{"title":"Analisis Teologis Akal Budi Manusia dan Relevansinya Bagi Iman Kristen","authors":"Yosua Sibarani","doi":"10.54735/djtpak.v2i1.1","DOIUrl":"https://doi.org/10.54735/djtpak.v2i1.1","url":null,"abstract":"Salah satu persoalan yang dihadapi oleh orang percaya adalah perdebatan tentang iman dan akal budi. Perdebatan ini berkaitan dengan peran akal budi dalam iman Kristen. Pada akhirnya muncul dua sisi berseberangan yaitu anti akal budi dan pengagungan terhadap akal budi. Pemahaman seseorang tentang hal tersebut tentu mempengaruhi praktek hidup sebagai orang percaya. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memaparkan relevansi akal budi bagi iman Kristen. Untuk mencapai tujuan itu, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Alkitab tidak pernah melarang orang percaya untuk menggunakan akal budi yang dianugerahkan Allah. Orang percaya harus memiliki akal budi yang dibaharui oleh Roh Kudus untuk dapat mengerti kehendak Allah melalui firman Allah sehingga pertumbuhan iman dapat tercapai (Ef. 4: 23 ; Rm. 10: 17).","PeriodicalId":217605,"journal":{"name":"DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen","volume":"141 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131567884","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Argumentasi Teologis Tentang Ineransi Alkitab","authors":"Steven Tommy Dalekes Umboh","doi":"10.54735/djtpak.v2i1.3","DOIUrl":"https://doi.org/10.54735/djtpak.v2i1.3","url":null,"abstract":"Selama berabad-abad, telah timbul segelintir orang-orang maupun golongan yang memperdebatkan ineransi Alkitab. Para penentang yang mempertanyakan keabsahan Alkitab sebagai firman Allah cenderung menolak finalitas kemurnian Alkitab sebagai sabda Ilahi. Metode yang digunakan dalam menguaraikan topik pada tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendetakan studi literatur atau kepustakaan. Tujuan topik ini ditulis untuk memberikan sketsa pemahaman bagi pembaca mengenai ketidak-bersalahan Alkitab terhadap golongan yang mempertanyakan infabilitas Alkitab. Hasil pada pembahasna topik ini Alkitab seutuhnya firman Allah jika dikaji dari bingkai teologis, empiris dan historisrnya. Dari sisi teologi, Alkitab sepenuhnya firman Allah melalui ilham Roh Kudus dan berbagai penyataan Allah sendiri. Dari sesi empiris ditemukannya fakta-fakta faktual melalui kajian-kajian arkeolog mengenai tempat, peristiwa dan benda-benda yang diriwayatkan oleh Alkitab. Dari hal itu menandakan keineransian Alkitab sebagai sabda Tuhan.","PeriodicalId":217605,"journal":{"name":"DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131191935","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}