QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan最新文献

筛选
英文 中文
Pengaruh Jumlah Trombosit Pada Pasien Anak Penderita Demam Berdarah Dengue di Kota Langsa 在朗萨市,血小板对登革热患儿患者的影响
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-08-18 DOI: 10.33059/jq.v4i1.6071
Fitri Anjani
{"title":"Pengaruh Jumlah Trombosit Pada Pasien Anak Penderita Demam Berdarah Dengue di Kota Langsa","authors":"Fitri Anjani","doi":"10.33059/jq.v4i1.6071","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v4i1.6071","url":null,"abstract":"Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa merupakan Rumah Sakit berbadan hukum yang di dirikan pada tahun 1986 oleh yayasan Cut Nyak Dhien di atas real dengan tanah seluas ± 2.242 m2 dengan luas bangunan ±1.835.75 m2. Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa merupakan salah satu lembaga yang melayani pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Langsa, Aceh Timur, Dan Aceh Tamiang. Salah satu alat yang digunakan yaitu Hematology Analizer dengan metode impendasi. instrumen ini  digunakan untuk menentukan jumlah trombosit sehingga mudah dalam mengdiagnosa Demam Berdarah Dengue (DBD). Virus dengue dapat menyebabkan menurunnya jumlah trombosit dalam darah (Trombositopenia). Berdasarkan data analisis dari hasil penentuan jumlah trombosit pada pasien DBD di RSU Cut Nyak Dhien Langsa selama satu bulan, Ditemukan 5 pasien anak yang memiliki jumlah trombosit dibawah normal yang terdiri dari 3 pasien berjenis kelamin perempuan dan 2 pasien berjenis kelamin laki-laki. \u0000 ","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"113 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115698945","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Kandungan Minyak dan Lemak pada Limbah Outlet Pabrik Kelapa Sawit di Aceh Tamiang
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-08-18 DOI: 10.33059/jq.v4i1.4318
T. Harmawan
{"title":"Analisis Kandungan Minyak dan Lemak pada Limbah Outlet Pabrik Kelapa Sawit di Aceh Tamiang","authors":"T. Harmawan","doi":"10.33059/jq.v4i1.4318","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v4i1.4318","url":null,"abstract":"Perkembangan industri yang sangat pesat seiring perkembangan zaman berbanding lurus dengan peningkatan hasil limbah yang dihasilkan oleh industri. Limbah merupakan sisa hasil proses produksi yang tidak dapat dimanfaatkan atau digunakan kembali, oleh karena itu limbah tersebut harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang. Pada limbah industri terdapat berbagai parameter, yaitu parameter organik dan anorganik. Salah satu contoh parameter organik adalah minyak dan lemak. Namun, pada beberapa efluen limbah industri masih terdapat konsentrasi minyak dan lemak yang melebihi baku mutu. Minyak dan lemak dalam contoh uji air di ekstraksi dengan pelarut organik dalam corong pisah dan untuk menghilangkan kadar air yang masih tersisa digunakan n-heksana sehingga minyak dan lemak terpisah. Residu yang tertinggal diuapkan dalam waterbath pada suh 80⁰C sehingga n-heksana mengering. Pengujian dilakukan pada sampel limbah outlet pabrik kelapa sawit secara gravimetri sehingga diperoleh hasil rata- rata kandungan minyak dan lemak sebesar 3 mg/L, dari baku mutu nya 25 mg/L, hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kadar minyak dan lemak pada pabrik kelapa sawit tersebut sesuai dengan PERMEN.LH No. 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"88 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114489869","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Pengaruh Penambahan Al2(SO4)3 Terhadap Derajat Keasaman Air Baku pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumueneng Langsa 加入Al2(SO4)3对饮用水公司(PDAM)的纯净水酸化程度的影响
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-08-18 DOI: 10.33059/jq.v4i1.4317
Silvia Ningsih, T. Harmawan
{"title":"Pengaruh Penambahan Al2(SO4)3 Terhadap Derajat Keasaman Air Baku pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumueneng Langsa","authors":"Silvia Ningsih, T. Harmawan","doi":"10.33059/jq.v4i1.4317","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v4i1.4317","url":null,"abstract":"Tawas (AL2SO4)3 merupakan koagulan yang umum digunakan pada proses pengolahan penjernihan air. Jenis koagulan tersebut mempunyai sifat yang dapat menarik partikel-partikel lain dalam media air, sehingga berat, ukuran dan bentuknya menjadi semakin besar dan lebih mudah mengendap. Telah dilakukan pengujian pengaruh derajat keasaman dengan penambahan Al2(SO4)3 pada air baku PDAM Tirta Keumueneng Langsa dengan menggunakan metode jar test dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Al2(SO4)3 terhadap kualitas derajat keasaman air baku. Hasil analisa yang diperoleh bahwa pengaruh derajat keasaman dan dosis pada Al2(SO4)3 sangat signifikan dan diperoleh pH 7 dengan dosis yang diberikan sebanyak 32 mg/L. Hasil analisis dari Jar Test telah memenuhi nilai standar Permenkes RI No 492/Menkes/PER/IV/2010 dan layak untuk digunakan dalam memenuhui kebutuhan sehari – hari. Berdasarkan data hasil analisa ini, semakin besar dosis koagulan yang diberikan, maka semakin kecil pH air sungai tersebut dan menyebabkan air bersifat asam.","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117208066","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Bentonit Tersulfatasi sebagai Katalis dalam Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah 硫酸苯是Jelantah生产生物柴油的催化剂
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-08-18 DOI: 10.33059/jq.v4i1.4377
Pujianti Wahyuningsih
{"title":"Bentonit Tersulfatasi sebagai Katalis dalam Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah","authors":"Pujianti Wahyuningsih","doi":"10.33059/jq.v4i1.4377","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v4i1.4377","url":null,"abstract":"Katalis merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produksi biodiesel. Lempung (bentonit) adalah salah satu jenis katalis heterogen yang merupakan mineral filosilikat dengan struktur berlapis dan berbentuk kristalin. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi bentonit tersulfatasi sebagai katalis dalam sintesis biodiesel minyak jelantah.  Karakterisasi bentonit tersulfatasi menggunakan AAS, XRD, dan FTIR. Persentase metil ester dalam biodiesel dikarakterisasi menggunakan GC-MS Berdasarkan hasil analisis XRD terhadap bentonit Aceh Tamiang menunjukkan bahwa bentonit Aceh Tamiang memiliki komponen utama montmorilonit dan kuarsa (SiO2). Penambahan asam sulfat (H2SO4) pada bentonit tidak mengubah basal spacing pada difraktogram. Hasil analisis FTIR dari bentonit tersulfatasi menunjukkan bahwa bentonit tersulfatasi memiliki gugus fungsional yaitu vibrasi ulur –OH oktahedral, vibrasi ulur –OH molekul air, vibrasi tekuk ≡Si-O-Si≡, vibrasi ulur simetris ≡Si-O dari (≡Si-O-Si≡), vibrasi tekuk gugus –OH dari Al-Al-OH pada struktur lembaran tetrahedral dan oktahedral yang merupakan penyusun mineral bentonit. Hasil analisis GC-MS biodiesel menunjukkan bahwa komposisi metil ester adalah asam palmitat 3,65 % dan asam oleat 46,26% sehingga komposisi metil ester yang dominan pada produk biodiesel adalah metil oleat. Komposisi ini sesuai dengan dengan komposisi asam lemak minyak jelantah dari minyak sawit, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan katalis bentonit tersulfatasi telah berhasil mengkonversi asam lemak menjadi biodiesel.","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121900532","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Benalu Kopi (Scurrula Parasitica L.) Dataran Tinggi Gayo
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-08-18 DOI: 10.33059/jq.v4i1.4360
Adelia
{"title":"Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Benalu Kopi (Scurrula Parasitica L.) Dataran Tinggi Gayo","authors":"Adelia","doi":"10.33059/jq.v4i1.4360","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v4i1.4360","url":null,"abstract":"Daun S. parasitica adalah tanaman yang tumbuh pada inang kopi dan menyerap unsur hara dan air dari tanaman inangnya sehingga dapat merusak tanaman inangnya dan digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Bener Meriah Aceh. Pemanfaatan daun S parasitica sebagai obat tradisional sangat mudah dengan cara meminum rebusan daun S. parasitica. Kandunan kimia yang terdapat dalam tumbuhan memiliki peran terhadap efek farmakologis yang berbeda, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan daun S. Parasitica. Skrining fitokimia bertujuan memberkan gambaran tentang golongan senyawadalam daun S. parasitica. Berdasarkan skrining fitokimia ekstrak n-heksana S. parasitica mengandung senyawa kimia golongan terpenoid, ekstrak etil asetat mengandung senyawa kimia golongan alkaloid, terpenoid, dan fenol, ekstrak metanol mengandung senyawa kimia golongan alkaloid, flavonoid, steroid, saponin, tanin dan fenol.","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124542232","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Review dari Metabolisme Karbohidrat, Lipid, Protein, dan Asam Nukleat
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-08-02 DOI: 10.33059/jq.v3i2.5688
Krisman Umbu Henggu, Yopi Nurdiansyah
{"title":"Review dari Metabolisme Karbohidrat, Lipid, Protein, dan Asam Nukleat","authors":"Krisman Umbu Henggu, Yopi Nurdiansyah","doi":"10.33059/jq.v3i2.5688","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v3i2.5688","url":null,"abstract":"Artikel review ini mengulas tentang prinsip dan proses metabolisme karbohidrat, lipid, protein dan asam nukeat  pada organisme. Telaah pustaka yang disajikan dalam review ini bersumber pada jurnal ilmiah maupun buku terakreditasi yang relevan. Lintasan metabolisme karbohidrat, lipid, protein, asam nukleat terdiri atas tiga bentuk lintasan yakni katabolik, anabolik dan amfibolik. Lintasan tersebut umumnya terjadi pada mitokondria melalui siklus Krebs. Katabolisme protein, karbohidrat dan lemak dapat menjadi derivat asam amino, glukosa, gliserol dan asam lemak yang mampu dikonversi menjadi energi maupun cadangan energi untuk proses pertumbuhan dan perkembangan sel. Demikian sebaliknya proses anabolisme dapat memanfaatkan derivat makro molekul (asam amino, glukosa, fruktosa, asam lemak) menjadi makro molekul (protein, karbohidrat dan lipid). Proses metabolisme karbohidrat secara khusus melalui glikolisis, glikogenesis dan glukoneogenesis. Sedangkan metabolisme lemak melalui proses asetil-KoA terkarboksilase dan menghasilkan malonil-KoA hingga berlanjut pada proses pembentukan asam lemak melalui proses enzimatis (elongase dan desaturase). Demikian pula pada metabolisme protein yang diawali dengan pemecahan makro molekul dalam bentuk peptida menjadi monomer terkecil (asam amino) secara enzimatis (melibatkan enzim protease) dan menjadi salah satu sumber energi dalam pembentukan ATP untuk perkembangan sel. Sebaliknya anabolisme protein tersebut didasari oleh proses transmisi dan aminasi. Metabolisme asam nukleat melibatkan proses sintesis purin dan pirimidin sebagai nukleotida secara de novo. Proses metabolisme asam nukleat melaui proses enzimatik (housekeeping) yang sangat bertanggungjawab terhadap fungsi katabolisme dan anabolisme. \u0000Referensi: \u0000  [1]    Wali, J. A., Milner, A. J., Luk, A. W., Pulpitel, T. J., Dodgson, T., Facey, H. J., ... & Simpson, S. J. (2021). Impact of dietary carbohydrate type and protein–carbohydrate interaction on metabolic health. Nature Metabolism, 3(6), 810-828. \u0000  [2]    Staples, J. F. (2016). Metabolic flexibility: hibernation, torpor, and estivation. Compr. Physiol, 6(2), 737-71. \u0000  [3]    O’Neill, L. A. (2015). A broken krebs cycle in macrophages. Immunity, 42(3), 393-394. \u0000  [4]    Rajendran, M., Dane, E., Conley, J., & Tantama, M. (2016). Imaging adenosine triphosphate (ATP). The Biological Bulletin, 231(1), 73-84. \u0000  [5]    Luo, L., & Liu, M. (2016). Adipose tissue in control of metabolism. Journal of endocrinology, 231(3), R77-R99. \u0000  [6]    Poggiogalle, E., Jamshed, H., & Peterson, C. M. (2018). Circadian regulation of glucose, lipid, and energy metabolism in humans. Metabolism, 84, 11-27. \u0000  [7]    Purba, D. H., Marzuki, I., Dailami, M., Saputra, H. A., Mawarti, H., Gurning, K., ... & Purba, A. M. V. (2021). Biokimia. . Bandung (ID): Yayasan Kita Menulis Press \u0000  [8]    Park, S., Jeon, J. H., Min, B. K., Ha, C. M., Thoudam, T., Park, B. Y., & Lee, I. K. (2018). Role of the pyruvate dehydrogenase complex in metabol","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114504405","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Sensor Gas Amonia Berbasis Polimer Konduktif Polianilina: Sebuah Review
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2022-02-02 DOI: 10.33059/jq.v3i2.4678
Said Ali Akbar
{"title":"Sensor Gas Amonia Berbasis Polimer Konduktif Polianilina: Sebuah Review","authors":"Said Ali Akbar","doi":"10.33059/jq.v3i2.4678","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v3i2.4678","url":null,"abstract":"Artikel review ini memberikan informasi tentang aplikasi polianilina (PANI) dan kompositnya sebagai sensor gas berbahaya khususnya amonia (NH3). Kajian yang dibahas pada artikel ini meliputi sifat gas NH3, material komposit, kinerja sensor, serta limit deteksi. Tinjauan sensor gas amonia berbasis polimer konduktif polianilina secara menyeluruh diambil dari referensi sepuluh tahun terakhir. Sebagai contoh, komposit polianilina dengan turunan karbon seperti reduced Graphene Oxide (rGO) dan Carbon Nanotube menunjukkan limit deteksi hingga 46 ppb dengan waktu pemulihan hanya 75 detik. Selain itu, komposit PANI dengan logam seperti Ag, Sr dan sebagainya, menunjukkan limit deteksi yang lebih besar yaitu 1 ppm, namun terdapat keunggulan dimana waktu pemulihan hanya 4 deti. Oleh sebab itu, polimer konduktif polianilina menjadi material yang sangat menjanjikan untuk mendeteksi keberadaan gas NH3. Terakhir, mekanisme penginderaan gas amonia terhadap material PANI juga dibahas pada tulisan ini. \u0000Referensi: \u0000[1]       M. Insausti, R. Timmis, R. Kinnersley, and M. C. Rufino, “Advances in sensing ammonia from agricultural sources,” Science of the Total Environment, vol. 706. 2020. doi: 10.1016/j.scitotenv.2019.135124. \u0000[2]       H. Shen et al., “Intense Warming Will Significantly Increase Cropland Ammonia Volatilization Threatening Food Security and Ecosystem Health,” One Earth, vol. 3, no. 1, 2020, doi: 10.1016/j.oneear.2020.06.015. \u0000[3]       W. Wu, B. Wei, G. Li, L. Chen, J. Wang, and J. Ma, “Study on ammonia gas high temperature corrosion coupled erosion wear characteristics of circulating fluidized bed boiler,” Engineering Failure Analysis, vol. 132, p. 105896, 2022, doi: https://doi.org/10.1016/j.engfailanal.2021.105896. \u0000[4]       X. Huang et al., “Reduced graphene oxide–polyaniline hybrid: Preparation, characterization and its applications for ammonia gas sensing,” Journal of Materials Chemistry, vol. 22, no. 42, pp. 22488–22495, 2012, doi: 10.1039/C2JM34340A. \u0000[5]       T. Jiang, P. Wan, Z. Ren, and S. Yan, “Anisotropic Polyaniline/SWCNT Composite Films Prepared by in Situ Electropolymerization on Highly Oriented Polyethylene for High-Efficiency Ammonia Sensor,” ACS Applied Materials & Interfaces, vol. 11, no. 41, pp. 38169–38176, Oct. 2019, doi: 10.1021/acsami.9b13336. \u0000[6]       H. Bai and G. Shi, “Gas sensors based on conducting polymers,” Sensors, vol. 7, no. 3. 2007. doi: 10.3390/s7030267. \u0000[7]       D. Kwak, Y. Lei, and R. Maric, “Ammonia gas sensors: A comprehensive review,” Talanta, vol. 204. 2019. doi: 10.1016/j.talanta.2019.06.034. \u0000[8]       M. Eising, C. E. Cava, R. V. Salvatierra, A. J. G. Zarbin, and L. S. Roman, “Doping effect on self-assembled films of polyaniline and carbon nanotube applied as ammonia gas sensor,” Sensors and Actuators, B: Chemical, vol. 245, pp. 25–33, 2017, doi: 10.1016/j.snb.2017.01.132. \u0000[9]       M. P. Diana, W. S. Roekmijati, and W. U. Suyud, “Why it is often underestimated: Historical Study of Ammonia Gas Expos","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"101 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122700677","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Identifikasi Parasetamol dalam Jamu Pegal Linu Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) 用薄层色谱法(KLT)识别病毒性草本病痛
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2021-10-21 DOI: 10.33059/jq.v3i1.3973
Iqbal Kamar, Fazrina Zahara, Dewi Yuniharni
{"title":"Identifikasi Parasetamol dalam Jamu Pegal Linu Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT)","authors":"Iqbal Kamar, Fazrina Zahara, Dewi Yuniharni","doi":"10.33059/jq.v3i1.3973","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v3i1.3973","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan Bahan Kimia Obat (BKO) parasetamol dalam sediaan jamu pegal linu yang beredar di pasar Kota Langsa. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dan Eksperimental di Laboratorium Kimia dan Farmakognosi Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa dengan menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Sebanyak 5 sampel jamu yang diambil dengan Teknik Random Sampling. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan hasil Nilai RF dari KLT diketahui bahwa sampel jamu pegal linu SB negatif mengandung Parasetamol dengan hasil Nilai Rf 0,27, 0,33, dan 0,22 ditiga kali pengulangan, sedangkan sampel jamu pegal linu SA, SC, SD, dan SE positif mengandung Parasetamol dengan hasil Nilai RF=1 di tiga kali pengulangannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa 4 sampel jamu Positif mengandung BKO Parasetamol, sedangkan 1 sampel jamu Negatif mengandung BKO Parasetamol. \u0000Referensi : \u0000[1]    Jayanti, R., Aprilia, H., Lukmayani. Y., Analisis Bahan Kimia Obat (BKO) Glibenklamid Dalam Sediaan Jamu Diabetes Yang Beredar Dipasaran. Prosiding Penelitian SPeSIA 2015. Surabaya: Prodi Farmasi FMIPA Unisba, 2015. p. 649-653. \u0000[2]    Purwaningsih, E.H., Jamu, Obat Tradisional Asli Indonesia Pasang Surut Pemanfaatannya di Indonesia. Jakarta. eJKI. Departemen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Indo. 2017 \u0000[3]    Susila, P.O., Identifikasi dan Kuantifikasi Bahan Kimia Obat Sibutramin Dalam Jamu Pelangsing Yang Beredar Di Sekitar Surakarta Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-VY.Surakarta: Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2017. p. 15-16. \u0000[4]    BPOM, Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional. Sekretariat Negara. Jakarta.Hal 7. \u0000[5]    BPOM,Bahaya Jamu Yang Mengandung Bahan Kimia Obat.http://IK.pom.go.id/v201 2/q-a/bahaya-jamu-yang-mengandung-bko. 2015. Diakses Tanggal 26 Maret 2020. \u0000[6]    Anggraeni, D.L., Rusdi, B dan Hilda, A.W., Pengembangan Metode Analisis Parasetamol dan Deksametason Pada Jamu Pegal Linu Menggunakan Metode Ekskresi Fasa Pada dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba. 2015. \u0000 [7]    Latif A,. Analisis Alupurinol Pada Sediaan Jamu Serbuk Asam Urat Yang Beredar di Purwokerto. Fakultas Farmasi- Universitas Muhammadiyah Purwokerta. 2018. p. 1145. \u0000[8]    Isnan Ary Surahman, Analisis Bahan Kimia Obat Dalam Sediaan Jamu Cair Pegal Linu Tanpa Merek Dengan Metode Kltdensitometri, Skripsi Sarjana, Universitas Muhammadiyah Malang, 2017, p. 57 \u0000[9]    Hayun, Karina, M.A, Pengembangan dan Validasi Metode KLT. Desintrometri untuk Analisis Secara Simultan Parasetamol, Asam Mefenamat dan Ibu Profen dalam Jamu “Pegal Linu”. Jurnal Sains farmasi&Klinis. Sumatra Barat: Ikatan Apoteker Indonesia. 2016. 2 (2) p.150-161 \u0000[10]    Harmita, Analisis Fisikokimia Kromatografi Volume 2. EGC. Jakarta. 2015. 9 (1).p.22. \u0000[11]    Katno, Tingkat Manfaat, Keamanan dan Efektifitas Tan","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129451469","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Jeruk Lemon (Citrus limon L.) dari Kota Langsa, Aceh
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2021-07-12 DOI: 10.33059/jq.v3i1.3492
Irwan Saputra Harahap, Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Ulil Amna
{"title":"Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Jeruk Lemon (Citrus limon L.) dari Kota Langsa, Aceh","authors":"Irwan Saputra Harahap, Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Ulil Amna","doi":"10.33059/jq.v3i1.3492","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v3i1.3492","url":null,"abstract":"Telah dilakukan skrining fitokimia pada daun jeruk lemon. Jeruk lemon (Citrus limon L.) merupakan suatu tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat terutama bagian buahnya. Untuk mengetahui kandungan kimianya, maka dilakukanlah uji keberadaan senyawa metabolit sekunder di dalam ekstrak daun jeruk lemon (Citrus limon L.). Daun jeruk lemon memiliki kandungan limonen yang dapat digunakan dalam terapi anti kanker. Ekstrak daun jeruk lemon diperoleh dengan menggunakan metode maserasi. Setelah ekstrak kasar daun jeruk lemon diperoleh, maka diuji kandungan senyawa fitokimianya secara kualitatif. Berdasarkan uji fitokimia yang dilakukan maka diketahui bahwa ekstrak daun jeruk lemon positif mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan tanin. \u0000Referensi : \u0000[1]       A. W. Nugroho, “Konservasi Kenekaragaman Hayati Melalui Tanaman Obat Dalam Hutan di Indonesia Dengan Teknologi Farmasi: Potensi dan Tantangan,” J. Sains dan Kesehat., vol. 1, no. 7, pp. 377–383, 2017. \u0000[2]       P. Setyaningrum, E. D., Kartika, R., Simanjuntak, “Uji Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan dari Daun Akasia (Acacia auriculiformkis Benth),” Pros. Semin. Nas. Kim., pp. 94–96, 2017. \u0000[3]       M. Fitrah, “Identifikasi Ekstrak Daun Kopasanda (Chromolaena odorata Linn) Terhadap Sel Antiproliferasi Tikus Leukemia L1210,” Jf Fik Uinam, vol. 4, no. 3, pp. 99–105, 2016. \u0000[4]       H. S. Indriani Y., Mulqie L., “Uji Aktivitas Antibakteri Air Perasan Buah Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Osbeck) dan Madu Hutan Terhadap Propionibacterium acne,” Pros. Penelit. Sivitas Akad. Unisba (Kesehatan dan Farm., vol. 2, no. 3, pp. 22–30, 2015. \u0000[5]       E. Ahmad, F. M. Y., Katja, D. G., Suryanto, “Uji Fitokimia Ekstrak Kulit Batang Chisocheton sp.(C.DC) Harms Yang Tumbuh di Gunung Soputan Sulawesi Utara,” J. Ilm. Farm., vol. 7, no. 4, pp. 23–30, 2018. \u0000[6]       W. Krisnawan, A. H., Budiono, R., Sari, D. R., Salim, “Potensi Antioksidan Ekstrak Kulit dan Perasan Daging Buah Lemon (Citrus limon) Lokal dan Import,” Pros. Semin. Nas., pp. 30–34, 2017. \u0000[7]       P. Suja, D., G. Bupesh, N., Rajendiran, V., Mohan, P., Ramasamy, N. S.,Muthiah, A. A., Elizabeth, K., Meenakumari, K., “Phytochemical Screening, Antioxidant, Antibacterial Activities of Citrus Limon and Citrus Linensis Peel Extracts,” Int. J. Pharmacogn. Chinese Med., vol. 1, no. 2, p. 000108, 2017. \u0000[8]       M. H. Yang, J. S. Wang, J. G. Luo, X. B. Wang, and L. Y. Kong, “Tetranortriterpenoids from Chisocheton paniculatus,” J. Nat. Prod., vol. 7, no. 2, pp. 36–43, 2009, doi: 10.1021/np900485t. \u0000[9]       Badan POM RI, “Pedoman Teknologi Formulasi Sediaan Berbasis Ekstrak.Volume 2. Jakarta: Direktorat Obat Asli Indonesia, Deputi Bidang Pengawas Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen,” vol. 7, no. 8, pp. 12–16, 2013. \u0000[10]     M. . T. Mayasari, U., Laoli, “Karakterisasi Simplisia dan Skrining Fitokimia Daun Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Burm. F.),” J. Ilmu Biol. dan Terap., vol. 2, no. 1, pp. 7–13, 2018. \u0000[11] ","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130698893","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L var. Pomifera) dari Kota Langsa, Aceh
QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Pub Date : 2021-07-09 DOI: 10.33059/jq.v3i1.3493
Renita Simbolon, Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Ulil Amna
{"title":"Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L var. Pomifera) dari Kota Langsa, Aceh","authors":"Renita Simbolon, Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Ulil Amna","doi":"10.33059/jq.v3i1.3493","DOIUrl":"https://doi.org/10.33059/jq.v3i1.3493","url":null,"abstract":"Tumbuhan jambu biji (Psidium guajava L var. pomifera) adalah salah satu tanaman obat-obatan yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya di Indonesia. Tumbuhan yang termasuk ke dalam famili Myrtaceae tersebut memiliki khasiat sebagai antidiare, antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam daun jambu biji merah (Psidium guajava  L. Var. Pomifera). Berdasarkan pengujian fitokimia yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa daun kering positif mengandung senyawa steroid, saponin, fenol, dan tanin. Sedangkan pada daun segar positif mengandung senyawa alkaloid, steroid, saponin, fenol, dan tanin. \u0000Referensi : \u0000[1]       S. S. H. Aponno V. J., Yamlean Y. V. P., “Uji Efektivitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn) terhadap Penyembuhan Luka yang Terinfeksi Bakteri Staphylococcus Aureus pada Kelinci (Orytolagus cuniculus),” PHARMACON, vol. 3, no. 3, pp. 279–286, 2014, doi: 10.35799/pha.3.2014.5400. \u0000[2]       R. Rachmaniar, H. Kartamihardja, and Merry, “Pemanfaatan Buah Jambu Biji Merah (Psidium guajava Linn.) Sebagai Antioksidan Dalam Bentuk Granul Effervescent,” JSTFI Indones. J. Pharm. Sci. Technol., vol. 1, no. 5, pp. 1–20, 2016. \u0000[3]       Z. S. Desiyana S. L., Husni A. M., “Uji Efektivitas Sedian Gel Fraksi Etil Asetat Daun Jambu Biji (Psidium Guajava Linn) terhadap Penyenmbuhan Luka Terbuka pada Mencit (Mus musculus).,” J. Nat., vol. 16, no. 2, pp. 23–32, 2016. \u0000[4]       Rabbiyah F., “Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn.) terhadap Pengikatan Trombosit pada Pasien Demam Berdarah Dengue,” J. Major., vol. 4, no. 7, pp. 91–96, 2015. \u0000[5]       T. Handayani, Witjaksono, and K. U. Nugraheni, “Induksi Tetraploid Pada Tanaman Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) secara In Vitro,” J. Biol. Indones., vol. 13, no. 2, pp. 271–278, 2017, doi: 10.47349/jbi/13022017/271. \u0000[6]       Y. Tampubolon R. T., “Pengaruh Formulasi Terhadap Sifat Fisik, Kimia, dan Organoleptik Effervescent Jambu Biji Merah (Psidium guajava var. Pomifera).,” J. Pangan dan Agroindustri, vol. 5, no. 3, pp. 27–37, 2017. \u0000[7]      S. A. Ariyani A. M. D., Santoso I. S., “Analisa Profitalitas Usaha Tani Jambu Biji Getas Merah di Kabupaten Kendal,” Acromedia, vol. 35, no. 2, pp. 10–18, 2017. \u0000[8]       I. S. W. Atmaja, Ismail Saleh, R. Eviyati, and D. Budirokhman, “Kajian Aplikasi Pupuk Kandang dan Pupuk Npk Terhadap Kualitas dan Mutu Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) Kultivar Getas pada Musim Kemarau,” J. Agrovigor, vol. 9, no. 2, pp. 111–117, 2016. \u0000[9]       C. Dhyan, S. H. Sumarlan, and B. Susilo, “Pengaruh Pelapisan Lilin Lebah dan Suhu Penyimpanan Terhadap Kualitas Buah Jambu Biji (Psidium Guajava L.),” J. Bioproses Komod. Trop., vol. 2, no. 1, pp. 79–90, 2014. \u0000[10]     W. N. Gunawan R., Susanto H. W., “Pengaruh Lama Pemanasan dan Konsentrasi Maizena terhadap Karakteristik Fisik, Kimia dan Organoleptik Lempok Jambu Biji Merah (","PeriodicalId":225192,"journal":{"name":"QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126963223","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书