Acta Veterinaria Indonesiana最新文献

筛选
英文 中文
Potensi daun kumis kucing dalam meningkatkan hematopoiesis pada kondisi kerusakan ginjal 猫须叶在改善肾损伤条件下造血功能方面的潜力
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-11-20 DOI: 10.29244/avi.11.3.189-195
A. Satyaningtijas, Joko Pamungkas, Siti Sa’diah, Ietje Wientarsih, T. Purnawarman, Rini Madyastuti Purwono, Khoirun Nisa, Radhitya Aryo Nugroho, Cresensia Rara Hadiyanti, R. Tarigan
{"title":"Potensi daun kumis kucing dalam meningkatkan hematopoiesis pada kondisi kerusakan ginjal","authors":"A. Satyaningtijas, Joko Pamungkas, Siti Sa’diah, Ietje Wientarsih, T. Purnawarman, Rini Madyastuti Purwono, Khoirun Nisa, Radhitya Aryo Nugroho, Cresensia Rara Hadiyanti, R. Tarigan","doi":"10.29244/avi.11.3.189-195","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.3.189-195","url":null,"abstract":"Kerusakan ginjal berdampak pada proses eritropoiesis karena ginjal merupakan organ utama penghasil eritropoietin (EPO). Tanaman kumis kucing secara turun-temurun sudah digunakan untuk pengobatan gangguan saluran kemih, hipertensi, dan diabetes mellitus. Tanaman ini diketahui mengandung berbagai zat aktif yang bersifat nefroprotektif, seperti flavonoid, tannin, saponin, phenol, serta terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi tanaman kumis kucing untuk memperbaiki profil eritosit pada kondisi kerusakan ginjal yang diinduksi oleh etilen glikol. Sebanyak 35 ekor tikus galur Sprague Dawley jantan berumur 7 bulan dibagi ke dalam 7 kelompok perlakuan dengan pemberian etilen glikol dan atau ekstrak kumis kucing dengan lama permberian yang berbeda. Pemberian ekstrak daun kumis kucing mampu meningkatkan jumlah eritrosit pada tikus serta menekan penurunan jumlah eritrosit saat dan setelah pemberian etilen glikol. Selain itu, pemberian ekstrak kumis kucing juga mampu menurunkan jumlah leukosit serta rasio neutrofil: limfosit yang meningkat akibat induksi etilen glikol. Ekstrak kumis kucing memiliki potensi untuk memperbaiki proses eritropoiesis dan menekan peradangan pada kasus kerusakan ginjal.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":"31 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139255481","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Feline Chronic Gingivostomatitis pada Kucing Mix Domestic Long Hair 猫慢性牙龈炎pada Kuching混合国产长毛
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.116-121
Hana Cipka, Pramuda Wardhani, Palestin, Era Hari, Mudji Restijono, Intan Permatasari Hermawan, Kurnia Desiandura
{"title":"Feline Chronic Gingivostomatitis pada Kucing Mix Domestic Long Hair","authors":"Hana Cipka, Pramuda Wardhani, Palestin, Era Hari, Mudji Restijono, Intan Permatasari Hermawan, Kurnia Desiandura","doi":"10.29244/avi.11.2.116-121","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.116-121","url":null,"abstract":"Terjadinya Feline Chronic Gingivostomatitis (FCGS) menunjukkan gejala yang cukup terlihat mulai dari nafsu makan menurun bahkan sampai hipersalivasi. Tindakan terapi FCGS perlu memperhatikan karena banyak faktor, antara lain adalah pain management, buprenorphine sebagai analgesik opioid yang cukup efektif diberikan pada kucing yang menderita oral disease. Dengan penggunaan buprenorphine dapat meningkatkan nafsu makan dan mengurangi reaksi hipersalivasi yang terjadi akibat rasa nyeri yang cukup hebat pada kucing dengan FCGS. Surgical treatment pada kasus ini adalah dengan cara menginsisi dan mengambil jaringan yang mengalami inflamasi. Kucing Mix Domestic Long Hair betina steril dengan berat 2.9 kg, berusia 4 tahun datang dengan keluhan keluar cairan putih berbau dari mulut sehingga mengotori rambut di area wajah, leher, dan kaki depan. Lidah menjulur keluar serta tidak bisa dimasukkan kembali ke dalam mulut. Kucing tersebut memiliki nafsu makan yang baik untuk pakan jenis pakan basah akan tetapi memiliki kesulitan dalam mengonsumsi pakan kering. Berdasarkan hasil anamnesa, kucing tersebut mengalami gingivitis berat selama 12 bulan. Hasil pemeriksaan fisik, kucing mengalami hipersalivasi bercampur pus serta halitosis yang berlebihan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, maka kucing tersebut didiagnosis mengalami feline chronic gingivostomatitis. Tindakan yang diambil untuk mengurangi rasa sakit yang berlebih dengan cara timdakan operatif, yang sebelumnya dilakukan tindakan pemeriksaan hematologi dan kimia darah. Hasil yang diperoleh adalah nerkosis pada intratumoral, terdapat infiltrasi sel radang hampir di seluruh wilayah, dan terdapat bentukan abnormal pada struktur nucleus. Surgical treatment pada kasus ini adalah dengan menginsisi dan mengambil jaringan yang mengalami inflamasi. Hal ini dipilih karena dinilai bisa mengurangi terjadinya inflamasi dan hipersalivasi yang berlebihan. Adapun tindakan lain yang dapat membantu penyembuhan FCGS adalah dengan melakukan tindakan dental extraction disertai dengan pemberian terapi interferon omega.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46010025","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Malaka (Phyllantus emblica) Terhadap Jumlah dan Diferensial Leukosit Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diinfeksi Trypanosoma evansi Malachi(Phyllantus emblica)提取物管理员对抗数量和差异性白细胞(褐家鼠)感染的埃文氏锥虫
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.95-101
Citra Ayudystira Ramadhani, Nuzul Asmilia, Yudha Fahrimal
{"title":"Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Malaka (Phyllantus emblica) Terhadap Jumlah dan Diferensial Leukosit Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diinfeksi Trypanosoma evansi","authors":"Citra Ayudystira Ramadhani, Nuzul Asmilia, Yudha Fahrimal","doi":"10.29244/avi.11.2.95-101","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.95-101","url":null,"abstract":"Tripanosomiasis merupakan penyakit menular akut atau kronis pada hewan yang disebabkan oleh protozoa darah Trypanosoma sp. Tripanosomiasis tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia dan menyerang hewan seperti kuda, sapi, kerbau, dan anjing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun malaka (Phyllantus emblica) dalam menurunkan jumlah leukosit dan diferensial leukosit tikus putih yang diinfeksikan Trypanosoma evansi. Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus putih yang dibagi kedalam 5 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus. Kelompok kontrol negatif (K0) tanpa infeksi T.evansi dan tanpa ekstrak etanol daun malaka, kelompok kontrol positif (K1) diinfeksikan T.evansi tanpa diberikan ekstrak etanol daun malaka, kelompok perlakuan K2, K3, dan K4 diinfeksikan T.evansi dan diberi ekstrak etanol daun malaka dengan dosis 300, 600, dan 900 mg/kg berat badan. Infeksi T. evansi dilakukan secara intraperitoneal sedangkan ekstrak diberikan secara oral selama 3 hari berturut-turut. Pengambilan darah dilakukan pada hari keempat setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ± SD nilai leukosit dan diferensial leukosit (granulosit, monosit, dan limfosit) dari K1, K2, K3, dan K4 lebih tinggi dari K0. Jumlah masing-masing sel leukosit menurun setelah pemberian ekstrak etanol daun malaka. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa infeksi T. evansi meningkatkan jumlah leukosit dan diferensial leukosit dan pemberian ekstrak etanol daun malaka dosis 600 mg/kg bb mampu mengembalikan jumlah leukosit dan diferensial leukosit dalam nilai normal.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42322820","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Studi Kejadian Infeksi Protozoa Saluran Pencernaan pada Pasien Kucing di Klinik Rvet Bogor 茂物兽医诊所猫感染原体扫描通道感染的研究
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.131-138
Feri Irawan, Risa Tiuria, Rizal Arifin Akbari
{"title":"Studi Kejadian Infeksi Protozoa Saluran Pencernaan pada Pasien Kucing di Klinik Rvet Bogor","authors":"Feri Irawan, Risa Tiuria, Rizal Arifin Akbari","doi":"10.29244/avi.11.2.131-138","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.131-138","url":null,"abstract":"Kucing adalah inang definitif untuk beberapa infeksi protozoa saluran pencernaan. Kejadian infeksi protozoa saluran pencernaan masih menjadi kategori penyakit terabaikan pada hewan maupun manusia. Penyakit ini perlu diperhatikan karena penyebarannya pada kucing terjadi secara masif dan beberapa diantaranya zoonosis. Penelitian ini bertujuan menganalisis data penyakit protozoa saluran pencernaan pada pasien kucing di Klinik Rvet Bogor dan membandingkan tingkat infeksi penyakit tersebut dengan curah hujan. Pengambilan data dilakukan dengan merekap rekam medik di Klinik Rvet Bogor pada September 2020–September 2021. Selain itu, data curah hujan diperoleh dari Stasiun Meterologi Citeko, Bogor. Seluruh data rekam medik infeksi protozoa saluran pencernaan pada kucing di klinik tersebut berjumlah 74 kasus, yang terdiri atas 48 kasus Giardia sp., 6 kasus Toxoplasma sp., 11 kasus Entamoeba sp., dan 9 kasus Isospora sp. Tingkat kejadian tertinggi terjadi pada kasus Giardia sp. sebesar 64,86%. Cuaca merupakan salah satu faktor penting dalam transmisi infeksi protozoa saluran pencernaan pada kucing. Bulan tertinggi infeksi protozoa saluran pencernaan terjadi pada November–Desember 2020, Maret 2021, dan Mei 2021 dengan curah hujan menengah. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara meningkatkan sanitasi dan higienitas oleh kucing maupun pemilik hewan.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46776250","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Kadar Nitrit pada Sarang Burung Walet Asal Pulau Sumatera Menggunakan Metode Kromameter 用色度计法分析苏门答腊岛原岛燕窝中亚硝酸盐含量
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.148-155
Analisis Kadar, Nitrit pada Sarang, Burung Walet, Asal Pulau, Sumatera Menggunakan, Metode Kromameter, Platika Widiyani, M. Sudarwanto, H. Latif, Denny Widya Lukman
{"title":"Analisis Kadar Nitrit pada Sarang Burung Walet Asal Pulau Sumatera Menggunakan Metode Kromameter","authors":"Analisis Kadar, Nitrit pada Sarang, Burung Walet, Asal Pulau, Sumatera Menggunakan, Metode Kromameter, Platika Widiyani, M. Sudarwanto, H. Latif, Denny Widya Lukman","doi":"10.29244/avi.11.2.148-155","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.148-155","url":null,"abstract":"Kadar nitrit dalam sarang burung walet (SBW) telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. SBW yang diekspor dari Indonesia ke Negara Tiongkok harus memenuhi standar kadar nitrit (NO2), yaitu maksimum 30 ppm. Dinamika perkembangan teknologi dan jaman saat ini menuntut instrumen pengujian kadar nitrit secara akurat, diantaranya menggunakan spektrofotometer dan kromameter. Penelitian ini mengkaji kadar nitrit pada SBW bersih yang telah dilakukan pencucian asal Pulau Sumatera dengan menggunakan metode spektrofotometer dan mengevaluasi warna menggunakan kromameter berbasis sistem CIE pada parameter L*, a*, b*, C*, dan h*. Jumlah sampel ditentukan secara purposif dari rumah burung walet (RBW). Sebanyak 18 sampel SBW berasal dari berbagai wilayah di Sumatera. Sampel SBW diuji kadar nitritnya menggunakan spektrofotometer di Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian (BBUSKP) Jakarta dan kromameter diuji di laboratorium Ilmu Teknologi Pangan IPB, Bogor. Hasil kadar nitrit pada SBW menunjukkan bahwa persentase kadar nitrit di bawah 30 ppm adalah 72,22%. Nilai rata-rata L* pada grup A (kadar nitrit >30 ppm) dan B (kadar nitrit <30 ppm) secara berurutan adalah sebesar 67,65±1,97 dan 68,47±5,25. Hasil analisis statistik dengan uji-t menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) antara nilai L*, a*, b*, C* dan *h pada kedua grup. Metode kromameter tidak dapat digunakan sebagai metode tunggal dalam mengukur kadar nitrit pada SBW serta tidak dapat membedakan secara signifikan warna SBW yang berasal dari RBW yang berbeda.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42061434","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Terapi Water Treadmill untuk Penanganan Hip dysplasia pada Anjing Beagle 水性跑步机治疗比格犬髋关节发育不良
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.122-130
Shady Jasmin, Frizky Amelia, Zulfa Ichsanniyati, R. H. Soehartono, Deni Noviana
{"title":"Terapi Water Treadmill untuk Penanganan Hip dysplasia pada Anjing Beagle","authors":"Shady Jasmin, Frizky Amelia, Zulfa Ichsanniyati, R. H. Soehartono, Deni Noviana","doi":"10.29244/avi.11.2.122-130","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.122-130","url":null,"abstract":"Water treadmill is a modality in veterinary medical rehabilitation belongs to therapeutic exercise with natural muscle stimulation. Water treadmill use advantageous physical properties of water to improve joint flexibility, endurance, balance, and animal posture by increasing muscle mass and strength, range of motion, and reducing pain. Water treadmills are often used to rehabilitate hind limb musculoskeletal problems in dogs with hip dysplasia. Hip dysplasia can occur in all dog breeds including the Beagle. A five year old Beagle, female sex, weighing 14.60 kg came to the Mody Pet's Club and RnD Clinic with complaints of limping and weakness on his hind legs. The results of the physical examination showed the dog was lame with a score of 2/4. The results of the radiographic examination observed moderate degree of hip dysplasia. Measurement of the thigh muscles showed muscle atrophy. The therapy carried out was therapeutic exercise with a water treadmill every week for ten times. The results of the study concluded that water treadmill therapy provided an improvement in the condition of dogs with moderate hip dysplasia to close to mild hip dysplasia.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48281048","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Potensi Penularan Bovine Tuberculosis pada Sapi Perah dan Manusia di Wilayah Tengah dan Timur Pulau Jawa, Indonesia 印度尼西亚爪哇岛中东部牛Sapi和人感染牛结核病的可能性
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.139-147
Andi Eka Putra, Chaerul Basri, Etih Sudarnika
{"title":"Potensi Penularan Bovine Tuberculosis pada Sapi Perah dan Manusia di Wilayah Tengah dan Timur Pulau Jawa, Indonesia","authors":"Andi Eka Putra, Chaerul Basri, Etih Sudarnika","doi":"10.29244/avi.11.2.139-147","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.139-147","url":null,"abstract":"Kejadian kasus tuberkulosis pada manusia di Indonesia dilaporkan masih tinggi. Bovine tuberculosis pada sapi perah diduga turut berperan dalam meningkatkan kasus tuberkulosis karena dapat menular ke manusia (zoonosis). Penularan penyakit ini antar ternak dan ke manusia perlu dikendalikan untuk menurunkan tingkat kejadian kasus. Potensi penularan kasus antar ternak dan ke manusia di suatu wilayah dapat diperkirakan dengan mengombinasikan data pemeriksaan sampel susu dan praktik manajemen peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan potensi penularan kasus tuberkulosis pada sapi perah dan manusia di wilayah tengah dan timur Pulau Jawa yang merupakan sentra peternakan sapi perah di Indonesia. Pemeriksaan bakteri Bovine tuberculosis dengan metode PCR konvensional dilakukan terhadap 163 sampel susu dari 92 peternakan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data praktik manajemen peternakan dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner terstruktur. Potensi penularan kasus diperkirakan dengan nilai yang diperoleh dari metode Multiple Criteria Decision Analysis (MCDA). Kriteria yang digunakan antara lain data pemeriksaan sampel susu, dan praktik manajemen pemeliharaan yang terdiri atas manajemen kesehatan, higiene sanitasi dan biosekuriti. Pemeriksan terhadap susu tidak menemukan bakteri M. bovis pada seluruh sampel yang diperiksa. Potensi penularan kasus tuberkulosis antar ternak sapi perah memiliki nilai 0.53 (sedang) dan potensi penularannya ke manusia memiliki nilai 0.4 (sedang).","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43688051","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Performa Reproduksi Ayam IPB-D1 Betina pada Konsentrasi IgY Berbeda IPB-D1鸡在不同IgY浓度下的繁殖性能
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.156-159
Hayu Fitriyani, N. Ulupi, A. Satyaningtijas
{"title":"Performa Reproduksi Ayam IPB-D1 Betina pada Konsentrasi IgY Berbeda","authors":"Hayu Fitriyani, N. Ulupi, A. Satyaningtijas","doi":"10.29244/avi.11.2.156-159","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.156-159","url":null,"abstract":"Ayam IPB-D1 merupakan hasil persilangan antara jantan F1 pelung-sentul dengan betina F1 kampung-broiler parent stock. Keunggulan yang dimiliki ayam IPB-D1 yaitu pertumbuhan yang cepat dan mencapai bobot potong (jantan 1.18 kg dan betina 1.04 kg) pada umur 10-12 minggu. Salah satu indikator ketahanan tubuh terhadap penyakit yakni konsentrasi Immonoglobulin Yolk (IgY) pada serum. Induk ayam yang memiliki konsentrasi IgY serum tinggi menghasilkan kuning telur dengan konsentrasi IgY yang tinggi . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi konsentrasi IgY yang berbeda terhadap reproduksi pada ayam IPB-D1 betina. Penelitian ini menggunakan 20 ekor ayam IPB-D1 7 bulan, terdiri dari 10 ekor dengan konsentrasi IgY tinggi dan 10 ekor dengan konsentrasi IgY rendah. Variabel yang diamati reproduksi meliputi fertilitas, daya tetas, dan bobot DOC ayam IPB D-1. Hasil penelitian mengenai performa reproduksi ayam IPB -D1 yang memiliki IgY rendah pada kondisi normal menghasilkan persentase fertilitas yang lebih tinggi dibandingkan ayam IPB-D1 IgY tinggi. Daya tetas dan bobot tetas pada telur ayam IPB-D1 yang menunjukkan data persentase daya tetas dan bobot DOC ayam IgY tinggi lebih rendah dibandingkan ayam IgY rendah. Bobot tetas pada penelitian dapat dikatakan kurang maksimal. Hal ini kemungkinan disebabkan karena adanya peningkatan suhu panas dan penurunan kelembaban pada mesin tetas yang menyebabkan daya tetas pada telur kurang maksimal. Dapat disimpulkan bahwa induk Ayam IPB-D1 yang memiliki IgY tinggi pada kondisi normal menghasilkan performa reproduksi yang lebih rendah dibandingkan ayam IPB-D1 IgY rendah.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47753287","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Total Bakteri pada Ayam Goreng Tepung di Kawasan Universitas Jember Jember大学对炸鸡淀粉总细菌的长期影响
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.109-115
Indra Samudra Rahmat, Enny Suswati, Bagus Hermansyah, S. Supangat
{"title":"Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Total Bakteri pada Ayam Goreng Tepung di Kawasan Universitas Jember","authors":"Indra Samudra Rahmat, Enny Suswati, Bagus Hermansyah, S. Supangat","doi":"10.29244/avi.11.2.109-115","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.109-115","url":null,"abstract":"Ayam goreng tepung biasa dijual di sepanjang jalan dan pusat makanan cepat saji di kawasan Universitas Jember. Lama penyimpanan ayam goreng tepung yang diperhatikan karena berbahan dasar ayam yang rentan terhadap pembusukan dan dapat menampung patogen bahkan di bawah kondisi dan praktik pengelolaan terbaik. Lama penyimpanan ayam goreng tepung mempengaruhi kualitas dari produk makanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bakteri kontaminan serta adanya pengaruh lama penyimpanan terhadap total bakteri kontaminan pada ayam goreng tepung di kawasan Universitas Jember. Penelitian ini merupakan studi observasional dan dilakukan pada bulan Januari – April 2021. Sampel yang didapatkan sebanyak 72 sampel berasal dari 14 warung di sepanjang jalan Kalimantan, jalan Jawa, jalan Riau dan jalan Mastrip Jember. Pemeriksaan sampel dilakukan dengan menghitung jumlah koloni bakteri pada media analisis menggunakan colony counter manual. Hasil penelitian menunjukkan rerata hasil hitung total bakteri sebesar 3.9x104 CFU/gram. Hasil pengukuran telah sesuai peraturan BPOM No.13 tahun 2019 angka lempeng total (ALT) maks 106 CCFU/gram. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat pengaruh antara lama penyimpanan sampel ayam goreng tepung dengan jumlah total bakteri yang berkembang. Hasil uji post hoc menunjukkan perbedaan signifikan pada sampel jam ke-0 hingga jam ke-6. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh antara lama penyimpana terhadap total bakteri pada ayam goreng tepung.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46077444","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Gambaran Histologi Hati Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Ekstrak Bunga Kecubung (Datura metel L.) Sebagai Anestesi 白鼠肝组织(Rattus norvegicus)的提取物(Datura metel L)。作为麻醉
Acta Veterinaria Indonesiana Pub Date : 2023-07-20 DOI: 10.29244/avi.11.2.102-108
Ekstrak Bunga, Kecubung Datura, Sebagai Anestesi, Wayan Mudiana, Gusti Ngurah Sudisma, N. Luh, Eka Setiasih, Wayan Sudira
{"title":"Gambaran Histologi Hati Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Ekstrak Bunga Kecubung (Datura metel L.) Sebagai Anestesi","authors":"Ekstrak Bunga, Kecubung Datura, Sebagai Anestesi, Wayan Mudiana, Gusti Ngurah Sudisma, N. Luh, Eka Setiasih, Wayan Sudira","doi":"10.29244/avi.11.2.102-108","DOIUrl":"https://doi.org/10.29244/avi.11.2.102-108","url":null,"abstract":"Ekstrak bunga kecubung mengandung beberapa bahan aktif seperti triterpenoid, steroid, flavonoid, fenolat, tanin, saponin dan alkaloid. Alkaloid pada tumbuhan kecubung terdiri dari antropin, hiosiamin, dan skopolamin yang berpotensi sebagai anestesi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histologi hati tikus putih (Rattus norvegicus) yang diberikan ekstrak bunga kecubung (Datura metel L.) sebagai anestesi. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan Sprague dawley umur 6-8 minggu dengan berat 150-200 gram. Hewan coba dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu P0, P1, P2, P3, dan P4 dengan tiap perlakuan 5 ekor ulangan. Aklimatisasi dilakukan terhadap semua hewan coba selama 1 minggu dengan pemberian pakan pelet dan air minum secara adlibitum. Hewan coba dalam perlakuan P0 diberikan ketamin HCl dosis 80 mg/kg BB secara intramuskular, P1, P2, P3, dan P4 diberikan ekstrak bunga kecubung masing-masing 100, 300, 500 dan 700 mg/kgBB secara oral. Semua hewan coba dinekropsi 24 jam setelah diberikan perlakuan dan hati diambil untuk dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan Hematoxylin-Eosin. Preparat diamati lima lapang pandang menggunakan mikroskop binokuler dengan perbesaran 400x berdasarkan adanya perubahan degenerasi, nekrosis, kongesti dan infiltrasi sel radang. Data pemeriksaan sediaan histopatologi dianalisis menggunakan uji statistik non parametrik Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya degenerasi, nekrosis, kongesti dan infiltrasi sel radang pada semua kelompok perlakuan. Berdasarkan analisis data, variasi pemberian dosis ekstrak bunga kecubung tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap histologi hati tikus putih.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47021973","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书