{"title":"PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN TERHADAP PENANGANAN KONFLIK YANG DIALAMI PERAWAT PELAKSANA DALAM PELAKSAAN ASUHAN DI RUANG RAWAT INAP RSU KMC KUNINGAN","authors":"Aditiya Puspanegara, Moch. Didik Nugraha, Merissa Laora Heryanto, Mutia Agustiani Moonti, Lina Nurul Inayah","doi":"10.34305/jmc.v3i02.754","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i02.754","url":null,"abstract":"Konflik intrapersonal dan interpersonal jika tidak segera ditangani akan menjadi konflik intrakelompok. Manajemen konflik berkaitan dengan peran pengelola ruangan dalam menangani konflik. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan di ruang rawat inap RSU KMC Kuningan. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang perawat pelaksana. Analisis data yang digunakan korelasi Rank Spearman. Analisis univariat menunjukan bahwa sebagian besar responden berpendapat tipe gaya kepemimpinan kepala ruangan adalah demokratis sebanyak 30 responden (78,9%) dan memiliki penanganan konflik baik sebanyak 25 responden (65,8%). Analisis bivariat dengan nilai korelasi Rank Spearman sebesar 0,010 , yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan di ruang rawat inap RSU KMC Kuningan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan kepala ruangan demokratis, penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan baik. Dengan penelitian ini disarankan kepala ruangan meningkatkan gaya kepemimpinan demokratis yang sesuai dengan prosedur pelayanan dan penanganan konflik yang baik agar dapat tercipta lingkungan yang nyaman bagi karyawannya.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"85 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132779818","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KORELASI TINGKAT STRES DAN POLA TIDUR DENGAN KEBUGARAN TUBUH MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI STIKES KUNINGAN","authors":"Mutia Agustiani Moonti, Merissa Laora Heryanto, Moch. Didik Nugraha","doi":"10.34305/jmc.v3i02.741","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i02.741","url":null,"abstract":"Pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi gangguan tidur paling sering terjadi karena tingkat stres yang tinggi bisa memicu menurunnya kesehatan. selain stres, pola tidur yang buruk juga dapat mempengaruhi kebugaran tubuh seseorang. Laporan Riskesdas (2018) angka kejadian gangguan emosional (stres) pada kelompok usia ≥ 15 tahun sekitar 8,9%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres dan pola tidur dengan kebugaran tubuh mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Keperawatan kampus 1 di STIKes Kuningan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cros sectional. Populasi sebanyak 178 mahasiswa, dengan teknik simple random sampling, sampel berjumlah 123 responden. Analisa data univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis univariat menunjukan hampir sebagian besar responden (46,3) mengalami kategori stres sedang, sebagian besar responden (75,6%) mengalami pola tidur yang buruk dan sebagian responden (74,0%) memiliki kebugaran tubuh yang tidak bugar. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,000. Terdapat hubungan antara stres dan pola tidur dengan kebugaran tubuh mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Keperawatan kampus 1 di STIKes Kuningan. Diharapkan mahasiswa dapat mengontrol stres dan pola tidur, sehingga mahasiswa dapat memiliki kebugaran tubuh yang bugar.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"268 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132668612","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Moch. Didik Nugraha, Aditiya Puspanegara, Vina Fuji Lastari, Linda Sintia
{"title":"HUBUNGAN PENGETAHUAN CARING DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSU X","authors":"Moch. Didik Nugraha, Aditiya Puspanegara, Vina Fuji Lastari, Linda Sintia","doi":"10.34305/jmc.v3i02.755","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i02.755","url":null,"abstract":"Pemberian layanan keperawatan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang profesional karena merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberian pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Pelaksanaan pemberian layanan keperawatan sendiri perawat diharuskan untuk menerapkan perilaku caring yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan caring dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Rawat inap RSU X. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU X sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan kemudian di analisis menggunakan uji rank spearman . Analisis univariat ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan caring cukup sebanyak 32 orang (84.2%) dan memiliki perilaku caring baik sebanyak 34 orang (89.5%). Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan caring dengan perilaku caring (p-value sebesar 0.374 dan r= 0.149). Hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan caring dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSU X. Disarankan untuk perawat pelaksana agar lebih aktif dan berinisiatif untuk mendapatkan wawasan baru tentang perkembangan ilmu keperawatan khususnya tentang caring.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131932949","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"TERAPI AKUPRESUR PADA HIPEREMESIS GRAVIDARUM DALAM MENURUNKAN LAMA PERAWATAN DI RUMAH SAKIT PADA ERA JKN","authors":"Inria Chandra, Hasan Mihardja","doi":"10.34305/jmc.v3i02.632","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i02.632","url":null,"abstract":"Hiperemesis gravidarum adalah suatu keadaan mual dan muntah yang cukup parah yang dialami oleh 50-70% ibu hamil dengan usia kehamilan 5-12 minggu. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin. Sekitar 1-2% ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum membutuhkan perawatan di rumah sakit. Hiperemesis gravidarum termasuk salah satu jenis penyakit yang ditanggung dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepemilikan JKN bagi ibu hamil dapat memberikan jaminan terhadap kebutuhan pelayanan pengobatan selama kehamilan hingga persalinan, sehingga dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). AKI yang tinggi merupakan suatu permasalahan kesehatan dan menjadi target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. National Institute for Health and Care Excellence (NICE) memberikan rekomendasi terapi akupresur yang terbukti bermanfaat untuk hiperemesis gravidarum. Dengan pemanfaatan akupresur pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum diharapkan dapat menurunkan lama perawatan di rumah sakit, perawatan lebih cost effective, serta dapat meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, menurunkan AKI, dan tercapainya target SDGs 2030.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115151126","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"LAMA PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN PADA ANAK PRASEKOLAH","authors":"Merissa Laora Heryanto, Ade Saprudin, Shalsha Dewi Yanti, Mutia Agustiani Moonti","doi":"10.34305/jmc.v3i02.740","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i02.740","url":null,"abstract":"Proses pertumbuhan dan perkembangan manusia terbagi dalam beberapa tahapan berdasarkan usia. Salah satu fasenya adalah masa prasekolah yaitu anak berusia 3-5 tahun. Di Indonesia prevalensi anak diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan sebesar 11,7%. Hasil studi pendahuluan, sebanyak 60% siswa belum berkembang seperti menulis, menggambar dan mewarnai secara sederhana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama penggunaan gadget dengan perkembanga pada anak prasekolah di Raudathul Athfal (RA) Binaul Ummah Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 106 responden yang diambil secara total sampling. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian hampir setengahnya memiliki lama penggunaan gadget sedang yaitu sebanyak 51 responden (48,1%), perkembangan anak paling banyak memiliki perkembangan normal yaitu sebanyak 43 responden (40,6%). Hasil analisis bivariat didapatkan dari 51 responden lama penggunaan gadget sedang yaitu memiliki perkembangan kategori 28 responden (54,9) denga p value (0,004). Terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan pada anak prasekolah di raudathul athfal (ra) binaul ummah kelurahan cipari kecamatan cigugur kabupaten kuningan. Perlunya pengendalian terhadap anak dalam penggunaan gadget dengan melakukan pengawasan penggunaan gadget.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128321719","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL : systematic literature review","authors":"N. Kurniasih","doi":"10.34305/jmc.v3i02.760","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i02.760","url":null,"abstract":"Masa kehamilan, kelahiran dan pascapersalinan memiliki potensi risiko yang lebih besar terhadap mortalitas dan morbiditas ibu dan risiko yang signifikan terhadap janin dan bayi baru lahir. Pemanfaatan layanan kesehatan ibu hamil yang buruk akan berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Pemanfaatan pelayanan ANC oleh ibu hamil dari beberapa negara masih rendah, hal ini terlihat dari cakupan kunjungan yang telah dipaparkan diatas hanya 75% wanita hamil melakukan setidakanya 4 kali kunjungan selama kehamilan. Tujuan dari systematic literature review ini adalah untuk menyimpulkan dan memeriksa literature yang berhubungan dengan faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan ANC pada ibu hamil. Framework yang digunakan adalah PICOC dengan populasi ibu dalam usia respoduktif. Systematic literature review menggunakan 3 sumber data yaitu PubMed, ScieceDirenct dan Proquest dengan 1382 artikel dan dilakukan penyairangan artikel serta critical appraisal menggunakan Joana Brigs sehingga didapatkan 12 artikel yang direview. Dari 12 artikel menunjukan bahwa ada 5 artikel yang menyatakan faktor pendidikan pengguna pelayananan adalah faktor yang paling mempengaruhi untuk pemanfaatan pelayanan ANC pada wanita hamil","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128393616","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"GAMBARAN PROTEIN URINE PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2021","authors":"Yunita Eliyani","doi":"10.34305/jmc.v3i01.570","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i01.570","url":null,"abstract":"Proteinuria adalah keadaan dimana terdapat protein di dalam urine yang melebihi batas nilai normal. Proteinuria yang berlebihan bisa menyebabkan kelainan pada ginjal. Pemeriksaan protein urine yang dapat dilakukan pada ibu hamil merupakan salah satu jenis pemeriksaan laboratorium untuk mengidentifikasikan adanya preeklampsia.Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran kadar protein urine pada ibu hamil di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2021. Penelitian jenis deskriptif dengan metode carik celup. Sampel yang digunakan adalah urine ibu hamil yang berjumlah 25 orang yang melakukan pemeriksaan di Rumah sakit islam siti Khadijah palembang. Hasil penelitian didapatkan 1 orang (4%) positif protein dalam urine dan 21 orang (96%) negatif protein dalam urine, berdasarkan usia ibu ada 4 orang ibu hamil berusia kurang dari 20 Tahun dan diatas 35 Tahun (beresiko) terdapat 1 orang (25%) yang mengalami positif protein dalam urine adalah ibu yang berusia diatas 35 tahun dan pada usia 20-35 tahun (tidak beresiko) terdapat 3 orang (75%) tidak ditemukan positif protein dalam urine dan pada usia kehamilan 7-9 bulan berjumlah 14 orang (100%) terdapat 1 orang (7%) mengalami positif protein dalam urine. Positif 1(+1) terdapat 1 orang (4%) dari 25 orang ibu hamil. Maka dapat disimpulkan dari hasil yang didapatkan bahwa pada umur kurang dari 20 tahun (beresiko) tidak didapatkan ibu hamil yang positif protein urine.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115183119","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
I. Ismawati, Mamlukah Mamlukah, Rossi Suparman, Dewi Laelatul Badriah
{"title":"ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KASUS COVID-19 PADA PETUGAS KESEHATAN DI KABUPATEN INDRAMAYU","authors":"I. Ismawati, Mamlukah Mamlukah, Rossi Suparman, Dewi Laelatul Badriah","doi":"10.34305/jmc.v3i01.608","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i01.608","url":null,"abstract":"Kasus Covid-19 pada petugas kesehatan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat cenderung meningkat. Kabupaten Indramayu sebagai salah satu kabupaten di Jawa Barat yang menyumbangkan angka kasus petugas kesehatan terpapar Covid-19 dengan jumlah 888 kasus pada tahun 2021. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan tentang faktor yang berhubungan dengan kasus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kasus Covid-19 dengan faktor-faktor pada petugas kesehatan di Kabupaten Indramayu tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sebanyak 780 responden diambil dengan tehnik total sampling yang lolos kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat (uji Chi-Square) dan multivariat (Uji Regresi Logistik). Hasil analisis bivariat didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara usia (P=0,043), jenis profesi (P=0,0001) dan riwayat kontak (P=0,0001) dengan kasus Covid-19 pada petugas kesehatan di Kabupaten Indramayu 2021. Variabel riwayat kontak menjadi variabel paling dominan yang berhubungan dengan kasus Covid-19 pada petugas kesehatan di Kabupaten Indramayu 2021. Diperlukan edukasi mengenai faktor yang mempengaruhi kasus Covid-19 bagi petugas kesehatan agar pemaparan tidak terjadi kembali pada petugas kesehatan.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114869529","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Adi Widodo, Dewi Laelatul Badriah, Dwi Nastiti Iswarawanti, Mamlukah Mamlukah
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN PASIEN COVID-19 DI RSUD SINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA KABUPATEN TASIKMALAYA 2021–2022","authors":"Adi Widodo, Dewi Laelatul Badriah, Dwi Nastiti Iswarawanti, Mamlukah Mamlukah","doi":"10.34305/jmc.v3i01.610","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i01.610","url":null,"abstract":"Kematian akibat Covid-19 (Case Fatality Rate) di Indonesia mencapai 3.4 % masih lebih tinggi dari kasus kematian di dunia sebesar 2.1 % serta kematian di Kabupaten Tasikmalaya sebesar 4.95 % masih di atas rata-rata Nasional ataupun rata-rata Jawa Barat 2.09 %. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian pasien Covid-19 di RSUD Singaparna Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya 2021-2022. Jenis penelitian analitik deskriptif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian 1107 pasien konfirmasi Covid-19 dan pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel 211. Data sekunder dikumpulkan dari informasi yang ada dalam rekam medik pasien Covid-19 yang dirawat. Analisis dilakukan dengan univariat, bivariate (uji chi square) dan multivariate (uji regressi logistik). Hasil analisis bivariat dari variabel yang diteliti didapatkan hasil hubungan usia dengan kematian pasien Covid-19 (p = 0.002) , komorbiditas (p = 0.027), peradangan paru (p = 0.972), saturasi oksigen dalam darah (p = 0.002), dan gangguan koagulopati (p < 0.001). Hasil analisis multivariat didapatkan Ods Ratio (OR) pada gangguan koagulopati OR=18.401, kadar oksigen dalam darah OR=4.974, dan komorbiditas OR=3.442. Terdapat hubungan antara usia, komorbiditas, saturasi oksigen dalam darah, dan gangguan koagulopati dengan kematian pasien Covid-19 di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalata 2021-2022. Faktor paling dominan yang berhubungan dengan kematian pasien Covid-19 adalah gangguan koagulopati. Rumah sakit disarankan memberikan pelayanan yang paripurna pada pasien Covid-19 atau pada emerging disease lainnya di kemudian hari.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"2015 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128029899","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN TENAGA KEFARMASIAN DALAM MELAKSANAKAN PROSEDUR PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022","authors":"Hayuningsih Siskayani, Rossi Suparman, Mamlukah Mamlukah, Lely Wahyuniar","doi":"10.34305/jmc.v3i01.600","DOIUrl":"https://doi.org/10.34305/jmc.v3i01.600","url":null,"abstract":"Apoteker Puskesmas dituntut untuk merealisasikan perluasan paradigma Pelayanan Kefarmasian dari orientasi produk menjadi orientasi pasien. Untuk itu kompetensi Apoteker perlu ditingkatkan secara terus menerus agar perubahan paradigma tersebut dapat diimplementasikan. Data Tenaga Kefarmasian yang didayagunakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Indonesia sebanyak 77.492 orang. Tenaga Kefarmasian di Provinsi Jawa Barat sebanyak 10.937 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kefarmasian dalam melaksanakan prosedur pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kabupaten Indramayu tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 36 orang dan pengambilan sampel dengan Teknik total sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup. Hasil penelitian meunjukan terdapat hubungan antara pendidikan (p = 0,009), status kepegawaian (p = 0,014) dan kepemilikan SIP (p = 0,036) dengan kepatuhan tenaga kefarmasian. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p = 0,658), masa kerja (p = 0,422) dengan kepatuhan tenaga kefarmasian. Variabel kepemilikan SIP menjadi variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kefarmasian dengan nilai p = 0,036 dan OR 1,312 (95% CI : 0,177 – 2,784). Diharapkan tenaga kefarmasian dapat mematuhi setiap prosedur pelayanan kefarmasian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.","PeriodicalId":281554,"journal":{"name":"Journal of Midwifery Care","volume":"90 11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133977894","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}