{"title":"PENGOLAHAN TEPUNG BAYAM SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG BERAS KETAN DALAM PEMBUATAN KLEPON","authors":"Chairul Salim, Vienna Artina Sembiring, Alisha Sekar Ayu","doi":"10.31311/PAR.V6I1.4828","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.4828","url":null,"abstract":"Wanita yang bekerja memiliki risiko anemia lebih tinggi daripada pria yang bekerja. Penyebab Anemia dapat disebabkan oleh tekanan kerja, kelelahan dan penurunan zat besi (Fe) di setiap siklus menstruasi. Bayam adalah sayuran dengan kandungan zat besi atau besi paling banyak dibandingkan dengan sayuran hijau lainnya. Kandungan zat besi bermanfaat bagi penderita Anemia. Kandungan air namun yang terkandung dalam bayam mencapai 86,9% yang menyebabkan daya bayam kurang. Tepung bayam adalah salah satu solusi untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga nilai gizi yang terkandung dalam bayam. Salah satu tepung bayam fungsional adalah sebagai pengganti dalam pembuatan Klepon. Klepon dibuat dengan persentase substitusi tepung bayam 30%, 60%, dan 90%. Berdasarkan 100% dan 30% hasil tes hedonik dengan peringkat rata-rata 3,33 dan 3,27 menunjukkan tingkat yang sangat disukai dan 60% dengan nilai rata-rata 2,89 menunjukkan tingkat suka. Sedangkan hasil uji One Way Anova, menunjukkan bahwa penambahan tepung bayam tidak memiliki efek signifikan pada rasa dan rasa tetapi memiliki efek signifikan pada tekstur dan warna Klepon.","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46175487","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pariwisata Syari’ah sebagai Aset Perekonomian Dalam Bingkai Maqashid al-Syari’ah (Studi Atas Pandangan Tuan Guru Lombok)","authors":"Musawar Musawar","doi":"10.31311/PAR.V6I1.4676","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.4676","url":null,"abstract":"Pariwisata Syari'ah","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44920078","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH ATRIBUT PRODUK WISATA, ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KE OBYEK WISATA BRUJUL ADVENTURE PARK KEBUMEN","authors":"S. Azizah","doi":"10.31311/PAR.V6I1.4614","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.4614","url":null,"abstract":"This research aims to test the effect of tourism product attributs, electronic word of mouth and promotion of tourist decision to visiting tourist attraction Brujul Adventure Park Kebumen. This research is motivated by a in the increasing number of tourists who visited that attraction Brujul Adventure Park (BAP) Kebumen.The collection of data by using a questionnaires with a number of samples 100 respondents who visited attraction Brujul Adventure Park (BAP) and find out Brujul Adventure Park (BAP) information via internet. This research method, using the technique of non-probability sampling with purposive sampling method. Data obtained from questionnaires, then processed and analyzed using multiple linear regression analysis through the SPSS 23 software.The result of this research shows that independent variables the tourism product attributs, and electronic word of mouth has a positive and significant effect on the dependent variable that is the decision to visit by using t test. While the attributes of tourism products have no significant effect on the decision of visiting by using t test. Then through f test shows that the three independent variables are proper to examine the dependent variable. Adjusted R Square of 0,683 shows that the independent variables can explain 68,3% the dependent variable that is decision to visit, while the remaining 31,7% is explained by other variables outside of variable that used in this research.","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45953466","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Rosalina, Yonvitner Yonvitner, Zulhamsyah Imran
{"title":"ANALISIS KEPUASAN PESNORKEL UNTUK PENGELOLAAN WISATA SNORKELING PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG (Studi Kasus di Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu)","authors":"A. Rosalina, Yonvitner Yonvitner, Zulhamsyah Imran","doi":"10.31311/PAR.V6I1.4656","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.4656","url":null,"abstract":"Mengelola kepuasan pesnorkel dalam melakukan aktivitas snorkeling merupakan salah satu upaya menjaga keberlanjutan ekosistem terumbu karang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepuasan pesnorkel saat bersnorkeling pada ekosistem terumbu karang di TNLKpS serta mengidentifikasi atribut yang perlu ditingkatan untuk pengelolaan wisata snorkeling di pada ekosistem terumbu karang di TNLKpS. Metode penelitian dilakukan dengan observasi dan survey dengan distribusi kuisoner pada pesnorkel. Analisis dilakukan dengan menghitung tingkat kepuasan pesnorkel menggunakan importance-satisfaction analysis (ISA) dan indeks kepukasan pengunjung (IKP). Indeks Kepuasan menunjukan bahwa wisata snorkeling 66,82% memuaskan pesnorkel. Artinya pesnorkel merasa sangat puas dengan pengalaman snorkeling di TNLKpS. Dari 18 atribut yang dianalis menggunakan ISA diperoleh perbaikan yang harus dilakukan pada pengelolaan wisata snorkeling yaitu pada atribut perahu aman dan nyaman, peralatan cukup. Pengelola perlu untuk mengontrol kepuasan pesnorkel dalam melakukan aktivitas memberi makan ikan dan foto bawah air, menjaga kepadatan wisatawan dalam melakukan snorkeling dan menjaga kualitas ekosistem terumbu karang.","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43440839","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"‘Serenity, Sustainability dan Spirituality’ dalam Industri Manajemen Wisata Religi","authors":"Aun Falestien Faletehan","doi":"10.31311/PAR.V6I1.4780","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.4780","url":null,"abstract":"By using a phenomenology study in two cases: Tiban Mosque Turen Malang and the Tomb of Sunan Ampel Surabaya, this research was designed to answer three questions: (1) How are the values of 'Serenity, Sustainability and Spirituality' embodied in religious tourism?; (2) How could managers design a tourism strategy to generate the values of 'Serenity, Sustainability and Spirituality'?; and (3) How is the model of religious tourism management based on the values of 'Serenity, Sustainability and Spirituality'?. As a part of qualitative approach, this research used data collection techniques such as interviews, observation and documentation. The results of this study demonstrated that the value of serenity was indicated by peacefulness in mind, feelings and body; the value of sustainability was marked with the environmental, social and economic aspects; and spirituality was specified by connectedness with oneself, the environment and the Transcendent. Related to these values, the managers seem succeeded in designing tourism strategies through strategic planning, asset organizing system, travel guides and evaluation method. This process leads to the emergence of the model of religious tourism management based on the values of 'Serenity, Sustainability and Spirituality'.","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44597316","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"SUBSTITUSI UBI DENGAN LABU KUNING PADA PEMBUATAN KUE TALAM UBI","authors":"Pramudito Pramudito","doi":"10.31311/PAR.V6I1.5422","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.5422","url":null,"abstract":"Buah labu kuning adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Yang penanamannya tidak sulit, baik pembibitannya, maupun perawatannya, hasilnya cukup memberikan nilai ekonomis untuk Masyarakat. Tanaman ini dapat ditanam di lahan pertanian, halaman rumah atau tanah pekarangan yang kosong dapat kita manfaatkan. Talam ubi merupakan produk kue tradisional yang terbuat dari bahan dasar tepung beras, tepung tapioka, gula pasir dan santan. Talam ubi memiliki karakteristik manis dan kenyal. Talam ubi termasuk jenis kue basah yang tidak memerlukan pengembangan dalam proses pembuatannya.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah substitusi labu kuning kepada pembuatan kue talam sudah memenuhi selera dan uji kesukaan kepada responden. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dimana peneliti sebelumnya telah melakukan perocabaan berkali-kali dengan beberapa responden yang berbeda-beda, Kata kunci : substitusi, labu kuning, kue talam.","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42676570","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HOMESTAY DESA WISATA DI INDONESIA – Bagaimana Persepsi Masyarakat Kota?","authors":"Lestari Ningrum","doi":"10.31311/PAR.V6I1.5113","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.5113","url":null,"abstract":"Saat akan berlibur, wisatawan cenderung memilih destinasi wisata dan akomodasinya. Di destinasi desa wisata, akomodasi yang tersedia adalah homestay. Selain menawarkan harga yang lebih murah, homestay juga memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk mengenal lebih banyak dalam budaya dan kebiasaan dari warga setempat. Penelitian ini dilakukan untuk melihat persepsi masyarakat yang tinggal di perkotaan di wilayah Indonesia tentang homestay di desa wisata yang ada di Indonesia.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan survey berbasis media sosial. teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak (probability sampling) sesuai area (cluster) responden yang tinggal di kota dan di dapat sebanyak 707 responden. Untuk menjawab tujuan penelitian di gunakan uji deskriptif statistik.Hasil penelitian menyatakan bahwa mayoritas usia responden adalah 20-30 tahun, berjenis kelamin wanita, bekerja sebagai pegawai/karyawan dengan frekuensi berlibur 2 kali setahunnya bersama keluarga dan destinasi desa wisata di Pantai Indonesia. Secara keseluruhan persepsi masyarakat kota tertarik dengan homestay dengan perolehan nilai rata-rata (3.0) ","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49538338","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MANAJEMEN ISTANO BASA PAGARUYUNG","authors":"Fani Ratny Pasaribu","doi":"10.31311/PAR.V6I1.5089","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V6I1.5089","url":null,"abstract":"ABSTRACTManagement of the Istano Basa Pagaruyung management in Batusangkar is very important to consider in its implementation, because it must be approved that Istano's administrative management is not carried out properly so that it will be a big problem for the City of Batusangkar. The question in this study is to find out the Istano Basa Pagaruyung management. Problems can be seen from the challenges that occur. The research method used is descriptive qualitative research with basic research in the form of case studies. Data collection techniques were carried out in the form of library studies and in-depth interviews. Based on research obtained from the management of Istano Basa Pagaruyung in Batusangkar, it has not run optimally. Because difficulties are still found in management, only a portion of it is of concern to the Regional Government regarding Istano's needs regarding the number of employees and the budget. The importance that occurs in the Istano environment. The government should pay special attention to the development of tourism objects. Taking Istano Pagaruyung is a high cultural value building, and asking the Government to ignore it will have a negative impact on the City of Batusangkar.Keywords: Management, Istano Basa Pagaruyung, Tourism Object","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49316404","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Stakeholders Dalam Pengembangan Ekowisata di Hutan Adat Ammatoa Kajang Sulawesi Selatan","authors":"N. Nurkhalis, Harnios Arief, Tutut Sunarminto","doi":"10.31311/PAR.V5I2.3811","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V5I2.3811","url":null,"abstract":"Hutan Adat Ammatoa Kajang memiliki banyak sumber daya alam dan budaya. Sehingga terdapat potensi yang bisa dikembangkan menjadi destinasi yang berkonsep ekowisata. Namun kondisi saat ini, manajemen pengolaan Hutan Adat Ammatoa Kajang masih belum terkelola dengan baik sebagaimana pengolaan khusus ekowisata. Analisis stakeholder dilakukan untuk memetakan para pihak yang memiliki tingkat pengaruh dan kepentingan dalam pengelolaan dan rencana pengembangan ekowisata hutan adat. Selain itu analisis sosial berupa penilaian persepsi, motivasi, dan preferensi para pihak juga dilakukan untuk mengetahui ketersediaan/ kondisi infrastruktur dan fasilitas yang ada, memetakan alasan (dorongan kehendak) masyarakat adat dan para pihak, dan mengidentifikasi prioritas pengembangan yang sesuai untuk pengembangan ekowisata di Hutan Adat Ammatoa Kajang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup dengan metode one score one indicator (skala 1-7). Teknik pengambilan sampel pada analisis stakeholder dan data sosial (pemerintah, pemangku adat, dan masyarakat lokal) yaitu purposive sampling sedangkan data sosial berupa pengunjung/ wisatawan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua klasifikasi stakeholder yaitu key player (Dinas Pariwisata Bulukumba, Dinas LHK Bulukumba, Bappeda Bulukumba, Kecamatan Kajang, Desa Tanah Towa, dan Ammatoa) dan Context setter (Disdikbud Bulukumba dan LSM Aman). Persepsi para pihak terhadap ketersediaan dan kondisi infrastruktur/ fasilitas di kawasan adat dinilai sedang (4.59) sehingga perlu ada pembenahan. Motivasi dan preferensi para pihak masing-masing menilai agak tinggi (5.04 dan 5.32) untuk pengembangan ekowisata di kawasan adat Ammatoa Kajang.","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48036109","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Ekuitas Merek Terhadap Keputusan Pembelian di Simetri Coffee Roaster Puri, Jakarta","authors":"R. Wiastuti, Sarrah Kimberlee","doi":"10.31311/PAR.V5I2.4073","DOIUrl":"https://doi.org/10.31311/PAR.V5I2.4073","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekuitas merek di SIMETRI Coffee Roasters Puri Kembangan terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer didapatkan melalui survei menggunakan kuisioner yang menggunakan pertanyaan tertutup dalam pilihan jawaban skala Likert dan dari wawancara dengan manajemen SIMETRI. Sample dalam penelitian ini adalah 100 konsumen SIMETRI Coffee Roasters, yang dihitung berdasarkan rumus Slovin, dan disebarkan berdasarkan metode convenience sampling pada Mei 2018. Ekuitas merek berperan sebagai variable bebas dan keputusan pembelian sebagai variable terikat. Deskriptif statistik digunakan untuk mengetahui bagaimana ekuitas merek dan keputusan pembelian konsumen SIMETRI. Ekuitas merek terdiri dari empat dimensi yaitu kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek. Sedangkan analisis korelasi dan regresi digunakan untuk mengukur hubungan dan pengaruh ekuitas merek dengan keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekuitas merek dan keputusan pembelian memiliki hubungan yang kuat dan positif, serta pengaruh yang signifikan. ","PeriodicalId":31809,"journal":{"name":"Jurnal Pariwisata","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48307847","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}