{"title":"Group Identities in Conflicts","authors":"M. Kolmar, A. Wagener","doi":"10.1007/s41412-019-00083-8","DOIUrl":"https://doi.org/10.1007/s41412-019-00083-8","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"41 1","pages":"165 - 192"},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-09-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88198462","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Constitutionalizing Leviathan: A Critique of Buchanan’s Conception of Lawmaking","authors":"D. Bertolini","doi":"10.1007/s41412-019-00086-5","DOIUrl":"https://doi.org/10.1007/s41412-019-00086-5","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"315 1","pages":"41 - 69"},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-09-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75433671","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"On the Nature of Fair Behaviour: Further Evidence","authors":"Agnès Festré","doi":"10.1007/s41412-019-00084-7","DOIUrl":"https://doi.org/10.1007/s41412-019-00084-7","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"1 1","pages":"193 - 207"},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-08-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76052706","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Anti-Western Conspiracy Thinking in China and Russia: Empirical Evidence and its Link to Expectations of Collusion","authors":"Alexander Libman, B. Vollan","doi":"10.1007/s41412-019-00082-9","DOIUrl":"https://doi.org/10.1007/s41412-019-00082-9","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"2022 1","pages":"135 - 163"},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-08-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72643374","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kebutuhan Investasi Sektor Potensial dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Lamongan Pada Tahun 2020","authors":"M. Mujib","doi":"10.15642/oje.2019.3.2.177-193","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/oje.2019.3.2.177-193","url":null,"abstract":"Penelitian yang berjudul “Analisis Kebutuhan Investasi Sektor Potensial Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Lamongan Pada Tahun 2020†ini bertujuan untuk menjawab apa saja sektor ekonomi potensial di Kabupaten Lamongan dan berapa kebutuhan investasinya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan.Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Alat analisis yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ) dan Icremental Capital Output Ratio (ICOR). Analisis LQ digunakan untuk menentukan sektor potensial dan ICOR digunakan untuk menentukan kebutuhan investasi dari setiap sektor. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil secara langsung dari website Badan Pusat Statistik (BPS).Hasil penelitian ini menyimpulkan terdapat delapan sektor unggulan yang ada di Kabupaten Lamongan yaitu (1) sektor pertanian, kehutanan, perikanan, (2) sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, (3) sektor konstruksi, (4) sektor informasi dan komunikasi, (5) sektor real estate, (6) sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, (7) sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, (8) sektor jasa lainnya.Hasil perhitungan ICOR dapat digunakan untuk menghitung kebutuhan investasi untuk mendorong pertumbuhan output sebesar 1%. Kebutuhan investasi sektor potensial di Kabupaten Lamongan yaitu (1) sektor pertanian, kehutanan sebesar , perikanan sebsar 575,52 miliar, (2) sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar 1,65 miliar, (3) sektor konstruksi sebsar 193,92 miliar, (4) sektor informasi dan komunikasi sebsar 86,80 miliar, (5) sektor real estate sebesar 22,59 miliar","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89960930","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sektor Unggulan Dan Pergeseran Sektoral Kabupaten Gresik 2011-2017 Dalam Perspektif Pembangunan Ekonomi Regional","authors":"Abdul Hakim","doi":"10.15642/OJE.2019.3.2.1-27","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/OJE.2019.3.2.1-27","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan Mengetahui sektor unggulan yang dimiliki oleh Dan Pergeseran Sektoral Kabupaten Gresik 2011-2017. Dari hasil analisis LQ, didapatkan bahwa ada tiga sektor unggulan di Kabupaten Gresik yang memberikan kontribusi besar bagi PDRB Gresik dan pertumbuhan sektor lain. Ketiga sektor unggulan tersebut adalah sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas. Hasil analisis shift share terhadap seluruh sektor yang ada di Kabupaten Gresik mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dari pada pertumbuhan total seluruh sektor yang ada di Jawa Timur. Kabupaten Gresik memilki sepuluh sektor-sektor maju yaitu (1) Sektor konstruksi, (2) Sektor perdagangan besar dan eceran, (3) Sektor transportasi dan pergudangan, (4) Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, (5) Sektor informasi dan komunikasi, (6) Sektor jasa keuangan dan asuransi, (7) Sektor real estat, (8) Sektor jasa perusahaan, (9) Sektor jasa pendidikan, (10) Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Dalam perspektif ekonomi regional atau wilayah, pengembangan sektor unggulan dan pergerseran sektoral di Kabupaten Gresik memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesempatan kerja, dan penurunan tingkat kemiskinan. Ketiga sektor unggulan yang ada di Kabupaten Gresik (pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas) dapat dikembangkan den","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88549112","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga BI, dan Gross Domestic Product (GDP) terhadap Rasio Non Performing Loan (NPL) pada Bank Umum di Indonesia Periode Tahun 2013-2016","authors":"Sri Muljaningsih, R. Wulandari","doi":"10.15642/oje.2019.3.2.153-176","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/oje.2019.3.2.153-176","url":null,"abstract":"Perbankan merupakan lembaga keuanganyang menghimpun dana dan menyalurkan kembalidana ke masyarakat dalam bentuk kredit. Banksebagaimana lembaga keuangan lain memiliki motifuntuk mendapatkan keuntungan yang dimana selaludihadapkan dengan adanya resiko, yang dikenaldengan istilah rasio NPL dalam dunia perbankan.Dalam penelitian ini menggunakan teknik AnalisisRegresi Linier Berganda dengan menggunakan alatbantu computer software program SPSS (StatisticProgram For Social Sciene) versi 21 yang menunjukkanpengaruh secara signifkan antara variabel bebas danterikat.Hasil dari penelitian ini menunjukkan secaraparsial infasi tidak berpengaruh signifkan terhadaprasio Non Performing Loan pada bank umum diIndonesia dan pada suku bunga BI berpengaruhnegatif signifkan terhadap rasio Non Performing Loanpada bank umum di Indonesia serta pada GrossDomestic Product berpengaruh positif signifkanterhadap rasio Non Performing Loan pada bank umumdi Indonesia. Sedangkan secara simultan infasi, sukubunga BI, dan Gross domestic Product berpengaruhsignifkan terhadap rasio Non Performing Loan padabank umum di Indonesia.","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"77 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74436540","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Sektor Basis dan Non Basis pada Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Madiun Tahun 2013-3017","authors":"Aldi Eko Wicaksono","doi":"10.15642/oje.2019.3.2.207-219","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/oje.2019.3.2.207-219","url":null,"abstract":"Provinsi dan Kabupaten. Metode yang digunakan dalam menentukan sektor unggulan di Kabupaten Madiun adalah Location Quotient (LQ), analisis Shift Share untuk mengidentifikasi tingkat pertumbuhan ekonomi. Hasil dari analisis Location Qoutient (LQ) rata-rata pada tahun 2013-207 dapat diketahui bahwa yang tergolong sektor basis di Kabupaten Madiun adalah (1) Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, (2) Sektor Pengdaan air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, (3) Sektor Konstruksi, (4) Sektor Informasi dan Komunikasi, (5) Sektor jasa Keuangan dan Asuransi, (6) Sektor Real Estat, (7) Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, (8) Sektor Jasa Pendidikan, (9) Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, (10) Sektor lainnya. Memiliki nilai Location Quotient (LQ) lebih dari satu (LQ>1), dengan demikian dapat diartikan bahwa sektor ekonomi tersebut mampu mengekspor hasil produksinya ke daerah lain. Hasil dari analisis Shift Share (SS) sektor basis yang memiliki daya saing yaitu 1) Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, (2) Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, (3) Kontruksi, (4). Informasi Komunikasi (5). Jasa Keuangan dan Asuransi, (6) Real Estate (7) Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (8) Jasa Pendidikan (9) Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (10) Jasa Lainnya. Sektor tersebut mempunyai peran yang besar terhadap PDRB. Sektor tersebut sangat berarti bagi Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun.","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"39 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83099399","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Khusnul Milad, Achmad Teguh Wibowo, Akh. Yunan Athoillah
{"title":"Penguatan Tata Kelola Transparansi Informasi Publik, Akuntabilitas, dan Efisiensi Keuangan di Universitas Demi Mewujudkan Good University Government","authors":"Muhammad Khusnul Milad, Achmad Teguh Wibowo, Akh. Yunan Athoillah","doi":"10.15642/OJE.2019.3.2.119-139","DOIUrl":"https://doi.org/10.15642/OJE.2019.3.2.119-139","url":null,"abstract":"Keuangan merupakan salah satu bagian dari kebutuhan dasar dalam pelaksanaan fungsi dari suatu lembaga tanpa terkecuali lembaga pendidikan yang dalam hal ini adalah Universitas. Dalam manajemen keuangan, Universitas biasanya memiliki bidang khusus dalam pengelolaan dimana biasanya ada bidang keuangan baik di Rektorat maupun di Fakultas masing masing dalam Universitas. Selain itu dalam sistem koordinasi internal jabatan juga terdapat keberadaan Wakil Rektor maupun Wakil Dekan di bidang keuangan. Secara garis besar pengelolaan kampus melalui sistem informasi dalam hal bidang keuangan sagat diperlukan untuk mewujudkan Good University Government. Dalam pelaksanaannya setiap universitas memiliki mekanisme mekanisme tersendiri terkait dengan manajemen keuangannya. Maka dari itu perlu diterapkan Akuntabilitas, Transparansi dan Efisiensi keuangan di universitas demi menciptakan konsep Good Governance dalam lingkup kampus atau disebut Good University Government. Good University Government merupakan salah satu upaya untuk menata universitas yang baik dalam mencerminkan kesuksesan universitas agar menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas dan siap bersaing dalam pada persaingan dunia global. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan sebuah kerja keras dan tingkat kedisiplinan tinggi dalam mendidik, serta mengajarkan nilai-nilai budaya masyarakat global. Dalam menciptakan tata kelola universitas yang baik dan bersih, sebuah universitas atau perguruan tinggi tentunya harus memiliki tenaga pendidik yang mempunyai kualifikasi dan kompetensi unggul, serta memiliki efisiensi dan produktivitas pembelajaran yang tinggi. Selain itu, universitas juga diharuskan mampu menggali dana dengan bekerjasama dengan mitra bisnis dalam mengembangkan unit-unit","PeriodicalId":40400,"journal":{"name":"Homo Oeconomicus-Journal of Behavioral and Institutional Economics","volume":"25 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.8,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75664630","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}