{"title":"Pengaruh Minat Belajar dan Persepsi Lingkungan terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa di Sekolah","authors":"Sunanda Sunanda, Heru Sriyono, Ahmad Taufik","doi":"10.57096/blantika.v2i9.199","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i9.199","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara minat belajardan persepsi lingkungan terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMA Swasta di Kabupaten Bogor, ada tidaknya pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMA Swasta di Kabupaten Bogor, dan ada tidaknya pengaruh antara Lingkungan Sekolah terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMA Swasta di Kabupaten Bogor. Hipotesis penelitian yang diuji meliputi: 1) Pengaruh Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. 2) Lingkungan Sekolah terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini dilakukan dengan Sampel sebanyak 60 siswa yang diambil dengan teknik proporsional dan simple random sampling dari siswa kelas X SMA Swasta di kabupaten Bogor. Analisis data dengan metode statistik deskriptif, koefisien korelasi pearson dan analisis regresi linier berganda. Uji statistic dipergunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh minat belajar dan lingkungan sekolah secara bersama-sama terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMA Cisarua kabupaten Bogor. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan F hitung = 18,629 2) Terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMA Cisarua Kabupaten Bogor. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan t hitung = 4,030. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar ilmu pengetahuan social siswa SMA Cisarua Kabupaten Bogor. Hal ini dapat dapat di buktikan dengan perolehan nilai sig =0,002 < 0,05 dan t hitung = 3,320.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"140 13","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141655847","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Upaya Peningkatan Peran Riset Life Science dan Bioteknologi di Bidang Pengembangan Vaksin dan Produk Biologi Lainnya dalam Rangka Meningkatkan Derajat Kesehatan Personel TNI","authors":"Sugindro Sugindro","doi":"10.57096/blantika.v2i6.124","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i6.124","url":null,"abstract":"Kesehatan personel TNI merupakan aspek vital dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas operasional. Dalam era globalisasi dan kompleksitas tantangan kesehatan, riset Life Science dan bioteknologi menjadi kunci untuk meningkatkan kesehatan personel TNI. Pengembangan vaksin dan produk biologi lainnya menjadi strategis dalam menjaga kesehatan personel TNI di tengah berbagai ancaman penyakit yang terus berkembang. BASTRAK bertujuan untuk meningkatkan peran riset Life Science dan bioteknologi dalam pengembangan vaksin dan produk biologi lainnya untuk meningkatkan derajat kesehatan personel TNI. BASTRAK akan memfasilitasi kolaborasi antara lembaga riset, perguruan tinggi, dan institusi kesehatan terkemuka untuk menggalang pengetahuan dan sumber daya dalam pengembangan vaksin dan produk biologi. Melalui upaya peningkatan peran riset Life Science dan bioteknologi, BASTRAK bertekad untuk memajukan kesehatan personel TNI dengan cara yang berkelanjutan dan inovatif. Dengan kolaborasi yang kuat dan fokus pada keunggulan ilmiah, kami yakin bahwa kita dapat mencapai tujuan ini demi kesejahteraan personel TNI dan keamanan nasional.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"75 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141121151","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pendapatan Kubis Ungu Organik pada Cv. Gs Organik","authors":"Dian Karolin Nipu","doi":"10.57096/blantika.v2i6.155","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i6.155","url":null,"abstract":"Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kesehatan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dengan serius sehingga memberikan dampak bagi pola konsumsi dan gaya hidup. Kecenderungan gaya hidup sehat terutama bagi masyarakat yang mengerti akan dampak negatif dari penggunaan pupuk berbahan kimia pada produk pertanian meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan produk pertanian organik. Pertanian organik pada dasarnya mengeluarkan biaya operasional yang murah dan tetap menjaga kesehatan lingkungan dan memelihara kesuburan tanah. CV. GS Organik merupakan salah satu perusahaan di desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang menjalankan usahatani organik dengan melihat peluang dan permintaaan pasar. Dalam mengelola sebuah usahatani, selain harus konsisten, bersungguh-sungguh dan memahami keinginan pasar serta selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi, wajib mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaku usahatani sehingga mendorong untuk bekerja secara produktif, tidak sekedar bekerja tanpa target hasil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar pendapatan kubis ungu organik yang diterima dan kelayakan usahatani kubis ungu organik pada CV. GS Organik.\u0000 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan dokumentasi, studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan kubis ungu organik yang diperoleh CV. GS Organik selama 1 tahun adalah Rp9.120.826,00 dan nilai R/C ratio sebesar 3,62, artinya usahatani kubis ungu organik memberi keuntungan dan layak diusahakan ke skala yang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"96 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141003006","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Manajemen Keuangan pada Generasi Z untuk Kesejahteraan Keuangan Jangka Panjang","authors":"Mudita Rahmawati, Lathifaturahmah Lathifaturahmah, Sheni Aryanti, Nina Tamara Dewi, Sehabudin Idrus","doi":"10.57096/blantika.v2i6.158","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i6.158","url":null,"abstract":"Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh investasi dalam tabungan jangka panjang terhadap pengolahan manajemen keuangan pada Generasi Z. Dengan memahami bagaimana investasi tabungan jangka panjang dapat memengaruhi sikap dan perilaku keuangan para generasi ini, kita dapat menilai apakah pendekatan ini mungkin akan efektif dalam membantu mereka agar bisa mengelola keuangan mereka dengan lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei untuk mengumpulkan informasi tentang sikap dan perilaku keuangan Generasi Z dalam Manajemen Keuangan. Sampel terdiri dari individu berusia antara 18 hingga 26 tahun, yang mewakili kelompok usia utama Generasi Z. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup pertanyaan tentang Manajemen Keuangan seperti Literasi Keuangan, Perencanaan Keuangan, dan Pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen keuangan memiliki pengaruh yang positif terhadap kesejahteraan keuangan jangka panjang generasi Z. Manajemen keuangan yang baik dapat membantu generasi Z untuk mencapai tujuan keuangan mereka, mencegah terjadinya masalah keuangan, dan meningkatkan rasa aman dan nyamana.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"24 41","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141004957","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kriteria Usia Cakap Menikah dalam Penetapan Dispensasi Kawin","authors":"Shofi Hatul Fitria, Lailatul Arifah AT Tambuni","doi":"10.57096/blantika.v2i6.138","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i6.138","url":null,"abstract":"Perkawinan menurut Hukum Islam adalah pernikahan, yaitu akad yang sangat kuat atau mitsaqan ghalidzan untuk mentaati perintah Allah dan melaksanakannya merupakan ibadah. Perkawinan bertujuan mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Metode Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yakni penelitian ini merupakan pengolahan data yang pada hakikatnya berarti kegiatan untuk mengadakan sistematisasi terhadap bahan-bahan hukum tertulis. Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa dasar dan pertimbangan Hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi nikah dibawah umur berdasarkan penetapan No.0362/Pdt.P/2017/PA.Jbg, secara hukum Islam diperbolehkan. Sesuai dengan kaidah fiqhiyah: mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada menarik kemaslahatan. Hakim mengedepankan konsep Maslahah yaitu pertimbangan kebaikan dan menolak kerusakan dalam masyarakat serta upaya mencegah kemudharatan. Dengan dikabulkannya dispensasi usia perkawinan terhadap anak yang belum cukup usia untuk melakukan perkawinan dapat diterima oleh akal sehat bahwa ia betul-betul mendatangkan manfaat bagi kedua calon mempelai.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"94 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141014641","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Meningkatkan Keamanan Kota melalui Perencanaan dan Perancangan Kota","authors":"Fasiha Putri Untsa","doi":"10.57096/blantika.v2i6.148","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i6.148","url":null,"abstract":"Kota-kota sering menghadapi berbagai masalah keamanan, seperti kejahatan, kekerasan, ketakutan akan kejahatan, dan ancaman lainnya. Selain itu, ada tantangan lain seperti peningkatan jumlah penduduk, kepadatan hunian, migrasi ke kota, pengangguran, dan kemiskinan. Infrastruktur yang rusak dan lingkungan yang tidak sehat juga menjadi masalah, bersamaan dengan ancaman dari perang, terorisme, dan konflik politik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana membuat kota menjadi tempat yang lebih aman. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur (literature review) dalam mencapai tujuan studi, yaitu mengkaji peran perencanaan kota dan desain kota dalam rangka mengoptimalisai keamanan di lingkungan perkotaan. Metode tersebut dipilih untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang elemen atau faktor dalam perencanaan dan perancangan/desain kota yang memengaruhi keamanan. Fokus kajian dalam studi ini adalah pada pentingnya peran perencanaan (urban planning) dan perancangan (urban design) dalam membantu meningkatkan keamanan dan keselamatan, terutama di lingkungan perkotaan. Penulis akan mengkaji teori-teori yang menjelaskan hubungan antara perencanaan dan perancangan kota dengan aspek kejahatan. Beberapa elemen perencanaan dan perancangan kota yang berperan dalam mengurangi peluang kejadian kejahatan adalah perencanaan jalan, penggunaan lahan, pengaturan bangunan, peran manajemen dan tata kelola kota yang baik, serta konsep desain perkotaan seperti ruang defensif, territorialitas, kontrol akses, pengawasan, perkuatan target, citra bangunan, dukungan aktivitas, dan pemeliharaan. Temuan studi diharapkan dapat memberikan panduan dalam menciptakan kota yang lebih aman bagi penduduknya.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"16 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141014533","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 23/PUU-XIX/2021 terhadap Undang-Undang No 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Pkpu) atas dibenarkannya Mengajukan Upaya Kasasi yang sebelumnya tidak dibenarkan","authors":"S. Sahlan, Hermawan Hermawan","doi":"10.57096/blantika.v2i6.156","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i6.156","url":null,"abstract":"Kepailitan adalah suatu kondisi dimana debitur tidak mampu melakukan pembayaran atas utang-utang kreditornya. Kondisi tidak mampu membayar adalah karena kesulitan keuangan (Financial distress) dari usaha debitur yang mengalami kemunduran. Penelitian ini mempergunakan pendekatan yuridis normatif yang dilakukan melalui analisis yang diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan seperti buku, diktat, dan lain-lain dihubungkan dengan peraturan perundang-undangan dan konsep para ahli hukum sebagai basis penelitiannya. Tidak sedikit ketika sebuah perusahaan dinyatakan pailit memiliki dampak besar terhadap kerugian yang diderita oleh kreditornya, terutama karyawan terhadap perusahaan yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hukum Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dalam memutus perkara terhadap Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) untuk Pembenaran Pengajuan Upaya Kasasi yang Sebelumnya Tidak Dapat Dibenarkan serta perkara apa dan apa saja yang dapat dilakukan dalam upaya hukum dan teknis kasasi melaksanakan upaya kasasi nantinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kebangkrutan terhadap karyawan dapat mengakibatkan pemutusan hubungan kerja yang mengakibatkan hilangnya status sebagai pekerja. Posisi jabatan karyawan pada perusahaan pailit, karyawan diberikan keistimewaan sebagai preferen kreditur yang merupakan pemenuhan haknya merupakan prioritas pertama, sehingga perusahaan harus membayar tagihan gaji karyawan, sesuai dengan undang-undang kepailitan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":" 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141129840","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) dalam Pelayanan Prima Kua di Wilayah Kerja Kementerian Agama Kabupaten Lamongan","authors":"Mukiyanto Mukiyanto","doi":"10.57096/blantika.v2i5.144","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i5.144","url":null,"abstract":"Pemerintah di Indonesia merasa perlu untuk mengatur persoalan perkawinan dalam sebuah undang-undang yang pasti dan harus dipatuhi oleh seluruh rakyatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan, faktor penghambat dan Implementasi penerapan SIMKAH dalam pelayanan prima KUA di sepuluh KUA Kecamatan Kantor Wilayah Kerja Kemenag Kabupate Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan melalui kajian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian hukum sosiologis (socio legal research). Penggalian data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi, displai dan verifikasi. Sedangkan uji keabsahan data melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi dan diskusi dengan sejawat. Hasil penelitian tesis ini menunjukkan bahwa: 1) Penerapan aplikasi SIMKAH dalam pelayanan prima KUA di sepuluh KUA Kecamatan berfungsi sebagai penerapan hukum keluarga (ahwal al-syakhsiyah) bagi masyarakat muslim dengan mengikuti teknis peraturan yang berlaku dan terus menerus disosialisasikan demi suksesnya program tersebut; 2) Faktor penghambat dalam penerapan aplikasi SIMKAH antara lain: a) kondisi jaringan internet yang masih lemah, b) ketersediaan sarana pendukung teknologi yang belum memadai, c) keterbatasan tenaga SDM operator, dan d) kelengkapan berkas persyaratan administrasi para pendaftar kehendak nikah yang masih kurang; dan 3) Implementasi penerapan aplikasi SIMKAH online dalam tertib aministrasi pencataan pernikahan secara garis besar dapat dikatakan efektif dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta memberikan rasa keamanan, kenyamanan, dan kemudahan dalam mengakses data.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"130 30","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140369901","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Ekospiritualisme Al-Qur'an (Studi atas Tanggungjawab Manusia sebagai Khalifah Fî Al-Ardh dalam Penyelamatan Alam)","authors":"Muhammad Idnan Akbar","doi":"10.57096/blantika.v2i5.141","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i5.141","url":null,"abstract":"Penelitian ini berkesimpulan bahwa alam dan manusia adalah sama-sama fitrah (suci). Setiap makhluk ciptaan Allah memiliki potensi mendapat hidayah dari Allah. Namun, ada perbedaan yang sangat mendasar dari keduanya, yaitu manusia dikarunia akal, sedangkan alam tidak. Sikap tunduk tidak mengimplikasikan bahwa manusia memiliki hak untuk mendominasi atau mengeksploitasi alam, tetapi memanfaatkan sumber-sumber alam sesuai perintah Allah. Inilah yang dimaksud dengan menjaga keseimbangan alam. Dimensi spiritualitas manusia sangat penting agar dapat memperlakukan alam dengan ramah dan santun. Nilai-nilai spiritual dalam diri manusia harus senantiasa diimplimentasikan dalam setiap lini kehidupan ketika berhubungan dengan alam, dan tugas manusia diutus ke alam semesta sebagai Khalîfah fî al-Ardh tidak terlepas dari unsur tauhîd, amânah, ‘adl, dan mîzan. Dalam konsep eko-spiritualisme, Allah ialah fokus tertinggi dari seluruh tindak tanduk manusia dan alam. Selain itu, kita bisa melihat bahwa kedudukan alam dan manusia sebagai mitra, dan hal ini menunjukkan bahwa kita tidak bisa memperlakukan alam semena-mena karena kedudukan sebagai khalifah di bumi tidak dengan sendirinya diberikan kekuasaan untuk mengeruk kekayaan bumi tanpa memerhatikan ekosistem dan keseimbangan. Sebagai manusia khususnya umat Islam yang merasakan dampak langsung dari krisis ekologi, umat Islam perlu membangun kesadaran pribadi (spirituality) menuju kesadaran semesta (ecologi spirituality) dan membangun suatu refleksi teologi akan pentingnya menyelamatkan dan melestarikan alam. Hal ini dapat dinyatakan dalam bentuk praksis yang berlandaskan eko-spiritualisme Al-Qur’an sebagai suatu nilai absolut – hudan li an-Nas.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"38 26","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140373912","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ramadhonus Ramadhonus, Akhmad Shunhaji, A. Z. Sarnoto
{"title":"Tradisi Pendidikan Pesantren Dantantangan Era Revolusi Industri 4.0 Analisa Tentang Eksistensi Pesantren setelah Terbitnya Undang Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren","authors":"Ramadhonus Ramadhonus, Akhmad Shunhaji, A. Z. Sarnoto","doi":"10.57096/blantika.v2i5.145","DOIUrl":"https://doi.org/10.57096/blantika.v2i5.145","url":null,"abstract":"Pondok pesantren adalah indegenious cultura yang telah ada jauh sebelum kemerdekaan, terus berkembang jumlah saat ini 27.772 dengan 4.175.531 santri. Kemajuan teknologi informasi dalam era 4.0 tentunya berpengaruh terhadap eksistensi pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan tradisi pendidikan pesantren dalam era revolusi industri 4.0 serta strategi pendidikan pesantren dalam melestarikan dan mempertahankan tradisi pendidikan di era revolusi industri 4.0, disamping itu pula menganalisis Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dalam kaitannya dengan tradisi pendidikan pesantren pada era revolusi Industri 4.0 serta memprediksi langkah-langkah strategik apa saja yang harus diambil pesantren setelah terbitnya peraturan tersebut. Penelitian ini adalah mengambil pendekatan kualitatif, yaitu dengan menekankan analisisnya para proses penyimpulan komparasi dan pada analisis terhadap dinamika hubungan fenomena yang diamati dengan logika ilmiah. Penelitian ini merupakan riset kepustakaan yang menggali konsep tradisi pendidikan pesantren dan tantangan yang hadapi. Kesimpulannya, bahwa kyai, ustadz di pesantren tidak lagi berperan sebagai pusat informasi pengetahuan. Tetapi tradisi kepesantrenan tetap dipertahankan dengan konsep mempertahankan nilai tradisi yang baik dan mengambil sesuatu yang baru yang kebig bermanfaat. Sedangkan strateginya adalah fokus pada keterampilan, pembelajaran yang lebih fleksibel, membangun kemampuan kolaboratif. Langkah-langah yang ditempuh untuk mewujudkan strategi itu adalah mengadopsi teori struktural fungsional Talkot Parsons AGIL, yaitu Adaptation, Goal attainment, Integration dan Latensi. Setelah itu barulah diadakan pembaharuan dengan pendekatan, yaitu Metamorfosis metodologis, metamorfosis non akademik dengan membangun lietasi digital di pesantren, membangun chanel kajian ke Islaman dan membekali santri dengan pendidikan soft skill, baik intra-personal skill maupun inter-personal skill.","PeriodicalId":302244,"journal":{"name":"Blantika: Multidisciplinary Journal","volume":"51 25","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140376398","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}