{"title":"FAKTOR SUAMI DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI PADA IBU MUDA USIA <16 TAHUN DI KABUPATEN TAPIN","authors":"Bening Pratiwi Sari","doi":"10.35747/jmr.v4i1.603","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v4i1.603","url":null,"abstract":"Pernikahan anak terjadi sebelum usia 18 tahun dan berdampak kepada kesehatan reproduksi. Banyak perempuan mengalami kesulitan di dalam menentukan jenis kontrasepsi karena ketidaktahuan mereka tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi. Suami merupakan kepala keluarga seyogyanya harus bijak dalam mengambil keputusan. Suami yang mendukung istri dalam memilih kontrasepsi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab oleh pria. Untuk mengetahui faktor suami dalam pemilihan kontrasepsi pada ibu muda usia<16 tahun di Kabupaten Tapin Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan yaitu suami. Pengumpulan data dengan indepth interview. Faktor suami dalam pemilihan kontrasepsi; persepsi keluarga bahagia, bentuk dukungan penggunaan kontrasepsi serta harapan memiliki anak. Suami berpartisipasi dalam pemilihan kontrasepsi yaitu dengan menyetuju dan membantu memilih kontrasepsi serta mengantarkan ke bidan","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132455959","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN PARITAS DENGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DI PUSKESMAS BAAMANG I SAMPIT TAHUN 2019","authors":"Norwidya Priansiska","doi":"10.35747/jmr.v4i1.557","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v4i1.557","url":null,"abstract":"The World Health Organization (WHO) found the number of infant deaths at 560,000, which is caused by infection of the umbilicalcord. Mothers who lack knowledge in teating the cord, causing the mother to usetraditional medicine clostridium tetanithus enabling the development of which can cause to infant mortality a baby. Types of quantitative analytic research. Cross sectional research design. The total of respondents as a sample of 20 postpartum. Data collection technique with accidental sampling and data analysis using univariate analysis and bivariate analysis. The result of univariate analysis showed that the majority of parity correctly as much as 10 postpartum (50%) , then knowledge the majority correctly as much as 13 postpartum (65%) . From bivariate analysis shows that there is a relationship between parity with postpartum knowledge about the umbilical cord carebecause ρ value < 0,05 (ρ value = 0,034).","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121667700","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"GAMBARAN SISTEM INTERPERSONAL TEORI KING TERHADAP STIGMA NEGATIF PADA PENDERITA HIV POSITIF DI NGANJUK","authors":"S. Cahyono","doi":"10.35747/jmr.v4i1.602","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v4i1.602","url":null,"abstract":"Imogene M. King mengemukakan teorinya bahwa manusia memiliki tiga bagian dalam kehidupannya yaitu interaksi sistem personal, interpesonal, dan sosial yg membentuk hubungan individu dengan individu lain untuk mempertahankan adaptasi positif terhadap lingkungannya. Sub pokok sistem interpersonal meliputi komunikasi, interaksi yang mana proses ini melibatkan hubungan timbal balik antara individu satu dengan individu yang lain sehingga terbentuk sebuah transaksi. Penderita HIV sering mendapatkan stigma negatif, stigma yang ada di masyarakat menghalangi ODHA dalam berinteraksi sosial, sehingga ODHA cenderung menutup diri tidak mau berinteraksi dengan keluarga, teman dan tetangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini melihat sistem interpersonal pada penderita HIV positif. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Teknik pengambilan data dari informan dengan menggunakan wawancara mendalam selama 60 menit pada masing-masing partisipan. Penelitian ini menghasilkan tema yang diangkat sebagai faktor yang mempengaruhi sistem interpersonal pada penderita HIV positif. Tema tersebut adalah mendapat stigma negatif dari keluarga dan masyarakat. Stigma negatif dari keluarga dan masyarakat yang diterima oleh penderita HIV positif sangat mempengaruhi status kesehatannya. Stigma tersebut yang mempengaruhi sistem interpersonal pada penderita HIV positif. Seperti pernyataan teori King yang mana menyebutkan sistem interpersonal terdiri dari komunikasi, interaksi, peran, transaksi, stres dan mengatasi masalah. Perlakuan diskriminasi ini akan membuat penderita HIV positif mendapat tekanan psikologis sehingga merendahkan harga dirinya. Teori King yang berfokus pada interaksi manusia untuk mendukung keberlangsungan hidup jika terganggu akan memperngaruhi proses dalam kehidupan. Diharapkan untuk pengembangan penelitian selanjutnya membuat sebuah alat ukur seberapa jauh stigma negatif mempengaruhi sistem interpersonal pada penderita HIV positif.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"21 7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115610081","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGETAHUAN LOKAL IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN PERSALINAN DI KOTA BANJARMASIN","authors":"H. Inayah","doi":"10.35747/jmr.v4i1.601","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v4i1.601","url":null,"abstract":"Millenium Development Goals (MDGs) mempunyai salah satu tujuan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 75 persen antara tahun 1990 sampai tahun 2015. Faktanya AKI masih belum seperti yang diharapkan dan naik turun dari tahun 2015 sampai dengan 2019. Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesi (SDKI) 2002-2003 AKI di Indonesi masih cukup tinggi yaitu: 307/100.000 kelahiran. Kondisi“4 terlambat” dimana, terlambat mengenali tanda bahaya, merupakan salah satu penyebabnya. Terlambat mengenali tanda bahaya dkarena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan yang berdampak meningkatnya kematian ibu. Bappenas (2015). Pengetahuan lokal yang berasal praktik-praktik budaya tradisional berpengaruh terhadap kematian ibu. Beberapa penelitian menemukan adanya persepsi yang salah dan kurangnya pengetahuan tentang kehamilan risiko tinggi.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan lokal ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan di Kota Banjarmasin. Jenis penelitian kualitatif dengan rancangan etnografi. Hasil Penelitian ibu hamil mengenal pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan melalui pantangan yang dilakukan saat hamil dan melahirkan. Sebagian pengetahuan lokal tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan ada yang bertentangan dan ada yang tidak bertentangan serta adapula yang mendukung kesehatan. Disarankan Perlunya informasi tentang tanda bahaya saat hamil dan bersalin melalui penyuluhan, konseling untuk meluruskan pengetahuan lokal yang bertentangan dengan kesehatan, meningkatkan pengetahuan ibu dan memotipasi ibu hamil/bersalin untuk terus melaksanakan budaya/kebiasaan yang mendukung kesehatan","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"15 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124651755","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TATAH MAKMUR KABUPATEN BANJAR","authors":"Nor Isna Tauhidah","doi":"10.35747/jmr.v4i1.559","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v4i1.559","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Stunting merupakan sebuah kondisi di mana tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Kejadian anak stunting di Kalimantan Selatan khususnya di Kab Banjar masih berada pada angka kejadian yang sangat tinggi 13.3% dan di Puskesmas Tatah Makmur 38,06%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan riwayat penyakit infeksi, riwayat imunisasi dasar, riwayat ASI eksklusif dan pemberian MP-ASI terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tatah Makmur Kabupaten Banjar.Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu yang mempunyai balita mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Tatah Makmur Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar tahun 2018 sebanyak 537 orang. Sampel berjumlah 50 orang dengan teknik pengambilan accidental sampling. Analisis data melalui uji Spearman Rank. Hasil penelitian sebagian besar memiliki riwayat penyakit infeksi sebanyak 26 orang (52%), telah mendapatkan imunisasi lengkap sebanyak 32 orang (64%), pemberian MP-ASI sebagian besar cukup 32 orang (64%), riwayat pemberian ASI parsial 40 orang (80%) dan balita sebagian besar pendek sebanyak 33 orang (66%). Terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi, kelengkapan imunisasi, pemberian MP-ASI, riwayat ASI eksklusif dengan kejadian Stunting. Puskesmas hendaknya meningkatkan pemberian informasi kepada ibu hamil tentang faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya Stunting sehingga bahwa faktor risiko dapat dikendalikan lebih dini. \u0000 Kata Kunci : Imunisasi Dasar, Penyakit Infeksi, Pemberian MP-ASI, ASI eksklusif, Stunting \u0000 \u0000ABSTRACT \u0000 \u0000Stunting is a condition in which a person's height turns out to be shorter than the height of another person's age. Stunting in Banjar District by 13.3% and in Tatah Makmur Health Center 38.06%.The purpose of this study was to determine the relationship between infectious diseases and basic immunization against the incidence of stunting in infants in Tatah Makmur Health Center. The study design was an analytic survey with cross sectional approach. The population is mothers who have toddlers stunted in Tatah Makmur Health Center in 2018 as many as 537 people. Samples amounted to 50 people with a purposive sampling technique. Analysis of data through the Spearman Rank. The results of the study of toddlers mostly have a history of infectious diseases as many as 26 people (52%), have received complete immunization as many as 32 people (64%) and toddlers are mostly short as many as 33 people (66%). There is a relationship between the history of infectious diseases, the completeness of immunization with the incidence of stunting. Health centers should increase the provision of information to pregnant women about factors that influence the occurrence of stunting so that risk factors can be controlled earlier. \u0000Keywords: History of Basic Immunization, History of Infectious Diseases, Stunting","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"159 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121461303","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN PEKERJAAN DENGANKUALITAS STIMULASI IBU PADA ANAK GEMUK USIA 2-5 TAHUN","authors":"W. Wulandari","doi":"10.35747/jmr.v2i2.421","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i2.421","url":null,"abstract":"Stimulasi merupakan aspek kebutuhan dasar manusia. Anak gemuk memiliki kondisi yang rentan terhadap masalah kesehatan fisik dan motorik. Pemberian stimulasi pada masa anak-anak awal dapat menunjang kemampuan anak. Pengasuhan dalam keluarga pada umumnya dilakukan oleh ibu sebagai pengasuh utama. Kondisi dan sifat dari pekerjaan ibu mempengaruhi kualitas pengasuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik orang tua dengan kualitas stimulasi pada anak gemuk usia 2-5 tahun. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 160 anak gemuk usia 2-5 tahun di wialayah kerja Puskesmas Kalasan. Pekerjaan anak berhubungan secara signifikan dengan kualitas stimulasi (p=0.028). Kekuatan hubungan lemah dan arah hubungan positif (C=0.174). Ibu rumah tangga memiliki kualitas stimulasi yang lebih baik dibandingkan dengan ibu bekerja.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126656027","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI PIL DENGAN KEJADIAN DEPRESI","authors":"Fika Aulia","doi":"10.35747/jmr.v3i1.415","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v3i1.415","url":null,"abstract":"Depresi dapat disebabkan karena faktor hormonal, misalnya penggunaan kontrasepsi. WHO memperkirakan bahwa depresi akan menjadi penyakit terbesar kedua di dunia pada tahun 2020. Tahun 2017, jumlah akseptor kontrasepsi hormonal di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 68.861 akseptor (63%). Kontrasepsi pil memiliki kecenderungan depresi akibat dari efek samping fisik dan psikologis, misalnya gangguan suasana hati. Alasan beberapa wanita menghentikan penggunaan kontrasepsi pil adalah perubahan suasana hati. Depresi pada ibu akan menghasilkan gejala mental dan fisik yang mempengaruhi kualitas dan produktivitas sehingga dapat berefek buruk pada ibu, anak, dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan lama penggunaan kontrasepsi pil dengan kejadian depresi di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan I. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Populasi sebanyak 409 akseptor pil. Besar sampel ditentukan dengan tabel kretji diperoleh 196 sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner modifikasi PHQ-9 (Patient Health Questionare-9). Analisa data menggunakan chi-square. Hasil didapatkan nilai p= 0,018 dan OR= 2,192 artinya akseptor kontrasepsi pil dengan lama penggunaan >2 tahun memiliki peluang 2,192 kali lebih besar terjadi depresi dibandingkan dengan akseptor pil dengan lama penggunaan ≤2 tahun. Simpulan penelitian didapatkan ada hubungan lama penggunaan kontrasepsi pil dengan kejadian depresi.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133601800","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"A HUBUNGAN PARITAS DAN FUNGSI PEMANFAATAN BUKU KIA DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 2 KABUPATEN BANJAR","authors":"Siska Dhewi","doi":"10.35747/jmr.v3i1.344","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v3i1.344","url":null,"abstract":"Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Angka Kematian Ibu (AKI) pada tahun 2015 masih sangat tinggi yaitu 305/100.000 kelahiran hidup. Diantara penyebabnya adalah keterlambatan mengetahui risiko atau tanda bahaya kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2 Kabupaten Banjar. Menggunakan metode analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional pada responden yang terdiri dari 83 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara paritas dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai p=0,027, terdapat hubungan antara fungsi pencatatan buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil (p=0,012) dan variabel fungsi komunikasi buku KIA berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil (p=0,038). Direkomendasikan bagi Pihak Puskesmas agar meningkatkan fungsi pemanfaatan buku KIA dengan membuat kebijakan untuk mewajibkan ibu hamil membaca buku KIA sebelum mendapatkan pelayanan ANC.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"132 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116173052","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"THE EVIDENCE-BASED BARRIERS IMPLEMENTATION SUPPORT DURING LABOUR","authors":"Rizki Amalia","doi":"10.35747/jmr.v3i1.343","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v3i1.343","url":null,"abstract":"Evidence-based is an effective strategy to improve the quality of midwifery care. The aim of this study is to explore in depth the barriers to the implementation of evidence-based support during normal labor at Praktik Mandiri Bidan (PMB). This research is a qualitative research with a phenomenological descriptive approach. Participant selection uses a purposive sampling technique (convinience sampling). Data collection using in-depth interviews and observations. Analysis of the data used is thematic analysis. The results of this study there are three barriers to implementation of support during normal labor, namely barriers from the family, barriers from patients and husbands, and lack of knowledge of patients and families about support during labor. It is difficult to implement the practice according to evidence-based, there are barriers that occur when implementing it. Health professionals are expected to increase the provision of education to patients and families about support during labor. \u0000 ","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126778220","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERBEDAAN KONTRASEPSI HORMONAL SUNTIK DMPA DAN PIL KOMBINASI DENGAN PENURUNAN GAIRAH SEKSUAL AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN TAHUN 2019","authors":"Intan Nur Karimah","doi":"10.35747/jmr.v3i1.406","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v3i1.406","url":null,"abstract":"Kontrasepsi hormonal DMPA dan Pil mengandung hormon estrogen dan progesteron yang memiliki efek samping jika terjadi ketidakseimbangan antara kedua hormon tersebut dapat menyebabkan perubahan aktivitas seksual, karena hormon progesteron menekan hormon estrogen sehingga kekeringan vagina dan menyebabkan perubahan aktivitas seksual. \u0000Menganalisa perbedaan penggunaan kontrasepsi hormonal suntik DMPA dan Pil Kombinasi dengan penurunan gairah seksual akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin Tahun 2019. \u0000Rancangan penelitian kuantitatif, pendekatan cross sectional, populasi 6709 diambil dengan metode purposive sampling sebanyak 100 orang, data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. \u0000Hasil menunjukkan akseptor KB jenis kontrasepsi suntik dan pil, 42 orang, akseptor suntik DMPA mengalami penurunan gairah seksual, 41 orang, pil kombinasi mengalami penurunan gairah seksual, tidak terdapat perbedaan akseptor suntik DMPA dan pil kombinasi dengan penurunan gairah seksual pada akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin Tahun 2019. \u0000Kata Kunci : Gairah Seksual, Kotrasepsi Hormonal DMPA, pil kombinasi","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122080552","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}