th-17. Pembentukan komponen ini secara langsung akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penularan berbagai penyakit termasuk COVID-19.","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122395692","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-07DOI: 10.31258/SAGU.V19I2.7910
Restu Mahyudi, Vonny Setiaries Johan, F. Hamzah
{"title":"PEMANFAATAN BUAH SALAK SIDIMPUAN DAN BUAH NANAS DALAM PEMBUATAN FRUIT LEATHER","authors":"Restu Mahyudi, Vonny Setiaries Johan, F. Hamzah","doi":"10.31258/SAGU.V19I2.7910","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V19I2.7910","url":null,"abstract":"ABSTRAK Fruit leather merupakan salah satu jenis kudapan berasal dari daging buah yang telah dihancurkan dan dikeringkan, sehingga berbentuk lembaran tipis yang mempunyai konsistensi dan rasa yang khas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio terbaik dari bubur buah salak padang sidimpuan dan bubur buah nanas dalam pembuatan fruit leather. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu rasio bubur buah salak dan bubur buah nanas SN 1 (90:10), SN 2 (80:20), SN 3 (70:30), SN 4 (60:40), dan SN 5 (50:50). Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan di uji lanjut dengan Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi, kadar air, kadar abu, nilai pH, kadar serat kasar, kadar gula total serta penilaian sensori secara dekriptif terhadap warna, aroma, rasa, kekenyalan, dan penilaian hedonik secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio bubur buah salak dan bubur buah nanas pada fruit leather yang dihasilkan berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar serat kasar, kadar gula total serta uji sensori terhadap warna, aroma, rasa, kekenyalan, dan penilaian hedonik secara keseluruhan. Berdasarkan analisis kimia dan sensori dari fruit leather yang dihasilkan perlakuan terpilih pada penelitian ini adalah rasio bubur buah salak dan bubur buah nanas (70:30) dengan kadar air 10,56%, kadar abu 0,87%, nilai pH 4,23, kadar serat kasar 3,14%, kadar gula total 21,46%, memiliki warna kuning (skor 2,50), beraroma buah salak dan buah nanas (skor 2,73), rasa manis sedikit asam (skor 2,83), kekenyalan agak kenyal (skor 2,90), dan penilaian hedonik disukai panelis (skor 4,00). Kata Kunci : Fruit leather , bubur buah salak, dan bubur buah nanas .","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"85 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133384206","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-07DOI: 10.31258/SAGU.V19I2.7909
Asri Tarida Simanjuntak, Usman Pato
{"title":"Pembuatan Nugget Ikan Nila dengan Penambahan Tepung Kedelai","authors":"Asri Tarida Simanjuntak, Usman Pato","doi":"10.31258/SAGU.V19I2.7909","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V19I2.7909","url":null,"abstract":"Nugget merupakan salah satu makanan cepat saji ( fast food ) yang sangat disukai oleh kalangan masyarakat luas yang dapat dibuat dengan menggunakan bahan baku daging ikan. Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar dengan tekstur daging yang halus, berwarna putih dan memiliki rasa yang enak sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku nugget . Dewasa ini dalam pengolahan nugget juga sering ditambahkan bahan pangan nabati yang kaya akan zat gizi salah satunya yaitu kacang kedelai. Kacang kedelai memiliki kandungan gizi seperti protein, lemak, karbohidrat dan senyawa antioksidan yaitu isoflavon. Kandungan isoflavon pada kedelai dapat menurunkan berbagai resiko penyakit degeneratif. Kacang kedelai juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi sehingga sangat baik dikonsumsi untuk membantu proses metabolisme di dalam tubuh. Kacang kedelai yang digunakan diolah menjadi tepung sebagai bahan baku dalam proses pembuatan nugget .","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124374988","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-07DOI: 10.31258/SAGU.V19I2.7896
Angga Zunifer Tumanggor, Dewi Fortuna Ayu
{"title":"UKURAN PARTIKEL DAN WAKTU KONTAK KARBON AKTIF DARI KULIT SINGKONG TERHADAP MUTU MINYAK JELANTAH","authors":"Angga Zunifer Tumanggor, Dewi Fortuna Ayu","doi":"10.31258/SAGU.V19I2.7896","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V19I2.7896","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel dan waktu kontak karbon aktif dari kulit singkong terhadap kualitas dan karakteristik sensori minyak goreng bekas. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Faktor perlakuan pertama adalah ukuran partikel karbon aktif seperti A1 (60 mesh), dan A2 (100 mesh). Faktor kedua adalah waktu kontak karbon aktif seperti B1 (2 jam), B2 (4 jam), dan B3 (6 jam). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan Analisis Varian dan dilanjutkan dengan Uji DMRT pada tingkat 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel karbon aktif dari kulit singkong secara signifikan mempengaruhi kadar air, bilangan peroksida, asam lemak bebas, dan uji kejernihan sensori. Waktu kontak karbon aktif secara signifikan mempengaruhi kadar air, bilangan peroksida, asam lemak bebas, berat jenis, uji sensori warna, dan aroma minyak goreng bekas. Interaksi antara kedua faktor ini secara signifikan mempengaruhi kadar air, bilangan peroksida, asam lemak bebas, berat jenis, dan uji sensori warna dan aroma minyak goreng bekas. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini adalah A2B3 (ukuran partikel 100 mesh dengan waktu kontak 6 jam) dengan kadar air 0,19%, bilangan peroksida 0,59 meq/kg, asam lemak bebas 1,64%, dan berat jenis 0,88. Penilaian sensori secara keseluruhan agak tidak disukai oleh panelis dengan deskripsi warna kuning kecokelatan, beraroma agak tengik dan jernih.","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"104 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124655476","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-07DOI: 10.31258/SAGU.V19I2.7880
Khairun Isma, S. Fitriani
{"title":"KARAKTERISTIK SELAI LEMBARAN DARI DAGING KELAPA MUDA DAN UBI JALAR UNGU","authors":"Khairun Isma, S. Fitriani","doi":"10.31258/SAGU.V19I2.7880","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V19I2.7880","url":null,"abstract":"selai lembaran adalah modifikasi dari selai oles. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio terbaik dari daging kelapa muda dan ubi jalar ungu dalam pembuatan selai lembaran yang disukai oleh panelis dan kualitas gizi yang baik. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 5 (lima) perlakuan dan 3(tiga) ulangan. jika f hitung sama atau lebih besar dari f tabel, analisis dilanjutkan dengan uji lanjut duncan’s new multiple range test (dnmrt) pada taraf 5%. perlakuan dalam penelitian ini adalah perbandingan daging kelapa muda dan ubi jalar ungu yaitu, ku1 (90:10), ku2 (80:20), ku3 (70:30), ku4 (60:40) dan ku5 (50:50). hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio daging kelapa muda dan ubi jalar ungu secara signifikan memengaruhi kadar air, kadar gula pereduksi, serat kasar, uji deskriptif warna, rasa dan aroma, uji hedonik warna, kekenyalan, rasa dan penilaian keseluruhan, tetapi tidak signifikan terhadap kadar abu, uji deskriptif kekenyalan, dan uji hedonik aroma. selai lembaran yang dipilih dari penelitian ini adalah perlakuan selai lembaran ku2 dengan kadar air 27,26%, kadar abu 0,62%, gula pereduksi 30,48%, serat kasar 1,87%. uji deskriptif menunjukkan bahwa selai lembaran memiliki warna ungu, kenyal, agak berasa dan beraroma daging kelapa muda dan ubi jalar ungu, dan penilaian keseluruhan hedonik disukai oleh panelis.","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131230527","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal SaguPub Date : 2021-06-07DOI: 10.31258/SAGU.V19I2.7895
Fitriani Manurung, F. Hamzah, Raswen ' Efendi
{"title":"PEMANFAATAN BUBUR KULIT PISANG KEPOK DALAM PEMBUATAN FRUIT LEATHER JAMBU BIJI MERAH","authors":"Fitriani Manurung, F. Hamzah, Raswen ' Efendi","doi":"10.31258/SAGU.V19I2.7895","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/SAGU.V19I2.7895","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari bubur kulit pisang kepok dan buah jambu biji merah pada kualitas dan karakteristik sensori fruit leather . Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan, menghasilkan 20 unit eksperimen. Perlakuan dari penelitian yaitu JK 1 (bubur kulit pisang kepok 10:90 bubur jambu biji merah), JK 2 (bubur kulit pisang kepok 20:80 bubur jambu biji merah), JK 3 (bubur kulit pisang kepok 30:70 bubur jambu biji merah), JK 4 (bubur kulit pisang kepok 40:60 bubur jambu biji merah), dan JK 5 (bubur kulit pisang kepok 50:50 bubur jambu biji merah). Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi kadar air, kadar abu, derajat keasaman (pH). Kadar serat kasar, gula pereduksi, dan uji organoleptik (deskriptif dan hedonik). Perlakuan terbaik pada fruit leather ini adalah JK 1 (kulit pisang kepok 10:90 jambu biji merah) yang memiliki kadar air 10.59%, kadar abu 1.07%, derajat keasaman (pH) 3.42, kadar serat kasar 3.91%. kadar gula pereduksi 20.66%. warna agak merah (skor 2.56), rasa jambu biji merah (skor 2.50), rasa asam sedikit manis (skor 3.33), tekstur agak kenyal (skor 2.18).","PeriodicalId":191770,"journal":{"name":"Jurnal Sagu","volume":"77 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115712595","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}