Neneng Tita Amalya, Yhonanda Harsono, Tri Sulistyani
{"title":"Manajemen Usaha Budidaya Ikan Hias Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Pada Kelompok Budidaya Ikan Hias","authors":"Neneng Tita Amalya, Yhonanda Harsono, Tri Sulistyani","doi":"10.56301/awal.v6i1.659","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v6i1.659","url":null,"abstract":"Budidaya ikan merupakan suatu upaya dalam memanfaatkan sumber daya yang ada disekitar untuk mencapai tujuan bersama dalam kelompok. Budidaya merupakan bentuk campur tangan manusia dalam meningkatkan produktivitas perairan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperoduksi ikan dalam suatu wadah atau media terkontrol dan berorientasi pada keuntungan.. Harapannya, produk yang dihasilkan akan berlipat dan berlimpah. Menurut UU RI no.9/1985 dan UU RI No.31/2004, kegiatan yang termasuk dalam perikanan dimulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan. bisnis ikan hias menjadi salah satu solusi yang dapat ditawarkan dimana peluang berkembangnya usaha ikan hias di tengah pandemi Covid-19 masih terbuka lebar. Ucap; Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang beroperasi di wilayah Depok dan Bogor. Namun demikian, usaha ini harus didesain menjadi usaha yang besar dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karenanya, para pelaku harus dibekali dengan kemampuan manajerial usaha yang mumpuni,” ujar Dirjen PDSPKP, Artati Widiarti dalam keterangan tertulis, Kamis 11 Maret 2021. TEMPO.CO,Jakarta. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami dari Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pamulang (UNPAM) ingin berbagi ilmu dan pengalaman kepada kelompok budidaya ikan hias sebagai wadah atau kelompok masyarakat yang membudidayakan ikan hias dan menjualnya kepada masyarakat luas khususnya di daerah Kampung Cibogo Rt/Rw 003/04, Desa Ciseeng, Kecamatan Ciseeng, Bogor. Sebab pengembangan ekonomi kerakyatan adalah sebuah perekonomian yang dimiliki oleh rakyat kecil dan didominasi oleh sebagian besar bangsa Indonesia. Mengembangkan ekonomi kerakyatan berarti mengembangkan sistem ekonomi yang berasas dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128778914","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Aplikasi Prezi untuk Media Pembelajaran Daring Bagi Guru SD","authors":"Pratiwi Kartika Sari, Tiara Safitri, Anjali Aulia","doi":"10.56301/awal.v6i1.663","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v6i1.663","url":null,"abstract":"Sekolah Dasar Dharma Karya Universitas Terbuka merupakan salah satu sekolah yangtengah mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah yang unggul dalam tingkatan Sekolah Dasar (SD). Penguasaan guru SD akan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat berpengaruh sekali terhadap penguasaan guru SD dalam penggunaaan media pembelajaran Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan terkait media pembelajaran berbasis teknologi Prezi kepada kepala sekolah, guru- guru SD DK UT, Mahasiswa Pendidikan, dan Masyarakat umum. Materi yang diberikan adalah pengantar pembelajaran media, cara mendaftarkan akun Prezi, cara memasang dan cara menggunakan pembelajaran dari Prezi. Metode yang digunakan adalah tanya jawab, dan demonstrasi. Evaluasi dilakukan dengan membagikan angket pengetahuan dan motivasi serta daftar periksa produk kepada peserta. Secara umum, peserta menyatakan bahwa jadwal dan waktu pelatihan sudah tepat. Rata-rata peserta puas dengan topik yang disajikan. Meskipun beberapa harapan peserta tidak terpenuhi karena koneksi internet dan laptop yang kurang mendukung. Namun, ada indikasi bahwa peserta terlatih dengan baik dalam hal peningkatan pengetahuan dan motivasi. Selain itu, karya sederhana dari para peserta juga cukup baik.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128017825","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Herniati, Sri Iin Hartini, Idris Firmansyah Reliubun
{"title":"Penyuluhan Dampak Hukum Perkawinan Siri","authors":"Herniati, Sri Iin Hartini, Idris Firmansyah Reliubun","doi":"10.56301/awal.v6i1.662","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v6i1.662","url":null,"abstract":"Tujuan perkawinan adalah untuk menciptakan keluarga yang bahagia dan langgeng, suami dan istri harus saling mendukung agar masing-masing dapat tumbuh secara pribadi dan mencapai kesejahteraan materi dan spiritual. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan membantu menyukseskan progam program pemerintah, menyelesaikan permasalahan serta mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait dengan pernikahan sirri, khsusunya masyarakat kampung Arsopura Distrik Skanto kabupaten Keerom. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah melakukan pendataan bagi pasangan yang menikah siri; pendampingan dan konsultasi terhadap pasangan yang berdampak dari pernikahan siri serta penyuluhan hukum yang memberikan pemahaman terhadap akibat hukum dari pernikahan siri, pendampingan terhadap pasangan suami-isteri telah melangsungkan perkawinan di bawah tangan. Kesadaran hukum masyarakat tentang pentingnya mencatatakan perkawinan mereka kepada Lembaga yang berwenang mencatat, terwujud masyarakat yang taat hukum serta mengetehaui dampak pernikahan siri. Terciptanya keluarga yang harmonis bahagia lahir dan batin sehat jasmani dan rohani. Terbentuknya keluarga yang kuat dan utuh mempersiapkan masa depan anak-anaknya dengan pendidikan sehingga menjadi manusia pembangunan.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123416990","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Yopy Ratna Dewanti, Dingot Hamonangan Sitanggang, Kania Farida, Arifin Setiabudi, M. Ferdinansyah, Ahmad Fadli
{"title":"Motivasi Remaja Unggulan Di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 (Bersama SMA Tunas Markatin)","authors":"Yopy Ratna Dewanti, Dingot Hamonangan Sitanggang, Kania Farida, Arifin Setiabudi, M. Ferdinansyah, Ahmad Fadli","doi":"10.56301/awal.v6i1.660","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v6i1.660","url":null,"abstract":"Istilah Industri 4.0 pertama kali digemakan pada Hannover Fair, 4-8 April 2011. Istilah ini digunakan oleh pemerintah Jerman untuk memajukan bidang industri ke tingkat selanjutnya, dengan bantuan teknologi. Mengutip dari laman Forbes, revolusi industri generasi keempat bisa diartikan sebagai adanya ikut campur sebuah sistem cerdas dan otomasi dalam industri. Hal ini digerakkan oleh data melalui teknologi machine learning dan AI. Salah satu bentuk perubahan yaitu Society 5.0. Society 5.0 adalah manusia yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0 dan berpusat di teknologi. Society 5.0 sendiri pertama kali diperkenalkan oleh pemerintahan Jepang pada tahun 2019. Society 5.0 merupakan perkembangan dari revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) sedangkan Society 5.0 memfokuskan kepada komponen teknologi dan kemanusiannya. Di Society 5.0 yang akan dihadapi nanti, tidak hanya dibutuhkan literasi dasar namun juga memiliki kompetensi lainnya yaitu mampu berpikir kritis, bernalar, kretatif, komunikatif, kolaboratif, dan memiliki kemampuan problem solving. Serta memiliki karakter yang mencerminkan pancasila yaitu, rasa ingin tahu, inisiatif, kegigihan, mudah beradaptasi memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kepedulian sosial dan budaya. Masyarakat diharapkan mampu untuk menyelesaikan berbagai tantangan serta permasalahan sosial yang memanfaatkan inovasi-inovasi yang telah lahir di revolusi industri 4.0.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126465616","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Komunikasi Pemasaran E-Commerce Melalui Aplikasi Layanan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon","authors":"Farida Nurfalah, Rifka Noviani Santika","doi":"10.56301/awal.v6i1.661","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v6i1.661","url":null,"abstract":"Suatu bisnis dengan model fasilitas berbasis digital, sebaiknya dimiliki para wirausahawan dan yang berbasis komunitas pengembangkan inovasi sosial dapat memecahkan suatu masalah lingkungan dengan memanfaatkan karakter lokasi, serta dapat berkontribusi untuk menghasilkan suatu produk maupun layanan dalam suatu jaringan untuk mendapatkan ide serta pengembangan produk dan jasa layanan, bahkan ikut serta mendapatkan dukungan dari masyarakat yang lebih luas. Hal tersebut tentunya berkontribusi kepada layanan publik dengan menggabungkan konsep kewirausahaan sosial dengan pengelolaan lokasi untuk memahami pesan media yang dibentuk, penggunaan sarana, tujuan, karakteristik serta konvensi yang menguji bagaimana para wirausahawan menafsirkan pesan secara berbeda, maka diperlukan pelatihan dan terprogramkan pula di Universitas Swadaya Gunung Jati sebagai dunia pendidikan dan di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon yang memiliki binaan dan program layanan publik berupa aplikasi maupun yang konvensional seperti fasilitas ruangan coworking space. Fasilitas layanan sudah lengkap, pemahaman dalam menggunakan fasilitas Marketplace juga sudah cukup paham, sangat membantu penggunaannya di era pasar bebas. Pemahaman pengelolaan administrasi usaha dalam keuangan, setelah adanya kegiatan sosialisasi yang sudah dilakukan menjadi mengerti dan paham untuk lebih lanjut lagi, membantu pemahaman dalam era digital, semakin simple dalam metode laporan keuangan, dapat memudahkan dalam total dan rekapan pendapatan dan pengeluaran penjualan produk UMKM.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116502541","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Digital Marketing Bagi Ibu-Ibu PKK RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong","authors":"Adji Widodo, Ahmad Nurhadi, Yhonanda Harsono","doi":"10.56301/awal.v5i2.440","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v5i2.440","url":null,"abstract":"Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan Digital Marketing bagi Ibu-ibu PKK sebagai kelanjutan dari program peningkatan program ekonomi kreatif di lingkungan RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong. Acara pengabdian kepada masyarakat ini diadakan pada tanggal 22 Mei 2021, bertempat di Musholah Abu Bakar RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan. Metode yang digunakan yaitu dengan presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Adapun peserta yang hadir dari Ketua RW 008, Ketua RT 02, Kader PKK, dosen dan mahasiswa. Pada sesi presentasi narasumber menyampaikan perihal pentingnya digital marketing dalam memasarkan barang. Dengan perkembangan teknologi digital marketing sangat dibutuhkan dalam pemasaran produk. Pemasaran online dapat menembus batas waktu dan ruang dan tempat pemasaran, artinya dapat berjualan kapan saja dan dimana saja. Dibutuhkan strategi dalam mempergunakan digital marketing agar meningkatkan penjualan. Bidang usaha ekonomi kreatif yang sudah berjalan meliputi bidang kuliner seperti warung bubur ayam, warung lontong sayur, kue kering, dan gorengan, juga outlet penjahit pakaian. Dari diskusi ibu-ibu PKK sangat tertarik dengan digital marketing. Beberapa usaha yang dijalankan sebagian sudah menggunakan media sosial dalam pemasarannya seperti facebook dan instagram. Sebagian besar sudah memasarkan melalui pesan singkat melalui Whatsapp grup. Disarankan agar ibu-ibu meningkatkan lagi strategi digital marketingnya secara bertahap dengan menerapkan Search Engine Optimization (SEO), menggunakan Pay-per-click advertising, content marketing, memanfaatkan social media marketing, dan email marketing.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130765303","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Laporan Keuangan Usaha Kecil Menengah Pada Usaha Rumahan Ibu-Ibu Rumahtangga yang Tergabung Dalam PKK RT 002 RW 008 Kelurahan Serpong Tangerang Selatan","authors":"Gojali Supiandi, Neneng Tita Amalya, Udin Saparudin","doi":"10.56301/awal.v5i2.441","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v5i2.441","url":null,"abstract":"Laporan keuangan menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu atau dalam jangka waktu tertentu. Biasanya laporan keuangan dibuat per periode, misalnya tiga bulan, atau enam bulan untuk kepentingan internal perusahaan. Sementara itu, untuk laporan lebih luas dilakukan satu tahun sekali. Laporan keuangan berfungsi sebagai alat untuk menganalisis kinerja keuangan yang dapat memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar membuat keputusan-keputusan ekonomi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengetahui kendala-kendala yang dihadapi UKM dalam menyusun laporan keuangan untuk merancang sistem akuntansi sederhana yang dapat membantu dan memudahkan para pemilik UKM dalam membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku serta membantu memberikan solusi atas permasalahan kaitan dengan sumber daya manusia. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi survei, penyusunan proposal, perencanaan kegiatan, penyusunan materi pelatihan dan koordinasi dengan pihak terkait serta persiapan bahan dan alat pelatihan. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan pelatihan teori dan praktek. Pelatihan ini melalui praktek langsung dengan memberikan FORM (lampiran) yang sudah tersusun laporan keuangan sehingga peserta PKM (ibu-ibu PKK) dapat langsung mengisi nya berdasarkan usaha yang dijalankan masing-masing peserta didampingi oleh narasumber dalam cara membuatnya. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Setelah dilaksanakan pelatihan ini pertama, peserta mengalami peningkatan pemahaman penyusunan laporan keuangan. Kedua, peserta menyadari pentingnya dalam membuat laporan keuangan atas usahanya sehingga mengetahui jumlah pengeluaran dan pendapatan yang diperoleh per periodenya. Ketiga, peserta mengalami peningkatan melalui kemampuan mengelola keuangan usahanya.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130354401","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sosialisasi Undang-Undang Nomer 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga","authors":"Tina Marlina, Montisa Mariana, Irma Maulida","doi":"10.56301/awal.v5i1.442","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v5i1.442","url":null,"abstract":"Dalam rangka membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas perlu adanya upaya bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga dalam menanggulangi permasalahan kekerasan dalam rumah tangga. Sehubungan dengan hal tersebut dalam rangka usaha mencegah dan menanggulangi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga sebenarnya Pemerintah telah mengeluarkan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kekerasan dalam rumah tangga yaitu, Undang-Undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan tema Penyuluhan Hukum dan Sosialisasi UU No.23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah untuk mendukung program Perguruan Tinggi sebagai pusat studi Advokasi salah satunya terkait tentang kekerasan dalam Rumah Tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat pada para pengurus/Ibu-ibu PKK Desa Sampiran Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon adalah dengan menggunakan metode penyuluhan hukum, pendampingan dan pemberian konsultasi terhadap pemecahan masalah yang terkait dengan penyadaran hukum terhadap penghapusan KDRT yakni mengenai pencegahan dan perlindungan korban KDRT dan penegakan hukum terhadap pelaku KDRT.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115741477","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sri Wulandari, Aghnia Dian Lestari, Otto Fajarianto, Pratiwi Kartika Sari*
{"title":"OPTIMALISASI FITUR AUTOCRAT GOOGLE SHEET UNTUK MEMBUAT E-CERTICATE PADA SEKOLAH","authors":"Sri Wulandari, Aghnia Dian Lestari, Otto Fajarianto, Pratiwi Kartika Sari*","doi":"10.56301/awal.v5i1.438","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v5i1.438","url":null,"abstract":"Pandemi Covid 19 membuat pendidikan beralih dengan sistem pembelajaran bersifat jaraj jauh dengan menggunakankan media online. Sekolah menjadi lembaga yang harus beradaptasi dengan keadaan pandemi covid yang melanda di seluruh dunia. Tidak terkecuali di Indonesia, pendidikan mengalmai adaptasi yang harus segera dipahami sebagai slaah satu cara untuk bertahan agar mampu terus membuat pendidikan di Indonesia tetap berjalan. Mitra kegiatan ini adalah Mts Al Hidayah Karangmangu yang berada di Kabupaten Cirebon.Fitur Autocrat adalah fitur yang disediakan oleh Google yang digunakan untuk membuat sertifikat secara soft file, sehingga mempermudah lembaga pendidikan dalam menyelenggarakan seminar ataupun workshop yang membutuhkan sertifikat sebagai sarana untuk bukti fisik keikutsertaan peserta dan nara sumber dalam acara tersebut. Hal ini menjadi penting dikarenakan pandemi covid yang memaksa kita untuk menghindari kontak fisik dan berkomunikasi dengan menggunakan media online. Maka E-Certificate sertifikat bisa digunakan secara massif dalam suatu pertemuan virtual. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Hasil kegiatan ini diharapkan yang mengikuti pelatihan, telah mampu membuat E-Certificate dalam program autocrat.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"79 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116536203","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sutarjo, F. Nurfalah, Nurruzzaman, Rifka Noviani Santika
{"title":"Optimalisasi Fasilitas Coworking Space Dalam Pembinaan Seni Dan Budaya Masyarakat Di Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistika Kota Cirebon","authors":"Sutarjo, F. Nurfalah, Nurruzzaman, Rifka Noviani Santika","doi":"10.56301/awal.v5i2.439","DOIUrl":"https://doi.org/10.56301/awal.v5i2.439","url":null,"abstract":"Saat sekarang, kebutuhan coworking space mampu menjadi tempat bagi para pekerja kreatif untuk menghasilkan karya kolaboratif yang cerdas dan inspiratif. Ruang tersebut perlu dimanfaatkan salah satunya dalam pembinaan seni dan budaya masyarakat khususnya angklung sebagai salah satu konsep pengelolaan wilayah bagi pengelolaan aset, infrastruktur, dan fasilitas, yang terprogramkan pula di Universitas Swadaya Gunung Jati sebagai dunia pendidikan dengan berbasis kearifan lokal dan di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon yang memiliki binaan dan program layanan publik dengan mensosialisasikan kembali angklung dalam beragam media dan kegiatan. Metode yang digunakan dengan melakukan sharing, simulasi, pengambilan gambar dan tanya jawab disesuaikan dengan tema yang meliputi :sharing, simulasi dan pengambilan gambar Pagelaran Angklun, serta tampil di Televisi pada acara talkshow yang tayang di RCTV Kota Cirebon secara live pada hari Rabu 8 Desember 2021 pukul 20.00 sd 22.00 WIB dan YouTube serta Facebook. Adapun Masyarakat merekomendasikan memelihara eksistensi seni angklung sebagai ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, beragam event, ataupun tampil di cafe. Dkis juga memberikan kesempatan pada Mahasiswa MBKM Magang Industri maupun yang Jobtraining untuk turut serta.","PeriodicalId":211267,"journal":{"name":"Abdimas Awang Long","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126530715","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}