M. N. Lestari, Pio Arfianova Fitrizky Islami, Kirya Mateeke Moses, A. Wibawa
{"title":"Implementasi metode Fuzzy Tsukamoto untuk menentukan hasil tes kesehatan pada penerimaan peserta didik baru di Sekolah Menengah Kejuruan","authors":"M. N. Lestari, Pio Arfianova Fitrizky Islami, Kirya Mateeke Moses, A. Wibawa","doi":"10.26594/REGISTER.V4I1.718","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I1.718","url":null,"abstract":"Sejarah artikel: Menerima 17 Februari 2017 Revisi 28 Juli 2018 Diterima 28 Juli 2018 Online 28 Juli 2018 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hendaknya mampu menciptakan siswa siap kerja, tidak hanya di sekolah saja dilakukan tes kesehatan. Pada saat memasuki dunia kerja, para siswa juga akan dites kesehatan oleh perusahaan untuk memastikan riwayat kesehatan calon tenaga kerja. Dalam hal ini, pihak sekolah tentunya tidak ingin jika para siswa tidak bisa masuk ke perusahaan karena terbentur dengan riwayat kesehatan. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu persyaratan utama dalam menyeleksi calon siswa baru pada SMK. Dalam makalah ini akan dikembangkan sebuah sistem penentuan status kesehatan peserta didik SMK yang terkomputerisasi. Model yang digunakan dalam kajian ini adalah Fuzzy Tsukamoto. Metode Fuzzy Tsukamoto dilakukan yang pertama kali untuk menentukan fungsi keanggotaannya, kemudian menentukan rule, dan nantinya kategori akan diklasterisasi ke masingmasing kelompok sesuai dengan rule yang diterapkan. Metode Tsukamoto yang digunakan adalah metode defuzzikfikasi rata-rata terpusat (Center Average Defuzzifier). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah penggunaan Logika Fuzzy dengan metode Tsukamoto dapat menentukan status kesehatan pada calon siswa SMK. Kata kunci: Center Average Defuzzifier Fuzzy Tsukamoto penerimaan peserta didik SMK tes kesehatan","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85163135","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penanganan imbalance class data laboratorium kesehatan dengan Majority Weighted Minority Oversampling Technique","authors":"M. Untoro, Joko Lianto Buliali","doi":"10.26594/REGISTER.V4I1.1184","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I1.1184","url":null,"abstract":"Diagnosis suatu penyakit akan menjadi tepat jika didukung dengan berbagai proses mulai pengecekan awal (amannesa) sampai pengecekan laboratorium. Hasil dari proses laboratorium mempunyai informasi berbagai penyakit, akan tetapi beberapa jenis penyakit memiliki prevalensi rendah. Penyakit bervalensi rendah memiliki pengaruh dalam penanganan pasien lebih lanjut. Dengan rasio yang tidak seimbang data laboratorium akan menyebabkan nilai akurasi menjadi rendah dalam pengklasifikasian dan penanganan penyakit. Majority Weighted Minority Oversampling Technique (MWMOTE) adalah saalah satu cara untuk menyelesaikan imbalanced. Penelitian ini bertujuan menangani permasalahan ketidakseimbangan data laboratorium kesehatan sehingga diperoleh hasil pengklasifikasian penyakit dengan tingkat akurasi lebih tinggi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa MWMOTE dapat meningkatkan akurasi untuk permasalahan ketidakseimbangan data sebesar 3,13%. Diagnosis of a disease will be appropriate if supported by various processes ranging from initial checks (amannesa) to laboratory checks. Results from the laboratory process have information on various diseases, but some types of diseases have a low prevalence. Low-valvature disease has an effect in the treatment of the patient further. With an unbalanced ratio the laboratory data will cause the accuracy value to be low in the classification and handling of the disease. Majority Weighted Minority Oversampling Technique (MWMOTE) is one way to complete imbalanced. This study aims to address the problem of imbalance of health laboratory data to obtain the results of the classification of disease with a higher degree of accuracy. The results of this study indicate that MWMOTE can improve accuracy for data imbalance problems by 3.13%.","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"23 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88216352","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Interoperabilitas perangkat lunak menggunakan RESTful web service","authors":"M. Amin","doi":"10.26594/register.v4i1.1129","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/register.v4i1.1129","url":null,"abstract":"Pengembangan sistem informasi membutuhkan interoperabilitas dalam lingkungan yang heterogen, dilihat dari sistem operasi, perangkat lunak, bahasa pemrograman, dan basis data, sehingga dapat saling berkomunikasi dan bertukar data atau informasi. RESTful web service dapat digunakan sebagai salah satu teknologi untuk mewujudkan interoperabilitas. Sebuah studi kasus tentang aplikasi perpustakaan telah digunakan dalam penelitian ini. Aplikasi tersebut dibangun dengan Slim Framework PHP untuk sisi server dan Visual Basic pada sisi client. Komunikasi antara client dan server menggunakan HTTP method yaitu GET, POST, PUT, dan DELETE. Pengujian telah dilakukan untuk melihat performa dari web service yang telah dikembangkan menggunakan perangkat lunak Postman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, aplikasi client dapat mengakses web service yang disediakan di sisi server sebagai wujud interoperabilitas. Information development systems need interoperability in heterogeneous environments, seen from operating systems, software, programming languages, and databases, so that they can communicate and exchange data or information. RESTful web services can be used as one of the technologies to realize interoperability. As case studies build library applications using PHP Slim Framework on the server side, while Visual Basic programming language is used on the client side. Communication Between client and server using HTTP Method that is GET, POST, PUT, and DELETE. Testing has been done to see the performance of web service functionality that has been developed using Postman software. The result shows that client applications can access the web services provided on the server side as a form of interoperability.","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91069852","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Extreme Programming untuk rancang bangun aplikasi pengelolaan surat keterangan kependudukan","authors":"Lili Rusdiana","doi":"10.26594/REGISTER.V4I1.1191","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I1.1191","url":null,"abstract":"Extreme Programming(XP) dapat diterapkan untuk membangun aplikasi pengelolaan surat keterangan kependudukan,agar surat dapat dikelola untuk didokumentasikan dan dilakukan rekapitulasi laporan, karena pengelolaan surat pada saat ini rentan rusak atau hilang. Rancang bangun perangkat lunak menyesuaikan tahapan pada XP. Perencanaan dan perancangan yang dilakukan untuk menghasilkan pengkodean yang kemudian diujikan menggunakan black-box. Pengujian dilakukan pada fitur aplikasi untuk mengelola surat seperti menyimpan data maupun mencetak untuk keperluan pada kantor lurah Rantau Pulut,dan menunjukkan bahwa fungsionalitas dapat sesuai dengan hasil yang diharapkan. Aplikasi yang dibangun dapat diimplementasikan dengan menerapkan metode XP. Extreme Programming can be applied to build management application of certificate so that the letter can be managed to be documented and done report recapitulation because the management of the letter are vulnerable to damage or disappear. Software design adjusts the stages in extreme programming. Planning and design is done to generate the coding which is then tested using black-box. Tests are performed on existing features of the application to letter manage as to save or print to necessities at Rantau Pulut village office and show that the functionality can match the expected results. Applications built can be implemented by applying the Extreme Programming method.","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"80 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77084713","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Salahudin Robo, Trisno Trisno, S. Sunardi, Santosa Santosa
{"title":"Perencanaan strategis sistem informasi menggunakan Enterprise Architecture Planning pada PT. Karya Cipta Buana Sentosa Maumere","authors":"Salahudin Robo, Trisno Trisno, S. Sunardi, Santosa Santosa","doi":"10.26594/REGISTER.V4I1.1163","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I1.1163","url":null,"abstract":"Teknologi informasi semakin lama semakin maju dan setiap saat selalu ada perkembangannya yang berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan. Salah satu diantaranya adalah aspek perekonomian yang berdampak positif bagi perusahaan. Oleh karena itu, setiap perusahaan berusaha untuk menerapkan teknologi informasi dengan tujuan meningkatkan efektifitas dalam proses bisnis, agar perusahan mampu memberikan nilai tambah yaitu berupa keunggulan dalam persaingan bisnis. Enterprise Architecture Planning (EAP) merupakan suatu metode pendekatan dalam perencanaan kualitas data yang berorientasi pada kebutuhan bisnis, perencanaan ini terdiri dari arsitektur data, aplikasi dan infrastruktur teknologi. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan proses bisnis perusahaan agar berjalan lebih efektif. Pemodelan bisnis yang digunakan pada penelitian menggunakan analisis value chain. Penggunaan value chain untuk mengetahui jenis-jenis kegiatan serta aktifitas yang ada dalam perusahaan, usulan atau rekomendasi sistem informasi tersebut ditunjukan untuk manager perusahaan terkait sesuai dengan visinya. Hasil dari penelitian ini untuk meningkatkan penyelarasan bisnis dan teknologi informasi pada perusahaan. Information technology is getting more advanced and always have a developing affects to various aspects of life. One of them is the aspect of economy that positively impacts the company. As the results, each company attempts to apply the information technology to improve the effectiveness in the business processing, so that company can give the added value such as the predominance in business competition. Enterprise Architecture Planning or EAP is a method of data quality planning approach that is oriented to business needs consisting of data architecture, application and technology infrastructure. The purpose of this study is to produce business processes of the company to run it more effectively. Business modeling that applied in this research is value chain analysis. The used of value chain is to know the type of activities that exist within the company. The proposed information system is addressed to the manager of related company in accordance with its vision. ","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"24 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78572896","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Secure random port list generator pada mekanisme autentikasi dengan menggunakan Port Knocking dan Secure Socket Layer","authors":"Abdul Rauf, Mahar Faiqurahman, Denar Regata Akbi","doi":"10.26594/register.v4i2.1162","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/register.v4i2.1162","url":null,"abstract":"Port Knocking merupakan proses autentikasi yang dilakukan dengan mengetuk port tertentu untuk membuka dan menutup koneksi menuju suatu service. Pada umumnya, Port Knocking memiliki prosedur penetapan daftar port yang bersifat tetap. Hal inilah yang mendorong munculnya penelitian terkait penerapan Secure Random Port List Generator (SRPLG), melalui perancangan sebuah sistem yang mampu mengacak daftar port yang digunakan untuk knocking. Di samping itu, sistem ini juga didesain agar mampu mengirimkan informasi daftar port teracak tersebut kepada client melalui jalur aman. SRPLG server ini akan di integrasikan pada mekanisme autentikasi Port Knocking. Penerapan metode ini bertujuan untuk menciptakan sebuah prosedur autentikasi yang dinamis, aman dan efisien dalam mengamankan Secure Shell server (SSH server). Hasil pengujian yang didapatkan menunjukkan bahwa SRPLG server dalam mengacak daftar Port Knocking mampu menghasilkan daftar port yang selalu berubah setiap kali ada request dari client. Kemudian dari hasil sniffing yang dilakukan terhadap data yang ditransmisikan oleh SRPLG server dan client menunjukkan bahwa seluruh informasi yang ditangkap telah dienkripsi oleh Secure Socket Layer (SSL). Hasil pengujian peforma SRPLG server terhadap jumlah client yang melakukan request, rata-rata membutuhkan waktu antara 0,01 detik sampai 0,06 detik dalam setiap variasi pengujian peformansi. Pengujian terakhir menunjukkan bahwa SSH server telah berhasil diamankan dengan konfigurasi Port Knocking dari serangan port scanning attack, di mana seluruh informasi port yang ditampilkan, tidak ditemukan satupun celah yang dapat eksploitasi. Port Knocking is an authentication process done by tapping a particular port to open and close the connection to a service. In general, the knocking port has a fixed procedure to assign ports list. This is what prompted the emergence of research related to the implementation of Secure Random Port List Generator (SRPLG), through the design of a system capable of scrambling the list of ports used for knocking. In addition, the system is also designed to be able to transmit random ports list information to clients via a secure path. This SRPLG server will be integrated into the Port Knocking authentication mechanism. Implementation of this method aims to create a dynamic authentication procedure, secure and efficient in securing the SSH server. The test results show that the secure random port list generator server in scrambling the list of knocking ports is able to generate an ever-changing port list every time a client requests. Then from the sniffing done to the data transmitted by the SRPLG server and the client indicates that all captured information has been encrypted by secure socket layer or SSL. Performance test marks SRPLG server to the number of clients who make requests, average takes between 0.01 seconds to 0.06 seconds in every variation of performance testing. In the last test shows SSH server has been successfully sec","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"152 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72556716","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Peringkasan multi-dokumen berita berdasarkan fitur berita dan part of speech tagging","authors":"Moch. Zawaruddin Abdullah, C. Fatichah","doi":"10.26594/REGISTER.V4I2.1251","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I2.1251","url":null,"abstract":"News Feature Scoring (NeFS) merupakan metode pembobotan kalimat yang sering digunakan untuk melakukan pembobotan kalimat pada peringkasan dokumen berdasarkan fitur berita. Beberapa fitur berita diantaranya seperti word frequency, sentence position, Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF), dan kemiripan kalimat terhadap judul. Metode NeFS mampu memilih kalimat penting dengan menghitung frekuensi kata dan mengukur similaritas kata antara kalimat dengan judul. Akan tetapi pembobotan dengan metode NeFS tidak cukup, karena metode tersebut mengabaikan kata informatif yang terkandung dalam kalimat. Kata-kata informatif yang terkandung pada kalimat dapat mengindikasikan bahwa kalimat tersebut penting. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pembobotan kalimat pada peringkasan multi-dokumen berita dengan pendekatan fitur berita dan informasi gramatikal (NeFGIS). Informasi gramatikal yang dibawa oleh part of speech tagging (POS Tagging) dapat menunjukkan adanya konten informatif. Pembobotan kalimat dengan pendekatan fitur berita dan informasi gramatikal diharapkan mampu memilih kalimat representatif secara lebih baik dan mampu meningkatkan kualitas hasil ringkasan. Pada penelitian ini terdapat 4 tahapan yang dilakukan antara lain seleksi berita, text preprocessing, sentence scoring, dan penyusunan ringkasan. Untuk mengukur hasil ringkasan menggunakan metode evaluasi Recall-Oriented Understudy for Gisting Evaluation (ROUGE) dengan empat varian fungsi yaitu ROUGE-1, ROUGE-2, ROUGE-L, dan ROUGE-SU4. Hasil ringkasan menggunakan metode yang diusulkan (NeFGIS) dibandingkan dengan hasil ringkasan menggunakan metode pembobotan dengan pendekatan fitur berita dan trending issue (NeFTIS). Metode NeFGIS memberikan hasil yang lebih baik dengan peningkatan nilai untuk fungsi recall pada ROUGE-1, ROUGE-2, ROUGE-L, dan ROUGE-SU4 secara berturut-turut adalah 20,37%, 33,33%, 1,85%, 23,14%. News Feature Scoring (NeFS) is a sentence weighting method that used to weight the sentences in document summarization based on news features. There are several news features including word frequency, sentence position, Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF), and sentences resemblance to the title. The NeFS method is able to select important sentences by calculating the frequency of words and measuring the similarity of words between sentences and titles. However, NeFS weighting method is not enough, because the method ignores the informative word in the sentence. The informative words contained in the sentence can indicate that the sentence is important. This study aims to weight the sentence in news multi-document summarization with news feature and grammatical information approach (NeFGIS). Grammatical information carried by part of speech tagging (POS Tagging) can indicate the presence of informative content. Sentence weighting with news features and grammatical information approach is expected to be able to determine sentence representatives better and be ab","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"68 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89072206","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Konstruksi Forecasting System Multi-Model untuk pemodelan matematika pada peramalan Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat","authors":"Lalu Sucipto, Syaharuddin Syaharuddin","doi":"10.26594/REGISTER.V4I2.1263","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I2.1263","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk Forecasting System Multi-Model (FSM) guna menentukan metode terbaik dalam sistem peramalan (forecast) dengan mengkonstruksi beberapa metode dalam bentuk Graphical User Interface (GUI) Matlab dengan menghitung semua indikator tingkat akurasi guna menemukan model matematika terbaik dari data time series pada periode tertentu. Pada tahap simulasi, tim peneliti menggunakan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2010-2017 guna memprediksi IPM NTB tahun 2018. Adapun metode yang diuji adalah Moving Average (SMA, WMA dan EMA), Exponential Smoothing Method (SES, Brown, Holt, dan Winter), Naive Method, Interpolation Method (Newton Gregory), dan Artificial Neural Network (Back Propagation). Kemudian model dievaluasi untuk melihat tingkat akurasi masing-masing metode berdasarkan nilai MAD, MSE, dan MAPE. Berdasarkan hasil simulasi data dari 10 metode yang diuji diketahui bahwa metode Holt paling akurat dengan hasil prediksi tahun 2018 sebesar 67,45 dengan MAD, MSE, dan MAPE berturut-turut sebesar 0,22654; 0,075955 dan 0,34829. The purpose of this research is to develop a product was called Forecasting System Multi-Model (FSM) to determine the best method in the forecasting system by constructing several methods in the form of Graphical User Interface (GUI) Matlab. It was done by all indicator accuration to find the best mathematical model of time series data in a certain period. In the simulation phase, this research used the Human Development Index (HDI) data of West Nusa Tenggara (NTB) Province in 2010 - 2017 to predict the HDI data of NTB in 2018. The methods tested were Moving Average (SMA, WMA and EMA), Exponential Smoothing Method (SES, Brown, Holt, and Winter), Naive Method, Interpolation Method (Newton Gregory), and Artificial Neural Network (Back Propagation). Then the models/methods were evaluated to see the level of accuracy of each method based on the value of MAD, MSE, and MAPE. Based on data simulation result from 10 tested method known that Holt method is most accurate with prediction result of 2018 equal to 67,45 with MAD, MSE, and MAPE respectively equal to 0.22654, 0.075955 and 0.34829.","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78557418","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi authentication Captive Portal pada Wireless Local Area Network PT. Rikku Mitra Sriwijaya","authors":"Rahmat Novrianda","doi":"10.26594/REGISTER.V4I2.1245","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I2.1245","url":null,"abstract":"PT. Rikku Mitra Sriwijaya merupakan salah satu perusahaan yang menyalurkan tenaga cleaning service. Perusahaan ini telah memiliki Wireless Local Area Network (WLAN) yang digunakan sebagai media pertukaran data serta informasi dengan memanfaatkan media transmisi wireless, WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya saat ini menggunakan WPA2-PSK sebagai sistem keamanan untuk otentikasi pengguna agar dapat mengakses internet. Akan tetapi, penggunaan WPA2-PSK sebagai keamanan WLAN masih memiliki kelemahan dikarenakan penggunaan 1 password yang sama untuk banyak user agar dapat terhubung dengan hotspot WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya akan menjadi peluang terjadinya cyber crime. Hal ini terjadi karena akan sangat mudah user yang tidak bertanggung jawab untuk masuk ke dalam WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya. Dari informasi yang diperoleh, pada tahun 2017 PT. Rikku Mitra Sriwijaya mengalami kehilangan serta perusakan data dan informasi yang dimilikinya. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan diterapkan authentication Captive Portal sebagai usaha peningkatan keamanan WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya menggantikan WPA2-PSK. Proses penelitian ini menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC), metode ini berorientasi pada network yang memiliki 6 tahapan dengan siklus yang tidak memiliki awal dan akhir. Keseluruhan konfigurasi yang dibutuhkan dalam membangun authentication Captive Portal memanfaatkan program Winbox. Penelitian yang telah dilakukan ini menghasilkan suatu pembatasan otentikasi user khusus bagi user yang telah terdaftar pada WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya yang diizinkan mengakses internet perusahaan ini. Selain itu, program Winbox juga dapat digunakan untuk monitoring seluruh user yang terhubung ke WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya, baik user yang sedang aktif maupun yang tidak aktif. PT. Rikku Mitra Sriwijaya is one of the companies that supply cleaning service personnel. This company already has Wireless Local Area Network (WLAN) which is used as a medium for exchanging data and information by utilizing wireless transmission media, LAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya currently uses WPA2-PSK as a security system for authenticate users to be able to access the internet. However, the use of WPA2-PSK as WLAN security still has weaknesses due to the use of the a same password for many users can be connected to the PT. Rikku Mitra Sriwijaya WLAN hotspot will be a chance of occurrence the cyber crime. This happens because it will be very easy for users who are not responsible for enter to WLAN PT. Rikku Mitra Sriwijaya. From the information obtained, in 2017 PT. Rikku Mitra Sriwijaya has lost and damaged their data and information. Therefore, captive portal authentication will be applied in this research as an effort to increase PT. Rikku Mitra Sriwijaya WLAN security that replace WPA2-PSK. This research process uses the Network Development Life Cycle (NDLC) method, this method is network oriented which has 6 stages with a cycle that has no beginning and ending.","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"82 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84001248","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Klasifikasi jenis kejadian menggunakan kombinasi NeuroNER dan Recurrent Convolutional Neural Network pada data Twitter","authors":"Fatra Nonggala Putra, Chastine Fatichah","doi":"10.26594/REGISTER.V4I2.1242","DOIUrl":"https://doi.org/10.26594/REGISTER.V4I2.1242","url":null,"abstract":"Sistem deteksi kejadian dari data Twitter bertujuan untuk mendapatkan data secara real-time sebagai alternatif sistem deteksi kejadian yang murah. Penelitian tentang sistem deteksi kejadian telah dilakukan sebelumnya. Salah satu modul utama dari sistem deteksi kejadian adalah modul klasifikasi jenis kejadian. Informasi dapat diklasifikasikan sebagai kejadian penting jika memiliki entitas yang merepresentasikan di mana lokasi kejadian terjadi. Beberapa penelitian sebelumnya masih memanfaatkan fitur ‘buatan tangan’, maupun fitur model berbasis pipeline seperti n-gram sebagai penentuan fitur kunci klasifikasi yang tidak efektif dengan performa kurang optimal. Oleh karena itu, diusulkan penggabungan metode Neuro Named Entity Recognition (NeuroNER) dan klasifier Recurrent Convolutional Neural Network (RCNN) yang diharapkan dapat melakukan deteksi kejadian secara efektif dan optimal. Pertama, sistem melakukan pengenalan entitas bernama pada data tweet untuk mengenali entitas lokasi yang terdapat dalam teks tweet, karena informasi kejadian haruslah memiliki minimal satu entitas lokasi. Kedua, jika tweet terdeteksi memiliki entitas lokasi maka akan dilakukan proses klasifikasi kejadian menggunakan klasifier RCNN. Berdasarkan hasil uji coba, disimpulkan bahwa sistem deteksi kejadian menggunakan penggabungan NeuroNER dan RCNN bekerja dengan sangat baik dengan nilai rata-rata precision, recall, dan f-measure masing-masing 94,87%, 92,73%, dan 93,73%. The incident detection system from Twitter data aims to obtain real-time information as an alternative low-cost incident detection system. One of the main modules in the incident detection system is the classification module. Information is classified as important incident if it has an entity that represents where the incident occurred. Some previous studies still use 'handmade' features as well as feature-based pipeline models such as n-grams as the key features for classification which are deemed as ineffective. Therefore, this research propose a combination of Neuro Named Entity Recognition (NeuroNER) and Recurrent Convolutional Neural Network (RCNN) as an effective classification method for incident detection. First, the system perform named entity recognition to identify the location contained in the tweet text because the event information should have at least one location entity. Then, if the location is successfully identified, the incident will be classified using RCNN. Experimental result shows that the incident detection system using combination of NeuroNER and RCNN works very well with the average value of precision, recall, and f-measure 92.44%, 94.76%, and 93.53% respectively.","PeriodicalId":36148,"journal":{"name":"Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79478040","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}