Nalars最新文献

筛选
英文 中文
Karakteristik Arsitektur di Kota Lama Kudus 古老圣城建筑的特点
Nalars Pub Date : 2018-06-05 DOI: 10.24853/NALARS.17.2.155-164
Anisa Anisa
{"title":"Karakteristik Arsitektur di Kota Lama Kudus","authors":"Anisa Anisa","doi":"10.24853/NALARS.17.2.155-164","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/NALARS.17.2.155-164","url":null,"abstract":"ABSTRAK. Kota Lama Kudus atau yang lebih sering disebut Kudus Kulon adalah sebuah kawasan bersejarah yang berada di Kabupaten Kudus, Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Kudus terbagi menjadi dua yaitu Kudus Kulon dan Kudus Wetan dengan sebuah sungai sebagai pemisah kedua area tersebut. Kudus Kulon atau Kota Lama Kudus merupakan cikal bakal kota Kudus dan sebuah tempat bersejarah dengan adanya makam Sunan Kudus dan Masjid Menara Kudus.  Kudus yang kita kenal sekarang ini selain adanya Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, juga terkenal karena industri rokok. Dalam sejarah dikisahkan dahulu industri rokok berkembang mulai dari home industry di Kota Lama Kudus sekitar tahun 1900. Jauh sebelum industri rokok berkembang, sudah ada perdagangan yang memajukan daerah Kota Lama Kudus yaitu perdagangan palawija dan tembakau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan serta menginterpretasikan karakteristik arsitektur Kota Lama Kudus. Deskripsi dan interpretasi ini penting dilakukan karena kondisi terkini Kota Lama Kudus sudah mengalami banyak perubahan. Data diambil melalui observasi lapangan tentang kondisi rumah, permukiman dan kawasan Kota Lama Kudus. Pada daerah sekitar Masjid dan Menara Kudus, permukiman didominasi oleh rumah-rumah Kilungan sehingga membentuk jalan-jalan berbentuk lorong seperti labirin. Semakin jauh dari Masjid dan Menara Kudus bentuk permukimannya berubah menjadi rumah-rumah terbuka tanpa dinding kilungan. Selain lingkungan permukimannya, arsitektur rumah di Kota Lama Kudus juga beragam. Ada rumah tradisional Kudus dengan bangunan sisir (tempat usaha), rumah tradisional Kudus tanpa bangunan sisir, rumah gedong (gaya eropa) dan rumah kilungan (rumah di dalam pagar tinggi). Tiga arsitektur rumah tersebut adalah asli sebagai karakteristik arsitektur Kota Lama Kudus. Faktor yang mempengaruhi karakteristik arsitektur di Kota lama Kudus adalah aktivitas yang di lakukan di kawasan tersebut  Kata Kunci: karakteristik, arsitektur, rumah, permukiman, Kota Lama Kudus ABSTRACT. Kota Lama Kudus or more commonly called Kudus Kulon is a historic area located in Kudus District, Central Java Province. Kudus District is divided into two namely Kudus Kulon and Kudus wetan with a river as a separator of both areas. Kudus Kulon or Kota Lama Kudus is the forerunner of Kudus city and a historic place with the tomb of Sunan Kudus and Mosque of Menara Kudus. Kudus that we know today besides the existence of the Masjid Menara and the Tomb of Sunan Kudus, also famous for the cigarette industry. In the history of the first cigarette industry began to grow from the home industry in the Kudus Old City around the year 1900. Long before the cigarette industry develops, there is a trade that promotes the area of the Old Town Kudus palawija and tobacco trade. This research is  qualitative descriptive research that describes and interpret the architectural character of Kota Lama Kudus. These descriptions and interpretations are essentia","PeriodicalId":31959,"journal":{"name":"Nalars","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"41869737","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
HERMENETIK SEBAGAI DISKURSUS DALAM ARSITEKTUR 热成因一论
Nalars Pub Date : 2018-06-05 DOI: 10.24853/nalars.17.2.105-112
Ari Widyati Purwantiasning
{"title":"HERMENETIK SEBAGAI DISKURSUS DALAM ARSITEKTUR","authors":"Ari Widyati Purwantiasning","doi":"10.24853/nalars.17.2.105-112","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/nalars.17.2.105-112","url":null,"abstract":"ABSTRAK.  Dalam sebuah penelitian, dikenal secara umum dua buah metode, yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Pada implementasinya, penelitian arsitektur lebih menitikberatkan dengan menggunakan metode kualitatif karena fokus pada obyek penelitiannya lebih kepada penafsiran dan opini akan obyek tersebut. Subyektifitas sangat dirasakan lebih tinggi daripada tingkat obyektifitas pada sebuah penelitian kualitatif, namun tidak menutup kemungkinan bahwa obyektifitas dalam sebuah penelitian kualitatif juga dapat dicapai dengan dasar teori yang cukup kuat sebagai pendukungnya. Tulisan ini merupakan sebuah ulasan mengenai bagaimana ilmu hermenetik atau penafsiran dapat digunakan dalam sebuah penelitian arsitektur. Berbagai teori mengenai hermenetik dituangkan dalam tulisan ini sebagai sebuah diskursus. Tulisan ini juga merupakan bagian dari penelitian yang sedang dilakukan oleh penulis untuk mendukung metode penelitian yang akan dipilih dalam penelitian bidang arsitektur. Tulisan ini juga akan menjawab bagaimana hermenetik dapat digunakan dalam sebuah penelitian arsitektur. Dengan memaparkan ilmu hermenetik dalam tulisan ini, maka dapat diambil sebuah pelajaran tentang bagaimana langkah-langkah serta tahapan dalam menerapkan hermenetik pada penelitian arsitektur.  Kata Kunci: hermenetik, penelitian, arsitektur ABSTRACT. Generally, there is two methods of research, quantitative and qualitative method. In the implementation of the architectural study, a qualitative approach has been used frequently and familiarly, because in architectural research usually focused on interpreting and giving an opinion of something, in this case, an object of the study. And for the result, the subjectivity of architectural research is high compared with the objectivity, but it is not possible to have an objective result in architectural research.  This article is a review of how the extent to which hermeneutic could be used in architectural research, and how the extent to which hermeneutic has a role in architectural discourse. Some theories of hermeneutic will be discussed in this paper as a discourse. This paper is also a part of research that still ongoing to support the method of the study that will be conducted by the researcher in architectural research. By describing this hermeneutic method in this paper, the researcher could underline the lesson about how are the steps and processes in the application of hermeneutic in architectural research.  Keywords: hermeneutics, research, architecture","PeriodicalId":31959,"journal":{"name":"Nalars","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46775609","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN TEKNIK BIOPORI UNTUK MENGENDALIKAN BANJIR KOTA (Studi Kasus : Kelurahan Tanjung Rejo – Medan) 以成本银行为目的参与生物医药技术开发
Nalars Pub Date : 2018-06-04 DOI: 10.24853/NALARS.17.2.97-104
D. D. Harisdani, D. Lindarto
{"title":"PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN TEKNIK BIOPORI UNTUK MENGENDALIKAN BANJIR KOTA (Studi Kasus : Kelurahan Tanjung Rejo – Medan)","authors":"D. D. Harisdani, D. Lindarto","doi":"10.24853/NALARS.17.2.97-104","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/NALARS.17.2.97-104","url":null,"abstract":"ABSTRAK. Permasalahan banjir merupakan hal utama kinerja utilitas kota Medan. Banjir pada suatu kawasan terjadi antara lain karena drainase yang tidak memadai untuk menampung volume air hujan akibat curah hujan yang cukup tinggi. Tingkat partisipasi masyarakat ditentukan dari pemahaman dan pengetahuan yang diterima tentang pengelolaan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai hubungan antara persepsi dan partisipasi, dengan metoda uji (sebelum – setelah) melalui serangkaian FGD dan simulasi penggunaan teknik biopori. Nilai korelasi 0,998 menunjukkan persepsi berkaitan erat dengan pengetahuan akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat sebelum dan sesudah FGD dan simulasi dengan nilai korelasi 0,954. Tingkat partisipasi masyarakat cukup antusias terhadap teknik biopori setelah dilakukan pengkayaan pengetahuan, pelatihan dan simulasi penggunaan untuk mengendalikan banjir kota. Penelitian ini berguna sebagai masukan kepada Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kegiatan alternatif pengendalian banjir lingkungan. Kata Kunci: banjir, biopori, persepsi, partisipasi masyarakat ABSTRACT. Flood problems are the main performance of utilities in Medan. Flooding in an area occurs due to inadequate drainage to accommodate rainfall volume due to high rainfall. The level of community participation is determined by the understanding and knowledge received about flood management. This study aims to obtain the value of the relationship between perception and participation, with the test method (before-after) through a series of FGD and simulation of the use of biopore techniques. The correlation value of 0.998 indicates that perception closely related to knowledge will influence the participatory level of society before and after FGD and simulation with a correlation value of 0.954. The level of community participation is enthusiastic about biopore techniques after enrichment of knowledge, training, and simulation of use to control the city flood. This research is a useful solution as an input to Local Government to increase an alternative activity of flood control environment. Keywords: flood, biopore, perception, community participation","PeriodicalId":31959,"journal":{"name":"Nalars","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46907819","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 6
MENELAAH TERITORIALITAS KELOMPOK SOSIAL PENGHUNI DI RUSUNAWA: PROSES HOME-MAKING WARGA RELOKASI 俄语社会收藏地域性报道:本土化报道工作流程
Nalars Pub Date : 2018-06-04 DOI: 10.24853/NALARS.17.2.87-96
Rossa Turpuk Gabe, Annisa Putri Lestari
{"title":"MENELAAH TERITORIALITAS KELOMPOK SOSIAL PENGHUNI DI RUSUNAWA: PROSES HOME-MAKING WARGA RELOKASI","authors":"Rossa Turpuk Gabe, Annisa Putri Lestari","doi":"10.24853/NALARS.17.2.87-96","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/NALARS.17.2.87-96","url":null,"abstract":"ABSTRAK. Makna rumah tidak hanya pada kehadiran bangunan fisiknya saja, tetapi juga kehadiran ruang yang membuat rasa aman, nyaman dan kepemilikan penghuninya. Tulisan ini mencoba untuk membahas proses Home-Making dengan mengangkat sebuah kasus relokasi warga kampung padat ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Perbedaan mendasar pada hunian sebelum dan sesudah relokasi adalah kemampuan ruang huni yang tersedia mewadahi interaksi sosial warga. Melalui kasus ini dapat terlihat pembentukan teritori di rusunawa yang dikontrol dan dikuasai kelompok-kelompok sosial bedasarkan kebutuhan setiap kelompok. Teritorialitas tersebut merupakan upaya kelompok sosial mengklaim suatu area geografis yang didasari dengan kebutuhan interaksi kelompoknya. Kebutuhan privasi dan elemen ruang memiliki peran penting dalam menciptakan teritori. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan mengangkat Rusunawa Jatinegara Barat sebagai kasus. Rusunawa Jatinegara Barat dipilih karena rusun ini dikhususkan untuk warga relokasi Kampung Pulo yang telah rampung perpindahan seluruh warganya pada bulan Agustus 2015. Dalam rentang waktu huni tersebut, warga relokasi sudah menyesuaikan dengan lingkungan barunya. Bedasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembentukan teritori kelompok sosial warga di rusunawa merupakan proses home-making penghuni relokasi kampung padat untuk menghadirkan kembali suasana dan nilai-nilai ‘rumah’ yang mereka yakini. Proses home-making ini diharapkan mampu meningkatkan rasa kepemilikan penghuni seiring tanggung jawab dalam menjaga dan memelihara lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: teritorialitas, home-making, kelompok sosial, rumah susun ABSTRACT. The Meaning of Home is not only about the existence of its physical building, but also the existence of a space where the owners feel safe, comfortable and belong to it. This paper addresses processes of Home-Making of a relocation case of crowded kampong’s residents to Rental Low-cost Apartments (Rusunawa). The basic difference between before and after settlements is the ability of housing space to accommodate social interaction of residents. The case explains the formation of territory in Rusunawa that controlled and owned by specific social groups based on their needs. The territoriallity factor is an effort of social groups to claim a particular geographic area based on their interaction needs. The needs of privacy and space elements are important roles to create their territory. This study used a qualitative method with the case at Rusunawa Jatinegara Barat. Rusunawa Jatinegara Barat was chosen because it has been devoted to Kampung Pulo’s people who was moved in August 2015. During the settlement period, the relocation residents have adapted to their new neighborhood. The findings of this study suggest that the formation of social groups resident in Rusunawa is a process of home-making of crowded kampong’s residents to represent their concept of the atmosphere ","PeriodicalId":31959,"journal":{"name":"Nalars","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43730746","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
MODEL RANCANGAN DESAIN REVITALISASI KAWASAN NIAGA (Studi Kasus : Pasar Petisah Medan) 贸易区域复兴设计设计模型(个案研究:小田市场)
Nalars Pub Date : 1900-01-01 DOI: 10.24853/NALARS.18.1.1-8
D. Lindarto, D. D. Harisdani
{"title":"MODEL RANCANGAN DESAIN REVITALISASI KAWASAN NIAGA (Studi Kasus : Pasar Petisah Medan)","authors":"D. Lindarto, D. D. Harisdani","doi":"10.24853/NALARS.18.1.1-8","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/NALARS.18.1.1-8","url":null,"abstract":"ABSTRAK.  Ketimpangan pembangunan kawasan komersial pusat kota menunjukkan perwajahan urban economics berindikasi urban sprawl. Kawasan Niaga Pasar Petisah di Kecamatan Medan Petisah dimanfaatkan sebagai mix-use land use, minimalisasi ruang publik dan in-efisiensi pemanfaatan ruang luar menjadikan degradasi fungsi kawasan publik kota. Ketimpangan pemanfaatan ruang publik tersebut memerlukan upaya revitalisasi kawasan. Berdasarkan analisis awal konsep revitalisasi urban linkage berbasis kearifan lokal, maka dilakukan perencanaan model desain revitalisasi Kawasan Petisah dengan pendekatan retrofitting urban antara linkage visual, struktural, unsur tata guna lahan, arsitektur lokal, sirkulasi, ruang terbuka publik, aktifitas khas lokal. Keluaran penelitian berupa model rancangan desain revitalisasi kawasan niaga dalam wujud gambaran pra-rencana arsitektural zonasi, sirkulasi, pedestrian, ruang publik, parkir dan model tempat berdagang portabel. Model ini merupakan acuan / guide lines bagi revitalisasi kawasan niaga untuk peningkatan dan pemerataan pembangunan ekonomi di pusat kota Medan Kata-kunci : Model Rancangan Desain,  Revitalisasi, Kearifan Lokal, Pasar Petisah Medan. ABSTRACT. Inequality in the development of downtown commercial areas shows that urban economics indicates to become urban sprawl. The commercial area of Pasar Petisah in Medan Petisah District is used as mix-use land use, the minimization of public space and the inefficiency of the use of outer space, making the function of the open area of the city degraded. This imbalance in the use of public space requires efforts in the revitalization of the area. Based on the preliminary analysis of the revitalization concept of urban linkage based on local wisdom, then it will be appropriate to plan the design model for revitalization of the Petisah Area. This design was carried out using an urban retrofitting approach between visual linkage, structural linkage, land use elements, local architecture, circulation, public open space, as well as local special activities. The research output is a design model for the revitalization of the commercial area in the preliminary design of architectural zoning, circulation, pedestrian ways, public space, parking, and portable trading place design. This model is become a guideline for the revitalization of the commercial area to increase and equalize economic development in downtown Medan. Keywords: Design Model, Revitalization, Local Wisdom, Pasar Petisah Medan","PeriodicalId":31959,"journal":{"name":"Nalars","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"1900-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"68968503","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书