J. Masyarakat, Peningkatan Kapasitas, Kader Dalam, Pengukuran Antropometri, Pembuatan Mpasi, Serta Menu, Ibu Hamil, Di Kelurahan, Sidodadi Kecamatan, Kedaton Endang, S. Wahyuni, PS NawasariIndah, Bertalina
{"title":"Peningkatan Kapasitas Kader Dalam Pengukuran Antropometri dan Pembuatan MPASI Serta Menu Ibu Hamil Di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton","authors":"J. Masyarakat, Peningkatan Kapasitas, Kader Dalam, Pengukuran Antropometri, Pembuatan Mpasi, Serta Menu, Ibu Hamil, Di Kelurahan, Sidodadi Kecamatan, Kedaton Endang, S. Wahyuni, PS NawasariIndah, Bertalina","doi":"10.57218/jompaabdi.v3i1.1023","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v3i1.1023","url":null,"abstract":"Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton merupakan salah satu lokus stunting di Kota bandar Lampung dengan prevalensi stunting 6,09%. Cakupan vitamin A balita sebesar 96,58%. Balita yang ditimbang di posyandu pada bulan Januari 2022 sebesar 83,3%, bulan Maret 85,09% dan bulan Juni 87,5%. Balita yang naik berat badannya pada bulan Januari 2022 sebesar 61,08% dan 65,9% pada bulan Juni. Penyebab besarnya persentase balita yang tidak naik berat badannya diantaranya adalah pengetahuan kader tentang makanan bagi balita, ibu hamil, ketrampilan kader dalam melakukan pengukuran antropometri kurang serta alat pengukur bebat badan bayi masih terbatas. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan kader tentang pengukuran antropometri dan pembuatan MPASI serta menyusun menu bagi ibu hamil. Materi pelatihan meliputi penyampaian teori dengan ceramah dan tanya jawab serta praktek mengukur antropometri dan pembuatan MPASI serta menu untuk ibu hamil. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dari bulan Maret 2023 – Oktober 2023. Pelatihan diikuti oleh 35 kader dari 7 posyandu di wilayah Kelurahan Sidodadi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan pre-test dan post test setelah kegiatan pelatihan. Pendampingan kader dilakukan dengan mendampingi saat pelaksanaan kegiatan posyandu, maupun lewat Grup WA. Rata-rata nilai post test meningkat 11,6 point (17,32%) dari nilai rata-rata 66,96 saat pre-test menjadi 78,57 saat post-test. Balita yang naik berat badannya meningkat dari 79,31% pada bulan April menjadi 87,29% di bulan Agustus dan turun menjadi 80,89% di bulan September Kader sudah mencoba untuk memberikan pendampingan berupa edukasi gizi pada balita yang tidak naik berat badannya maupun ibu hamil dengan berat badan yang kurang, walaupun belum sepenuhnya percaya diri dalam penyampaiannya.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"34 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140266756","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sosialisasi Pengetahuan Media Sosial dan Modus Kejahatan Teknologi Informasi","authors":"Syafrul Irawadi, Marini Marini","doi":"10.57218/jompaabdi.v3i1.1020","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v3i1.1020","url":null,"abstract":"Media Sosial adalah platform daring yang akan memungkinkan pengguna untuk membuat, berbagi, dan bertukar informasi, gagasan, dan konnten individu atau kelompok secara virtual.). Hal ini mencakup berbagai platform seperti facebook, Instagram, whatsapp, youtube dan lainnya yang memfasilitasi interaksi sosial, berbagi konten multimedia, dan membangun komunitas online. Media sosial sendiri pada dasarnya adalah bagian dari pengembangan internet. Kehadiran beberapa dekade lalu telah membuat media sosial dapat berkembang dan bertumbuh secara luas dan cepat seperti sekarang. Hal ini yang menjadikan semua tersambung dengan koneksi internet dapat melakukan proses penyebaran informasi atau konten kapanpun dan dimanapun. Metode yang digunakan untuk sosialisasi ini dengan memberikan pembekalan materi Mengenai Media sosial dan modus kejahatan pada teknologi informasi oleh narasumber,evaluasi lainnya. Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini bijak dalam bersosial media, etika berkomunikasi, opini yang baik dalam fakta dan data, mengontrol emosional dalam penggunaan media sosial.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"65 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140266561","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sudarmi Sudarmi, Warjidin Aliyanto, N. Nurlaila, Indah Trianingsih
{"title":"Penyuluhan Pemanfaatan dan Penggunaan Tanaman Laktagogue Pada Ibu Menyusui Di Desa Binaan ASI Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan","authors":"Sudarmi Sudarmi, Warjidin Aliyanto, N. Nurlaila, Indah Trianingsih","doi":"10.57218/jompaabdi.v3i1.1038","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v3i1.1038","url":null,"abstract":"Pemberian ASI secara ekslusif kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan dan meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia dua tahun atau lebih termasuk dalam Resolusi World Health Assembly (WHA) No: 55.25 tahun2002 tentang Global Strategy on Infant and Young Child Feeding. Oleh karena itu dengan pengetahuan yang baik mengenai pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue pada ibu diharapkan dapat meningkatkan kualiatas dan kuantitas ASI yang pada akhirnya mempengaruhi kecukupan gizi pada bayi dan anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pada Ibu Menyususi di Desa Binaan Tangguh ASI untuk dapat memanfaatkan penggunaan tanaman laktagogue dalam menunjang pemberian ASI Ekslusif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan ibu menyusui tentang pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue untuk menunjang pemberian ASI Ekslusif. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga pengetahuan masyarakat mengenai ASI Ekslusif khususnya ibu menyusui dapat meningkat, ibu dapat memanfaatkan tanaman laktagoue disekitarnya untuk menunjang pemberian ASI EKslusif.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"24 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140080782","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
J. Masyarakat, Andika Prawanto, Kiky Nurfitri, Indriati Meilina Sari, M. Hamka, Nur’aini, Ikromatun Nafsiyah
{"title":"Biokonversi Limbah Organik Kulit Kopi Menjadi Kompos Untuk Media Pembibitan Tanaman Di Desa Tebat Laut","authors":"J. Masyarakat, Andika Prawanto, Kiky Nurfitri, Indriati Meilina Sari, M. Hamka, Nur’aini, Ikromatun Nafsiyah","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.986","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.986","url":null,"abstract":"Tingginya aktivitas pertanian di Desa Tebat Laut, menyebabkan Desa Tebat Laut menjadi salah satu penyumbang limbah organik hasil aktivitas pertanian di Kabupaten Kepahiang yang berupa kulit kopi. Hal ini dikarena oleh luasnya areal perkebunan kopi di Desa Tebat Laut yang mencapai 436 ha setengah dari luasan areal pemukimam masyarakat. Dari aktivitas pertanian tersebut, meninggalkan kulit kopi sebagai limbah pertanian yang hingga saat ini belum sepenuhnya mampu dimanfaatkan oleh masyarakat. Adapun jumlah rata-rata kulit kopi yang dihasilkan pada saat pengolahan pascapanen yaitu mencapai 80–150 kg per harinya. Berdasarkan hal itu, penulis merasa perlu diadakan sosialisasi dan pelatihan mengenai biokonversi limbah organik kulit kopi menjadi kompos untuk media pembibitan tanaman. Kegiatan pengabdian dilakukan bentuk penyuluhan, demo cara, praktik dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mengapresiasi IPTEK yang dikenalkan kepada mereka dan menerima informasi dengan baik.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"31 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139131233","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui Pelatihan Ketrampilan Produk Dari Limbah Plastik Di Kelurahan Kudaile Slawi Tegal","authors":"Niken Wahyu Cahyaningtyas, Jaka Waskito, Gunistiyo Gunistiyo","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.989","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.989","url":null,"abstract":"Pemberdayaan masyarakat dengan pemberian pengetahuan, ketrampilan dan praktek pengolahan limbah plastik merupakan hal penting dalam kehidupan masyarakat. Tujuan kegiatan pelatihan ketrampilan pengolahan limbah plastik adalah masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung mengurangi sampah plastic, dengan mengolah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta ketahanan keluarga.. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yaitu metode ceramah, penyuluhan dan praktik langsung pembuatan produk yang berasal dari limbah plastik. Peserta pelatihan terdiri dari 20 peserta yang merupakan perwakilan anggota PKK dari masing-masing RW yang ada di Kelurahan Kudaile. Hasil kegiatan bahwa peserta pelatihan mampu membuat beraneka macam bunga dari limbah plastik dan membuat bufe bunga yang cantik dari limbah plastik dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Hasil dari rangkaian bunga dan bufe yang berasal dari limbah plastic dapat dijual dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Implikasi pengolahan limbah plastic menambah pengetahuan dan ketrampilan bagi ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari kelurahan Kudaile Slawi Tegal.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":" 1137","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139136287","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
J. Masyarakat, Peningkatan Pengetahuan, Ibu Menyusui, Tentang Manfaat, Menyusui Bagi Bayi, Dan Ibu, Diana Deša, Binaan Asi, D. Karang, Anyar Lampung, Selatan Ranny Septiani, R. Pranajaya, Sadewi Rohayani, Elisabeth Widuri
{"title":"Peningkatan Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang Manfaat Menyusui Bagi Bayi Dan Ibu Di Desa Binaan ASI Desa Karang Anyar Lampung Selatan","authors":"J. Masyarakat, Peningkatan Pengetahuan, Ibu Menyusui, Tentang Manfaat, Menyusui Bagi Bayi, Dan Ibu, Diana Deša, Binaan Asi, D. Karang, Anyar Lampung, Selatan Ranny Septiani, R. Pranajaya, Sadewi Rohayani, Elisabeth Widuri","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.987","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.987","url":null,"abstract":"Resolusi World Health Assembly (WHA) No: 55.25 tahun 2002 tentang Global Strategy on Infant and Young Child Feeding merekomendasikan pola makan terbaik untuk bayi dan anak sampai usia 2 (dua) tahun, yaitu: 1) inisiasi menyusu dini (segera pasca lahir, sebelum usia 60 menit); 2) memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan; 3) mulai memberikan makanan pendamping ASI sejak bayi berusia 6 bulan; dan 4) meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia dua tahun atau lebih, bahkan makanan bayi sampai usia 3 tahun harus diamankan. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan pada ibu menyusui tentang manfaat ASI bagi Bayi dan Ibu Menyusui, untuk meningkatkan motivasi dalam menyusui sehingga kualitas dan kuantitas dalam pemberian ASI bisa meningkat. Materi diberikan dengan menggunakan media visual dan leaflet dengan metode ceramah, diskusi dan brainstorming tentang Manfaat ASI untuk Bayi dan bagaiman manfaat Menyusui bagi Ibu. Hasil Pengabdian Masyarakat ini adalah tersosialisasi dan terlaksananya edukasi tentang manfaat ASI untuk Bayi, yang merupakan makanan terbaik utk Bayi dan untuk ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas karang anyar, dengan indikator meningkatnya pengetahuan ibu menyusui tentang Manfaat ASI secara langsung maupun jangka panjang untuk Bayi dan Ibu di wilayah kerja puskesmas Karang Anyar.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":" 558","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139136888","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penyuluhan Budidaya Ikan Dalam Ember Pada Kelompok Tani Putra Tani Sejahtera Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang","authors":"M. Hamka, Andika Prawanto, Ikromatun Nafsiyah, Kiky Nurfitri Sari, Nur'aini Nur'aini, Triayu Rahmadiah","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.988","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.988","url":null,"abstract":"Pertanian dan perikanan merupakan bidang yang sangat penting dalam produksi makanan manusia. Kabupaten Rejang Lebong merupakan pusat produksi pertanian yang menonjol di Provinsi Bengkulu. Terletak di ketinggian antara 500 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut, Rejang Lebong memiliki sumber daya alam yang melimpah. Mayoritas penduduknya terlibat dalam kegiatan pertanian, baik sebagai petani maupun buruh tani. Desa Mojorejo salah satu desa yang terletak di Kecamatan Selupu Rejang, yang merupakan bagian dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Salah satu kelompok tani yang terdapat di Desa Mojorejo adalah Kelompok Tani Putra Tani Sejahtera. Kelompok tani ini bergerak pada sektor pertanian, baik subsektor hortikultura dan perikanan yang merupakan pemuda tani milenial gencar melaksanakan kegiatan untuk menambah ilmu dan keterampilan selain karena peduli dengan program pertanian berkelanjutan juga peduli dengan isu stunting yang merupakan program dan isu prioritas di Kabupaten Rejang Lebong. Lahan pekarangan dimanfaatkan agar menjadi lebih produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui kegemaran menanam sayuran tanpa media tanah dan perikanan dengan cara yang sederhana dan dapat dilakukan oleh masyarakat. Budikdamber (Budidaya ikan dalam ember) dan hidropnik merupakan teknik pengembangan alternatif budidaya ikan dan sayuran pada lahan terbatas Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan, demonsrasi cara/ praktik langsung dan pendampingan disertai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dan menerima informasi dengan baik.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":" 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139135929","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
T. Tasrif, M. Tahir, St. Nurbayan, Syukurman Syukurman, Syaifullah Syaifullah
{"title":"Workhshop Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Kuriikulum Merdeka Pada Guru SMPIT Insan Kamil Kota Bima","authors":"T. Tasrif, M. Tahir, St. Nurbayan, Syukurman Syukurman, Syaifullah Syaifullah","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.960","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.960","url":null,"abstract":"Kurikulum merdeka merupakan kiblat dalam pelaksanan proses pembelajaran sekarang oleh karena itu guru-guru disekolah, baik sekolah SMA hingga sekolah SD bahkan Perguruan Tinggi telah menjadikan kurikulum merdeka sebagai patokan mereka dalam pelaksanaan proses belajar dan mengajar, namun di Dunia pendidikan sekarang terutama guru-guru belum memahami secara penuh pembeuatan RPP, bahan ajar dan pengembangan metode dan startegi mengajar lainnya berdasarkan kurikulum merdeka, karena masih banyak ditemukan guru-guru menggunakan bahan ajar seperti materi pembelajaran atau modul ajar serta RPP dicopy paste dari internet secara instan. Hal ini akan membuat guru-guru tidak memiliki kualitas dalam meningkatkan pembelajaran. Oleh karena itu workhshop peningkatan kualitas pembelajaran melalui kuriikulum merdeka pada guru-guru SMPIT Insan Kamil Kota Bima dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada guru agar meningkatkan pembelajaran melalui kurikulum merdeka. Metode yang digunakan adalah berbentuk pendampingan yang diawali dengan survay, pelaksanan dengan memberikan materi, lalu evaluasi dan kesimpulan. Peserta berasal dari guru-guru SMPIT Insan Kamil Kota Bima sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan adalah semua peserta dapat memahami materi peningkatan kualitas pembelajaran melalui kuriikulum merdeka dengan baik dan akan mempraktekan pada saat melaksanakan proses pengajarannya pada siswa yang diajarkannya.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"31 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139167182","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nurfahurrahmah Nurfahurrahmah, F. Ferawati, Erni Suryani
{"title":"Penguatan Kompetensi Guru Di Kabupaten Bima Dalam Menyusun Program Sekolah","authors":"Nurfahurrahmah Nurfahurrahmah, F. Ferawati, Erni Suryani","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.910","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.910","url":null,"abstract":"Mengingat jumlah guru di kabupaten Bima yang sangat banyak dalam setiap jenjang pendidikan mulai dari TK,SD, SMP dan SMK/SMA,serta potensi, bakat dan minat guru untuk dikembangkan tentunya penguatan kompetensi guru menjadi solusi terbaik dalam memajukan pendidikan di kabupaten Bima, salah satunya melalui program-program yang dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah baik ekstrakulikuler, kokurikuler maupun intrakulikuler. Kegiatan ini tentunya turut mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar dalam mewujudkan profil pelajar pancasila (P5). Dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 pasal 8, kompetensi guru meliputi : (a) kompetensi pedagogik; (b) kompetensi kepribadian); (c) kompetensi sosial; dan (d) kompetensi professional yang akan didapatkan jika mengikuti pendidikan profesi. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penguatan kompetensi guru di Kabupaten Bima dalam menyusun program sekolah sehingga terarah. Kegiatan ini juga menghasilkan informasi penting bagi para praktisi dan mengambil kebijakan untuk dipertimbagkan dalam upaya mereka meningkatkan mutu pendidikan. Metode pelaksanaan dalam bentuk lokakarya yang didalam terdapat kegiatan pembimbingan dan pelatihan pada guru penggerak Kabupaten Bima, Teknik pengumpulan data melalui guru diberikan kesempatan untuk menyusun program sekolah baik dalam bentuk kegiatan ekstrakulikuler, kokurikuler maupun intrakulikuler kemudian dipresentasikan di depan peserta lainnya untuk mendapatkan penguatan maupun perbaikan. Teknik analisis data dilihat dari kemampuan guru dalam menyusun program dan relevansinya program dengan kondisi sekolah.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"8 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139169194","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sosialisasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Terhadap Generasi Z di Era Digital","authors":"Nuorma Wahyuni, Dila Seltika Canta, Adi Hermawansyah, Erlina Setyaningsih, Hasrullah Hasrullah","doi":"10.57218/jompaabdi.v2i4.926","DOIUrl":"https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.926","url":null,"abstract":"Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang merupakan ideologi negara, Pancasila merupakan ideologi terbuka, dimana nilai – nilai Pancasila selalu berinteraksi dengan perkembangan zaman. Bagi generasi Z saat ini yang merupakan generasi yang selalu terhubung dengan kecanggihan teknologi terlebih di era digital, nilai nilai Pancasila mulai memudar pada diri mereka, oleh karena itu perlu ditanamkan kembali penguatan karakter generasi Pancasila. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi deskripsi dan interpretasi, dimana setelah mendeskripsikan materi dilanjutkan dengan menginterpretasikan hasil materi yang ada. Tujuan pelaksanaan pengabdian sosialisasi ini adalah mendukung program Pendidikan yaitu Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan sasaran adalah para generasi Z. Dengan sosialisasi ini diharapkan para generasi Z dalam menggunakan internet di era digital ini tidak melenceng dari nilai – nilai profil Pancasila.","PeriodicalId":196576,"journal":{"name":"Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"451 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139170201","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}