RisenologiPub Date : 2016-10-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.12.29
Ary Akbar Nugraha
{"title":"PEMANFAATAN ENERGI PANAS MATAHARI PADA BATU ANDESIT TERHADAP THERMOELECTRIC COOLER TIPE 12706","authors":"Ary Akbar Nugraha","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.12.29","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.29","url":null,"abstract":"Thermoelectric cooler (TEC) merupakan komponen penghasil listrik alternatif yang erat kaitannya dengan pemanfaatan panas atau kalor untuk menghasilkan energi listrik. Modul TEC memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan energi panas matahari pada batu andesit terhadap thermoelectric cooler tipe 12706 sebagai alternatif penghasil energi listrik tenaga surya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen laboratorium. Pegujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai arus dan tegangan yang dihasilkan TEC1-12706. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media batu andesit dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menyimpan panas, sehingga TEC dapat dibangkitkan menghasilkan listrik. Data yang peneliti peroleh ialah terdapat 3 hasil pengujian yaitu, pegujian TEC tanpa beban, pegujian TEC dengan beban resistor 100 ohm dan pengujian TEC dengan beban 250 ohm. Dari ketiga data pengujian tersebut bahwa perbedaan suhu dan tegangan yang dihasilkan TEC lebih optimal pada pengujian TEC tanpa beban yaitu menghasilkan tegangan sebesar 175 mV dan perbedaan suhu 8,1 °C selama penyinaran 30 menit.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"58 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91010697","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-10-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.12.28
Sofhyan Ajie
{"title":"EFEK PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN (TELUR AYAM) TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PRODUKSI TELUR AYAM","authors":"Sofhyan Ajie","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.12.28","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.28","url":null,"abstract":"Saat ini kebutuhan akan telur semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan penurunan produksi telur ayam yang mengakibatkan harga telur semakin meningkat sehingga masyarakat menjadi terbebani dengan harga telur yang meningkat. Peningkatan harga pakan dapat diatasi salah satunya dengan cara mencari alternatif lain sebagai pakan ayam yang dapat meningkatkan produksi telur ayam. Cara alternatif yang dicoba adalah dengan menambah pakan ayam (Pur Ayam) dengan nutrisi lain yaitu telur ayam yang hampir memenuhi kebutuhan nutrisi ayam petelur dan mengganti pakan ayam dengan campuran beras dengan telur ayam, melakukan pengamatan terhadap kecocokan serta produktifitas ayam petelur. Sesuaidengan prinsip, semakin rendah nilai konversi ransum berarti efisiensi penggunaan ransum semakin tinggi dan sebaliknya semakin tinggi nilai konversi ransum berarti ransum yang dibutuhkan untuk meningkatkan bobot badan persatuan berat menjadi semakin tinggi Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam yang diberi pakan Pur Ayam atau beras yang dicampur dengan telur ayam menghasilkan telur lebih banyak dibandingkan dengan ayam yang diberi makan pur ayam atau beras saja.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"61 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83969475","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-10-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.12.27
Rani Wulan Suci
{"title":"SERANGGA AIR SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS CEMARAN AIR DI SUNGAI CIKANIKI, DESA CITALAHAB, TN. GUNUNG HALIMUN SALAK, JAWA BARAT","authors":"Rani Wulan Suci","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.12.27","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.27","url":null,"abstract":"Serangga air adalah kelompok organisme serangga yang sebagian atau seluruh hidupnya berada pada perairan. Beberapa spesies serangga sangat rentan dan sensitif terhadap pencemaran lingkungan, sedangkan yang lainnya dapat hidup dan berkembang biak pada kondisi perairan yang tercemar (Popoola and Otalekor, 2011). Sehingga dengan kondisi ini serangga air dapat dijadikan sebagai indikator untuk menguji kualitas air. Oleh karena itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kualitas air sungai Cikaniki. Menggunakan metode BMWP (Biological Monitoring Working Party) dalam analisis kualitas air dan teknik 2 teknik pengambilan, yaitu hand grabing sampling dan kick sampling diperoleh bahwa sungai aliran sungai Cikaniki, Desa Citalahab, Tn. Gunung Halimun Salak, Jawa Barat tergolong moderate (cukup tercemar secara organik) karena nilai BMWP-nya adalah 46. Serangga yang ditemukan meliputi family Sericostomatidae, Perlidae, Tipulidae, Gerridae, Cordulegasteridae, Ephemerellidae. Kondisi sungai yang tergolong cukup tercemar ini mungkin disebabkan oleh letaknya yang bersisian dengan kegiatan pertanian dan hutan.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82071331","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-10-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.12.30
Fiud Khodriah
{"title":"ANALISIS MENTAL MODEL SISWA MENGGUNAKAN OPEN ENDED DRAWING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT","authors":"Fiud Khodriah","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.12.30","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.12.30","url":null,"abstract":"Kimia merupakan disiplin ilmu yang tersusun dari banyak konsep dan topik yang bersifat abstrak. Hal ini menjadikan siswa kesulitan menghubungkan antara ilmu kimia yang abstrak dengan fenomena kimia yang konkret dan riil. Selama proses pembelajaran, siswa akan mendapatkan mental model dari pemahaman, imajinasi dan persepsi awal siswa. Penguatan konsep kimia juga memerlukan kemampuan siswa untuk menerjemahkan konsep dalam ketiga level representasi. Diagnosis pemahaman menggunakan Open-Ended Drawing diperlukan untuk mengetahui pemahaman siswa dalam materi larutan elektrolit. Materi ini merupakan materi dasar dalam konsep larutan dalam kimia. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menganalisis mental model siswa dalam materi larutan elektrolit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakaninstrumen Open-Ended Drawing dan Wawancara semi terstruktur pada sampel responden di SMAN 10 BEKASI kelas X MIA 2. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa tema yang muncul pada tiap level makroskopis, level simbolis, dan level mikroskopis.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"23 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86520460","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-04-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.11.24
Rizki Muktia
{"title":"PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB : STUDI KASUS MAHASISWA JURUSAN ILMU AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA ANGKATAN 2014","authors":"Rizki Muktia","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.11.24","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.11.24","url":null,"abstract":"Berdasarkan data seleksi penerimaan mahasiswa baru Ilmu Agama Islam UNJ pada angkatan 2014 yang didapatkan pada catatan sekretaris Jurusan Ilmu Agama Islam menujukan bahwa presentase mahasiwa baru lulusan SMA/SMK 73%, sedangkan mahasiswa baru lulusan pesentren dan MA hanya 27% dari 92 mahasiswa/i. Hal ini menunjukkan 73 % mahasiswa di jurusan Ilmu Agama Islam tahun 2014 tidak memiliki latar belakang belajar bahasa arab. Hal itu tentu menyulitkan pembelajaran bahasa Arab pada mahasiswa jurusan Ilmu Agama Islam. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini ingin mengetahui lebih dalam mengenai problematika pembelajaran bahasa Arab di jurusan Ilmu Agama Islam. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis problematika yang dihadapi mahasiswa jurusan Ilmu Agama Islam (JIAI) FIS UNJ dalam mempelajari bahasa Arab. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Gedung K Universitas Negeri Jakarta pada bulan Mei - Juli 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, yaitu suatu metode pengumpulan data yang cepat dengan menggunakan kuisioner dari sekelompok orang atau sampel. Hasil dari penelitian ini yaitu diketahui bahwa Mahasiswa Jurusan Ilmu Agama islam mempunyai permasalahan dalam pembelajaran bahasa arab, yaitu mahasiswa masih merasa sulit dalam nahwu sharaf, media belajar yang di pakai kurang, penyampaian materi kurang jelas sehingga sulit untuk dimengerti, materi bahasa arab yang diajarkan sulit dipahami, fasilitas untuk listening tidak ada, dan situasi pembelajaran kurang kondusif.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78150806","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-04-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.11.20
Umar Hasan
{"title":"PRODUKSI DAN KARAKTERISASI ANTIBODI ANTI FIM-C Salmonella Typhi PADA MENCIT DDY","authors":"Umar Hasan","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.11.20","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.11.20","url":null,"abstract":"Tifus merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat di negara berkembang termasuk Indonesia. Sampai saat ini vaksin tifus masih terus dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi dan mengkarakterisasi antibodi anti Fim-C S. typhi secara in vivo sebagai kandidat vaksin pada mencit galur ddY. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen. Antigen yang digunakan adalah Protein rekombinan Fim-C S. typhi dalam bentuk murni hasil penelitian sebelumnya. Mencit ddY sebagai hewan coba dikelompokkan menjadi 4, yaitu: Kelompok uji I (protein Fim-C+Freund’s Complete/incomplete Adjuvant), Kelompok uji 2 (protein Fim-C S. typhi), kelompok kontrol sakit 1 (FCA/FIA adjuvant), kelompok kontrol sakit 2 (PBS1x). Hasil penelitian dengan metode ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) menunjukkan adanya respon antibodi yang diproduksi oleh mencit ddY setelah injeksi subkutan dengan protein Fim-C+adjuvant maupun tanpa adjuvant. Respon antibodi dengan antigen Fim-C+adjuvant memberikan nilai yang lebih tinggi dibandingkan antigen Fim-C tanpa adjuvant. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kenaikan titer antibodi dari penyuntikan ke-1 hingga penyuntikan ke-4. Pada hasil penelitian dengan metode Western Blot menunjukkan terjadinya interaksi antigen spesifik Fim-C terhadap Antibodi anti Fim-C. Dari kedua metode tersebut, data ini mengkonfirmasi bahwa Protein Fim-C S. typhi memiliki imunogenisitas yang tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa protein Fim-C S. typhi dapat dijadikan sebagai kandidat vaksin rekombinan yang potensial untuk melawan penyakit tifus.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"106 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90674490","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-04-07DOI: 10.47028/J.RISENOLOGI.2016.11.21
Dea Apriyani
{"title":"PRODUKSI DAN KARAKTERISASI ANTIBODI ANTI Fim-C Salmonella typhimurium PADA MENCIT DDY","authors":"Dea Apriyani","doi":"10.47028/J.RISENOLOGI.2016.11.21","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/J.RISENOLOGI.2016.11.21","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil produksi dan karakterisasi antibodi anti Fim-C S.typhimurium pada mencit DDY menggunakan metode ELISA dan Western Blot. Metode yang digunakan adalah eksperimen dan eksplorasi dikelompokkan menjadi empat, yaitu : Kelompok perlakuan I ( protein Fim – C S.typhimurium + Adjuvant ) , Kelompok perlakuan 2 ( protein Fim – C S.typhimurium ), kelompok kontrol 1 ( FCA ). Penelitian ini menyimpulkan bahwa produksi antibodi anti Fim-C Salmonellatyphimurium telah berhasil dilakukan dengan dibuktikan melalui karakterisasi menggunakan teknik ELISA dan Western Immunoblotting. FIA adjuvant ), kelompok kontrol 2 (PBS1x). Protein Fim-C Salmonellatyphimurium dari penelitian sebelumnya digunakan sebagai antigen, disuntikan sebanyak empat kali pada mencit dengan 20 ?g, 40?g, 60?g, dan 40?g. Hasil karakterisasi menggunakan teknik ELISA menunjukan adanya kenaikan titer antibodi dari bleed 0 – bleed 4 pada kelompok eksperimen. Hasil karakterisasi menggunakan teknik Western Immunoblotting menunjukan adanya interaksi antibodi anti Fim-C Salmonella typhimurium dan antigen Fim-C Salmonella typhimurium secara spesifik.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83666931","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-04-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.11.19
Apriyanti Dkk
{"title":"ANALISIS POTENSI KEONG MAS SEBAGAI SUBSTITUSI DAGING SAPI DALAM PEMBUATAN KORNET SEBAGAI MAKANAN OLAHAN KAYA PROTEIN","authors":"Apriyanti Dkk","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.11.19","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.11.19","url":null,"abstract":"Keong mas merupakan hewan yang biasa hidup di air dan cenderung dianggap hama karena pertumbuhannya yang cepat dan populasinya yang banyak, namun memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Untuk itulah, daging keong mas sangat berpotensi digunakan untuk mensubstitusi daging sapi pada pembuatan makananmakanan olahan yang berbahan dasar daging sapi, salah satunya adalah kornet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimal daging keong dan daging sapi yang paling disukai masyarakat serta mengetahui kandungan gizi dari berbagai komposisi. Komposisi yang digunakan berturut-turut adalah 25:75 ; 50:50 ; 75:25 ; 100:0 untuk keong mas dan daging sapi. Dari hasil penelitian, kandungan protein berturut-turut dari keempat perbandingan adalah : 12,69% ; 14,86% ; 13,84% ; 15,16% kandungan lemak : 0,63% ; 1,20% ; 0,61% ; 0,96% dan kandungan karbohidrat : 19,33% ; 12,33% ; 12,67% ; 4,59 %. Sedangkan hasil uji organoleptik yang dilakukan kepada 30 orang responden dari keempat perbandingan berturut-turut adalah 3,167 ; 2,830 ; 2,867 ; 2,470 (skala 1-5). Kesimpulan pada penelitian ini adalah dari hasil uji organoleptik masyarakat lebih menyukai kornet pada perbandingan pertama, yaitu 25 : 75 (keong mas : daging sapi) dan dari segi kandungan metabolit primernya, kornet keong mas tidak berbeda jauh dengan daging sapi sehingga berpotensi untuk menggantikan daging sapi.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72717822","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-04-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.11.22
Hanifah Dyah Ayuni
{"title":"STUDI KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK PADA WILAYAH JALAN KAMPUNG SAWAH RT 005/004 JATI MELATI, PONDOK MELATI, BEKASI","authors":"Hanifah Dyah Ayuni","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.11.22","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.11.22","url":null,"abstract":"Kelayakan instalasi listrik dalam sebuah rumah sangat perlu di perhatikan agar tidak membahayakan penghuni rumah tersebut. Rumah kontrakan adalah yang paling rentan dengan kecelakaan yang di akibatkan oleh listrik. Persyaratan Umum Instalasi listrik (PUIL) tahun 2000 merupakan acuan utama tentang kelayakan suatu instalasi listrik. Kesesuaian dalam menempatkan komponen listrik didalam rumah juga diatur dalam PUIL. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana kelayakan instalasi listrik pada kontrakan di wilayah RT 005/004 Jati Melati, Pondok Melati Bekasi. Dari data hasil penelitian yang telah didapat, kelayakan instalasi listrik kontrakan di wilayah tersebut hampir memenuhi kelayakan yang di tetapkan oleh PUIL. Masih terdapat beberapa ketidak sesuaian dalam pemasangan instalasi listrik dalam kontrakan tersebut. Jika pemilik kontrakan belum memperbaiki kondisi instalasi listrik tersebut, penghuni harus mengantisipasi keadaan, agar tidak terjadi kecelakaan akibat instalasi listrik yang kurang baik.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"48 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80519947","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
RisenologiPub Date : 2016-04-07DOI: 10.47028/j.risenologi.2016.11.23
Zahrina Firdausya
{"title":"EFEKTIVITAS PROGRAM KESETARAAN KELOMPOK BELAJAR PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT 11 MANGGARAI TAHUN 2015","authors":"Zahrina Firdausya","doi":"10.47028/j.risenologi.2016.11.23","DOIUrl":"https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2016.11.23","url":null,"abstract":"Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 12 tahun sebagai bekal pendidikan masyarakat dimasa depan melalui pendidikan formal namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang terkendala merasakan pendidikan formal Program kesetaraan paket c setara SMA adalah salah satu solusi, PKBM 11 manggarai adalah salah satu lembaga yang menyelenggarakan program kesetaraan paket c, apakah program kesetaraan paket c di PKBM 11 manggarai sudah efektif? Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas program kesetaraan paket c dilihat dari input, proses dan output yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wawancara,Observasi langsung dan Dokumentasi Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini dilihat dari input yang ada di program kesetaraan seperti pengurus PKBM, tenaga pendidik, sarana prasarana dan mitra kerjasama sudah cukup baik, namun pada saat proses pelaksanaan masih kurang dan terjadi beberapa kendala sehingga output yang ingin dicapai kurang memuaskan. Sehingga diperlukan beberapa peningkatan untuk mencapai efektivitas yang lebih maksimal.","PeriodicalId":34646,"journal":{"name":"Risenologi","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81378614","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}