{"title":"Pengembangan Video Tutorial Man To Man Defense Untuk Pelatih Bola Basket Di Kecamatan Trenggalek","authors":"Muhammad Soleh Fudin, Triyono Budi","doi":"10.55933/pjga.v3i2.207","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i2.207","url":null,"abstract":"Dalam man to man defense terdapat prinsip bertahan seperti, rotasi, help defense,triangle defense, bertahan itu sendiri memperlihatkan keseluruhan lapangan, posisi pemain dan bola yang menjadi dasar dalam mempelajari prinsip bertahan dalam bola basket.Pelatih bertanggungjawab terkait pemahaaman man to man defense kepada atletnya.Dalam melatih dibutuhkan media untuk menyampaikan terkait man to man defense.Dari studi analisis/studi pendahuluan pada pelatih terkendala oleh media dalam melatih terbatas.Tujuan dari penelitian yaitu media video tutorial dapat menjadi alternatif referensi dalam melatih bola basket terkait man to man defense.Media berfungsi membantu pelatih dalam menyampaikan materi man to man defense. Untuk mendapatkan gambaran dari penelitian yang maksimal penulis melakukan penelitian pada pelatih di Kecamtan Trenggalek. Dengan obyek penelitian pelatih ada di kecamatan trenggalek sejumlah 7 pelatih.Pengumpulaan data menggunakan angket terbuka pada penelitian awal, angket semi terbuka pada ahli dan angket tertutup pada uji coba lapangan.Pelatih menyetujui adanya pengembangan media video tutorial karena media dalam melatih man to man defense terbatas.Media yang dikembangkan menggunakan metode ADDIE dan dibantu oleh 2 orang ahli untuk meningkatkan kualitas produk.Hasil uji coba produk dilapangan mendapatkan nilai 87% dari hasil pengumpulan data menggunakan kuisioner tertutup hasil penilaian termasuk dalam kategori baik/layak digunakan.Berdasarkan hasil penelitian uji ahli dan uji coba media video layak untuk digunakan.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133521900","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Latihan Bermain Crossover Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Di SSB Watu Kandang Trenggalek Kelompok Usia 9-12 Tahun","authors":"Mochamad Sodiq Fauzi","doi":"10.55933/pjga.v3i2.413","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i2.413","url":null,"abstract":"Latihan Crossover adalah sebuah gerakan bermanuver demand seorang pemain yang menggiring bola mampu memindahkan bola dari satu arah ke arah lainnya dengan sangat cepat. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari metode latihan crossover terhadap keterampilan menggiring bola di SSB Watu Kandang Trenggalek kelompok usia 9-12 tahun. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan model pre-experimental design dengan desain one grub pretest-posttest design dan memberikan treatment untuk mengetahui hasil peningkatan yang dihasilkan peserta didik dengan jumlah sampel sebanyak 16 pemain. Data diperoleh melalui kegiatan pretest dan posttest yang dilakukan kepada pemain di SSB Watu Kandang Trenggalek kelompok usia 9-12 tahun. Hasil analisis data diketahui bahwa uji normalitas pretest 17,05 > 0,05 dan posttest 14,23 < 0,05), uji homogenitas nilai p (sig.) 9.194 > 0,05 dan hasil uji t menunjukkan bahwa t 5,758 > t(16) 2,228=, dan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua variabel penelitian berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t menunjukkan bahwa Ha diterima atau proses treatment memberikan pengaruh yang signifikan sebesar 16,53%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian treatment latihan cressover terhadap keterampilan menggiring bola di SSB Watu Kandang Trenggalek kelompok usia 9-12 tahun memberikan pengaruh sebesar 16,53% dibandingkan sebelum dilakukan treatment.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115110493","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efektivitas Model Pembelajaran Langsung, Kooperatif Tipe TGT Dan Media Audio Visual Terhadap Hasil Keterampilan Tendangan Lurus Pada Mata Kuliah Pencak Silat","authors":"Winda Nuraisyah, Ainur Rasyid, Feri Weldani, Dyas Andry Prasetyo, Noer Wachid Riqzal Firdauz","doi":"10.55933/pjga.v3i2.514","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i2.514","url":null,"abstract":"Penelitian ini deskriptif kuantitatif untuk mengetahui efektivitas pembelajaran langsung, Kooperatif tipe TGT dan media audio visual terhadap hasil keterampilan tendangan lurus pada mata kuliah pencak silat. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah non eksperimen. Populasi pada penelitian ini berjumlah 129 sebanyak 4 kelas PJKR STKIP PGRI Sumenep angkatan 2022. Penelitian ini adalah semua kelas PJKR angkatan 2022. Hasil tes keterampilan tendangan lurus pencak silat model pembelajaran langsung 3 mahasiswa (laki-laki) presentase 12,5% dalam kategori “Baik Sekali”, 10 mahasiswa (laki-laki) presentase 41,7% kategori “Baik” dan 11 mahasiswa (laki-laki) presentase 45,8% kategori “Cukup”. Hasil tes keterampilan tendangan lurus pencak silat model pembelajaran kooperatif tipe TGT 19 mahasiswa presentase 54,3% dan 4 mahasiswi sebesar 11,4% kategori “Baik Sekali”, 7 mahasiswa presentase 20% dan 2 mahasiswi presentase 5,7% kategori “Baik” serta 3 mahasiswa presentase 8,6% kategori “Cukup”. Hasil tes keterampilan tendangan lurus pencak silat menggunakan media audio visual 6 mahasiswa presentase 17,1% dan 3 mahasiswi presentase 8,6% kategori “Baik Sekali” dan 26 mahasiswa presentase 74,2% kategori “Baik”. Hasil tes keterampilan tendangan lurus pencak silat model pembelajaran kelompok kontrol 16 mahasiswa persentase 53,3% dan 3 mahasiswi persentase 10% kategori “Baik” serta 9 mahasiswa persentase 30% dan 2 mahasiswi persentase 6,7% kategori “Cukup”.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129613940","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Latihan Small Sided Game Terhadap Ketrampilan Dribbling Pemain SSB Yupiter Putra Usia 8-12 Tahun","authors":"Gevin Syahraya","doi":"10.55933/pjga.v3i2.451","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i2.451","url":null,"abstract":"Small Sided Game yaitu suatu bentuk latihan yang dibuat ke dalam bentuk permainan sepakbola yang ukuran tempatnya diperkecil sehingga sentuhan terhadap bola semakin banyak. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik latihan SSD terhadap kemampuan dribbling pemain Jupiter SSB berusia 8–12 tahun. Jenis Penelitian ini bersifat eksperimen dengan model pre-experimental design dengan memberikan treatment untuk menentukan tingkat peningkatan yang ditunjukkan oleh peserta didik dengan jumlah sampel 10 pemain. Data diperoleh melalui kegiatan pretest dan posttest yang dilakukan kepada pemain SSB Yupiter usia 8-12 tahun. Hasil analisis data diketahui bahwa uji normalitas pretest 15,26> 0,05 dan posttest 12,50< 0,05), uji homogenitas nilai p (sig.) 17,502> 0,05 dan hasil uji t menunjukkan bahwa t5,758> t(10)2,228=, dan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua variabel penelitian berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t menunjukkan bahwa Ha diterima atau proses treatment memberikan pengaruh yang signifikan sebesar18,08%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian treatment latihan small sided game terhadap ketrampilan dribbling pemain SSB Yupiter usia 8-12 tahun dan memberikan pengaruh sebesar 18,08% dibandingkan sebelum dilakukan treatment. Dengan mempertimbangkan betapa pentingnya keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola, Selama latihan, pelatih diharapkan dapat membantu pemain menjadi lebih baik dalam menggiring bola","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123485983","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Aulia Nur Aprianti, Lukas Susanto, Ghon Lisdiantoro
{"title":"Analisis Pengetahuan Atlet Terhadap Penanganan Pertama Cedera Ankle Pada UKM Hockey Dengan Metode RICE Di Universitas Negeri Surabaya","authors":"Aulia Nur Aprianti, Lukas Susanto, Ghon Lisdiantoro","doi":"10.55933/pjga.v3i2.588","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i2.588","url":null,"abstract":"Kajian ini dimaksudkan guna memahami sejauh mana pengetahuan atlet dalam menghadapi cedera pergelangan kaki pertama pada UKM Hockey di Universitas Negeri Surabaya dengan penerapan metode RICE. Tujuan utama pada penelitian ini adalah memberikan relasi kepada atlet Hockey tentang pentingnya penanganan pertama pada cedera ankle dengan menggunakan metode RICE. Sejauh ini mereka hanya melakukan kesalahan yang biasa dilakukan dalam pertandingan. Metode studi pada kajian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan sejumlah 40 atlet UKM Hockey di Universitas Negeri Surabaya. Metode penghimpunan data melalui penggunaan kuesioner dan wawancara. Hasil dari kuesioner menyatakan bahwasannya pengetahuan aspek pengertian cedera 78,75% masuk kedalam kategori Baik, aspek katagori cedera 59,09% masuk kedalam katagori Sedang dan aspek metode penanganan pertama cedera ankle dengan menggunakan metode RICE 72,5% masuk kedalam katagori Sedang. Berdasarkan hasil analisis data kuesioner keseluruhan aspek dapat di simpulkan bahwa Pengetahuan Atlet Terhadap Penanganan Pertama Cedera Ankle Pada UKM Hockey Dengan Metode RICE Di Universitas Negeri Surabaya 66,6% masuk dalam katagori sedang","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"102 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122505309","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Menjaga Indek Massa Tubuh Dengan Latihan Freeletics","authors":"Suharti Suharti, Harwanto Harwanto","doi":"10.55933/pjga.v3i2.526","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i2.526","url":null,"abstract":"Kegiatan sehari-hari dan rutinitas bekerja memiliki tugas yang harus diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat. Aktivitas yang padat dapat menyebabkan kurangnya intensitas waktu beristirahat, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit dan stres yang lebih tinggi, yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan. 13,5% orang dewasa usia 18 tahun ke atas mengalami kelebihan berat badan, dan 28,7% orang dewasa mengalami obesitas (IMT lebih dari 25). Freeletics, sebuah komunitas olahraga di Surabaya, memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan minat seseorang untuk berolahraga, memperkenalkan teman baru, meningkatkan hubungan kerja sama di tempat kerja, dan mencegah rasa bosan saat berolahraga sendirian. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan program latihan Freeletics berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) di komunitas Freeletics di Surabaya. Penelitian ini akan menggunakan metode kuantitatif. menggunakan dukungan untuk eksperimen pra-eksperimen dengan satu kelompok pra-eksperimen-postest. Berdasarkan klasifikasi berdasarkan sampling purposive yang memenuhi, 8 orang tergabung dalam Batch 8 Program 12 minggu. Uji analisis seperti uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t digunakan untuk mengolah data. Hasil uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t adalah sebagai berikut: (a) Uji Normalitas: (1) Indeks Massa Tubuh Pretest dan Postest (IMT) memperoleh skor 0,181 lebih besar dari 0,05, sehingga berdasarkan uji normalitas.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"258 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114467225","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Survei Tingkat Sportivitas Siswa UPTD SDN Junganyar 1 Di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Tahun Ajaran 2021/2022","authors":"Z. W. Hidayat, Basuki Basuki","doi":"10.55933/pjga.v3i1.462","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i1.462","url":null,"abstract":"Sportivitas merupakan sesuatu yang dapat dilihat dari suatu pertandingan yang muncul dari sikap setiap pemain bahkan dalam sebuah tim ketika bertanding. Sportivitas adalah ungkapan moral yang terkandung dalam norma etika dasar olahraga.Sportivitas mengacu pada kebaikan seperti kejujuran, kontrol diri, keteguhan hati, kegigihan dan diasosiasikan terhadap konsep-konsep interpersonal seperti memperlakukan orang lain dan diri sendiri dengan fair, mempertahankan kontrol diri ketika berurusan dengan orang lain, dan menghargai pihak berwenang dan lawan. Pada tingkat sekolah, kegiatan olahraga yang bersifat kompetitif biasanya masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat sportivitas siswa dan dampak terhadap minat siswa mengikuti mata pelajaran penjas, Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Dimana penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan hal-hal yang berhubungan dengan keadaan atau status fenomena. Instruen yang digunakan berupa angket. Hasil penelitian yang terlihat pada tabel di atas dapat diperoleh informasi bahwa siswa dengan kategori baik sekali 0%, kategori Baik 13%, kategori Sedang 49%, kategori Kurang 29%, dan kategori Kurang Sekali 9%. berdasarkan data hasil penelitian pada tabel di atas menunjukkan bahwa sportifitas siswa siswi masuk kategori Sedang (49%).","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128112698","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Keseimbangan Dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Kemampuan Koordinasi Serangan Dalam Pencak Silat","authors":"Winda Nuraisyah, Hamdani Hamdani, Andi Fepriyanto","doi":"10.55933/pjga.v3i1.475","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i1.475","url":null,"abstract":"Pencak silat merupakan seni beladiri yang lahir dari bangsa Indonesia. Dengan ekstrakurikuler pencak silat siswa dipupuk menjadi insan yang memiliki rasa disiplin, tanggung jawab, dan pemberani. Pada variabel keseimbangan instrumen yang digunakan adalah stork stand dan pada variabel koordinasi mata tangan instrumen yang digunakan adalah pass basket ball dan koordinasi serangan dalam pencak silat menggunakan penilaian. Jenis penelitian kuantitatif, untuk analisis data pengujian hipotesis digunakan product moment dan untuk pengujian regresi ganda. Penelitian ini dilakukan pada siswa putra ekstrakurikuler MTs Negeri 1 Sumenep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan mempunyai tingkat hubungan yang “sangat kuat” dengan kemampuan koordinasi serangan dalam pencak silat nilai korelasi sebesar 0,820. Koordinasi mata-tangan mempunyai tingkat hubungan “sedang” dengan kemampuan koodinasi serangan dalam pencak silat nilai korelasi sebesar 0,593. Keseimbangan dan koordinasi mata-tangan secara bersamaan mempunyai tingkat hubungan yang “sangat kuat” dengan kemampuan koordinasi serangan dalam pencak silat.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"226 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131593863","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Fakhrur Rozy, Dio Alif Airlangga Daulay, Gosy Endra Vigriawan
{"title":"Penerapan Metode Principal Component Analysis Terhadap Faktor Biomotor Yang Mempengaruhi Performa Atlet Atletik Sumatra Utara","authors":"Fakhrur Rozy, Dio Alif Airlangga Daulay, Gosy Endra Vigriawan","doi":"10.55933/pjga.v3i1.459","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v3i1.459","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor biomotor yang mempengaruhi performa atlet atletik Sumatra Utara pada pelatihan daerah jangka panjang untuk pon 2024.penelitian ini menggunakan Principal Componen Analisys (PCA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat komponen utama biomotor utama yaitu Komponen utama nomer 1 yang berkontribusi adalah daya ledak otot tungkai, daya ledak otot lengan, tinggi badan, Komponen utama nomer 2 yang berkontribusi adalah IMT dan berat badan, Komponen utama nomer 3 yang berkontribusi adalah kelentukan, Komponen utama nomer 4 yang berkontribusi adalah core tes atau kekuatan. Kesimpulan penelitian ini yaitu agar pelatih lebih meningkatkan lagi latihan untuk daya tahan dan kecepatan, karena kedua komponen biomotor tersebut sangat penting untuk atlit atletik nomor lari jarak jauh dan lari sprint.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114672466","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Tinjauan Rekomendasi Spesialisasi Olahraga Dalam Kategori Atlet Muda","authors":"Muhammad Reza Aziz Prasetya","doi":"10.55933/pjga.v2i1.250","DOIUrl":"https://doi.org/10.55933/pjga.v2i1.250","url":null,"abstract":"Atlet muda banyak yang terlihat berlatih sepanjang tahun dengan intensitas tinggi dari sebelumnya, banyak juga yang memilih fokus pada satu cabang olahraga sebelum remaja, orang tua dan atlet banyak yang percaya bahwa memulai pelatihan intensif dan khusus pada usia dini diperlukan untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan khusus olahraga. Memilih untuk mengambil spesialisasi dalam satu cabang olahraga dan mengejar pelatihan dengan intensitas tinggi banyak dilakukan atlet muda pada saat sebelum sekolah menengah atas, namun banyak juga terdapat literatur yang menjelaskan bahwa pendekatan semacam ini memempatkan anak – anak dan remaja pada peningkatan resiko cedera mental dan fisik, dan tidak memberikan manfaat yang diharapkan dalam pengembangan keterampilan khusus olahraga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, Artikel ini mengulas masalah terkait spesialisasi olahraga awal, menjelaskan prinsip – prinsip aktivitas fisik yang sesuai dengan perkembangan dan memberikan panduan praktis, serta sumber daya untuk membantu praktisi dalam konseling keluarga dan atlet muda. Berbagai banyak macam kekuatan atau dorongan untuk atlet muda untuk menuju kompetisi dan komitmen ,tetapi jelas bahwa keputusan untuk memainkan satu cabang olahraga atau olahraga dengan mengesampingkan semua olahraga lainnya, dapat menyebabkan atau memiliki banyak efek yang merugikan.","PeriodicalId":260455,"journal":{"name":"PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126133712","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}