{"title":"Pengaruh Penambahan Abu Cangkang Keong Bakau Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton","authors":"Hernita Matana","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i2.1897","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i2.1897","url":null,"abstract":"Pengurangan faktor air semen (fas) dan penambahan admixture pozzolanic seperti (silicafume) sering digunakan untuk memodifikasi komposisi beton dan mengurangi pori-pori. Di Indonesia penambahan material tambahan pada campuran beton telah banyak digunakan. Bahan-bahan limbah di sekitar lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Salah satu pemanfaatan material alternatif seperti limbah cangkang keong bakau. Keong bakau (Telescopium telescopium) banyak di jumpai di perairan payau dan merupakan hama di tambak. Cangkang keong bakau mengandung kalsium karbonat (CaCO3) dalam kadar yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan batu gamping, cangkang telur, keramik, atau bahan lainnya. Penelitian ini menguji kuat tekan dan tarik belah beton dengan menggunakan cangkang keong bakau yang dibakar lalu di tumbuk hingga jadi abu dan di ayak dengan menggunakan saringan no. 200 sebagai bahan tambah dalam dalam pembuatan beton. Pembuatan benda uji ini dilakukan dengan menggunakan silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan variasi penambahan abu cangkang keong bakau 3%, 7% dan 10% dan akan dilakukan pengujian pada hari ke 3,7,14 dan 28 . Berdasarkan analisis data dari hasil pengujian diperoleh kuat tekan pada umur 28 hari sebesar (33,404 MPa) pada variasi 10%, (29,818 MPa) variasi 7%, (27,648 MPa) variasi 3%, dan normal (25,855 MPa). Pada pengujian kuat tarik belah beton diperoleh hasil sebesar (3,090 MPa) variasi 10%, (2,807 MPa) variasi 7%, (2,689 MPa) variasi 3%, dan normal (2,642 MPa), menunjukkan bahwa penambahan abu cangkang keong bakau pada beton dapat menambah kuat tekan dan kuat tarik belah beton.","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125446792","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS FUSE CUT OUT SEBAGAI PENGAMAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI TEGANGAN 20 KV MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP","authors":"Desty Imannuel, Yusri A M Ambabunga, M. Lumembang","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i2.1880","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i2.1880","url":null,"abstract":"Dalam sistem tenaga listrik sering kali terjadi gangguan sehingga perlu untuk menggunakan pengaman yang tepat pada disetiap peralatan distribusi agar mampu mengamankan setiap peratalan dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai gangguan pada saat transformator dalam keadaan kelebihan beban (overload), melakukan simulasi pada software ETAP 19.01, serta menentukan kapasitan rating fuse link pada Fuse Cut Out (FCO). Hasil penelitian menunjukkan nilai rating fuse link ditentukan melalui arus gangguan hubung singkat yang timbul. Nilai gangguan yang timbul pada transformator 50 KVA sebesar 2.017 KA dengan rating fuse link yang digunakan 2 A, transformator 100 KVA sebesar 4.016 KA dengan rating fuse link 4 A, transformator 160 KVA sebesar 6.227 KA dengan rating fuse link 6 A, dan transformator 200 KVA sebesar 7.738 KA dengan fuse link 7 A. Untuk mengoptimalkan kinerja dari sebuah pengaman atau FCO, penentuan nilai fuse link yang digunakan harus lebih kecil dari nilai arus gangguan yang timbul sehingga mampu bekerja dengan baik dan meminimalisir daerah gangguan secara luas","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"1092 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116041951","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Samuel Yakobus Padang, Melki Garonga, Irene Devi Damayanti
{"title":"PENERAPAN USER CENTERED DESIGN (UCD) PADA E-COMMERCE MERCHANDISE TORAJA","authors":"Samuel Yakobus Padang, Melki Garonga, Irene Devi Damayanti","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i2.1896","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i2.1896","url":null,"abstract":"Perkembangan teknologi informasi yang meningkat pesat pada tahun-tahun terakhir dapat membawa beberapa dampak pada beberapa aspek kehidupan manusia termasuk perkembangan dunia bisnis. Salah satu dampak dari perkembangan teknologi informasi adalah penggunaan media elektronik seperti pada kegiatan penjualan online. Proses penjualan secara online diharapkan dapat mempertahankan daya saing dan dapat bertahan mengikuti perkembangan zaman. Toraja merupakan suatu suku di Pulau Sulawesi yang sangat unik dan terkenal dengan budayanya, rumah adatnya, hingga upacara adatnya. Salah satu destinasi wisata di Toraja Utara adalah Ke’te’ Kesu’. Ke’te’ Kesu’ merupakan objek wisata yang masih mempertahankan tradisi masyarakat kuno Toraja yang memakamkan jenazah-jenazah dengan cara disimpan dalam peti kemudian digantung disebuah tebing. Ke’te’ Kesu’ juga menyediakan banyak merchandise yang dapat dibeli saat berkunjung kesana. Namun, dalam memasarkan produk-produk masih bergantung pada pengunjung yang berkunjung ke ke’te’ kesu’ secara langsung sehingga proses pemasaran belum luas. Dari permasalahan ini, maka dibutuhkan suatu aplikasi berbasis website untuk menjual produk-produk tersebut sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat luas dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Website yang akan dibuat menggunakan metode UCD (User Centered Design). Tujuan menggunakan metode ini adalah untuk mengetahui aplikasi website yang telah dibuat sudah sesuai dengan keinginan pengguna. Hasil pengujian blackbox yang dilakukan semuanya berhasil dan tidak ada kesalahan (error), dan hasil pengujian usability pada sistem yang telah dibuat sudah sangat baik karena menghasilkan nilai rata-rata persentase yang diperoleh dari learnability 91,99%, efficiency 92,66%, memorability 87,33%, error 92% dan satisfaction 89,66% dengan hasil akhir Usability Testing 90,72%.","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"320 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122227697","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Penambahan Serbuk Kaca Pada Beton yang Direndam dengan Larutan Asam Sulfat Terhadap Kuat Tekan","authors":"I. Padang","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i2.1894","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i2.1894","url":null,"abstract":"Penggunaan beton pada lingkungan agresif sangat berpengaruh pada keawetan dan nilai kuat tekan beton. Lingkungan tanah yang terkontaminasi dengan unsur kimia agresif dapat merusak bagian bawah tanah. Struktur beton yang kontak langsung dengan senyawa asam sulfat akan mempengaruhi kualitas kuat tekan beton karena asam sulfat dapat membuat beton menjadi korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk kaca pada beton yang direndam larutan asam sulfat pH3. Larutan asam sulfat merupakan larutan yang bersifat korosif terhadap beton. Proses pembuatan beton dilakukan dengan menambahkan serbuk kaca sebagai pengganti sebagaian pasir dengan kadar 10 % dan 20%. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15cm x tinggi 30 cm sebanyak 45 sampel yang akan diuji pada umur 3, 7, 14, 21, dan 28 setelah direndam larutan asam sulfat pH3. Penelitian eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Toraja menunjukkan bahwa kuat tekan beton yang berusia 28 hari dengan penambahan 20 % serbuk kaca sebagai pengganti sebagian pasir memiliki kuat tekan optimal. Hasil yang didapat dari penambahan 20 % serbuk kaca pada umur 28 hari sebesa 20,75 MPa. Kuat tekan terus meningkat seiring penambahan kadar serbuk kaca dan umur dari beton yang direndam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penambahan serbuk kaca pada beton bisa menjadi alternatif untuk mengatasi serangan sulfat pada beton","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115643490","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sistem Kontrol Kadar Nutrisi Tanaman Hidroponik Berbasis Arduino UNO","authors":"Juprianus Rusman, Aryo Michael, Melki Garonga, Yovinianus Paonganan","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i2.1895","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i2.1895","url":null,"abstract":"Tanaman holtikultura yang awalnya dikenal sebagai tanaman perkebunan rakyat mulai berkembang pesat dengan perkembangan teknologi saat ini. Metode budidaya dengan hidroponik mulai digemari karena dianggap lebih efisien pada penggunaan lahan dan perawatan. Pemberian nutrisi pada tanaman sayuran hidroponik merupakan kewajiban yang harus dilakukan secara berkala dengan cara mengukur nutrisi yang ada pada larutan hidroponik secara konvensional. Hal tersebut dapat ditunjang dengan penggunaan teknologi mikrokontroller. Pada penelitian ini dibuat rancang bangun alat kontrol kadar nutrisi dalam air pada sistem hidroponik dengan Total Disollved Solid (TDS)”. Pengujian dilakukan dengan mempompa nutrisi terlarut AB mix dan air baku kedalam wadah penampung sampai sensor TDS meter dan sensor HY-SRF05 mendeteksi nilai kondisi tertentu. Selanjutnya disirkulasikan ke talang pipa tanam yang menjadi kebutuhan tanaman sawi. Hasil pengujian tersebut kemudian dibandingkan yaitu pemberian larutan nutrisi dengan alat TDS & EC antara sensor TDS meter selisih paling rendah adalah 0,05 atau sebesar 4,9 % sedangkan yang paling tinggi adalah 0,36 atau sebesar 36,3 %.","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"235 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121669344","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Calvin Sampe Upa', Leo Arif Nateo Masarrang, Rehan Ariel Lembang, Julti Paranduk, Caleb Lumba, Dian Pranata Putra Ambali
{"title":"DESAIN SISTEM PENYEDIAAN AIR BESIH DI DUSUN KOKOA,LEMBANG SESEAN MATALLO","authors":"Calvin Sampe Upa', Leo Arif Nateo Masarrang, Rehan Ariel Lembang, Julti Paranduk, Caleb Lumba, Dian Pranata Putra Ambali","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i1.1423","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i1.1423","url":null,"abstract":"System penyedian air bersih di Lembang sesean matallo belum tertata dengan baik. Pada saat musim penghujan pipa saluran air mengalami kerusakan : tersumbat, bocor bahkan pecah yang diakibatkan oleh longsor pada daerah tebing yang dilalui oleh pipa. Distribusi hidran umum tidak sesuai dengan jumlah penduduk yang ada. Oleh sebab itu perlu peninjauan kembali atau perencanaan ulang sistem penyediaan air bersih, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air penduduk. Dalam jurnal ini direncanakan sistem penyediaan air bersih di Lembang sesean matallo hingga tahun 2030. Proyeksi jumlah penduduk menggunakan analisis regresi, sehingga diketahui jumlah penduduk pada tahun rencana guna memprediksi jumlah kebutuhan air bersih. Mencari sumber air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan merencanakan sistem penyediaan air yang dapat menyalurkan air secara merata ke seluruh penduduk yang ada Lembang sesean matallo.Dari survey dan analisis, jumlah pertumbuhan penduduk Lembang sesean matallo hingga tahun rencana 2030 adalah 7413 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 5,0196 liter/detik","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"84 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124641908","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sistem Informasi Cuti ASN Berbasis Web Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kabupaten Toraja Utara","authors":"Ary Tumanan, Melki Garonga, Samrius Upa","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i1.1642","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i1.1642","url":null,"abstract":"Dalam pengurusan cuti ASN, instansi yang yang bertanggung jawab dalam mengurus urusan kepegawaian lingkungan Pemerintahan Kabupaten Toraja Utara yakni Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Toraja Utara. Masalah yang terjadi pada BKPP Kabupaten Toraja Utara mengenai masalah cuti pegawai yang akan diajukan ASN. Terkadang masih ada ASN yang belum memahami aturan cuti sehingga pada saat ASN datang ke kantor BKPP membawa berkas permohonan cutinya, pengajuannya tidak dapat diproses lebih lanjut disebabkan karena permohonan cutinya yang tidak sesuai dengan aturan cuti yang berlaku. Ketika ASN ingin mengajukan cuti tahunan, BKPP Bidang Diklat harus mencari satu persatu arsip cuti pegawai dalam bentuk buku agenda untuk mengetahui sisa cuti pegawai tersebut, kemudian BKPP membuatkan surat pengantar pengajuan cuti ASN, yang mana itu membutuhkan waktu yang lama dan cukup ribet sehingga pengurusan pengajuan cuti pegawai menjadi lebih lama. Oleh karena itu, dibutuhkan pembuatan suatu sistem informasi cuti ASN sehingga pemrosesan pemberian cuti ASN lebih cepat dan tepat dilakukan. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode waterfall yang memiliki tahapan mulai dari analisis, perancangan, implementasi dan pengujian. Hasil pengujian blackbox yang telah dilakukan semuanya berhasil atau tidak adanya kesalahan (error) dan hasil pengujian implementasi sistem menggunakan User Acceptance Test (UAT) sudah sangat baik digunakan oleh ASN dalam mengajukan cuti dengan memperoleh nilai persentase 87,99%.","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130740783","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air untuk Daya Dukung Lingkungan di Dusun Limbong Padang, Lembang Talimbangan, Kec. Buntupepasan","authors":"Stenly Rante","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i1.1446","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i1.1446","url":null,"abstract":"Beragam bentuk aktivitas manusia yang tidak pernah lepas dari penggunaan air. Kondisi tersebut memaksa agar suatu dusun dapat menjaga kualitas dan kuantitas sumber daya air. Tersedianya sumber daya air suatu dusun harus mampu mencukupi kebutuhan air yang diharapkan, sehingga terjadi keseimbangan antara keduannya. Penentuan keterlampauinya ketersediaan oleh kebutuhan air dapat dinyatakan melalui status daya dukung lingkungan. Tujuan utama dilakukannya penelitian untuk mengetahui status daya dukung lingkungan Di Dusun Limbong Padang. Penentuan status daya dukung lingkungan dilakukan dengan metode analisis data primer. Faktor penentu kebutuhan air antara lain jumlah penduduk, luas sawah, dan jumlah ternak. Dusun Limbong Padang, Lembang Talimbangan, Kecamatan Buntu Pepasan, yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Toraja Utara yang terletak di Koordinat 02° 49’ 53” Lintang Selatan dan 119° 51’ 26” Bujur Timur dengan Luas Wilayah 131,72 Km², dengan jarak tempuh sekitar 26 Km dari Ibukota Kabupaten Toraja Utara (Rantepao) dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Topografi daerah ini berbukit dengan ketinggian rata-rata 1.415 DPL.Secara keseluruhan Kecamatan Buntu Pepasan terdiri dari 1 Kelurahan dan 12 Lembang dengan luas wilayah 131,72 km² salah satunya Lembang Talimbangan. Kebutuhan Air Jumlah populasi penduduk, jumlah ternak, dan luas sawah berpengaruh pada penggunaan air di Dusun Limbong Padang. Faktor penentu kebutuhan air diproyeksikan baik untuk mengetahui besarnya penggunaan air domestik, non domestik, irigasi, peternakan, industri, dan untuk penggelontoran (pemeliharaan sungai)","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130585711","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abdias Tandy Arrang, R. O. Tarru, Adytripka Alik, Hasyim Basri, Gersony Miri
{"title":"Tinjauan Desain Tikungan Ruas Bua – Batas Toraja Utara untuk Peningkatan Layanan Jalan","authors":"Abdias Tandy Arrang, R. O. Tarru, Adytripka Alik, Hasyim Basri, Gersony Miri","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i1.1510","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i1.1510","url":null,"abstract":"\u0000 \u0000 \u0000 \u0000Ruas Bua – Batas Toraja Utara adalah bagian dari ruas jalan Bua – Rantepao dan merupakan salah satu jalan alternatif yang menghubungkan wilayah Luwu dan Toraja. Ruas jalan ini masuk dalam status jalan provinsi. Saat ini sedang dilaksanakan pembangunan jalan pada ruas tersebut. Setelah terbangun nanti diharapkan ruas ini dapat melayani lalu lintas dengan waktu tempuh yang relatif lebih singkat dibanding dengan jalan ruas Palopo – Rantepao. Penelitian dilaksanakan dengan cara meninjau kembali gambar desain tikungan pada proyek pembangunan jalan Ruas Bua – Batas Toraja Utara terhadap kesesuaian dengan standar perancangan geometrik yang berlaku. Kecepatan rencana (VR) dianalisis apakah sesuai dengn kondisi geometrik antara lain jari-jari tikungan (R), superelevasi (e) dan koefisien gesek memanjang (f). Setelah itu dilakukan juga pengecekan terhadap daerah bebas samping pada tikungan (E) dengan jarak pandang (Jh) yang tersedia. Dari 96 tikungan, terdapat 61 tikungan yang didesain dengan VR hanya sebesar 20 km/jam. Sementara untuk fungsi jalan lokal medan berbukit seharusnya didesain 30 – 50 km/jam. Dari 61 tikungan teresebut 22 tikungan bisa ditingkatkan kecepatan rencananya hingga 30 km/jam tanpa memperbaiki geometrik jalan, 7 tikungan memenuhi syarat geometrik jalan dengan cara menaikkan elevasi maksimum tikungan hingga 10%. Sementara 32 tikungan harus diperbaiki dengan menaikkan jari-jari tikungan (R). Analisis jarak pandang bebas pada tikungan memperlihatkan bahwa ada 12 tikungan yang tidak memenuhi jarak pandang. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126142840","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kerawanan dan Penanggulangan Longsor di Benteng Ka'do Kec.Kapala Pitu dengan Menggunakan Geotekstil","authors":"Hernita Matana, I. Padang","doi":"10.47178/dynamicsaint.v7i1.1506","DOIUrl":"https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v7i1.1506","url":null,"abstract":"Bencana alam tanah longsor sering melanda beberapa wilayah di tanah air. Kabupaten Toraja Utara Kecamatan Kapala Pitu Lembang Benteng Ka’do adalah salah satu Lembang yang sering terjadi bencana alam berupa tanah longsor karena sebagian wilayahnya berupa lereng dan pegunungan. Sembilan tahun terakhir mulai tahun 2012 sampai tahubn 2021 sering terjadi longsor ketika musim hujan tiba, khususnya pada bulan desember dengan curah hujan yang cukup tinggi. Kejadian tersebut menyebabkan kerugian materi dan rusaknya fasilitas umum yaitu jalan raya. Lembang Benteng Ka’do mempunyai karakteristik lahan dengan bentuk bertahap-tahap, berbukit hingga bergunung-gunung dengan ketinggian tempat bervariasi dari lereng yang landai. \u0000Dari hasil penelitian diperoleh nilai CBR 42.65% yang menjelaskan bahwa kepadatan tanah dalam kondisi baik. Penggunaan perkuatan lembar geotekxtil pada percobaan pergeseran tanah menyebabkan peningkatan kekuatan dan kepadatan pada subgrade tanah. Hasil pengujian diperoleh hasil untuk tanah pada sampel tanah yang diperkuat lembar geotextil pada kemiringan 30o, dalam waktu 2 jam atau 7200 detik penyiraman mengalami pergerseran sebesar 0 mm atau 0%, pada kemiringan 35o selama 2 jam atau 7200 detik penyiraman mengalami pergeseran sebesar 0 mm atau 0%, dan pada kemiringan 40o selama 2 jam atau 7200 detik penyiraman mengalami pergeseran sebesar 8 mm atau 0,67%. Kondisi sampel tanah pada permukaan hanya terguras oleh air namun air tidak menembus lapisan perkuatan geotextile yang menyebabkan lapisan tanah di bawahnya tetap kering dan tidak mengalami perpindahan secara signifikan. \u0000 \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":396826,"journal":{"name":"Journal Dynamic Saint","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132844836","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}