M. Yasin Abidin, Rofiqotul Aini, Andung Dwi Haryanto
{"title":"Nyadran Tradition in Cepokokuning Village: Educational Construction of Local Wisdom in Islamic Values","authors":"M. Yasin Abidin, Rofiqotul Aini, Andung Dwi Haryanto","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10636","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10636","url":null,"abstract":"This study intends to explain the series of nyadran traditions in Cepokokuning village, and to find out the community’s understanding of the integration of Islamic values and local wisdom into the nyadran tradition. The design of this research method is qualitative with a phenomenological approach. The findings of this study conclude that before the covid-19 pandemic, the construction of local wisdom on Islamic values in the nyadran tradition in Cepokokuning Village before the covid-19 pandemic was shown in goat slaughtering activities on the banks of the river near the dam, praying together, and pilgrimages in the area. the graves of the ancestors, salvation at crossroads (baritan), and watching puppet entertainment together in front of the Cepokokuning village hall. Meanwhile, during the Covid-19 pandemic, the nyadran tradition was carried out as usual, but the slaughter of goats was only attended by representatives of the residents, ziyarah (nyekar) was carried out independently, salvation (baritan) was held at the mosque, while puppet entertainment activities were abolished. The understanding of the people of Cepokokuning Village towards the values of local wisdom and Islamic values in the nyadran tradition is shown in the earth alms tradition which they believe is a wasilah for health and safety. According to them, the nyadran tradition has been practiced for generations and does not conflict with local wisdom and sharia values. The Islamic values found in the nyadran tradition are togetherness, harmony, egalitarian, mutual cooperation, deliberation, alms, draw closer to Allah as gratitude to Him","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"116 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121209027","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Hidayati Azkiya, M. Tamrin, Arlina Yuza, Ade Sri Madona
{"title":"Pengembangan E-Modul Berbasis Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar Islam","authors":"Hidayati Azkiya, M. Tamrin, Arlina Yuza, Ade Sri Madona","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10851","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10851","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan validitas dan praktikalitas e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam. Jenis penelitian ini adalah research and development dengan menggunakan model pengembangan 4-D yaitu define, design, development, dan disseminate. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh 3 orang dosen ahli yaitu ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, dan angket respon pendidik dan peserta didik. Penelitian ini menghasilkan bahwa aspek kelayakan isi dan keterpaduan e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural dalam penilaian dosen ahli materi adalah sangat valid. Komponen penyajian dan kegrafisan e-modul dalam pandangan dosen ahli desain sangat layak dipergunakan. Penilaian dari dosen ahli bahasa meliputi aspek kebahasaan pada e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural adalah sangat valid. Secara keseluruhan dari penilaian dosen ahli memiliki kelayakan yang sangat baik. Praktikalitas e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam oleh pendidik dan peserta didik diamati sangat praktis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Disarankan untuk dapat mengembangkan e-modul pembelajaran berbasis nilai-nilai pendidikan karakter pada materi lainnya di sekolah dasar Islam","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"342 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116450693","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kecerdasan Spiritual, Kepatuhan Peraturan dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi Fenomenologi","authors":"Ajeng Linda Liswandari","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6219","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6219","url":null,"abstract":"Penelitian bertujuan mengkaji kecerdasan spiritual, kepatuhan peraturam dan pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah atas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan melibatkan guru, peserta didik dan guru bimbingan konseling sebagai informan penelitian. Data dikumpulakn dengan wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan display data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah peserta didik mematuhi peraturan sekolah berdasarkan teladan yang diberikan oleh guru berikut dengan kekonsistenan penegakan aturan yang dilaksanakan. Kecerdasan emosional peserta didik dapat aberkembang dengan mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang dilakukan secara konstan dalam kehidupan sehari-hari. Guru pendidikan agama Islam mengembangkan keselarasan kecerdasan spiritual dengan pengetahuan berjalan secara holistik. Di samping itu menyamaratakan hukuman atau sanksi dengan jelas untuk pelanggar Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan spiritual yang dimiliki oleh peserta didik melalui penerapan oleh guru pendidikan agama Islam mampu mengembangkan kepatuhan pada aturan dalam kehdiupan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan pendidikan Islam dalam membentuk kecerdasan spiritual dan kepatuhan","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123730449","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penanaman Karakter Islami Anak Usia Dini dalam Pendidikan Keluarga: Konstruksi Pemikiran Harry Santosa dan Irwan Prayitno","authors":"Dianing Sapitri, Imas Kania Rahman, Abdu Rahmat Rosyadi","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10996","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10996","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pendidikan karakter islami anak usia dini dalam keluarga dari pemikiran Harry Santosa dan Irwan Prayitno. Metode penelitian kualitatif berupa kajian pustaka dengan pendekatan concept analysis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, dalam menanamkan karakter islami sejak anak usia dini Harry Santosa memiliki konsep “mission of life” yang harus dimiliki orangtua dengan dasar keimanan dan Islamic Worldview, sehingga terbangun peradaban keluarga sesuai fitrah sebagai ayah dan ibu, juga harus memiliki visi pendidikan dengan menjadikan generasi Abdullah dan khalifatullah sesuai bakat dari bidang yang diminati anak. Kemudian Irwan Prayitno melengkapi dengan sebuah konsep “pengawasan dan komunikasi” yang harus dilakukan selama 24 jam dengan menjalin komunikasi yang baik kepada para pengasuh dan bergaul bersama anak sesuai potensi dasar perkembangan usia dini. Dengan demikian mendidik anak akan menjadi mudah melalui kesadaran dan kesucian jiwa. Diperlukan penelitian selanjutnya untuk membuat modul pendidikan karakter islami bergaul bersama anak berdasarkan misi hidup","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130165026","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Puspita Handayani, Sri Lestari Linawati, Mohammad Suryawenata
{"title":"E-Learning System dalam Pembelajaran al-Islam Kemuhammadiyahan pada Pendidikan Tinggi: Efektivitas di Masa Pandemi","authors":"Puspita Handayani, Sri Lestari Linawati, Mohammad Suryawenata","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6499","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6499","url":null,"abstract":"Penambahan kasus covid 19 diawal tahun 2021 meningkat 9000 kasus per hari. Kemendikbud yang awalnya menginstruksikan pembelajar tatap muka akhirnya harus dibatalkan dan tetap melaksanakan pembelajaran secara daring. Masalah yang muncul saat pembelajaran daring adalah belum siapnya sumber daya dosen dalam mendisain konten e-learning serta tidak seragamnya media daring yang digunakan, belum lagi kondisi mahasiswa yang bermasalah dengan jaringan internet. Tujuan Penelitian ini ingin mengungkap proses pembelajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan di dua Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah yaitu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Aisyiyah Yogjakarta di masa pandemi. Dengan menggunakan metode penelitian Kuantitatif menggali dan menganalisis data dengan pendekatan Statistik Deskriptif untuk mengungkapkan implementasi pembelajaran AIK melalui e-learning. Ternyata dari hasil penelitian ini bisa diketahui bahwa pembelajaran menggunakan E-learning pada matakuliah AIK belum bisa memberikan pemahaman pada mahasiswa, hampir 61,9% mahasiswa memberikan argument tidak paham dengan penjelasan menggunakan e-learning, 45,2% dosen hanya memberikan materi berupa tugas baca, dan 31% mahasiswa memberikan tanggapan pembelajaran AIK melalui e-learning tidak efektif.","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"63 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131234006","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pembentukan Karakter Religius Berbasis Neurosains: Konstruksi Upaya Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam","authors":"Fadkhulil Imad Haikal Huda","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11138","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11138","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk konstruksi upaya guru dalam membentuk karakter religius berbasis neurosains dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melakukan wawancara terstruktur mendalam kepada informan penelitian (guru pendidikan agama Islam, dan peserta didik). Data dianalis menggunakan display data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa upaya guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan karakter religious berbasis neorosains adalah dengan mengenalkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Guru pendidikan agama Islam mengajarkan kepada peserta didik arti nilai pendidikan karakter yang berbasis agama sehingga dapat membentuk karakter yang saleh yang menyejukkan jiwa. Guru PAI di sekolah menjadi seorang role model atau suri teladan yang baik di hadapan peserta didik dalam membantuk siswa yang saleh, dan menjadi orang yang saleh. Guru membangun kesadaran emosional dalam mengenali emosi, mengelola emosi dan memberi motivasi diri kepada peserta didik mereka. Dengan demikian peserta didik dapat mengoptimalkan dan memfungsikan seluruh sistem jaringan pada otak secara maksimal sehingga menjadi insan-insan kamil yang memiliki daya berpikir yang paripurna. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan karakter religious peserta didik berbasis neurosains dalam pendidikan Islam","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126857569","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
M. Arif, Najmi Hayati, Afrinaldi, S. Saputri, Ridwan
{"title":"Gaya Belajar dan Kreatifitas Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam","authors":"M. Arif, Najmi Hayati, Afrinaldi, S. Saputri, Ridwan","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).10029","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).10029","url":null,"abstract":"Dewasa ini gaya belajar dapat menjadi permasalahan urgent pada setiap mahasiswa maka sangat diperlukan kreatifitas dalam meningkatkan minat belajar agar meningkat pula sistem pendidikan di Indonesia. Dalam penelitian ini peneliti menawarkan desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Penelitian yang dilakukan di IAIN Bukittinggi ini melibatkan 44 mahasiswa dengan instrumen penelitian yaitu mengumpulkan data berupa angket dengan skala likert. Penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Statistik deskriptif terdiri dari nilai min, standar deviasi, persentase dan frekuensi. Sedangkan statistik inferensial melibatkan penggunaan teknik statistik MANOVA dan Korelasi Pearson. Adapun hasil dari penelitian ini ialah tingkat gaya belajar kompetitif, menghindar dan bebas berada pada level tinggi, sedangkan gaya belajar kolaboratif berada pada level rendah. Serta kreatifitas keaslian, kelenturan dan kelancaran mahasiswa berada pada tahap yang dominan atau tinggi. Tes MANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan jenis gaya belajar dan kreatifitas mahasiswa berdasarkan gender. Namu pada analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara gaya belajar dan kreatifitas mahasiswa. Penelitian seperti ini diharapkan dapat dilakukan dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan guna mengetahui perubahan gaya belajar dan kreativitas mahasiswa seperti dapat mengaitkan dengan variabel lain di antaranya gaya belajar, strategi belajar dan prestasi akademik, karakteristik kepribadian dan prestasi akademik,. Ketiga variabel tersebut tidak dibahas dalam penelitian ini. Padahal, akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa jika ketiga variabel ini dipelajari dan diidentifikasi penyebabnya","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127983553","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"The Manajemen Pengembangan Mutu Lulusan Madrasah Berbasis Pesantren Tasawuf","authors":"Imam Makruf, Endah Tejaningsih, Mudofir","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9096","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9096","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi profil lulusan madrasah berbasis pesantren tasawuf dan (2) mendeskripsikan manajemen pengembangan mutu lulusan yang efektif diterapkan. Riset dilakukan di MTs Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya pada bulan Februari 2022. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen dan wawancara dengan informan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, dan guru secara daring. Data divalidasi dengan triangulasi sumber dan dianalisis menggunakan interactive model. Hasil riset menunjukkan bahwa profil lulusan madrasah mengarah pada pembentukan kader pengamal, pengaman, dan pelestari Tariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN). Untuk mewujudkan profil tersebut, kepala madrasah menerapkan manajemen mutu terpadu (TQM). Keterpaduan manajemen nampak dari perencanaan, pelaksanaan, sampai evaluasinya. Program diturunkan dari rumusan visi, misi, tujuan, dan kebijakan. Program pembinaan materi kepesantrenan menjadi satu kesatuan dengan program ekstrakurikuler dan kokurikuler. Semua pihak terlibat dalam pelaksanaan program baik di madrasah maupun di pesantren dengan terjadwal secara lengkap. Madrasah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan amaliyah ibadah dan dzikir sesuai panduan TQN untuk mengukur capaian profil lulusan. Hasil riset ini memberikan implikasi bahwa manajemen mutu lulusan madrasah berbasis pesantren efektif jika dilakukan secara terintegrasi dengan prinsip-prinsip TQM","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"12 29","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120924852","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kreativitas Guru dalam Mengelola Kelas untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Negeri","authors":"Wisudatul Ummi Tanjung, Dian Namora","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9796","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9796","url":null,"abstract":"Kreativitas guru dalam mengelola kelas sangatlah penting karena akan mengembangkan keberhasilan guru dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kreativitas guru bidang studi Pendidikan Islam dalam mengelola kelas untuk mengatasi kejenuhan belajar di Madrasah Aliyah Negeri dan juga untuk mengetahui gejala kejenuhan belajar yang dihadapi oleh siswa di Madrasah Aliyah Negeri. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Subyek penelitian ini adalah guru bidang studi Fiqih 2 orang, al-Qur’an Hadits 2 orang, Akidah Akhlak 2 orang, dan Sejarah Kebudayaan Islam 2 orang dan juga 6 siswa yang mengikuti materi pembelajaran Pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam mengelola kelas untuk mengatasi kejenuhan belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri ada lima point temuan, yaitu: 1) pengecekan situasi dan kondisi siswa guna untuk memahami dan memastikan bahwa para siswa nyaman dan senang dalam mengikuti pembelajaran, 2) guru juga memanfaatkan media pembelajaran dengan baik dalam pembelajaran, 3) guru penata lingkungan belajar dengan baik, 4) mengembangkan strategi pengajaran, 5) dan strategi pemberian motivasi. Penelitian ini dapat memberikan sumbangsi kepada guru-guru untuk meninjau ulang kembali terhadap keadaan dan kondisi yang dialami siswa saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung dalam menghandle kelas.","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122497483","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pembentukan Akhlak Siswa di Madrasah: Kontribusi Lingkungan Sekolah, Kompetensi Guru, dan Mutu Pendidikan","authors":"Nada Shofa Lubis","doi":"10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).8847","DOIUrl":"https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).8847","url":null,"abstract":"Pendidikan akhlak sangat diperlukan bagi kehidupan manusia untuk kelangsungan hidup yang bertujuan untuk membangun akhlak manusia yang sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan Hadits. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi lingkungan sekolah, kompetensi guru dan mutu pendidikan terhadap pembentukan akhlak siswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi, teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 siswa dari seluruh siswa Madrasah Aliyah, dan analisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berkontribusi positif terhadap akhlak siswa sebesar 26,9%, kompetensi guru berkontribusi positif terhadap akhlak siswa sebesar 38,4%, mutu pendidikan berkontribusi positif terhadap akhlak siswa sebesar 36,19%, dan lingkungan sekolah, kompetensi guru dan mutu pendidikan berkontribusi positif (49,4%) terhadap akhlak siswa di madrasah. Penelitian menyimpulkan bahwa lingkungan sekolah, kompetensi guru dan mutu pendidikan berkontribusi positif terhadap akhlak siswa di madrasah Aliyah. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan akhlak siswa di masa depan dengan menerapkan lingkungan sekolah, kompetensi guru, dan mutu pendidikan di seluruh madrasah Indonesia.","PeriodicalId":321480,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah","volume":"82 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115966812","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}