{"title":"PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING MULTIMODAL PADA GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS VII","authors":"K. A. Saputra, I. Sudiarta, I. N. Suparta","doi":"10.23887/jppmi.v11i1.775","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v11i1.775","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran multimodal pada google classroom untuk meningkatkan minat dan keaktifan belajar. Kemudian secara spesifik bertujuan untuk : 1. mendeskripsikan karakteristik media pembelajaran; 2. mengetahui validitas, kepraktisan, dan Efektvitas; serta 3. mengetahui bagaimana media pembelajaran dapat meningkatkan minat dan keaktifan belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan oleh Plomp yang terdiri dari 3 fase, yaitu Fase Preliminary Research, Fase Prototyping, dan Fase Assessment. Setelah dilakukan uji pakar, diperoleh media pembelajaran termasuk dalam kategori sangat valid. Kemudian dilakukan uji coba terbatas, diperoleh media pembelajaran termasuk dalam kategori praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik media pembelajaran yang dikembangkan adalah praktis, siswa nampak antusias dan memberikan respon baik terhadap media pembelajaran multimodal, terjadi peningkatan skor kuis, adanya antusias siswa dalam pembelajaran, rata-rata skor kuis yang dibuat pada google form dalam proses belajar siswa pada kedua kelas mengalami peningkatan","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"122 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131881148","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SPLDV SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR","authors":"R. Susmawathi, I.P.W. Ariawan, I.N. Suparta","doi":"10.23887/jppmi.v10i2.1032","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i2.1032","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep SPLDV siswa dan mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran Treffinger berbantuan LKS Terstruktur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dalam penlitian ini adalah siswa Kelas VIII E SMP Negeri 3 Mengwi semester ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 34 siswa. Data kemampuan pemahaman konsep siswa diperoleh melalui tes kemampuan pemahaman konsep SPLDV dan data tanggapan siswa diperoleh melalui angket. Tes kemampuan pemahaman konsep siswa pada Siklus I menghasilkan rata-rata skor sebesar 69.67, Siklus II sebesar 74.26, dan Siklus III sebesar 80.20. Ketuntasan belajar klasikal siswa pada Siklus I sebesar 70.59%, Siklus II sebesar 79.41%, dan Siklus III sebesar 85.29%. Peningkatan pemahaman konsep SPLDV terjadi karena guru lebih menekankan pada: (1) Challenge yang berupa pertanyaan-pertanyaan pancingan yang membantu siswa memahami permasalahan yang dihadapi, (2) Pemberian latihan mandiri secara kontinu, (3) Memberikan kesempatan lebih banyak kepada siswa untuk aktif memberikan tanggapan, menyampaikan hasil diskusi, menjawab ataupun memberikan sanggahan mengenai konsep-konsep yang dipelajari.Selain itu, tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran Treffinger berbantuan LKS Terstruktur berada pada kategori positif dengan rata-rata skor tanggapan siswa sebesar 46.53.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116300284","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK MELALUI PEMODELAN TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA","authors":"N.P.D. Agustina, N.M.S. Mertasari, M. Candiasa","doi":"10.23887/jppmi.v10i2.1036","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i2.1036","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran matematika realistik berbeda jika dibandingkan dengan kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha pada semester II tahun ajaran 2018/2019. Kelas VII SMP Laboratorium Undiksha tersebar ke dalam 4 kelas sehingga populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII-1, VII-2, VII-3, dan VII-4. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini dikategorikan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Data kemampuan komunikasi matematis siswa dikumpulkan melalui tes, baik untuk pre-test maupun post-test. Selanjutnya skor tes kemampuan komunikasi matematis dianalisis dengan menggunakan uji-ANACOVA (Analisis Kovarians) dengan kovariabel pre-test pada taraf signifikan 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa F*A = 4, 792 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% diperoleh Ftabel = 4, 09. Nilai statistik ini memiliki makna kemampuan komunikasi matematis siswa yang di belajarkan dengan pembelajaran matematika realistik berbeda dengan kemampuan komunikasi matematis siswa yang di belajarkan dengan pendekatan scientific. Rerata skor kemampuan komunikasi matematis untuk kelas eksperimen dan kontrol berturut-turut yaitu 7, 80 dan 3, 95. Nilai mean tersebut bermakna bahwa rata-rata skor kemampuan matematis siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran matematika realistik lebih baik daripada siswa yang di belajarkan dengan pendekatan scientific.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"77 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126234685","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK TERHADAP PEMAHAMAN KOSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 MARGA","authors":"N.M.C.T. Dewi, I.P.W. Ariawan, N.M.S. Mertasari","doi":"10.23887/jppmi.v10i2.1030","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i2.1030","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test only control group. Populasi penelitan ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Marga tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 222 siswa dan tersebar ke dalam 7 kelas. Sampel dipilih dengan teknik random sampling. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui tes uraian. Analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil pengujian dengan uji t diperoleh nilai thitung = 2,145 dan ttabel = 1,9989 sehingga thitung > ttabel. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125428533","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII-3 SMP NEGERI 3 BANJAR","authors":"N.P.S.K. Sari, I.W.P. Astawa, I.N. Suparta","doi":"10.23887/jppmi.v10i2.1034","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i2.1034","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran POGIL berbantuan modul, dan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran POGIL berbantuan modul. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-3 SMP Negeri 3 Banjar sebanyak 32 orang pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang berbentuk soal uraian sedangkan data tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase banyaknya siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematika yang berada pada kategori tuntas mengalami peningkatan di setiap siklus yaitu, 31.25%, 56.25%, 81.25%. Rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah dari siklus ke siklus berturut-turut 60.62, 70.93, 78,02. Selain itu, skor tanggapan siswa telah berada dalam kategori positif dengan rata-rata skor 63.50. Peningkatan optimal pada kemampuan pemecahan masalah terjadi karena guru lebih menekankan pada pemberian: (1) pertanyaan arahan dalam menggali kembali konsep yang sudah dipelajari, (2) kesempatan lebih banyak kepada siswa untuk menerapkan konsep dalam menyelesaikan masalah matematika serta penekanan proses penyelesaian permasalahan (3) modul yang meningkatkan rasa ingin tahu siswa serta arahan eksplorasi terhadap materi yang akan dipelajari, (4) bimbingan dan motivasi kepada siswa dalam proses pembelajaran.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123232051","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION BERBANTUAN JIGSAW PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VII SMP N 2 BANJARANGKAN","authors":"N.W. Melyaningsih, I.M. Sugiarta, I.M. Ardana","doi":"10.23887/jppmi.v10i2.1033","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i2.1033","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan model Problem Based Instruction berbantuan jigsaw puzzle terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII SMP N 2 Banjarangkan yang berjumlah 164 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik clustered random sampling dengan uji kesetaraan menggunakan uji-t dua ekor. Data kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian (essay) di akhir pertemuan (post test). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t satu ekor yaitu ekor kanan dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen adalah 62,571, sedangkan kelas kontrol adalah 49,428. Hasil pengujian dengan uji-t diperoleh = 2,11 dan = 2,00 sehingga . Hasil ini menunjukkan bahwa model Problem Based Instruction berbantuan jigsaw puzzle efektif untuk meningkatkan kemampaun pemecahan masalah matematika siswa.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133372642","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PENDEKATAN VISUAL THINKING TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 TEJAKULA","authors":"K.P. Adnyana, I.G.N.Y. Hartawan, I.N. Suparta","doi":"10.23887/jppmi.v10i1.1025","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i1.1025","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan visual thinking dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tejakula tahun ajaran 2019/2020. Nilai ulangan akhir semester 2018/2019 digunakan untuk uji kesetaraan kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk memperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian. Tes uraian digunakan untuk mengumpulkan data. Dari data post-test diperoleh rata-rata skor keterampilan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan visual thinking adalah 67.361 dan rata-rata skor keterampilan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional adalah 60.571. Dari hasil analisis data menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa . Hal ini berarti keterampilan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan visual thinking lebih tinggi daripada keterampilan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan visual thinking memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan pemecahan masalah matematika siswa.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131531488","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 TEJAKULA TAHUN AJARAN 2018/2019","authors":"K.A.Y.D. Putra, Sariyasa, N.M.S. Mertasari","doi":"10.23887/jppmi.v10i1.1024","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i1.1024","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tejakula. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan Post-Test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 4 Tejakula tahun ajaran 2018/2019. Kemudian sampel kelas diambil dengan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII H sebagai kelompok kontrol. Dalam penelitian ini pengumpulan data kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata skor tes pemecahan masalah pada kelas eksperimen adalah 35,25 dan pada kelas kontrol adalah 25,49. Hasil uji-t Data Pemecahan Masalah Matematika Siswa menunjukkan bahwa thitung = 4,64968 dan ttabel = 1,99601. Dengan demikian diperoleh bahwa thitung lebih dari ttabel atau thitung >ttabel. Hal ini, berarti kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tejakula yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Make A Match lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127314183","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA KELAS XI MIPA","authors":"L. Piliani, Sariyasa, I M. Suarsana","doi":"10.23887/jppmi.v10i1.1023","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i1.1023","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tejakula yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran treffinger dengan pendekatan open-ended lebih baik dari hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi dari penelitian adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tejakula pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data tentang hasil belajar matematika siswa diperoleh melalui tes hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata skor tes hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 71,72 dan pada kelas kontrol adalah 61,25. Selanjutnya skor tes hasil belajar matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung=3.275939663 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel=1.998971498, sehingga H0 ditolak. Nilai statistik ini memiliki makna bahwa hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran treffinger dengan pendekatan open-ended lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran treffinger dengan pendekatan open-ended berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130126975","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SAWAN","authors":"P.L. Puspitayanti, I.G.N. Pujawan, I.G.N.Y. Hartawan","doi":"10.23887/jppmi.v10i1.1026","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jppmi.v10i1.1026","url":null,"abstract":"Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together berbantuan Peta Konsep lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian. Dari data post-test diperoleh rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together berbantuan Peta Konsep adalah 41,65 dan rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 35,46. Dari hasil analisis data menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa sehingga ditolak yang berarti pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together berbantuan Peta Konsep lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Learning Together berbantuan Peta Konsep memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep masalah matematika siswa.","PeriodicalId":163701,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124211915","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}