Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni最新文献

筛选
英文 中文
Analisa Plagiarisme Studi Kasus Game Mobile Legends Bang Bang dan Game League Of Legends ananalisa plagiarism Studi Kasus Game Mobile Legends Bang Bang dan Game League Of Legends
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2022-11-11 DOI: 10.31091/sw.v10i2.2022
Bryan Syauqi Firdaus, Mahimma Romadhona
{"title":"Analisa Plagiarisme Studi Kasus Game Mobile Legends Bang Bang dan Game League Of Legends","authors":"Bryan Syauqi Firdaus, Mahimma Romadhona","doi":"10.31091/sw.v10i2.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v10i2.2022","url":null,"abstract":"\u0000Penelitian ini menganalisis plagiarisme yang dilakukan oleh pengembang dan penerbit permainan video Montoon terhadap Riot games melalui video games yang berjudul Mobile Legends Bang Bang yang digarap oleh  Montoon dan League of Legends yang digarap oleh Riot Games. Hal ini berdampak pada para pelaku pengembang game video dikarenakan Montoon dapat dengan mudahnya meraup keuntungan dengan menjiplak banyak ide visual, konsep, dan desain yang digarap oleh Riot Games. Kegiatan plagiarisme dalam dunia video game menjadikan pengembang dan penerbit malas dalam berpikir dan mencari ide baru karena ketika plagiarisme sudah dinormalisasi. Para pengembang akan terus cenderung melakukan plagiarisme kepada pengembang yang lain. Selain itu jika pelaku plagiarisme mendapat perhatian lebih dari audience, pengembang aslinya juga akan kehilangan identitas yang sudah lama dibangun sebelumnya. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data penelitiannya, peneliti menggunakan data hasil observasi dari berbagai sumber dan melalui dokumen yang ada. Peneliti bertujuan untuk membahas berbagai plagiarism yang dilakukan oleh Montoon dari sisi desain. Dari data yang sudah terkumpul dapat diketahui bahwa Moonton melakukan tipe plagiat total dengan tingkat jumlah plagiat lebih dari 70% .\u0000","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"64 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132039361","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Gunung Menyan Segara Madu : Memuliakan Daerah Aliran Sungai Unda dalam Penciptaan Seni Lukis
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2021-09-26 DOI: 10.31091/sw.v9i2.1738
I. W. Setem
{"title":"Gunung Menyan Segara Madu : Memuliakan Daerah Aliran Sungai Unda dalam Penciptaan Seni Lukis","authors":"I. W. Setem","doi":"10.31091/sw.v9i2.1738","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v9i2.1738","url":null,"abstract":"Tujuan utama dari penelitian dan penciptaan seni ini adalah mencipta dan menyajikan karya “Gunung Menyan Segara Madu: Memuliakan Daerah Aliran Sungai Unda dalam Penciptaan Seni Lukis” sebagai representasi pendidikan kesadaran ramah lingkungan sebagai media peningkatan apresiasi masyarakat untuk membangkitkan semangat ketahanan ekologi sebagai upaya solusi atas permasalahan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) Unda saat ini. Penciptaan ini berbasis riset dengan demikian metodenya terdiri dari dua bagian yang tidak terpisah yakni metode penelitian dan metode penciptaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Antropologi, khususnya terkait etnografi untuk mengumpulkan data empiris tentang prilaku dan budaya masyarakat di seputaran DAS Unda. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan wawancara. Dengan pengamatan akan mendapat gambaran nyata kondisi empirik DAS Unda dari hulu sampai ke muara. Sedangkan metode penciptaan melewati tiga tahap yakni: eksplorasi, improvisasi, dan perwujudan karya yang didahului dengan telaah karya seni sejenis dan kajian literatur. Proses penciptaan bersifat kalaborasi dengan, tiga orang mahasiswa dan seorang alumni Prodi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar sehingga terjadi saling merespon. Target khusus dari penelitian dan penciptaan seni ini: (1) tersajikannya karya yang unik dan imaginatif sehingga masyarakat mendapat tuntunan nilai luhur dan tontonan seni yang inspiratif untuk menumbuhkembangkan watak kesadaran ekologis; (2) terbitnya artikel ilmiah pada jurnal nasional; dan (3) terdaftarnya HKI.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121909408","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Penggalian Seni Tradisi Tari Telek di Banjar Kangin Desa Adat Panjer Denpasar Selatan
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2021-09-26 DOI: 10.31091/sw.v9i2.1739
N. Dewi, N. Haryati
{"title":"Penggalian Seni Tradisi Tari Telek di Banjar Kangin Desa Adat Panjer Denpasar Selatan","authors":"N. Dewi, N. Haryati","doi":"10.31091/sw.v9i2.1739","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v9i2.1739","url":null,"abstract":"Tari Telek di Banjar Kangin Desa Adat Panjer memiliki kekhasan dari segi sejarah awal mula terciptanya tari Telek tersebut, bentuk, dan fungsinya memiliki kekhasan tersendiri. Perlu untuk dilakukan penelitian secara mendalam dengan tujuan penggalian seni tradisi langka yang ada di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosio Historis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui sumber langsung berupa wawancara terstruktur, dan secara tidak langsung melalui studi kepustakaan dan dokumentasi. Adapun hasil yang didapatkan yaitu tari Telek yang merupakan bagian dari pementasan sesolahan Sesuhunan atau manifestasi Tuhan Yang Maha Esa tersebut masih dilestarikan hingga sekarang. Tari Telek yang ada di Banjar Kangin Desa Adat Panjer merupakan bagian dari pertunjukan Tari Barong, Rangda, Rarung, dan Topeng Sidakarya yang berfungsi sebagai sarana pengungkapan kepercayaan atau keyakinan dari masyarakat penyangganya yaitu khususnya masyarakat Banjar Kangin terhadap keberadaan manifestasi Tuhan yang berstana sebagai Sesuhunan berupa Barong, Rangda, Rarung, dan Topeng Sidakarya yang menjaga dan melindungi masyarakat Desa Adat Panjer Denpasar Selatan.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121146454","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Kerajinan Payung Cukup dan Payung Lunas di Desa Bukian Payangan Gianyar 在吉安亚尔的巴肯payyar,雨伞做得很好
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2021-09-26 DOI: 10.31091/sw.v9i2.1744
I. M. Suparta, I. N. Suardina, I. W. Mudra
{"title":"Kerajinan Payung Cukup dan Payung Lunas di Desa Bukian Payangan Gianyar","authors":"I. M. Suparta, I. N. Suardina, I. W. Mudra","doi":"10.31091/sw.v9i2.1744","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v9i2.1744","url":null,"abstract":"Kecamatan Payangan terdiri dari 9 desa memiliki sumber daya alam subur serta potensi seni yang patut dikembangkan. Payung cukup dan lunas memiliki keindahan bentuk yang unik dan nilai ekonomi menjanjikan. Kerajinan yang terdapat di desa Bukian Payangan terbuat dari rangkaian susunan bilah-bilah bambu terlihat alami dan langka. Seiring perkembangan jaman, payung tradisional tidak bertangkai mayoritas digunakan petani dan peternak tidak banyak dikenal kaum melineal. Rangkaian bilah bambu yang tersusunan vertical-horizontal memberi daya tarik tersendiri untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut terhadap penomena yang terdapat pada payung Payung cukup maupun payung lunas. Penelitian ini menggunakan metode porposive sampling, Validitas data lapangan maupun pustaka didasarkan pada metode ilmiah, pengumpulan dan analisis data serta alat ukur yang digunakan. Kompilasi dan tabulasi data dikoreksi dan dikonstruksikan secara logis dan sistematis. Adapun luarannya berupa publikasi ilmiah yang dimuat pada jurnal terakreditasi yaitu Mudra ISI Denpasar atau jurnal Imaji terbitan UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). Dan bahan ajar. Target capaian penelitian ini untuk mengetahui pengertian payung cukup dan lunas, bahan dasar, dan keberlanjutannya.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"22 3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134322402","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Musik Semar Pegulingan Menurunkan Kecemasan Pasien Pre Operasi di Siloam Hospitals Bali
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2021-01-22 DOI: 10.31091/sw.v9i2.1315
Ni Luh Putu Yuniantari
{"title":"Musik Semar Pegulingan Menurunkan Kecemasan Pasien Pre Operasi di Siloam Hospitals Bali","authors":"Ni Luh Putu Yuniantari","doi":"10.31091/sw.v9i2.1315","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v9i2.1315","url":null,"abstract":"Kecemasan pasien sebelum operasi dapat mengganggu jalannya pembedahan bahkan pasien bisa membatalkan tindakan yang akan dilakukan. Terapi musik tradisional semar pegulingan dapat dipakai sebagai alternatif menurunkan kecemasan. Studi  bertujuan untuk memahami bagaimana pengaruh musik semar pegulingan terhadap kecemasan pasien pre operasi di ruang persiapan Siloam Hospitals Bali. Menggunakan metode kuantitatif, desain pre eksperimental pretest-posttest with control.  Sampelnya pasien pre operasi yang mengunakan lokal anastesi, dipilih secara  purposive sampling, berjumlah 32 orang. Sampel dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol masing-masing 16 orang, dipilih secara simpel random sederhana. Data pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan data antar kelompok menggunakan uji Mann Whitney pada α 0.05. Pada kelompok intervensi rerata kecemasan pre adalah 21,12 dan post 15,75 dengan p (0,001< α (0,05). Pada kelompok pre test 21.81 dan post test 18.50 dengan  p (0,001< α (0,05). Hasil uji Mann Whitney  pre test pada kelompok kontrol dan intervensi didapatkan nilai p value (0.153) > (0.05) dan setelah dilakukan intervensi didapatkan p value (0.01) < α (0,05). Musik semar pegulingan mampu menurunkan kecemasan pada pasien preoperatif. Diharapkan terapi musik semar pegulingan  diperdengarkan pada pasien pre operasi untuk menurunkan kecemasannya.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129874553","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Tari Sekar Pudak, Maskot Desa Darmasaba
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2020-11-12 DOI: 10.31091/sw.v8i2.1192
I. W. Adi Gunarta
{"title":"Tari Sekar Pudak, Maskot Desa Darmasaba","authors":"I. W. Adi Gunarta","doi":"10.31091/sw.v8i2.1192","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v8i2.1192","url":null,"abstract":"Penciptaan Tari Sekar Pudak terinspirasi dari kisah historis mengenai keberadaan pohon pudak di Desa Darmasaba serta pengalaman empiris penulis, ketika melihat dan mencium aroma keharuman bunga pudak. Pudak merupakan bunga dari tanaman pandan (Pandanaceae) yang memiliki aroma wangi semerbak dan sarat dengan nilai filosofi kehidupan. Tujuan dari penciptaan ini ialah mewujudkan sebuah karya tari yang inovatif dan original untuk dijadikan sebagai tari maskot Desa Darmasaba. Metode penciptaan Tari Sekar Pudak, berpijak pada prinsip penciptaan seniman Bali, yakni angripta sasolahan yang terdiri dari lima tahapan penting, yaitu ngarencana, nuasen, makalin, nelesin, dan ngebah. Hasil yang dicapai pada penciptaan ini ialah terciptanya sebuah bentuk karya tari maskot yang berjudul Sekar Pudak. Tari maskot adalah suatu bentuk tarian yang menggambarkan tentang rasa kebanggaan dan identik dijadikan sebagai ikon yang mencerminkan kekhasan suatu wilayah atau daerah. Dapat dipahami bahwa, tari maskot merupakan lambang dari sekelompok masyarakat, wilayah, atau lainnya yang diyakini dan diharapkan dapat membawa suatu keberuntungan. Adapun nilai filosofi yang terefleksikan dalam Tari Sekar Pudak, maskot Desa Darmasaba, yakni susunan kelopak bunga yang membentuk kuntum lancip merefleksikan ketajaman pikiran; Warna putih pada kelopak bunga pudak merefleksikan kesucian dan warna kuning pada sarinya refleksi kemuliaan. Nilai-nilai filosofi tersebut divisualisasikan lewat bahasa gerak yang simbolis dengan medium tubuh penari.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"29 9","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131874549","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Dominasi Patra Punggel Sebagai Hiasan Dekorasi Pada Bangunan Wadah Di Badung Badung Patra Punggel作为装饰容器的主要用途
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2020-11-12 DOI: 10.31091/sw.v8i2.1193
I. G. N. A. Jaya CK, I. W. Sukarya
{"title":"Dominasi Patra Punggel Sebagai Hiasan Dekorasi Pada Bangunan Wadah Di Badung","authors":"I. G. N. A. Jaya CK, I. W. Sukarya","doi":"10.31091/sw.v8i2.1193","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v8i2.1193","url":null,"abstract":"Patra punggel adalah bentuk ornament Bali, yang lebih dominan di terapkan pada bangunan wadah yang ada di Bali. Patra punggel bila dipisah-pisahkan, akan menjadi bentuk dekorasi yang bermotif monotun, yang disebut dengan keketusan, yang biasanya digunakan untuk menghias bagian pepalihan yang memanjang. Jika patra punggel digabungkan dengan bentuk muka, topeng, yang berbentuk manusia atau binatang, akan menjadi ornament kekarangan, yang biasanya digunakan untuk mendekorasi bentuk pepalihan segi empat, segi empat panjang, atau menhias pada bagian sudut dari bangunan wadah  atau bangunan suci. Patra punggel adalah kumpulan bentuk motif, menjadi satu kesatuan yang harmonis, jumlahnya lima bentuk karakter motif, diantaranya: Ada yang disebut dengan janggar ayam, yang bentuknya melingkar, mengambil bentuk tanaman paku yang muda, Ada yang disebut dengan batu poh, yang bentuknya mengambil bentuk biji mangga, ada pula yang disebut kuping guling, yang mengambil bentuk telinga babi yang dipanggang, ada bentuk ampas nangka yang mengambil bentuk ari dari buah nangka, ada pula bentuk pepusuhan, adalah mengambil bentuk tunas muda dari tumbuhan yang masih muda, ada bentuk util atau ikut celedu, mengambil bentuk ekor kala jengking, yang penuh dengan racun pada ujung ekornya. Bentuk janggar ayam, batu poh, kuping guling, ampas nangka, pepusuhan dan ikut celedu, menjadi satu kesatuan yang harmonis disebut patra punggel. Bentuk patra punggel ini mendominasi dekorasi pada bangunan wadah, yang digunakan sebagai tempat menaruh jenazah, yang nantinya diusung dibawa kekuburan, sebagai bagian dari sarana upacara ngaben di Bali. Pepalihan adalah suatu bentuk yang menyerupai anak tangga yang disusun secara beraturan sebanyak tiga tingkatan yang diulang-ulang baik susunannya naik maupun turun, terbalik maupun mendatar. Dimana fungsi dari pepalihan ini untuk membentuk suatu menara yang makin mengecil, menyerupai menara tower. Kegunaannya pepalihan untuk merekatan atau menempelkan beberapa ragam hias yang memberikan kesan megah berwibawa bagi seseorang telah meninggal yang akan diaben/dibakar. Makin rumit ragam hias yang digunakan, ini akan menampilkan keluarga yang meninggal orang berkasta. Bangunan wadah adalah bangunan yang mengambil bentuk pepalihan, pada bagian atasnya mempunyai atap atau tidak menggunakan atap, tergantung pemesannya, berfungsi untuk menaruh jenazah, sebagai simbol kendaraan memuju kealam lain, bangunan wadah digotong diarak menuju kekuburan, sesampainya di kuburan bangunan wadah dibakar, juga jenazah dibakar sebagai symbol pengembalian unsur-unsur alam atau unsur panca maha bhuta (air,tanah, api,angkasa, udara). Luaran Penelitian yang ingin dicapai salah satunya artikel pada jurnal nasional terakreditasi (terindek sinta), dan Satu buah buku hasil penelitian ber-isbn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana data yang didapat, kebanyakan diambil dari hasil observasi, wawacara dan dokumentasi, dengan nara sumber dari para","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124356204","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pelatihan Pembuatan Masker Kain Di Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2020-11-11 DOI: 10.31091/sw.v8i2.1191
Agus Ngurah Arya Putraka, Anak Agung Istri Bintang Anggaraeni
{"title":"Pelatihan Pembuatan Masker Kain Di Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar","authors":"Agus Ngurah Arya Putraka, Anak Agung Istri Bintang Anggaraeni","doi":"10.31091/sw.v8i2.1191","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v8i2.1191","url":null,"abstract":"Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena dampak dari pandemi covid-19, banyak sektor yang terkena dampaknya, mulai dari pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan masih banyak sector lainnya yang terdampak dari pandemi ini, pemerintah sendiri telah menerapkan aturan protokol kesehatan yang wajib ditaati oleh masyarakat seperti, wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan, selalu menjaga jarak, pembatasan sosial berskala besar, dan aturan protokol lainnya. Seperti yang kita ketahui masker adalah salah satu alat pelindung diri yang saat ini wajib digunakan oleh semua orang. Masker sangat berguna untuk melindungi hidung dan mulut, karena penularan Covid-19 ini tersebar melalui udara yang bisa masuk melalui mulut dan hidung, namun masih sangat banyak masyarakat di desa Bona yang belum menyadari akan pentingnya menggunakan masker serta cara perawatan masker kain yang baik dan benar, serta masyarakat di daerah ini masih belum peduli akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang juga menjadi alasan dan menarik perhatian penulis untuk melakukan sesuatu yang bisa berguna bagi warga Desa Bona","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133249211","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Melukis Masker (Berkreasi Dalam Pandemi) 绘画面具(流行病)中创造
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2020-11-11 DOI: 10.31091/sw.v8i2.1190
I. W. Diana Putra, Ni Nyoman Sutrisna Yanthi
{"title":"Melukis Masker (Berkreasi Dalam Pandemi)","authors":"I. W. Diana Putra, Ni Nyoman Sutrisna Yanthi","doi":"10.31091/sw.v8i2.1190","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v8i2.1190","url":null,"abstract":"Pelaksanaan KKN tahun 2020 ini dihadapkan dengan pandemi global Covid-19 yang mewabah begitu agresif. Pandemi ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan namun melumpuhkan seluruh sendi-sendi kehidupan dari ekonomi, sosial, politik dan sebagainya. Mengingat jadwal pelaksanaan dari KKN Institut Seni Indonesia Denpasar jatuh pada masa pandemi maka format terjun ke lapangan dan bersosialisasi dengan masyarakat menjadi terkendala. Terkandala dari kebijakan protokol kesehatan yang menghimbau untuk meniadakan kontak dan pertemuan dalam skala besar. Namun kegiatan KKN ini mesti berjalan sesuai dengan kalender akademik yang sudah berjalan maka tahun 2020 ini LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar membuat format KKN dalam jaringan (daring). Disamping dengan format daring KKN tahun 2020 dilaksanakan dalam lingkungan penulis sendiri. Oleh sebab itu proker yang diaktualisasikan ialah Melukis Masker Bagi Anak-Anak untuk mengeliatkan anak-anak di lingkungan Desa Sumerta Kelod untuk tetap berkreasi dalam pandemi. Adapun metode yang digunakan dalam program kerja (proker) melukis masker ini adalah sosialisasi, eksplorasi, pelaksanaan kegiatan melukis masker dan penyebaran masker. Pelaksanaannya meliputi dari pengajarn teknik melukis, melukis pada media masker dan menyebarkan pada aparatur desa dan masyarakat sekitar yang memerlukan. Dalam proker melukis masker ini terkandung nilai-nilai yaitu nilai kreativitas dan nilai pendidikan. Nilai kreativitasnya ialah mengkreasikan imajinasi dalam seni lukis. Nilai kependidikannya ialah mengajarkan anak-anak peduli dengan kesehatan melalui membagikan masker hasil dari kreasi mereka.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125349567","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pembelajaran Mesatua Bali I Lutung Dadi Pecalang Di Desa Pejeng Kawan Pada Masa COVID-19
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Pub Date : 2020-11-11 DOI: 10.31091/sw.v8i2.1189
N. Haryati, Gusti Ayu Ary Purnami
{"title":"Pembelajaran Mesatua Bali I Lutung Dadi Pecalang Di Desa Pejeng Kawan Pada Masa COVID-19","authors":"N. Haryati, Gusti Ayu Ary Purnami","doi":"10.31091/sw.v8i2.1189","DOIUrl":"https://doi.org/10.31091/sw.v8i2.1189","url":null,"abstract":"Mesatua Bali perlu ditanamkan pada anak dini sejak awal mengingat nilai moral yang terkandung dalam satua Bali sangat baik dalam pembentukan karakter anak serta dapat menanamkan rasa penghargaan anak terhadap budaya dan kebiasaan setempat mengingat keberadaan satua Bali agar tidak punah. Mesatua yang artinya medongeng atau bercerita, hingga saat ini mesatua telah diupayakan masuk dalam materi lomba, seperti Pesta Kesenian Bali, Bulan Bahasa Bali, lomba tingkat Desa, Kecamatan, dan Kabupaten, oleh karena itu mesatua penting ditanamkan sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya sastra Bali. salah satu cerita atau satua yang digunakan yaitu I Lutung Dadi Pecalang yang menceritakan tokoh lutung atau kera yang berperan sebagai pecalang atau disebut juga sebagai satpam. Penerapan pembelajaran ini dilakukan di Desa Pejeng Kawan pada pelaksanaan KKN ISI Denpasar pada masa COVID-19.","PeriodicalId":357503,"journal":{"name":"Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128331048","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书