{"title":"Pengaruh Terapi Relaksasi Zikir Dalam Menurunkan Nyeri Kepala Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Upk Puskesmas Pal Tiga Kecamatan Pontianak Kota","authors":"Erwin Setiawan .","doi":"10.26418/tjnpe.v2i1.37306","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v2i1.37306","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Nyeri kepala merupakan keluhan sangat umum terjadi pada pasiendengan hipertensi. Terapi zikir merupakan salah satu intervensi yang dipercaya untukmenurunkan tingkat stress pasien dan meningkatkan kenyamanan, sehingga nyeri kepalapasien dapat berkurang. Belum ada pemberian terapi spiritual seperti terapi zikir yangdilakukan di area kerja Puskesmas Pal 3 Pontianak.Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi relaksasi zikir dalam menurunkan nyeri kepalapada pasien hipertensi di Puskesmas Pal 3 PontianakMetodologi: Menggunakan rancangan quasy-experimen dengan pre-post test controlledgrup. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan sampelberjumlah 20 pada masing-masing kelompok. Analisis data dengan uji Wilcoxon danMann-Whitney dengan nilai p ≤0,05Hasil: Karateristik responden rata-rata berusia 45-59 tahun (40.0%) dan berjenis kelaminlaki-laki (60.0%). Tingkat intensitas nyeri pada kelompok intervensi didapatkan nilai p =0,000 dengan nilai mean pretest= 2.90 dan postest = 2.10 juga kelompok kontrol didapatkan nilai p = 0,184 dengan nilai mean pretest= 2.95 dan postest = 3.00. Padaperbandingan intensitas nyeri antara kelompok intervensi dan kontrol bernilai p = 0,000.Kesimpulan: Terdapat perubahan intensitas nyeri kepala pasien hipertensi setelahdiberikan terapi zikir pada kelompok intervensi dan tidak terdapat perubahan nyeri kepalapasien pada kelompok kontrol. Terdapat perbedaan antara perubahan intensitas nyerikepala pasien hipertensi sehingga terapi zikir dapat dipertimbangkan untuk menjadiintervensi mandiri keperawatan dalam menangani masalah nyeri kepala pasien denganhipertensi.Kata kunci :Intensitas Nyeri, Hipertensi, Terapi ZzikirReferensi : 70 (2009-2018)","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126332843","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH TERAPI BRAINWAVE ENTRAINMENT DENGAN STIMULASI BINAURAL BEATS AUDIOTORY TERHADAP NYERI PADA LANSIA DENGAN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALIANYANG KOTA PONTIANAK","authors":"Luki Masriansyah .","doi":"10.26418/tjnpe.v2i1.37098","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v2i1.37098","url":null,"abstract":"Latar belakang : Gout Arthritis(GA) merupakan gangguan metabolik yangditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) yangdimanifestasikan dengan nyeri. Nyeri mengganggu kemampuan lanjut usia(lansia) untuk beristirahat, konsentrasi, dan kegiatan yang biasa dilakukansehingga dapat menurunkan aktivitas dan produktivitas lansia. Terapi BrainwaveEntrainment(BWE) dengan stimulasi Binaural Beats Audiotory(BBA) dapatdiberikan untuk mengatasi nyeri.Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi BWE dengan stimulasi BBA terhadap nyeripada lansia dengan GA di wilayah kerja Puskesmas Alianyang Kota Pontianak.Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasi Experiment Pre andPost Test Nonequivalent Control Group Design dengan teknik NonprobabilitySampling yaitu Purposive Sampling. Jumlah sampel 48 responden yang dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisadata menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney.Hasil : Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin penderita GAterbanyak adalah perempuan (62,5%), dengan usia pada lansia 60-74 tahun(elderly age) (58,3%), yang diikuti tingkat pendidikan SMP (39,6%) dandidominasi oleh pekerjaan IRT (35,4%). Analisa Bivariat Wilcoxon padakelompok intervensi diperoleh nilai p value 0,001 dan pada kelompok kontrol pvalue 0,157. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil p value 0,001.Kesimpulan : Terjadi pengaruh setelah dilakukan terapi BWE dengan stimulasiBBA terhadap nyeri pada lansia dengan GA.Kata Kunci : Intensitas Nyeri, Lansia, Gout Arthritis, Brainwave Entrainment","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117144989","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERSEPSI IBU TERHADAP OBESITAS PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II KOTA PONTIANAK","authors":"S. .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.35337","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35337","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Masalah kegemukan dan obesitas di Indonesia tidak hanya terjadi padaorang dewasa tetapi semua kelompok usia dan tingkatan masyarakat sosial ekonomi tidakterkecuali pada usia anak sekolah. Obesitas anak merupakan masalah yang serius karenaberdampak negatif untuk kesehatan anak. Persepsi orang tua yang keliru mengenai obesitasanak dapat menyebabkan masalah dan keprihatinan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, baikinternal maupun eksternal. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi ibuterhadap anak obesitas diwilayah kerja Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak.Metode : Penelitian kualitatif menggunakan metode wawancara semistruktur denganpendekatan fenomenologi. Wawancara dilakukan kepada 6 orang partisipan yang memilikianak obesitas usia 6-12 tahun. Sampel diambil menggunakan purposive sampling (variasimaksimal). Pernyataan peserta dicatat dengan menggunakan perekam suara dan kemudianditranskripkan, dikodekan, ditafsirkan dan dikategorikan sehingga dapat membuat tema.Hasil : Persepsi ibu tentang anak obesitas dipengaruhi berdasarkan pengetahuan danpengalaman ibu dalam merawat anak obesitas. Masalah yang terjadi yaitu adanya hambatandalam pencegahan dan pengobatan obesitas anak-anak baik dari ibu maupun anak itu sendiri. Kesimpulan : Partisipan mempunyai persepsi positif dan negatif mengenai obesitas.Partisipan yang mempunyai persepsi negatif akan memengaruhi ibu dalam penangananobesitas pada anak. Sedangkan persepsi ibu yang positif akan berusaha semaksimal mungkinmenurunkan berat badan anak.Kata kunci: Persepsi, obesitas, anak","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"111 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133700014","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN EDUKASI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK UTARA","authors":"Utin Harmiyanti .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.35892","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35892","url":null,"abstract":"Latar belakang: Nutrisi merupakan hal penting dalam masa tumbuh kembang anak. Kurangnya paparaninformasi pada orang tua memberikan makanan yang tidak sesuai umur yang membuat perubahan pola gizi padaanak. Perawat sebagai edukator berperan penting dalam memberikan informasi untuk meningkatkanpengetahuan Ibu mengenai pemberian makan bayi dan anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian informasi tentang pemberian makanbayi dan anak dalam meningkatkan pengetahuan Ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kecamatan PontianakUtara.Metode: Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen design dengan desain penelitian pre and post test withoutcontrol. Jumlah sampel 29 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik Purposivesampling.Hasil: setelah dianalisis dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = (0,675) ≥ 0,05 yang berarti bahwahubungan edukasi pemberian makan bayi dan anak tidak ada hubungan.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara edukasi pemberian makan bayi dan anak dalam meningkatkanpengetahuan ibu.Kata Kunci: Nutrisi, Pemberian Makan Bayi dan Anak, Pengetahuan.","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133731770","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"STUDI FENOMENOLOGI : GAMBARAN MEKANISME KOPING IBU YANG MEMILIKI ANAK DOWN SYNDROME DI SLB-C DHARMA ASIH KOTA PONTIANAK","authors":"Malinda Sureni .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.35019","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35019","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Down syndrome (DS) merupakan suatu kelainan genetikdimana penderitanya mengalami ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhanfisik dan intelektual. Intelegensia anak dengan DS bervariasi mulai dari retardasisedang sampai berat dengan nilai IQ berkisar 30-70 sehingga membutuhkanperhatian dan perawatan yang ekstra dari orang tua dibandingkan dengan anakanakpada umumnya.Halinimenjadisalahsatustresoryangdialamiolehorangtuaanak DS. Strategi koping sendiri merupakan cara untuk mengatasi masalahmasalahyangberkaitandenganstresssehinggadiperlukangambaranmekanismekopingterhadaporangtuadengananakDS.Tujuan: Mengetahui stresor ibu yang memiliki anak DS dan mengetahuigambaran mekanisme koping ibu yang memiliki anak dengan DS di SLB-CDharma Asih Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Metode penelitian : Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Respondenpada penelitian ini berjumlah 5 orang yang memenuhi kriteria inklusi penelitian.Penelitian ini dilakukan di SLB-C Dharma Asih Kota Pontianak, KalimantanBarat. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam untukmengumpulkan data. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini denganmenggunakan metode Collaizi. Hasil : Tiga tema dihasilkan dalam penelitian ini yaitu stresor pada ibu, responmemiliki anak DS, dan strategi koping yang digunakan ibu.Kata kunci : Down syndrome, mekanisme koping, stresor.Referensi : 48 (2008-2017)","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125079243","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efektivitas Latihan Stimulasi Motorik dan Koping Adaptif Terhadap Kapasitas Fungsional Pada Pasien Pasca Stroke","authors":"W. .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.35107","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35107","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Stroke merupakan sejenis penyakit yang menyerang system sarafmanusia karena terjadi kerusakan pada sel-sel saraf di otak akibat terganggunyapasokan darah ke bagian otak. Stroke memberi dampak secara fisik dan psikologis.Masalah fisik paling sering terjadi pasien pasca stroke ialah hemiparase yang dapatmenurunkan kualitas hidup pasien pasca stroke. Terapi yang dapat diberikan adalahlatihan stimulasi motorik dan koping adaptif. Tujuan : Mengetahui pengaruh latihanstimulasi motorik dan koping adaptif terhadap kapasitas fungsional pada pasien pascastroke di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. Metode: Jenispenelitian kuantitatif dengan desain peneilitian quasy experiment dengan jenis pretestand postest control group design. Metode pengambilan sampel non probabilitysampling dengan teknik consecutive sampling. Sampel penelitian berjumlah 30responden. Data diuji dengan menggunakan uji wilcoxon, dan mann whitney. Hasil:Hasil bivariat nilai kapasitas fungsional kelompok intervensi didapatkan nilai meanpre-test 52,67 dan post-test 79,33 menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan stimulasimotorik dan koping adaptif yang signifikan (p<0,05), namun tidak ada perbedaanpost-test nilai kapasitas fungsional antara kelompok intertvensi yang diberi latihanstimulasi motorik dan koping adaptif dengan kelompok kontrol yang diberi latihanstimulasi motorik (p > 0,05). Kesimpulan: Adanya pengaruh latihan stimulasimotorik dan koping adaptif terhadap peningkatan kapasitas fungsional pada pasienpasca stroke Kata Kunci: Latihan stimuloasi motorik, Koping adaptif, Kapasitas fungsional","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"89 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124595482","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP RESPON STRES PERAWAT UGD DI UPTD PUSKESMAS SIANTAN HILIR PONTIANAK","authors":"Pika Romana .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.36203","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.36203","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Stres adalah suatu emosi yang sulit untuk didefinisikan atau diukur, stresssebagai respon non spesifik tubuh terhadap sebuah tekanan reaksi fisik atau emosional tubuhterhadap peristiwa ekternal. Stres merupakan pengalaman individu yang disembunyikanmelalui suatu rangsangan atau stressor, stressor adalah suatu dorangan yang menggangu yangada didalam berbagai sistem. Salah satu upaya untuk mengatasi stress atau membuat rileksadalah dengan terapi relaksasi otot progresif. Hal ini menjadi ketertarikan peneliti karenaterapi relaksasi otot progresif belum pernah dilakukan atau diberikan kepada perawat UGD diUPTD Puskesmas Siantan Hilir Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap respon stress perawat UGD di UPTDPuskesmas Siantan HilirMetode : Penelitian kuantitatif menggunakan Pre Experimental Design dengan kategori satukelompok (the one group pretest and posttest design). Pada 16 perawat UGD yangmengalami respon stres. Dengan menggunakan instrument terapi relaksasi otot progresif.Hasil : Setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif pada perawat UGD menunjukan adanya penurunanskor respon stres. Nilai median pre test 19,50 turun menjadi 17,50 di post test, Uji Wilcoxon memberikan nilaisignifikan p 0,001Kesimpulan : Ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap respon stress perawat UGD di UPTDPuskesmas Siantan Hilir. Sehingga direkomendasikan menggunakan terapi relaksasi otot progresif sebagaiterapi komplementer dalam mengurangi respon stres.Kata Kunci : Responstres, relaksasi,otot progresif, NSS (Nursing Stress Scale)Referensi : (2008-2017)","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124525977","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP SKALA NYERI PADA IBU POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD Dr. SOEDARSO KOTA PONTIANAK","authors":"W. .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.36202","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.36202","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Sectio caesarea adalah suatu tindakan persalinan melalui pembedahan dengancara menyayat dinding perut dan dinding rahim untuk melahirkan janin yang pasti menimbulkannyeri. Salah satu upaya menurunkan nyeri bisa menggunakan terapi musik klasik. Hal ini menjadiketertarikan peneliti karena terapi musik klasik belum pernah dilakukan atau diberikan kepada ibupost sectio caesarea yang berada di RSUD Dr. Soedarso Kota Pontianak.Tujuan : Mengidentifikasi pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap skala nyeri pada ibupost sectio caesarea di RSUD Dr. Soedarso Kota Pontianak.Metode : Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen Design dengan rancangan pre test andpost test nonequivalent control group. Sample penelitian adalah ibu post sectio caesarea yangterdiri dari 16 orang pada kelompok intervensi yang diberikan kombinasi analgesik dan terapimusik klasik dan 16 orang pada kelompok kontrol yang hanya diberikan analgesik serta diambildengan cara Accidental Sampling. Instrumen penelitian adalah lembar pre test dan post test skalaNumerik (Numerical Rating Scale atau NRS).Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada penurunan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dansesudah perlakuan pada kelompok intervensi yaitu p=0,002 (p<0,005) sedangkan pada kelompokkontrol tidak ada penurunan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan yaitup=0,083, yang berarti ada perbedaan tingkat nyeri pada kelompok kontrol yang tidak diberikanterapi musik klasik dan kelompok intervensi yang diberikan terapi musik klasik.Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap skala nyeri pada ibu postsectio caesarea di RSUD Dr. Soedarso Kota Pontianak.Kata Kunci : Nyeri, Ibu Post Sectio Caesarea, Terapi Musik KlasikReferensi : (2008-2018)","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131750589","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PERILAKUDETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KAMPUNG BANGKA KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA","authors":"Melsi Yunanda Sella .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.35020","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35020","url":null,"abstract":"Latar Belakang :Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita.Sebanyak 60-70% wanita dengan kanker payudara berobat pada stadium lanjut sehingga sulituntuk disembuhkan,padahal kanker payudara dapat dideteksi pada stadium awal denganpemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI merupakan cara yang paling efektifuntuk pencegahan dini kanker payudara. Pengetahuan dan persepsi mengenai kankerpayudara akan mempengaruhi perilaku SADARI seseorang. Tujuan :Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan SADARI terhadap perilaku deteksi dinikanker payudara pada wanita usia subur (WUS).Metode :Penelitian bersifat kuantitatif, menggunakan desain quasi experiment (pre test andpost test nonequivalent control group.Sampel pada penelitian ini sebanyak 106 WUS terbagidalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisa data menggunakan uji Wilcoxondan Mann-Whitney.Hasil : Analisis uji Wilcoxon pada perilaku SADARI pada kelompok intervensi sebelum dansesudah diberi perlakuan menunjukkan nilai p value 0,000< 0,05 dan hasil uji Mann-Whitneypada post test intervensi dan post test kontrol diperoleh nilai p-value 0,000 < 0,05 yangberarti terdapat perubahan yang bermakna terhadap kelompok intervensi.Kesimpulan :Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan SADARI terhadap perilaku deteksidini kanker payudara pada WUS di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kampung BangkaKescamatan Pontianak Tenggara.Kata Kunci :Pendidikan kesehatan, Perilaku SADARI, WUS","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116154626","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH AROMATERAPI LEMON TERHADAP TINGKAT KEJENUHAN KERJA (BURNOUT) PERAWAT INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK","authors":"Novianita Anggreini .","doi":"10.26418/tjnpe.v1i2.35891","DOIUrl":"https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35891","url":null,"abstract":"Latar Belakang : Burnout (kejenuhan) merupakan sindrom akibat tekanan berkepanjanganterhadap tekanan kerja yang membawa kepada penarikan diri. Burnout tentunya berdampakmacam-macam, baik pada institusi, diri sendiri, maupun keluarga. Keadaan ini membuat pekerjaakan kurang memberikan komitmen terhadap kerja. Aromaterapi Lemon dipercaya mengurangikelelahan mental dan perasaan terbebani atau terbebani oleh tanggung jawab hidup. Minyaklemon sangat membantu untuk menghilangkan emosi reaktif untuk mengembangkan hubunganyang sehat dengan orang lain .Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Lemon TerhadapTingkat Kejenuhan Kerja (Burnout) Perawat ICU RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie KotaPontianak.Metodologi Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desainpenelitian Quasi Experiment dengan rancangan One Group Pretest Posttest design tanpa adanyakelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 responden yang diberikanaromaterapi lemon. Analisis yang digunakan adalah mengunakan uji Wilcoxon.Hasil : Hasil menunjukan nilai significancy 0,001 (p <0,05). Nilai ini menyatakan bahwa adapengaruh aromaterapi lemon terhadap kejenuhan kerja (burnout) pada perawat intensive careunit.Kesimpulan : Ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap kejenuhan kerja (burnout) sebelumdan sesudah diberikan intervensi. Aromaterapi lemon dapat menurunkan tingkat kejenuhan pada perawat intensive care unit.Kata Kunci : Perawat, Burnout, Aromaterapi Lemon","PeriodicalId":199308,"journal":{"name":"Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127945942","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}