{"title":"PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DAERAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM SOSIALISASI POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA DI KOTA CILEGON PROVINSI BANTEN","authors":"Lisa Septiana, Mulyana Mulyana","doi":"10.33701/jpkp.v5i2.3555","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v5i2.3555","url":null,"abstract":"Potensi suara pemilih pemula pada pemilu 2024 di Kota Cilegon mencapai setengahnya dari jumlah keseluruhan pemilih di Kota Cilegon. Namun, orientasi politik pemilih pemula belum jelas sehingga Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Cilegon melakukan sosialisasi politik bagi pemilih pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komisi Pemilihan Umum Daerah dalam memberikan sosialisasi politik bagi pemilih pemula di Kota Cilegon Provinsi Banten. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara dan dokumentasi kemudian menggunakan teknik analisis data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa secara umum peran Komisi Pemilihan Umum Kota Cilegon dalam melaksanakan sosialisasi politik bagi pemilih pemula untuk persiapan pemilihan umum presiden dan kepala daerah pada tahun 2024/2025 telah dilaksanakan yaitu melalui pelaksanaan sosialisasi ke sekolah maupun melalui media sosial dan radio lokal. Namun masih banyak kekurangan seperti belum terlaksananya sosialisasi bagi seluruh sekolah yang ada karena dihentikannya program sosialisasi secara tatap muka akibat dari pandemi Covid-19 serta masih belum optimalnya pelaksanaan sosialisasi secara daring. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, perlu ada perhatian khusus dari Komisi Pemilihan Umum kepada para pemilih pemula untuk memberikan sosialisasi politik terkait dengan Pemilihan Presiden yang akan datang agar pemilih pemula dapat berpartisipasi secara benar dan menghasilkan Pilpres yang berkualitas. \u0000 \u0000Kata Kunci: Peran; Komisi Pemilihan Umum; Sosialisasi; Pemilih pemula. \u0000 ","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"1 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138966487","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"GAMBARAN PELAYANAN BIDANG PENANGANAN KEMISKINAN, PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL","authors":"Putri Nurbaiti Utama, Rahmad Hidayat, Asfaroni Hendra Nazwin","doi":"10.33701/jpkp.v5i2.3358","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v5i2.3358","url":null,"abstract":"Dinas Sosial Kota Mataram memberikan pelayanan BPJS secara gratis. Dalam praktiknya terdapat masalah yaitu sistem pelayanan kelengkapan administrasi yakni banyaknya syarat-syarat kelengkapan administrasi yang dibutuhkan sehingga proses pelayanan menjadi terhambat. Masyarakat membutukan waktu lebih yang digunakan hanya untuk melengkapi kelengkapan administrasi. Pelayanan BPJS gratis bagi masyarakat kota Mataram oleh Dinas Sosial Kota Mataram seharusya lebih efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif untuk memberikan gambaran terkait objek yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan BPJS kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di kota Mataram sudah berjalan lancar, namun beberapa indikator pengukuran efektivitas pelayanan masih belum maksimal karena di pengaruhi oleh beberapa faktor penghambat baik itu dari internal maupun eksternal. Efektivitas pelayanan BPJS kesehatan gratis ini dapat dilihat dari beberapa indikator. Indikator yang digunakan antara lain kemampuan beradaptasi manusia, prestasi kerja, kepuasan kerja, kualitas pelayanan, integrasi sosial dan evaluasi. Beberapa faktor penghambat yang ada di lapangan setelah program BPJS gratis ini laksanakan yaitu kurangnya partisipasi masyarakat kota Mataram, kemampuan pemahaman masyarakat, serta adanya keterbatasan sumber daya manusia pelaksana. \u0000 \u0000Kata Kunci: BPJS; Efektivitas Pelayanan; Pelayanan Kesehatan \u0000 ","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"317 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138966773","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN BENCANA STUDI KASUS NAGARI SIAGA BENCANA (NAGASINA) DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN","authors":"Aldio Surya Dirga, Taslim Djafar","doi":"10.33701/jpkp.v5i2.3777","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v5i2.3777","url":null,"abstract":"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk Kelompok Nagari Siaga Bencana (Nagasita) agar pelaksanaan penanggulangan bencana lebih optimal. Penulis ingin melihat pelaksanaan Nagasina sebagai upaya penanggulangan bencana di Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan dan upaya Kelompok Nagari Siaga Bencana di Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman agar kegiatan dapat terlaksana dengan optimal sesuai rencana. Proses penanggulangan terfokus kepada tahapan pra bencana, yaitu pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan. Implementasi penanggulangan bencana oleh Kelompok Nagari Siaga Bencana (Nagasina) di Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman dapat dilihat dari faktor komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan tehnik pengambilan data adalah observasi dan mewawancarai informan yang memiliki keahlian atau memiliki kewenangan sehingga akan memudahkan penulis dalam menganalisis. Data sekunder dalam penelitian ini berasal dokumen-dokumen kepustakaan Pemerintah Kabupaten Pasaman dan penulusuran data online. Komunikasi yang dibangun Nagasina dengan pihak terkait sudah baik tetapi belum optimal dalam berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait. Nagasina belum mampu memanfaatkan IT dalam pengelolaan informasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Nagasina Ganggo Hilia sudah memiliki kuantitas sumber daya manusia tetapi masih membutuhkan optimalisasi pada kualitas sumber daya manusia, sumberdaya sarana dan sumber daya anggaran. Disposisi Nagasina Ganggo Hilia sudah terlaksana dengan baik karena disposisi dilaksanakan sesuai komitmen dan memiliki target yang terukur. Struktur organisasi Nagasina sudah ideal karena memiliki SOP yang terukur dan dilaksanakan dengan komitmen serta memiliki alur perizinan kegiatan yang singkat. \u0000 \u0000Kata Kunci: Implementasi; Nagari Siaga Bencana; Penanggulangan \u0000 ","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"31 19","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138965963","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"OPTIMALISASI KAMPUNG SIAGA BENCANA DALAM MITIGASI BENCANA DI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR","authors":"Asha Mutiara Dimaputri, M. Mujahidin","doi":"10.33701/jpkp.v5i2.3762","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v5i2.3762","url":null,"abstract":"Kota Balikpapan merupakan salah satu kota yang dianggap sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara, namun masih memiliki resiko becana. Lebih jauh lagi hingga kini, belum ada penelitian yang membahas tentang optimalisasi dari adanya Kampung Siaga Bencana sebagai bagian dari solusi menghadapi bencana. Terkait hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum mengenai optimalisasi Kampung Siaga Bencana dalam mitigasi bencana di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Metode penelitian adalah kualitatif. Penulis melakukan wawancara semi-terstruktur, observasi dan dokumentasi pada pengumpulan data penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Dimensi tujuan menunjukkan bahwa masyarakat telah memahami tujuan dari terbentuknya KSB namun masyarakat belum memahami berbagai bentuk mitigasi bencana yang ada. Dimensi alternatif keputusan menunjukkan bahwa alternatif keputusan yang diambil oleh Dinas Sosial Kota Balikpapan yaitu melalui partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program KSB dengan jumlah KSB yang dibentuk. Dimensi sumber daya menunjukkan adanya keterbatasan anggaran dalam optimalisasi program KSB, belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai, dan dari segi sumber daya manusia menunjukkan adanya keterbatasan jumlah sumber daya manusia terutama tenaga ahli dibidang kebencanaan. Kesimpulannya, optimalisasi kampung siaga bencana dalam mitigasi bencana di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur telah dilaksanakan dengan cukup baik. \u0000 \u0000Kata Kunci: Kampung Siaga Bencana; Kelurahan Tangguh Bencana; Mitigasi Bencana \u0000 ","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"20 5‐6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138966974","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KEBIJAKAN PUBLIK PERSENTUHAN ANTARBUDAYA TATA RUANG PERKOTAAN DI GRESIK","authors":"B. Fuadi","doi":"10.33701/jpkp.v5i2.3144","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v5i2.3144","url":null,"abstract":"Gresik merupakan salah satu kota yang potensial untuk dikembangkan menjadi kota kreatif dengan mengangkat salah satu potensi kreatifnya yaitu warisan budaya, Wisata Religi Islam dan Pengelolaan kebijakan publik untuk membangun sebuah kawasan Gresik Kota lama tema besarnya \"Bandar Grisse\". Bagaimana konsep pariwisata (Heritage City) banyak dikembangkan menjadi tren konsep pembangunan tata ruang perkotaan di era modernitas. Pembangunan ini mengembangkan potensi warisan budaya dan peninggalan yang memiliki nilai historis menjadi sebuah daya tarik. Capain Kesuksesan ini diukur dengan kemampuan membangun identitas karakter kota dan sebagai Pembeda dengan keunikannya mampu bersaing di era tata ruang perkotaan dalam persaingan global. Upaya pengembalian dengan merevitalisasi tata ruang perkotaan dan kebijakan publik untuk mengatasi persoalan tata ruang perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara beberapa stakeholder dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan yaitu: hubungan Kebijakan publik dalam tata ruang perkotaan adalah pedoman cara hidup yang dinamis terus berkembang untuk diwariskan generasi hari ini ke generasi selanjutnya dengan semangat zamannya. Modernitas bergantung pada pespektif budaya yang terjewantahkan dalam beragam bentuk, semisal konsep tata ruang perkotaan integrasi wisata religi dan persentuhan antarbudaya hasil dari banyak elemen yang komplek menjadi kebudayaan adiluhung. Sedangkan Kebijakan publik yang menjadikan kawasan Gresik Kota Lama di Kota Gresik berkontribusi kepada kesadaran akan pelestarian budaya, Penguatan identitas karakter masyarakat dan identitas sebuah kota, dan sekaligus sebagai peningkatan perekonomian disekitarnya dengan pengembangan yang memiliki nilai strategis dari tata ruang perkotaan mengelola persentuhan antar budaya di Kabupaten Gresik. \u0000 \u0000Kata Kunci: Karakter; Budaya; Kebijakan Publik \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"343 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138966591","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EVALUASI MANAJEMEN KESELAMATAN TRANSPORTASI PENYEBERANGAN DANAU DI KABUPATEN TOBA PROVINSI SUMATERA UTARA","authors":"J. T. B. Aruan","doi":"10.33701/jpkp.v4i2.2756","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v4i2.2756","url":null,"abstract":"Kabupaten Toba menjadikan transportasi penyeberangan danau menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Namun, pada akhir tahun 2018 masih terjadi kecelakaan kapal yang menimbulkan korban hingga 189 jiwa. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat berbagai hal yang perlu dievaluasi. Beberapa temuan penelitian yang didapat diantaranya sumber daya yang terbatas, masyarakat yang cenderung lebih mementingkan Break Even Point dibanding keselamatan, pelaksanaan keselamatan yang seadanya, rancang bangun kapal yang seadanya, yang memperbesar kemungkinan kapal yang dibangun tidak sesuai ketentuan. Tujuan pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi manajemen keselamatan transportasi penyeberangan danau yang ditinjau dengan menggunakan teori evaluasi Scriven. Teknik penelitian yang digunakan menggunakan teknik analisis kualitatif dengan pendekatan deduktif. Dalam mengumpulkan data-data menggunakan beberapa cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Manajemen keselamatan transportasi penyeberangan danau di Kabupaten Toba sudah cukup baikmelihat beberapa upaya yang telah dilakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat, pemberian fasilitas keselamatan, dan penegakan aturan keselamatan secara persuasif. \u0000Kata Kunci: Evaluasi, Keselamatan, Transportasi, Penyeberangan Danau","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129530408","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERAN SATUAN TUGAS COVID-19 DALAM PENANGANAN COVID-19 DI KOTA DUMAI PROVINSI RIAU","authors":"Muhammad Alvin Naufal Rinanda","doi":"10.33701/jpkp.v4i2.2754","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v4i2.2754","url":null,"abstract":"Covid-19 yang melanda dunia saat ini membutuhkan perhatian khusus dalam penanganan salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan oleh satuan tugas covid-19. Melalui Keputusan Walikota Dumai Nomor 305/BPBD/2020 Tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Dumai merupakan langkah serius pemerintah dalam menangani virus covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan Satuan Tugas Covid-19 dalam penanganan covid-19 di Kota Dumai Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana penulis memperoleh data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Satuan Tugas dalam penanganan covid-19 sudah berjalan dengan baik, karena terjadinya penurunan jumlah para pelanggar protokol kesehatan yang berakibat pula pada penurunan kasus covid-19. Namun, perlu adanya peningkatan terutama sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat dengan komunikasi yang baik beserta pendekatan-pendekatan lainnya. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa peranan Satuan Tugas dalam penanganan covid-19 sudah berjalan dengan baik, karena terjadinya penurunan jumlah para pelanggar protokol kesehatan yang berakibat pula pada penurunan kasus covid-19. Dalam pelaksanaannya terdapat hambatan yang dihadapi oleh satuan tugas covid-19 yaitu tidak adanya aturan baku terkait penegakan protokol kesehatan beserta sanksi sehingga diharapkan segera adanya aturan tersebut. Upaya yang dilaksanakan oleh satuan tugas covid-19 adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap protokol kesehatan dan segera membuat aturan- aturan yang berkaitan dengan penanganan covid- 19. \u0000Kata kunci: Peranan, Penanganan, Covid-19, Hambatan.","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127796136","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EFEKTIVITAS PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA DI SMA NEGERI 1 CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA","authors":"Fadhlurrahman Aryo Wicaksono, Rico Paulus Sibuea","doi":"10.33701/jpkp.v4i2.2769","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v4i2.2769","url":null,"abstract":"Kabupaten Sleman merupakan daerah yang memiliki potensi bencana alam yang beragam, salah satunya adalah Erupsi Gunung Merapi. Sejarah menunjukkan Erupsi Gunung Merapi mengakibatkan banyak kerugian, salah satunya di bidang pendidikan. Untuk itu BPBD Kabupaten Sleman membentuk program Satuan Pendidikan Aman Bencana untuk membantu meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan memberikan fasilitas untuk menghadapi potensi bencana yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas program Satuan Pendidikan Aman Bencana khususnya di SMA Negeri 1 Cangkringan. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi, kesimpulan akhir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pelaksanaan program Satuan Pendidikan Aman Bencana di SMA Negeri 1 Cangkringan belum berjalan secara efektif. Hal ini dikarenakan perencanaan dari BPBD Kabupaten Sleman mengharapkan siswa tangguh akan bencana, akan tetapi pada pelaksanaannya masih belum seluruh siswa mendapatkan peningkatan kapasitas mengenai ilmu kebencanaan. Adapun yang menjadi hambatan dari pelaksanaan program ini adalah kurangnya kelanjutan dari pembentukan program ini dan hanya sebatas pemberian materi akan tetapi tidak dilaksanakan secara rutin. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan adalah dengan menjalankan program tersebut dengan perencanaan yang lebih berkelanjutan. Kata kunci: Bencana, Siswa, Program","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130111799","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Agung Nurrahman, Sabaruddin Sabaruddin, Rofingatun Nur Laila Salma
{"title":"OPTIMALISASI APLIKASI PPID DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KEBUMEN","authors":"Agung Nurrahman, Sabaruddin Sabaruddin, Rofingatun Nur Laila Salma","doi":"10.33701/jpkp.v4i2.2878","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v4i2.2878","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"66 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114239387","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERPUSTAKAAN DESA: PERMASALAHAN, TANTANGAN DAN UPAYANYA DITINJAU DARI MODEL PENTA HELIX","authors":"Annisa Rahmadanita","doi":"10.33701/jpkp.v4i2.2891","DOIUrl":"https://doi.org/10.33701/jpkp.v4i2.2891","url":null,"abstract":"Penyelenggaraan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, namun sejak tahun 2018 program tersebut diluncurkan oleh pemerintah, masih terdapat perpustakaan desa yang belum bertransformasi berbasis inklusi sosial. Kajian ini dilakukan untuk untuk memperoleh gambaran umum dan mendeskripsikan tentang permasalahan, tantangan dan upaya penyelenggaraan perpustakaan desa ditinjau dari model penta helix. Kajian ini merupakan studi kepustakaan dan penulis mengumpulkan data melalui artikel jurnal publikasi, buku, dan portal berita yang relevan dengan objek kajian. Analisis data dilakukan melalui analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi perpustakaan desa diantaranya terbatasnya anggaran, sumber daya manusia yang kurang memadai, sarana dan prasarana pendukung yang kurang memadai, pengelolaan dan pembinaan perpustakaan desa yang kurang optimal. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi perpustakaan desa adalah berkembangnya teknologi yang begitu cepat dalam penyelenggaraan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial. Upaya yang dapat dilakukan dalam penyelenggaraan perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah dengan sinergitas, harmonsasi dan kolaborasi antara elemen akademisi, pihak swasta, pemerintah, masyarakat dan media. Kesimpulannya, perpustakaan desa merupakan suatu bagian dari gambaran suatu komunitas desa. Adapun pada level daerah, perpustakaan masih menghadapi berbagai macam permasalahan dna tantangan lainnya, begitupula dengan perpustakaan desa menghadapi permasalahan yang jauh lebih kompleks. Oleh karenanya diperlukan pendekatan dari berbagai macam pihak melalui model penta helix dalam menghadapi tantangan dan mengatasi permasalahan tersebut. \u0000Kata Kunci: Inklusi Sosial, Model Penta Helix, Perpustakaan Desa.","PeriodicalId":193368,"journal":{"name":"Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)","volume":"87 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126183253","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}