{"title":"STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA HIU PAUS UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI BOTUBARANI KABUPATEN BONE BOLANGO","authors":"Rivaldi Gobel, F. Z. Olilingo, Frahmawati Bumulo","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23532","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23532","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dalam pengembangan wisata Hiu Paus untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Botubarani Kabupaten Bone Bolango. Meningat sebagian besar masyarakat di Desa Botubarani sebagai nelayan, oleh karena itu untuk lebih meningkatkan pendapatan masyarakat di desa tersebut, maka masyarakat harus lebih mengoptimalkan objek wisata hiu paus tersebut agar dapat menarik perhatian wisatawan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan menggunakkan data primer. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling, melalui teknik snowball sampling ditemukan 30 sampel yang merupakan wisatawan dan masyarakat serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan kuesioner. Metode yang digunakan adalah analisis Strength Weakness Opportunity Threats (SWOT). Hasil penelitian yang dilakukan dapat disumpulkan bahwa strategi pengembangan objek wisata Hiu Paus dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di desa Botubarani dapat dilakukan dengan cara mengoptimalkan potensi wisata yang bertujuan untuk menambah daya tarik wisatawan datang berkunjung ke tempat tersebut. Oleh karena itu dengan adanya industri wisata hiu paus dapat memperbaiki dan meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka palangan pekerjaan yang baru sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. Pembangunan pada sektor pariwisata ini pemerintah dan masyarakt memiliki peran penting untuk pengembangan wisata agar lebih kreatif, inovasi, dan berdaya saing.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":" 30","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139391901","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Siska Agus Setiani, Sri Endang Saleh, Boby Rantow Payu
{"title":"ANALISIS INDEKS PEMBANGUNAN GENDER DI KAWASAN TELUK TOMINI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA","authors":"Siska Agus Setiani, Sri Endang Saleh, Boby Rantow Payu","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23842","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23842","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pengeluaran Perkapita Perempuan terhadap Indeks Pembangunan Gender di Kawasan Teluk Tomini Periode 2018-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode waktu 2018-2022 dan unit analisis yaitu 15 Kabupaten/Kota yang terdapat pada Kawasan Teluk Tomini. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda data panel dengan metode Fixed Effects Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan gender, artinya setiap peningkatan tingkat partisipasi angkatan kerja dapat meningkatkan indeks pembangunan gender di Kawasan Teluk Tomini. (2) Kemiskinan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap indeks pembangunan gender, artinya setiap peningkatan kemiskinan dapat menurunkan indeks pembangunan gender di Kawasan Teluk Tomini. (3) Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap indeks pembangunan gender, artinya setiap peningkatan pertumbuhan ekonomi dapat meningkatkan indeks pembangunan gender di Kawasan Teluk Tomini. (4) Pengeluaran Perkapita Perempuan Yang Disesuaikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan gender, artinya setiap peningkatan pengeluaran perkapita perempuan dapat meningkatkan indeks pembangunan gender di Kawasan Teluk Tomini.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":"359 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139394396","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Risnawati Takaredas, Mahludin H. Baruwadi, F. Akib
{"title":"HUBUNGAN ANTARA KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN PADA PDRB DENGAN TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI GORONTALO","authors":"Risnawati Takaredas, Mahludin H. Baruwadi, F. Akib","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23845","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23845","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan tingkat kemiskinan di Provinsi Gorontalo yang meliputi: Jumlah penduduk miskin, persentase penduduk miskin, garis kemiskinan, indeks kedalaman kemiskinan, tingkat keparahan kemiskinan, dan untuk mengetahui hubungan kontribusi sektor pertanian pada ekonomi wilayah dengan kemiskinan di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode waktu 2012-2021 dengan 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan menggunakan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi Sektor Pertanian pada PDRB dengan tingkat kemiskinan adalah positif dan mempunyai pengaruh yang sangat kuat, di karenakan para petani di pedesaan yang tidak memiliki lahan pertanian sendiri sehingga mereka menjadi buruh tani di lahan pertanian milik orang lain dengan upah yang kecil. Oleh sebab itu kehidupan ekonomi mereka masih menengah ke bawah atau bisa di katakana miskin. Hasil ini menunjukkan bahwa jika kontribusi sektor pertanian pada PDRB semakin tinggi maka akan diikuti dengan kenaikkan kemiskinan di tiap Kabupaten Se-Provinsi Gorontalo.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":"20 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139394609","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS PENGARUH STRUKTUR EKONOMI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI SULAWESI","authors":"Jelita Ramadhani Asman, M. Arham, F. Akib","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23491","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23491","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Struktur Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Pendapatan di Sulawesi. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa seluruh wilayah pulau Sulawesi (Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Gorontalo) dengan periode waktu 2010-2019 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Struktur Ekonomi berpengaruh negatif terhadap gini rasio atau ketimpangan pendapatan, yang artinya, setiap peningkatan struktur ekonomi maka akan menurunkan ketimpangan pendapatan. (2) Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif terhadap gini rasio atau ketimpangan Pendapatan, artinya setiap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia maka akan menurunkan ketimpangan pendapatan.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":"94 12","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139395714","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PERKAPITA, PENDIDIKAN, DAN KESEHATAN TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI INDONESIA TAHUN 2010-2019","authors":"Nineng Noer Laila, S. Dai, Syarwani Canon","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23438","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23438","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi di tujuh Pulau di Indonesia (Pulau Sumatera, Pulau Jawa-Bali, Pulau Nusa Tenggara, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Pulau Maluku, Pulau Papua) dan menganalisis pengaruh dari Pengeluaran Perkapita, Pendidikan (Rata-rata lama sekolah penduduk umur ≥ 15 Tahun ), dan Kesehatan (Penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan selama sebulan terakhir) terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Indonesia Tahun 2010-2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode awal yaitu metode analisis Indeks Williamson kemudian menggunakan Teknik analisis regresi berganda data panel melalui pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil Indeks Williamson menunjukkan bahwa rata-rata tingkat ketimpangan yang terjadi di tujuh pulau di Indonesia sebesar 0,20 skala Indeks Williamson, yang berarti bahwa ke tujuh pulau di Indonesia berada di ketimpangan rendah. Dengan Pengeluaran Perkapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia, Pendidikan (Rata-rata lama sekolah penduduk umur ≥ 15 Tahun) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia, dan Kesehatan (Penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan selama sebulan terakhir) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia. Disimpulkan bahwa jika angka Indeks Williamson menunjukkan angka 1 maka ketimpangan berada dalam posisi tinggi, pada hasil analisis Indeks Williamson menunjukkan rata-rata sebesar 0,20 yang berarti ketimpangan antar tujuh pulau di Indonesia menujukkan ketimpangan yang rendah.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":" 28","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139392175","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS PERKEMBANGAN KAWASAN WISATA TAMAN NASIONAL WAKATOBI DI SULAWASI TENGGARA","authors":"Reni Amalia Anugrah, F. Z. Olilingo, F. Akib","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23843","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23843","url":null,"abstract":"Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pengembangan obyek wisata Taman Nasional Wakatobi, 2) Strategi pengembangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam mengembangkan obyek wisata Taman Nasional Wakatobi, 3) kontribusi Obyek Wisata Taman Nasional Wakatobi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Untuk mengetahui besarnya ukuran sampel yang digunakan dalam penelitian ini, digunakan rumus pendekatan slovin dengan sampel 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan faktor pendorong yang memperoleh kategori sangat tinggi adalah panorama alam yang indah, sejuk dan masih asri serta suasana obyek wisata yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung obyek wisata. Faktor penghambat yang memperoleh kategori sangat tinggi yaitu keterbatasan anggaran untuk biaya sarana dan prasarana obyek Wisata Taman Nasional Wakatobi, strategi yang dapat di lakukan yaitu lebih meningkatkan sarana dan prasarana serta infrastruktur yang menunjang seperti membangun fasilitas-fasilitas penunjang sehingga menarik dan memberi kenyamanan bagi pengunjung.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":"85 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139395787","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO","authors":"Savira Mokolinug, Syarwani Canon, B. R. Payu","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23439","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23439","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keadaan sosial ekonomi petani jagung di kecamatan Bulango Utara kabupaten Bone Bolango provinsi Gorontalo dan kelayakan usahatani jagung di kecamatan Bulango utara kabupaten Bone Bolango provinsi Gorontalo untuk sekali panen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2022. Data yang digunakan bersumber dari hasil Kuesioner dan wawancara pada penduduk Kecamatan Bulango Utara yang bermata pencarian sebagai petani jagung. Metode yang digunakan untuk mengetahui kelayakan usahatani adalah R/C Rasio. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 1) Para responden termasuk pada kelas sosial ekonomi menengah kebawah karena rata-rata memiliki lahan sendiri namun hasil panen tidak menentu sehingga pendapatan tidak menentu, pendidikan pun masih tergolong rendah dan rata-rata penghasilan utama adalah petani jagung tapi memiliki keadaan rumah layak huni. 2) R/C Rasio yang di dapat adalah 1,6 maka usahatani di Kecamatan Bulango Utara dapat dikatakan layak karena lebih dari 1.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":" 62","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139392071","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sukma Dewi A Djuno, Muhammad Amir Arham, Boby Rantow Payu
{"title":"Analisis Ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Pilar Kemiskinan Di Kab/Kota Kawasan Teluk Tomini","authors":"Sukma Dewi A Djuno, Muhammad Amir Arham, Boby Rantow Payu","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23841","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23841","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong kemiskinan sekaligus membahasnya. Adapun faktor yang mempengaruhi yaitu Pengangguran, PDRB Sektor Pertanian, Rata-Rata Lama Sekolah. Salah satu yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengentasan kemiskinan yaitu seperti pemerintah melakukan program SDGs untuk mencapai tujuan mulia berupa: Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat, Pendidikan Berkualitas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang disesuaikan dengan variabel penelitian untuk memusatkan pada masalah-masalah yang terjadi dengan bentuk hasil berupa angka, tabel, grafik, dan diagram. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder. Teknik analisis data yang akan digunakan yaitu analisis persamaan regresi linier berganda dengan menggunakan data panel sedangkan alat analisisnya yaitu analisis persamaan regresi, dengan memakai metode analisis regresi berganda dengan data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan pada ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin kemiskinan.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":" 36","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139392743","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENDAPATAN DAERAH TERHADAP PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH SE-SULAWESI TAHUN 2013-2022","authors":"Febriyanto Latif, Syarwani Canon, I. Santoso","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23531","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23531","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan, Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah terhadap pengeluaran pemerintah daerah se-sulawesi. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data sekunder selama 10 tahun periode tertentu, yaitu dari tahun 2013-2022, bersumber dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda menggunakan data time series. Hasil analisis menunjukan bahwa pendapatan daerah berpengaruh negatif dan signifikan secara statistik terhadap pengeluaran daerah artinya setiap peningkatan pendapatan daerah dapat memberikan pengaruh dan bisa menjelasakan secara nyata terhadap peningkatan pengeluaran daerah Se-Sulawesi. Pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap pengeluaran daerah artinya bahwa setiap peningkatan pertumbuhan ekonomi dapat memberikan pengaruh dan bisa menjelaskan secara nyata terhadap peningkatan pengeluaran daerah Se-Sulawesi","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":"211 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139395305","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rinaldy Ahmad Neno, Sri Endang Saleh, S. I. S. Dai
{"title":"PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KAWASAN TELUK TOMINI 2017-2021","authors":"Rinaldy Ahmad Neno, Sri Endang Saleh, S. I. S. Dai","doi":"10.37905/jsep.v1i3.23493","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23493","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk terhadap tingkat pengangguran terbuka dan membuktikan pengaruh pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk terhadap tigkat pengangguran terbuka di Kawasan Teluk Tomini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan secara kuantitatif. menggunakan model data panel. Penelitian ini menggunakan data yang terdiri dari cross section 14 Kabupaten/kota dan time series 5 tahun dari 2017 sampai 2021 di Kawasan Teluk Tomini. Analisis yang di gunakan iyalah regresi analisis linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap tingkat pengangguran terbuka yang terjadi di 14 daerah kawasan teluk tomini. Hal ini tentu mengindikasikan bahwa semakin besar pertumbuhan ekonomi maka akan signifikan meningkatkan angka pengangguran. Dan jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap tingkat pengangguran terbuka. Jika persentase jumlah penduduk yang ada di kawasan teluk tomini (distribusi penduduk skala masing-masing provinsi) meningkat sebesar 1% maka akan menurunkan jumlah pengangguran di kawasan teluk tomini sebanyak 0.3074667 persen.","PeriodicalId":511730,"journal":{"name":"Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan","volume":"91 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139394001","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}