{"title":"Peran Ayah dalam Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja","authors":"E. Muchsin","doi":"10.53399/knj.v5i1.201","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.201","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126237782","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita","authors":"Agus Santiwi, Diena Juliana, Nisma Nisma","doi":"10.53399/knj.v5i1.210","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.210","url":null,"abstract":"Pendahuluan : Masa tumbuh kembang balita merupakan periode penting yang berlangsung cepat dan tidak akan terulang. Pada periode ini terjadi pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, bahasa, emosi dan sosial, sehingga balita memerlukan gizi yang cukup dan seimbang agar mencapai tumbuh kembang yang optimal. Tujuan : untuk mengetahui status gizi balita dan faktor yang berhubungan di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Jungkat. Adapun teknik pengambilan sample menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 72 balita dengan analisis bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil : penelitian ini menemukan hasil bahwa balita gizi buruk sebesar 12,5 persen, faktor yang berhubungan dengan status gizi adalah sosial ekonomi meliputi tingkat pendidikan ibu (p=0,007;OR=0,11), pekerjaan ibu (p=0,025;OR=0,025), pendapatan keluarga (p=0,023;OR=7,000) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,026;OR=0,18), jarak kelahiran anak (p=0,029;OR=5,31), jumlah anak (p=0,004;OR=0,072). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, ASI eksklusif, jarak kelahiran anak, jumlah balita dengan status gizi balita.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133149983","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Amik Muladi, Septiani Tri Sutrisni, S. Lestari, S. Suminar
{"title":"Tingkat Keamanan Lingkungan Terhadap Risiko Jatuh pada Lansia Di Panti Werdha Dharma Bhakti Surakarta","authors":"Amik Muladi, Septiani Tri Sutrisni, S. Lestari, S. Suminar","doi":"10.53399/knj.v5i1.204","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.204","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124021460","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Video Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Pengetahuan dan Self Efficacy pada Komunitas Motor Di Kota Pontianak","authors":"Riki Saputra, Uti Rusdian Hidayat, Nurul Jamil","doi":"10.53399/knj.v5i1.127","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.127","url":null,"abstract":"Background : Traffic accidents where there is an accident on the highway that results in disability and death. The reason is, there are still many improper first aid measures for victims of traffic accidents. Prevention efforts are carried out by increasing the knowledge and self-efficacy of motorcycle community members by providing health education through learning videos about first aid. Video media is a form of audio-visual learning media to support the learning process being watched. Objective : The purpose of the study was to determine the effect of health education through learning videos about first aid on the knowledge and self-efficacy of motor community members. Method : This study used a quasi-experimental method with pretest and posttest without control designs. The sampling technique used is a purposive sampling method with as many as 30 respondents. Data were analyzed using the Wilcoxon Test","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125879178","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Dukungan Keluarga dengan Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 pada Usia Remaja","authors":"Erna Ningsih, Masmuri Masmuri, Nurul Hidayah","doi":"10.53399/knj.v5i1.211","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v5i1.211","url":null,"abstract":"Pendahuluan : Coronavirus 19 (COVID-19) salah satu jenis virus yang menular serta bersifat pathogen yang disebabkan Novel Coronavirus (2019-nCoV). Usia remaja menjadi salah satu usia yang rentan terpapar dikarenakan cenderung aktif bergaul dan beraktivitas dengan banyak orang. Dalam hal ini tentu peran dan dukungan keluarga sangatlah penting dalam penerapan protocol Kesehatan pencegahan covid-19. Tujuan : mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 pada usia remaja. Metode : penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi yang diambil pada usia remaja yang berusia 10-19 tahun dengan jumlah 10.740 responden dengan sampel 376 responden yang diambil dengan cara Simple Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil : hubungan dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja didapatkan hasil uji statistik dengan p value= 0,000 (Kurang dari 0,05). Kesimpulan : terdapat korelasi yang signifikan antara dukungan keluarga dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada usia remaja di Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"312 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115879455","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KETERAMPILAN PENGGUNAAN MASKER DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA WARGA KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER","authors":"Anita Fatarona, Rida Darotin, Ahmad Sya'id","doi":"10.53399/knj.v4i0.186","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.186","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Pandemi COVID- 19 muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). program kesiapsiagaan dan kewaspadaan telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka kejadian COVID-19 salah satunya dalam penggunaan masker. Tujuan untuk mengetahui skill keterampilan penggunakan masker kepada warga kelurahan Kaliwates dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan KIE. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi experiment. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling 35 orang. Kriteria inklusi Warga pengajian RT/RW 004/002 di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates Jember yang bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi yaitu responden yang tidak hadir dan mengundurkan diri dari penelitian. Variabel dependen mengobservasi hasil keterampilan sebelum variabel independent setelah KIE dan 1 bulan setelah KIE menggunakan lembar observasi. Analisis statistik menggunakan Uji Cochran dan kemudian dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mc.Nemar Hasil: Analisis bivariat Uji Cochran didapatkan hasil P Value 0,000. Pengaruh yang bermakna antara Keterampilan menggunakan masker Sebelum, sesudah maupun sebulan sesudah diberikan KIE keterampilan menggunakan masker. Selanjutnya uji Post Hoc Mc.Nemar didapatkan nilai P value 0,250 untuk mengetahui pengaruh yang paling bermakna diantara ketiga pengukuran. Kesimpulan: KIE memiliki pengaruh terhadap keterampilan seseorang dalam penggunaan masker dengan benar sehingga membutuhkan observasi lebih dari sekali untuk mempertahankan penggunaan masker dengan benar. Penelitian ini diharapkan dijadikan acuan dalam mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi angka penularan COVID 19.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128306815","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA","authors":"Wahyu Kirana, Yunita Dwi Anggreini, Wulida Litaqia","doi":"10.53399/knj.v4i0.177","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.177","url":null,"abstract":"Pendahuluan: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif analitik dengan metode case control. Sampel penelitian sebanyak 36 orang yang terdiri dari 18 ODGJ pada kelompok case dan 18 orang bukan gangguan jiwa yang berobat ke UPT Puskesmas Tanjung Hulu yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner faktor risiko gangguan jiwa, data selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah faktor genetik (p=0,036, OR=10,818),trauma masa kecil (p=0,022, OR=5,500), stres (p=0,041, OR=5,000) dan pola asuh (p=0,022, OR=0,182), sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah cacat kongenital (p=0,729, OR=1,273), cedera (p=0,427, OR=0,520), jasmaniah (p=0,554, OR=0,471), penyalahgunaan obat (p=0,701, OR=1,346), penyakit kronis (p=0,554, OR=2,125), hubungan keluarga (p=0,735, OR=0,739), struktur keluarga (p=0,311, OR=0,284), sistem nilai (p=0,503, OR=0,636), kepincangan antara keinginan dan kenyataan (p=0,701, OR=0,743), sosial ekonomi (p=0,632, OR=1,600) dan perpindahan keluarga (p=0,675, OR=1,429) tidak bermakna sebagai faktor risiko gangguan jiwa. Kesimpulan: Faktor risiko gangguan jiwa terdiri dari faktor biologis, psikologis dan sosiokultural. Beberapa faktor risiko yang mempengaruhi gangguan jiwa dapat dimodifikasi untuk meminimalkan terjadinya gangguan jiwa.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129358624","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN WANITA USIA SUBUR DALAM PEMERIKSAAN IVA DI UPT PUSKESMAS PASAR SABTU","authors":"J. Jamilah, Dini Rahmayani, Adriana Palimbo","doi":"10.53399/knj.v4i0.184","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.184","url":null,"abstract":"Kuantitatif cross sectional. yang menikah, orang, diambil dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan correlation between knowledge (p-value 0.000 < 0.05) and husband's support (p-value 0.000 < 0.05) with WUS readiness in conducting VIA examinations at UPT Pasar Sabtu Public Health Center. Conclusion: Knowledge and husband's support has a relationship with WUS readiness in conducting VIA examinations at UPT Pasar Sabtu Public Health Center.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115465257","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN SPIRITUAL SELF-CARE DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III","authors":"Fajar Yousriatin, Yunita Dwi Anggreini, Wahyu Kirana","doi":"10.53399/knj.v4i0.178","DOIUrl":"https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.178","url":null,"abstract":"hamil. kondisi dapat diatasi apabila ibu hamil memiliki mekanisme koping yang baik dengan cara meningkatkan spiritual self-care . Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional . Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Kampung Dalam. Sebanyak 40 sampel ibu trimester III dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang berkunjung ke UPT Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur, ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner spiritual self-care practice dan kuesioner Zung self-rating anxiety scale yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya . Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Kendall’s ABSTRACT Background: Changes that occur during pregnancy cause anxiety in pregnant women. If not treated, it will have an impact on the condition of the mother and fetus. Anxiety can be overcome if pregnant women have good coping mechanisms by increasing spiritual self-care. Objective: The objective of this research was to identify the correlation between spiritual self-care with anxiety of pregnant women in the third trimester. Method : The research method used a cross-sectional study. A total of 40 samples of third trimester pregnant women were selected purposively. The data was collected using demographic data questionnaire, a spiritual self-care practice questionnaire and Zung self rating anxiety scale questionnaire. Result : The result of statistical test with the Kendall’s tau-b correlation showed that there was a significant relationship between spiritual self-care and the anxiety of pregnant women in the third trimester (p<0,05). Conclution : There is a significant relationship between self-care and the anxiety of pregnant women in the third trimester.","PeriodicalId":290708,"journal":{"name":"Khatulistiwa Nursing Journal","volume":"98 6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130243810","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}