Sayidatul Maghfiroh, Az Zahra, Suparni, Pendidkan Matematika
{"title":"Efektivitas model LC 7E dengan metode TSTS terhadap kemampuan berpikir kritis dan minat belajar peserta didik","authors":"Sayidatul Maghfiroh, Az Zahra, Suparni, Pendidkan Matematika","doi":"10.14421/jppm.2024.61.41-52","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2024.61.41-52","url":null,"abstract":"The purpose of this study is to evaluate the efficacy of the learning cycle. 7E (LC 7E), LC 7E with TSTS method, and conventional method of learning on critical thinking skills and interest in learning. The type of research is quantitative with the research design is nonequivalent control group design. The independent variables are LC 7E and LC 7E with the TSTS method. The dependent variables are critical thinking ability and interest in learning. The population are VII grade students at MTs Negeri 9 Bantul and the samples are class VII C, VII B, and VII A. The research instruments used were data collection instruments in the form of critical thinking ability tests and learning interest scales as well as learning instruments in the form of learning modules dan LKPD. The data analysis used for critical thinking ability data is Kruskall Wallis test while for learning interest data is One Way Test Anova test and followed by Scheffe Test. The research results show that in terms of critical thinking abilities (1) LC 7E is no more effective than the conventional model, (2) the LC 7E with the TSTS method is no more effective than the conventional model, and (3) the LC 7E with the TSTS method is no more effective than the LC 7E. Meanwhile, in terms of interest of learning shows that (4) Learning C 7E is more effective than the conventional model, (5) LC 7E model with the TSTS method is more effective than the conventional model, and (6) the Learing Cycle 7E with the TSTS method is not more effective than the LC 7E.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":" 79","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140384654","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Innovation of CBL-STEM based teaching materials integrated learning videos on creative thinking skills","authors":"Raivo Simarmata, Adi Satrio Ardiansyah","doi":"10.14421/jppm.2024.61.27-40","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2024.61.27-40","url":null,"abstract":"Kemampuan berpikir kreatif siswa di Indonesia tergolong rendah, oleh karena itu perlu adanya tindakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Bahan ajar inovatif menjadi salah satu tindakan yang dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar berbasis CBL-STEM terintegrasi video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development dengan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII D SMPN 3 Semarang sebagai kelompok kontrol dan kelas VIII E SMPN 3 Semarang sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan angket dengan teknik analisis data yaitu teknik analisis deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif serta beberapa uji statistik yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji t, uji z, uji kesamaan dua rata-rata, dan uji N-Gain. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu persentase skor rata-rata uji kelayakan yaitu 93,30%, persentase skor rata-rata uji keterbacaan yaitu 97,25%, efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dan persentase skor rata-rata respon siswa yaitu 95,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar yang dikembangkan sangat layak, mudah dipahami, efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif, dan mendapatkan respon yang sangat baik dari siswa. Selanjutnya, saran yang diajukan yaitu bahan ajar yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan ajar di sekolah.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":" 55","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140384462","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis kemampuan argumentasi matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari kemampuan awal matematika","authors":"M. Lubis, Nurfauzy Lubis","doi":"10.14421/jppm.2024.61.63-78","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2024.61.63-78","url":null,"abstract":"The aim of the research is to determine the level of students' argumentation ability to solve surface area and volume problems based on students' initial mathematical abilities. This research focused to discover new things that students do in solving problems based on the level of Toulmin argumentation ability. The methodology for taking subjects in this research was purposive, namely by categories of students with high, medium and low abilities, looking at the students' report cards. Students with a high level of initial argumentation can state claims, evidence and reasoning well but are less able to provide rebuttals. Students with a medium initial level of argumentation are only able to state claims and data well. Meanwhile, students with a low level of initial argumentation always make wrong claims and are not able to show evidence, reasoning and rebuttal to support their claims. High entry level students' argumentation abilities are at level 2 except for the rebuttal component, the rebuttal component is at level 0 where students tend to be unable to make counterclaims and unable to reject false statements. Students' argumentation abilities are not all students' initial argumentation abilities are at level 1, where students' ability to make claims and evidence is at level 2 while the ability to make rebuttals is at level 0. Students' initial argumentation abilities are low at level 0 where students are not able make claims, evidence, reasoning, and rebuttal well.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":" 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140382188","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HOTS problem-based learning design to enhance mathematical reasoning abilities","authors":"Eka Sulistyawati, Mildasari Saiful Zahro, Erni Septianawati","doi":"10.14421/jppm.2024.61.1-13","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2024.61.1-13","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Problem-Based Learning (PBL) berbasis HOTS berpengaruh pada kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII MTsN 3 Nganjuk. Penelitian ini, eksperimen semu dilakukan dengan menggunakan rancangan posttest only control group design. Instrumen penelitian terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kegiatan Siswa (LAS), lembar observasi, dan soal tes penalaran matematis yang dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan penalaran matematis dengan kategori C4, C5 dan C6 berdasarkan Bloom’s Taxonomy. Sebelum diterapkan, semua instrumen divalidasi oleh ahli untuk selanjutnya dianalisis menggunakan menggunakan kategori validitas. Instrumen yang telah divalidasi diterapkan di kelas VIII-I sebagai kelas eksperimen dan VIII-J sebagai kelas kontrol berdasarkan teknik pemilihan sample simple random sampling. Menurut hasil penelitian, kemampuan penalaran matematis siswa di kelas eksperimen memperoleh kategori sangat tinggi pada indikator mengajukan sebuah dugaan dan menemukan pola berdasarkan masalah yang diberikan. Sedangkan pada indikator kemampuan penalaran matematis lainnya memperoleh kategori tinggi. Secara deskriptif, skor posttest siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan skor posttest siswa di kelas kontrol. Hal ini diperkuat melalui hasil analisis data menggunakan uji t-independent sample yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata penalaran matematis siswa antara yang menggunakan model PBL berbasis HOTS dengan model konvensional. Berdasarkan uji t-one sampel dapat diketahui bahwa model PBL berbasis HOTS efektif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Model pembelajaran PBL berbasis HOTS ini dapat diterapkan oleh pendidik untuk melatih kemampuan penalaran matematis siswa dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS ataupun sebagai ide kreatif dalam pelaksanaan pembelajaran dengan setting model PBL. \u0000Kata Kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Learning, HOTS, Kemampuan Penalaran Matematis. \u0000 \u0000ABSTRACT \u0000This study aims to determine whether HOTS Problem Based Learning has an effect on class VIII MTsN 3 Nganjuk's mathematical reasoning skills. Use of a quasi-experimental design with a posttest-only control group was made. Research instruments consisted of Learning Implementation Plan (RPP), Student Activity Sheets (LAS), observation sheets, and mathematical reasoning test questions which were developed based on mathematical reasoning indicators ability with categories C4, C5, and C6 based on Bloom’s Taxonomy. Before being applied, all instruments were validated by experts for further analysis. Validated instruments were applied to VIII-I class as experimental class and VIII-J as control class based on the simple random sampling technique. The findings demonstrate that students' capacity for mathematical thinking in the experimental class obtained a very high category on the indicator of making an assumption and finding patterns based on the given proble","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":" 21","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140387267","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh metode integrated worked example terhadap kemampuan pemecahan masalah dan cognitive load","authors":"Rizqi Anisa, Endah Retnowati","doi":"10.14421/jppm.2024.61.14-26","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2024.61.14-26","url":null,"abstract":"ABSTRAK\u0000Masalah dalam pembelajaran matematika seringkali digunakan untuk melatih kemampuan pemecahan masalah dan disajikan dalam worked example yang memuat komponen gambar, simbol, serta tulisan. Cognitive load theory berfokus menghasilkan desain pembelajaran yang memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode integrated worked example dalam pembelajaran statistika terhadap (1) kemampuan pemecahan masalah; (2) tingkat cognitive load selama fase pembelajaran dan fase tes; dengan pendekatan penelitian komparasi antara integrated worked example dan non-intgerated worked example. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan melibatkan 64 peserta didik kelas 8 sebagai partisipan penelitian. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Analysis of Covariate (ANCOVA) dengan nilai signifikansi 0,05. Dengan pengendalian kovariat kemampuan awal sebelum eksperimen, hasil penelitian menunjukkan bahwa metode integrated worked example memberikan pengaruh yang lebih baik ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Ditinjau dari cognitive load, baik selama fase pembelajaran maupun fase tes, metode integrated worked example lebih baik dalam mereduksi cognitive load. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyajian materi pembelajaran harus memperhatikan adanya komponen yang perlu diintegrasikan sehingga memfasilitasi siswa untuk memahami isinya.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":" 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140387170","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Strategi Self-Regulated Learning Untuk Menurunkan Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Pada Tugas Program Linier","authors":"Asfira Zakiatun Nisa’, Marhayati Marhayati, Ulfa Masamah","doi":"10.14421/jppm.2022.41.47-57","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2022.41.47-57","url":null,"abstract":"This study aimed to reduce the level of students' academic procrastination on mathematical tasks in linear programming materials through the Self-Regulated Learning strategy. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles. One cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The study was conducted on students of class XI IPA 4 MAN 1 Blitar. Data collection techniques using questionnaires. Data analysis used descriptive analysis. The results of the analysis showed that the average level of academic procrastination of students at the pre-cycle stage was 80.896%, the average level of student academic procrastination at the stage of the first cycle was 75.66%, and the average level of student academic procrastination at the stage of the second cycle was 62.23%. The three data indicate a decrease in students' academic procrastination on mathematics assignments on linear programming material from pre-cycle to cycle I by 5.236% and from cycle I to cycle II by 13.43%. Thus, using the Self-Regulated Learning strategy in learning impacts the academic procrastination of class XI IPA 4 MAN 1 Blitar students. The positive effects of implementing Self-Regulated Learning in the classroom are shown by students being more active in doing math tasks, thereby reducing academic procrastination, especially in linear programming.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128582105","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Lucky Eno Marchelin, Dewi Hamidah, Nalsa Cintya Resti
{"title":"Efektivitas Metode Scaffolding Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa Smp Pada Materi Perbandingan","authors":"Lucky Eno Marchelin, Dewi Hamidah, Nalsa Cintya Resti","doi":"10.14421/jppm.2022.41.16-29","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2022.41.16-29","url":null,"abstract":"Kemampuan berpikir komputasi merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa pada abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode scaffolding dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa SMP pada materi perbandingan. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, di mana seluruh anggota populasi menjadi sampel penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain two group pre test post test. Pada kelas kontrol diberi perlakuan metode diskusi tanpa bantuan guru dan kelas eksperimen diberi perlakuan scaffolding. Data kemampuan berpikir komputasi siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian yang memuat indikator berpikir komputasi (dekomposisi, abstraksi, algoritma, dan pengenalan pola). Data dianalisis menggunakan uji komparasi dan uji efektifitas. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Uji efektifitas dilakukan menggunakan N-Gain dengan kategori Hake (1999). Nilai mean N-Gain prosen pada kelas kontrol sebesar , artinya metode tidak efektif. Pada kelas eksperimen adalah 0,58 , artinya metode cukup efektif. Nilai sumbangan efektivitas berdasarkan rumus dan kriteria Cohen’s d (2007) diperoleh pada kelas kontrol adalah 1,146 yang berarti memberi efek sedang dan pada kelas eksperimen adalah , yaitu berpengaruh kuat dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":"2012 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121460095","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Alviansyah Putra Indrayadi, Nurul Arfinanti, Bagus Naufal Fauzi
{"title":"Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Operasi Aljabar Ditinjau dari Self-Efficacy","authors":"Alviansyah Putra Indrayadi, Nurul Arfinanti, Bagus Naufal Fauzi","doi":"10.14421/jppm.2022.41.30-46","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2022.41.30-46","url":null,"abstract":"Zaman yang terus maju memunculkan berbagai permasalahan yang juga beragam sehingga keberadaan kemampuan pemecahan masalah menjadi penting. Dalam pembelajaran matematika pemecahan masalah adalah salah satu kemampuan yang dilatih. Lebih lanjut dalam pembelajaran matematika self-efficacy juga merupakan hal penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada operasi aljabar ditinjau dari self-efficacy. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama dan lembar kuesioner, lembar tes, serta pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Pengumpulan data pada peneliitian ini dilakukan dengan memberikan kuesioner dan tes serta melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa apabila ditinjau dari self-efficacy.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128938709","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Students' Mathematical Communication: COVID-19 Problem-solving Experience Among High Achievers","authors":"Mayang Purbaningrum, Evangelista Lus Windyana Palupi","doi":"10.14421/jppm.2022.41.1-15","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2022.41.1-15","url":null,"abstract":"Mathematical communication skills are the ability to convey mathematical ideas, strategies, and solutions to solve mathematical problems, both written and verbal. The community must express ideas to solve mathematical problems in daily life or tell essential information, such as the news related to COVID-19. . The selection of subjects in this study used purposive sampling with the subjects of 3 high achievement students in ten grade. Subjects are selected based on the average daily test scores. Data collection was conducted by mathematical communication test using PISA liked problem uncertainty and data context about hand sanitizer and interview. The triangulation technique analyzed the result of test and interview data. The results showed that students with high achievement have high mathematical communication skills. Students with high achievement can present mathematical ideas orally and in writing, interpret and evaluate the strategy, the results obtained, and use terms, mathematical notation, and math symbols. Thus, high achievement students can communicate and solve problems in the context of COVID-19. This research provides new information about the mathematical communication of students with high mathematical abilities, so it can be one of the teacher's guidelines for determining appropriate learning to improve students' mathematical communication.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124298343","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Tradisional Layangan (Pemahaman Materi Bangun Datar Layang-Layang dan Pengembangan Karakter)","authors":"Iwan Kuswidi, Devinta Fajar Lestari, Nurul Arfinanti, Raekha Azka","doi":"10.14421/jppm.2021.32.129-137","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jppm.2021.32.129-137","url":null,"abstract":"Etnomatematika dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menarik bagi perserta didik. Selain itu, dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika dan mengkaji lebih mendalam tentang konsep matematika pada permainan tradisional layangan, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil analisis dan pembahasan, menunjukkan bahawa terdapat etnomatematika pada permainan tradisional layangan. Pada bagian kerangka layangan terdapat konsep dasar matematika seperti garis, panjang diagonal, titik sudut, dan sudut. Berdasarkan pengamatan bentuk layangan dapat diperoleh rumus keliling dan luas layang-layang melalui pendekatan dua segitiga kongruen dan dua segitiga sama kaki pada bangun layang-layang. Selain terdapat unsur matematika, permainan tradisional layangan memiliki peran dalam penanaman karakter bagi peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layangan dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran matematika.","PeriodicalId":309862,"journal":{"name":"Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127866719","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}