Novitasari Novitasari, Isti Anindya, Nur Eni Lestari
{"title":"Hubungan Gejala Klinis dan Level IgG dengan Kecemasan Masa Depan pada Pasien TORCH","authors":"Novitasari Novitasari, Isti Anindya, Nur Eni Lestari","doi":"10.53801/oajjhs.v2i5.131","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i5.131","url":null,"abstract":"Pendahuluan: Toxoplasma gondii, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes simplex virus yang bisa disingkat TORCH merupakan kelompok penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan parasite. Sebagian besar penderita TORCH mengalami peningkatan Imunoglobulin G didalam darah. Pasien juga mengalami berbagai gejala seperti demam, nyeri tenggorokan, gangguan kehamilan dari yang ringan hingga berat.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara gejala klinis dan level jumlah IgG terhadap tingkat kecemasan masa depan pasien yang melakukan terapi komplementer infeksi TORCH di Aquatreat Therapy Indonesia.\u0000Metode: Metode penelitian bersifat korelasi kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu gejala TORCH dan Level IgG sedangkan variabel Dependen kecemasan masa depan. Populasi sebanyak 220 orang dan sampel 69 orang. Instrumen penelitian masa depan menggunakan Future Anxiety Scale-1 (FAS-1) sebanyak 39 item pertanyaan dan dilakuakn uji validitas dan reliabilitas sehingga ditemukan 32 item pertanyaan yang valid. Analisis data digunakan uji spearman rank.\u0000 \u0000Hasil: Gejala yang dirasakan pasien sebagian besar berada pada kategori ringan yaitu sebanyak 59.4%. Level jumlah IgG sebagian besar berada pada kategori ringan 36 responden (52,2%) Tingkat kecemasan masa depan pasien dengan gejala ringan sebanyak 52,2%. Hubungan antara karakteristik responden dengan kecemasan masa depan dengan nilai p-value > 0,05 dan hubungan antara level IgG TORCH dengan kecemasan masa depan responden dengan nilai p-value 0,000 (<0,05).\u0000Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara karakteristik responden dengan kecemasan masa depan di Aquatreath Therapy Indonesia dan Terdapat hubungan antara level IgG TORCH dengan kecemasan masa depan responden dengan nilai di Aquatreat Therapy Indonesia. Lama terapi memberikan banyak perubahan terhadap nilai IgG, Level keluhan dan perbaikan gejala klinis, terapi komplementer terbukti bisa menjadi terapi terbaik untuk pengobatan.","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"213 ","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120866257","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Pola Asuh, Lama dan Frekuensi Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial pada Anak Prasekolah di Paud Kemuning Tahun 2021","authors":"Siti Dwi Astuti Destiani","doi":"10.53801/oajjhs.v2i5.133","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i5.133","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Pengenalan anak terhadap gadget biasanya berawal dari cara pengalihan yang salah dari keluarga dengan cara memperlihatkan game atau video yang ada di gadget dengan harapan agar anak tidak rewel atau berhenti menangis. Awal dari pengalihan dan pengenal gadget ini, secara tidak langsung memicu rasa keingintahuan anak yang lebih terhadap gadget.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh, lama dan frekuensi penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial pada anak prasekolah di PAUD Kemuning.\u0000Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak prasekolah yang berusia 3 dan 4 tahun di PAUD Kemuning sebanyak 47 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, instrumen penelitian dengan kuisioner, menganalisa data menggunakan Chi-square.\u0000Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan variabel pola asuh memiliki perkembangan sosial anak baik 80,6% (P = 0,000), nilai OR yang didapatkan 12,500. Responden dengan lama pengunaan gadget terkategori lama didapatkan bahwa responden yang memiliki perkembangan sosial anak yang kurang baik sebanyak 57,7% (P = 0,002). Nilai OR didapatkan 8,182. Responden yang memiliki frekuensi penggunaan gadget terkategori tinggi didapatkan bahwa responden yang memiliki perkembangan sosial anak yang kurang baik sebanyak 53,6% (P = 0,009). Nilai OR yang didapatkan 6,154.\u0000Kesimpulan: Disimpulkan bahwa dalam penelitian ini seluruh variabel memiliki hubungan antara Pola Asuh, Lama dan Frekuensi Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Pada Anak Prasekolah.","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122774593","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Peran Orangtua Sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) dengan Kepatuhan Minum Obat pada Anak dengan Tuberkulosis","authors":"Rani Ratnasari","doi":"10.53801/oajjhs.v2i5.132","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i5.132","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit penyebab kematian kedua pada anak. Salah satu tatalaksana Tuberculosis pada anak yaitu dengan pemberian Obat Anti Tuberculosis (OAT).\u0000Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran orangtua sebagai pengawas minum obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada anak dengan tuberculosis di Poli DOTS RSUD Kota Bogor tahun 2022\u0000Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah populasi 50 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data ini menggunakan kuesioner. Uji statistik penelitian ini menggunakan chi-square fisher exact test.\u0000Hasil: Hasil uji chi-square dengan menggunakan fishers exact test didapatkan nilai ρ 0,030 < α 0,05.\u0000Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran orangtua sebagai PMO dengan kepatuhan minum obat pada anak dengan Tuberculosis di Poli Dots RSUD Kota Bogor tahun 2022","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"458 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122103893","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil, Berat Badan Lahir Bayi dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 6- 24 Bulan di Puskesmas Suradita Tahun 2021","authors":"Tatty Setiawati, Tri Agung Yuliana","doi":"10.53801/oajjhs.v2i4.125","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i4.125","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Stunting adalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh tidak cukupnya makan sehingga menyebabkan gangguan tumbuh kembang pada anak. Puskesmas Suradita merupakan salah satu dari 44 Puskesmas di Kabupaten Tangerang, Kecamatan Cisauk Kabupaten Sisak dengan 244 (8,9%) anak di bawah umur pada tahun 2020. Faktor yang mempengaruhi bayi stunting adalah status gizi ibu selama hamil dan berat badan lahir rendah.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil, Berat Badan Lahir Bayi dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6- 24 Bulan di Puskesmas Suradita Tahun 2021\u0000Metode: Penelitian observasional dengan desain penelitian cross-sectional untuk mempelajari hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2021 di tempat kerja Puskesmas Suradita Kabupaten Tanggang. Seluruh balita yang termasuk dalam penelitian ini adalah 1080 balita usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Suradita, Tangerang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 280 sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi dari variabel-variabel yang diteliti. Analisis bivariat untuk melihat hubungan status gizi, status anemia dan stunting pada balita menggunakan uji chi-square pada p-value 0,05.\u0000Hasil: Hasil analisis menunjukkan 26,4% anak usia 6-24 bulan mengalami stunting, 10,4% anak dengan berat lahir <2.500g dan 13,2% ibu mengalami KEK.\u0000Kesimpulan: Status gizi ibu hamil berhubungan dengan Stunting (P-value = 0,037), BBLR berhubungan dengan Stunting (Pv = 0,005) dan status gizi ibu hamil tidak berhubungan dengan BBLR (P-value = 0,209).","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"37 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125666099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Konsumsi Putih Telur Senam Kegel dan Personal Hygine terhadap Penyembuhan Luka Perineum Grade 1 di PMB Meiyana Enda Nova","authors":"Meiyana Enda Nova","doi":"10.53801/oajjhs.v2i4.126","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i4.126","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Kematian ibu merupakan kematian yang terjadi pada masa kehamilan, persalinan dan nifas oleh sebab tertentu. Indonesia berada di peringkat ketiga tertinggi untuk Angka Kematian Ibu (AKI) di Negara ASEAN. Peringkat pertama Yaitu Laos dengan 470/100.000 kelahiran hidup sedangkan yang terendah yaitu Singapura dengan 3/100.000 kelahiran hidup.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui hubungan konsumsi putih telur rebus, senam kegel, dan personal hygiene terhadap penyembuhan luka perineum grade I di PMB Meiyana Enda Nova\u0000Metode: Penelitian yang dilakukan bersifat deskripstif dengan metode Kuantitatif pendekatan Cross-sectional yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai hubungan konsumsi putih telur rebus, senam kegel, dan personal hygiene terhadap penyembuhan luka perineum grade I di PMB Meiyana Enda Nova. Populasi penelitian adalah keseluruhan (Total Sampling) ibu Nifas dengan luka perineum grade 1 dengan total 30 ibu post partum sebagai sampel. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner.\u0000Hasil: Ada hubungan senam kegel dengan lama penyembuhan perineum dengan analisa koefisien korelasi kendall’ tau dengan nilai 0,296 yang artinya terdapat korelasi yang rendah dan nilai p=0,05. Ada Hubungan personal hygiene dengan penyembuhan luka perineum dengan analisis koefisien korelasi kendall’ tau dengan nilai 0,775 yang artinya terdapat korelasi yang kuat dan nilai p 0,000 (p<0,05), uji statistik mengenai efektivitas senam kegel dengan lama watu penyembuhan luka perineum dengan menggunakan uji T didapatkan nilai P= 0,000.\u0000Kesimpulan: Senam kegel lebih efektif secara signifikan terhadap waktu penyembuhan luka dibandingkan dengan ibu yang melakukan personal Hygiene","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117179789","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Perkembangan Motorik Halus, Perkembangan Motorik Kasar dan Sosial Emosional terhadap Kejadian Stunting pada Usia 24 – 59 Bulan di Puskesmas Karet Kuningan Kecamatan Setiabudi Tahun 2022","authors":"Eti Nurbaiti Hasanah","doi":"10.53801/oajjhs.v2i4.128","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i4.128","url":null,"abstract":"Latar belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan tinggi badan (TB/U) menurut nilai z-score kurang dari -2SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari – 3SD (severely stunted). Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Perkembangan Motorik Halus, Perkembangan Motorik Kasar dan Sosial Emosional terhadap Kejadian Stunting pada Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Karet Kuningan Kecamatan Setiabudi Tahun 2022.\u0000Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Studi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dimana penelitian dilakukan pada saat pengambilan data antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilakukan secara bersama-sama pada waktu yang sama, dengan sampel 30, penelitian ini dilakukan pada pada Bulan Januari-Februari 2022.\u0000Hasil: Hubungan antara perkembangan Motorik Halus dengan kejadian stunting dengan nilai P-value 0,003, perkembangan motorik kasar dengan kejadian stunting nilai P-value 0,014 dan Sosial emosional dengan kejadian stunting nilai P-value 0,000.\u0000Kesimpulan: Terdapat hubungan perkembangan motorik halus, motorik kasar dan sosial emosional terhadap kejadian stunting pada usia 24-59 bulan di Puskesmas Karet kuningan Kecamatan setiabudi dan yang paling berpeluang pada sosial emosional.","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"93 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124649804","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rio Kurniawan hadi Seputro, Nurul Ainul Syifa, Saiful Gunardi
{"title":"Pengaruh Pacifier terhadap Kenyamanan pada Neonatus Selama Transportasi Ambulans di AGD Dinkes DKI Jakarta Tahun 2022","authors":"Rio Kurniawan hadi Seputro, Nurul Ainul Syifa, Saiful Gunardi","doi":"10.53801/oajjhs.v2i4.130","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i4.130","url":null,"abstract":"Pendahuluan: Transportasi antar fasilitas bayi baru lahir yang sangat kritis merupakan komponen intergral dari perawatan perinatal, Proses transportasi bayi baru lahir dengan menggunakan ambulance menimbulkan stress fisik, pengeraman, dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh getaran, gerakan, akselerasi, pengeraman, kebisingan, dan guncangan, Kenyamanan neonatus juga perlu diperhatikan, untuk tetap menjaga Kesatabilan selama trasportasi dan memepertahankan Kesejahteraan Neonatus selama transport.\u0000Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pacifier terhadap kenyamanan pada neonatus selama transportasi ambulans\u0000Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Quasi Experiment Without Control. Desain penelitian yang di gunakan adalah pre-test and post-test whitout control. dengan pengkajian Comfort Neo Sclae, sampel yang di gunakan sebanyak 47 sampel menggunakan teknik total sampling. Uji statistic menggunakan uji wicoxon.\u0000Hasil: Berdasarkan hasil uji statistic menunjukan hasil uji Wilcoxon (p=0,000). Karena nilai p<0,05 maka H0 ditolak. Jadi terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum diberikan pacifier dan setelah diberikan pacifier.\u0000Kesimpulan: Pemberian pacifier untuk memberikan kenyamanan pada neonatus sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pada neonatus, dibandingkan sebelum diberikan pacifier.","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132354543","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Mobilisasi Dini, Nutrisi dan Peran Bidan terhadap Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022","authors":"Siti Mulyanah, Ageng Septa Rini","doi":"10.53801/oajjhs.v2i4.127","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i4.127","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga faktor penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (HDK), dan infeksi. Salah satu tingginya AKI dapat disebabkan oleh adanya komplikasi-komplikasi dalam persalinan, termasuk SC. Persalinan dengan operasi sectio caesarea memiliki resiko lima kali lebih besar terjadi komplikasi dibandingkan dengan persalinan normal. Komplikasi yang dapat terjadi setelah operasi sectio caesarea adalah infeksi dengan angka kejadian 25 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian infeksi pada persalinan pervaginam.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini, nutrisi dan peran bidan terhadap penyembuhan luka operasi sectio caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022.\u0000Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan media kuesioner. Analisa data dilakukan dengan cara analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square.\u0000Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji statistik Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% dengan α = 0,05, diperoleh Asymp. Sig mobilisasi dini (0,001), nutrisi (0,004), dan peran Bidan (0,003) < α (0,05).\u0000Kesimpulan: Ada hubungan antara mobilisasi dini, nutrisi dan peran Bidan dengan Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022.","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116907413","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Pengetahuan Ibu, Peran Tenaga Kesehatan, Media Informasi Terhadap Pemakaian KB Suntik 3 Bulan Selama Pandemi Covid-19","authors":"Maria Enjel Grasia Refwalu","doi":"10.53801/oajjhs.v2i3.118","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i3.118","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Suntik 3 bulan merupakan metode kontrasepsi yang diberikan secara intra muscular setiap tiga bulan sekali, tidak mempengaruhi ASI dan cocok untuk ibu menyusui.\u0000Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, peran tenaga kesehatan, dan media informasi terhadap pemakaian kb suntik 3 bulan selama pandemic covid 19 di Puskesmas Benteng Ambon Tahun 2021\u0000Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis data bersifat univariat dan bivariat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan chi-square\u0000Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pengetahuan ibu dengan hasil p-value sebesar 0,025, peran tenaga kesehatan dengan hasil p-value sebesar 0,047, dan media informasi dengan hasil p-value sebesar 0,000 terhadap pemakaian kb suntik 3 bulan di Puskesmas Benteng Ambon Tahun 2021\u0000Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan ibu, peran tenaga kesehatan dan media informasi terhadap pemakaian kb suntik 3 bulan di Puskesmas Benteng Ambon Tahun 2021","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131888864","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efektifitas Teknik Marmet terhadap Tanda Kecukupan ASI pada Ibu Postpartum di Klinik Utama Siti Chadidjah","authors":"Rumaini Rumaini","doi":"10.53801/oajjhs.v2i3.115","DOIUrl":"https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i3.115","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Tingginya angka kematian bayi dapat diatasi dengan segera memberikan ASI. Faktor penghambat dalam menyusui selain pembengkakan payudara adalah produksi ASI. Salah satu upaya untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin adalah dengan teknik marmet\u0000Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas teknik marmet terhadap tanda kecukupan ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Siti Chadidjah\u0000Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental design dengan desain case-control pretest-posttest design. Anggota sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelompok yaitu: kelompok ibu nifas yang melakukan teknik marmet dan kelompok ibu nifas yang tidak melakukan teknik marmet. Pada penelitian ini sampel yang digunakan yaitu berjumlah 29 ibu postpartum dengan menggunakan total populasi\u0000Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, bernilai 0,007 (0,007 < 0,05). Hasil penelitian pada kelompok yang dilakukan teknik marmet berjumlah 15 orang, didapatkan hasil pada post-test produksi ASI ibu postpartum seluruhnya (100%) baik. Kelompok yang tidak dilakukan teknik marmet berjumlah 14 orang, didapatkan hasil pada post-test setelah 6 jam postpartum maka terlihat bahwa produksi ASI ibu postpartum baik hanya berjumlah 5 orang (40%) dan produksi ASI yang tidak baik terdapat 9 orang (urutan 60%).\u0000Kesimpulan: Teknik marmet efektif terhadap peningkatan kecukupan ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Siti Chadidjah.","PeriodicalId":190732,"journal":{"name":"Open Access Jakarta Journal of Health Sciences","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114365818","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}