{"title":"PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DARI SAMPAH ORGANIK RUMAHTANGGADENGAN METODE KOMPOSTER SEDERHANA DI DESA H. WUKIRSARI KECAMATAN TUGUMULYO","authors":"Yunita Wardianti, Yuni Krisnawati","doi":"10.53861/lomas.v2i1.204","DOIUrl":"https://doi.org/10.53861/lomas.v2i1.204","url":null,"abstract":"Wukirsari adalah desa yang terletak di Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dipilih guna untuk mengurangi sampah/limbah organik rumah tangga yang jika tidak diolah dengan tepat akan menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Pupuk organik cair menjadi produk yang dipilih untuk diproduksi dari kegiatan ini karena pupuk organik cair memiliki banyak keuntungan dan manfaat. Permasalahan yang dihadapi mitra seperti permasalahan sampah organik rumah tangga yang mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga, hal ini terjadi karena masyarakat kurang paham dalam mengolahnya, selain itu kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk organik cair, padahal pupuk organik cair memiliki banyak manfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar sampah organik rumahtangga. Adapun metode yang dilakukan yaitu dimulai dari persiapan, sosialisasi, dan pelatihan. Sehingga diharapkan diperoleh luaran berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk organik cair, dan terciptanya produk,. Hasil dari kegiatan ini yaitu terselenggaranya kegiatan sosialisasi sehingga terdapat peningkatan pengetahuan mitra dengan nilai N-Gain sebesar 0,8 dengan kategori tinggi. Selain itu juga terselenggaranya kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang memberikan adanya keterampilan mitra dalam membuat pupuk organik cair dengan nilai 92,9 dengan kategori sangat baik dan terciptanya produk berupa pupuk organik cair siap pakai.","PeriodicalId":273288,"journal":{"name":"Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123852794","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rahmawati Rahmawati, A. Fatmawati, M. Muawanah, Hasnah Hasnah
{"title":"Pemeriksaan Golongan Darah pada Pelajar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahfidzul Qur’an Azhar Center Kota Makassar","authors":"Rahmawati Rahmawati, A. Fatmawati, M. Muawanah, Hasnah Hasnah","doi":"10.53861/lomas.v2i1.203","DOIUrl":"https://doi.org/10.53861/lomas.v2i1.203","url":null,"abstract":"Perkembangan teknologi yang sangat pesat di abad ini, juga berpengaruh terhadap kesehatan manusia, dengan permintaan kebutuhan darah untuk manusia yang meningkat. Kebutuhan persediaan darah yang efisien, cepat dan tepat adalah salah satu alasan agar darah yang didonorkan sesuai dengan darah pasien. Oleh karena itu, adapun manfaat dari pemeriksaan golongan darah seperti dapat mempercepat dalam mengidentifikasi untuk kegiatan transfusi darah, pemilihan pendonor yang sesuai, dan analisis kasus forensik. Aspek klinis yang dapat ditimbulkan jika terjadi pemilihan pendonor yang tidak sesuai dapat menimbulkan reaksi transfusi imunologis misalnya sistem golongan darah yang tidak cocok dengan pasien. Pelaksanaan pengabdian ini diharapkan dapat menghasilkan luaran seperti terjadi pengembangan pengetahuan dan pemahaman tentang jenis-jenis golongan darah di tingkat sekolah. Adapun sasaran pada pengabdian ini adalah seluruh pelajar kelas 7, 8, 9 di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar. Tahapan pelaksanaan pengabdian terdiri dari permohonan izin, koordinasi antara pihak Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar dengan mahasiswa serta persiapan seluruh sarana dan prasarana. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari pemeriksaan golongan darah dengan jumlah peserta sebanyak 55 orang pelajar kelas 7, 8, 9 dengan sebaran umur peserta 11 sampai 15 Tahun. Berdasarkan kegiatan pemeriksaan golongan darah menunjukkan hasil bahwa dari 55 peserta dengan rincian 21 orang laki-laki dan 34 orang perempuan diperoleh jenis golongan darah A+, B+, AB+, O+ dengan jumlah peserta masing-masing 15, 6, 5 dan 29 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat 27,27 % peserta dengan golongan darah A, 10,9 % golongan darah B, 9,09 % golongan darah AB, dan 52,73 % golongan darah 0.","PeriodicalId":273288,"journal":{"name":"Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"327 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121839576","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}