REKA RUANG最新文献

筛选
英文 中文
Tingkat Aksesibilitas Transportasi Publik di Wilayah Peri-Urban Kawasan Perkotaan Yogyakarta 日惹郊区公共交通可达级别
REKA RUANG Pub Date : 2019-08-20 DOI: 10.33579/RKR.V2I1.1128
A. Pramana, H. Efendi
{"title":"Tingkat Aksesibilitas Transportasi Publik di Wilayah Peri-Urban Kawasan Perkotaan Yogyakarta","authors":"A. Pramana, H. Efendi","doi":"10.33579/RKR.V2I1.1128","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V2I1.1128","url":null,"abstract":"Pertumbuhan fisik perkotaan perlu untuk diikuti oleh pertumbuhan infrastruktur yang memadahi agar kawasan perkotaan dapat tumbuh secara berkelanjutan. Salah satu bentuk infrastruktur yang perlu untuk dipenuhi adalah infrastruktur transportasi publik yang dapat menciptakan keterhubungan antara pusat-pusat permukiman dan pusat-pusat aktivitas sosial ekonomi, sekaligus acap kali menjadi instrumen untuk mengendalikan pertumbuhan fisik perkotaan.Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat aksesibilitas transportasi publik di wilayah peri-urban di Kawasan Perkotaan Yogyakarta. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan location-based accessibility dengan memanfaatkan teknik analisis spasial untuk mengukur tingkat aksesibilitas transportasi publik di wilayah peri-urban. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketimpangan tingkat aksesibilitas transportasi publik, dimana wilayah yang berada di sisi utara Kota Yogyakarta yakni di Kabupaten Sleman memiliki tingkat aksesibilitas transportasi publik yang lebih tinggi dibandingkan di sisi selatan Kota Yogyakarta. Penelitian ini juga menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara aksesibilitas transportasi publik dengan konsentrasi populasi di wilayah peri-urban di Kawasan Perkotaan Yogyakarta","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117264228","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Kerentanan Fisik Terhadap Bencana Banjir di Kawasan Perkotaan Yogyakarta 日惹城市洪水的物理脆弱性
REKA RUANG Pub Date : 2019-08-20 DOI: 10.33579/RKR.V2I1.1048
Lulu Mari Fitria, Novi Maulida Ni’mah, Leonardus K. Danu
{"title":"Kerentanan Fisik Terhadap Bencana Banjir di Kawasan Perkotaan Yogyakarta","authors":"Lulu Mari Fitria, Novi Maulida Ni’mah, Leonardus K. Danu","doi":"10.33579/RKR.V2I1.1048","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V2I1.1048","url":null,"abstract":"Analisis risiko bencana dapat diniliai berdasarkan tingkat ancaman bahaya dan kerentanan. KPY berada di kawasan yang rawan terhadap bencana banjir. Berdasarkan InaRisk BNPB (2016) diketahui bahwa tingkatan bahaya banjir di KPY yakni meliputi bahaya banjir rendah dan tinggi. Pengukuran risiko bencana melalui pemetaan tingkat keretenanan juga dapat dinilai berdasarkan karakteristik fisik. Kerentanan fisik ini meliputi parameter rumah, fasilitas umum dan fasilitas kritis. Adapun penilaian terhadap kerentanan fisik ini diukur berdasrkan standar dari BNPB yang meliputi kelas dan bobot masing-masing parameter. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa tingkat keretanan fisik di KPY memiliki tingkatan rendah, sedang, dan tinggi yang tersebar di sekitar kawasan terbangun KPY. \u0000kerentanan, fisik, KPY, bencana","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134379713","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Konsep Penataan Reklame Koridor Jalan Affandi Yogyakarta 日惹阿凡迪街走廊广告牌布置方案
REKA RUANG Pub Date : 2019-08-20 DOI: 10.33579/RKR.V2I1.1166
Dwi Kunto Nurkukuh
{"title":"Konsep Penataan Reklame Koridor Jalan Affandi Yogyakarta","authors":"Dwi Kunto Nurkukuh","doi":"10.33579/RKR.V2I1.1166","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V2I1.1166","url":null,"abstract":"Banyak reklame memenuhi ruang publik Kota Yogyakarta terutama di koridor jalan salah satunya seperti di Jalan Affandi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep penataan reklame di koridor Jalan Affandi Yogyakarta dengan sasaran mengidentifikasi karakteristik reklame lalu menyusun konsep penataannya. Pendekatan penelitian dengan kualitatif deskriptif menggunakan analisis interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Koridor jalan dibagi empat segmen dari Ringroad Utara sampai Jalan Urip Sumoharjo. Kondisi eksisting reklame di koridor Jalan Affandi terlihat baik pada segmen 3 yaitu di sekitar area UNY. Penataan untuk segmen 3 hanya perlu pengawasan terus menerus agar dapat mempertahankan ketertiban dan kerapian reklame yang sudah ada sekarang. Untuk segmen 4 hanya terdapat satu kriteria yang belum tercapai dalam penataan reklame yaitu reklame yang Harmonis dengan lingkungan baik bentuk, ukuran maupun penempatannya (tidak mengganggu lingkungan). Segmen 1 perlu memenuhi kriteria: Harmonis dengan lingkungan baik bentuk, ukuran maupun penempatannya, Desain konstruksi reklame tidak membahayakan aktivitas pejalan kaki dan pengendara artinya material reklame harus kuat dan memiliki struktur pondasi yang sesuai dengan kondisi tempatnya berdiri sehingga tidak mudah rubuh, Memberikan rasa senang bagi pengguna jalan, Penggunaan warna pada reklame tidak terlalu beragam sehingga informasi yang ingin disampaikan reklame mudah dipahami pengamat. Segmen 2 perlu memenuhi kriteria: Nyaman,enak dilihat secara visual manusiawi, Harmonis dengan lingkungan baik bentuk, ukuran maupun penempatannya, Aman bagi lingkungan sekitar reklame termasuk bagi pengguna jalan dan pejalan kaki, Memberikan rasa senang bagi pengguna jalan.","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"31 10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134550001","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Gentrifikasi dan Akar-akar Masalah Sosial: Menakar Identifikasi, Diagnosis, dan Treatment Proses Gentrifikasi sebagai Masalah Sosial 社会问题的根化和根源:将gentrial的认同、诊断和治疗视为社会问题
REKA RUANG Pub Date : 2019-08-18 DOI: 10.33579/RKR.V2I1.1148
Pinurba Parama Pratiyudha
{"title":"Gentrifikasi dan Akar-akar Masalah Sosial: Menakar Identifikasi, Diagnosis, dan Treatment Proses Gentrifikasi sebagai Masalah Sosial","authors":"Pinurba Parama Pratiyudha","doi":"10.33579/RKR.V2I1.1148","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V2I1.1148","url":null,"abstract":"Gentrifikasi pada dasarnya adalah perubahan kondisi demografi dan sosio spasial kawasan perkotaan. Perubahan yang terjadi membawa munculnya eskalasi-eskalasi pergolakan masyarakat dalam melawan proses tersebut. Transformasi pola surplus nilai di kawasan perkotaan dan keberperanan pemerintah menciptakan kawasan perkotaan yang marketable menjadi alasan dari munculnya proses tersebut. Artikel ini bermaksud untuk mengidentifikasi gentrifikasi sebagai bentuk dari masalah sosial yang menyebabkan perubahan rupa kondisi sosial kawasan perkotaan. Terjadi transformasi dari kelas pekerja atau daerah kosong di tengah kota menjadi kawasan hunian kelas menengah dan kawasan komersial dengan masuknya modal dan kelas menengah atas. Perubahan ini kemudian membawa gentrifikasi sebagai masalah sosial yang bersifat sistemik. Sehingga tulisan ini juga mengangkat terkait bagaimana diagnosa atas gentrifikasi sebagai suatu bentuk masalah sosial di kawasan perkotaan. Diagnosis yang dibangun memperlihatkan pula sebagai masalah sosial yang berakar dari system blame approach. Proses gentrifikasi muncul dari keberadaan sistem produksi ruang yang timpang, dengan bentuk relasi produksi yang terlalu dominan oleh salah satu aktor. Berikutnya tulisan ini menganalisa bentuk-bentuk treatment yang tepat dalam penciptaan inklusifitas pembangunan sosial di ruang perkotaan. Lebih lanjut lagi tulisan ini berargumen bahwa solusi hak atas kota sebagai wadah yang tepat dalam mengatasi gentrifikasi sebagai masalah sosial yang tersistem.","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121174184","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Perilaku Meruang Oleh Masyarakat di Lingkungan Permukiman Dusun Bambaler, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah 在加里曼丹中部巴里托省南部的Bambaler村社区的默默行为
REKA RUANG Pub Date : 2019-08-18 DOI: 10.33579/RKR.V2I1.1169
Yanesar Hawiley, D. Iskandar, Ahmad Sarwadi
{"title":"Perilaku Meruang Oleh Masyarakat di Lingkungan Permukiman Dusun Bambaler, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah","authors":"Yanesar Hawiley, D. Iskandar, Ahmad Sarwadi","doi":"10.33579/RKR.V2I1.1169","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V2I1.1169","url":null,"abstract":"Secara fisik lingkungan permukiman terbentuk dari susunan ruang yang memiliki maksud tertentu dengan berdasarkan kepada norma-norma yang dipegang oleh setiap individu maupun kelompok masyarakat. Susunan tersebut merfleksikan kebutuhan, nilai dan hasrat serta merepresentasikan keselarasan (harmonisasi) antara ruang sosial dan ruang fisik sebagai bentuk persepsi terkait keberadaan lingkungannya yang selanjutnya dimanifestasikan ke dalam bentuk interaksi antara manusia dengan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku meruang masyarakat Dusun Bambaler yang bermukim dengan memanfaatkan seting sungai (sungei) dan wilayah daratan sebagai  bagian dari lingkungan permukimannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplorasi dan dianalisis secara naratif untuk membangun penjelasan melalui narasi terkait gambaran perilaku meruang masyarakat Dusun Bambaler. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah keberadaan sungei (sungai) dan lanting (rumah terapung) merupakan seting bagi beragam aktivitas dengan motif ekonomi dan sosial masyarakat yang berhubungan dengan wilayah perairan . Sementara itu, keberadaan elemen-elemen permukiman di darat berupa teteyan (jalan titian), area sekolah dan lapangan sepak bola merupakan elemen permukiman yang menjadi seting bagi aktivitas sosial, ekonomi serta aktivitas yang bersifat temporer bagi masyarakat di lingkungan permukiman daratan.","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129594973","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
INTELLIGENT TRANSPORT SYSTEM DALAM PENGEMBANGAN SMART CITY DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
REKA RUANG Pub Date : 2019-02-28 DOI: 10.33579/rkr.v1i2.1075
Citra Desy Aisyah Alkis
{"title":"INTELLIGENT TRANSPORT SYSTEM DALAM PENGEMBANGAN SMART CITY DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA","authors":"Citra Desy Aisyah Alkis","doi":"10.33579/rkr.v1i2.1075","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/rkr.v1i2.1075","url":null,"abstract":"Transportasi sejatinya merupakan salah satu komponen penting penunjang aktifitas perkotaan, termasuk juga di Daerah Istimewa Yogyakrta (DIY), yang merupakan daerah dengan kawasan perkotaan yang berkembang pesat. Transportasi yang baik tidak hanya diperlukan untuk menunjang mobilitas penduduk perkotaan, tetapi sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, penyediaan layanan transportasi yang baik juga diperlukan untuk menunjang mobilitas wisatawan Yogyakarta. Startegi perencanaan dan pengelolaan transportasi DIY terus dikembangkan sesuai dengan trend bermobilisasi penduduk DIY, yang saat ini tidak bisa dilepaskan dari peranan Teknologi Informasi. Peningkatan permasalahan transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, khusunya dikawasan perkotaan DIY dipengaruhi dengan peningkatan jumlah kendaraan yang semakin pesat dari tahun ke tahun. Pembaruan dan pengembangan dalam pelayanan transportasi untuk menangani berbagai permasalah tersebut terus dilakukan Pemda DIY, salah satunya dengan pengembangan Intelligent Transport System (ITS). Pemda DIY melalui SKPD Dinas Perhubungan DIY telah dan sedang terus mengembangkan sistem transportasi berbasis teknologi informasi dalam penerapan prasarana pendukung pengaturan lalu lintas.Pengembangan ITS dalam konteks Smart City di DIY merupakan salah satu alternatif pengembangan layanan transportasi daerah yang sesuai dengan perkembangan DIY saat ini. Pemanfaatan dan pengintegrasian Teknologi Informasi kedalam strategi perencanaan dan pengelolaan daerah khususnya di bidang transportasi merupakan suatu strategi cerdas di era Information Technology (IT) saat ini. Penelitian melalui metode studi kasus ini merangkum bagaimana proses perkembangan ITS tersebut dalam konteks perkembangan Smart City yang sedang menjadi isu hangat di DIY saat ini.","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129355302","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENILAIAN KUALITAS RUANG TERBUKA PUBLIK UNTUK LIVABILITAS MASYARAKAT DISEKITARNYA MELALUI PERSEPSI PENGGUNA : STUDI KASUS KOTA MAGELANG, INDONESIA 通过用户感知对其周围社区可用性的公共空间质量评估:印度尼西亚马格朗市案例研究
REKA RUANG Pub Date : 2019-02-28 DOI: 10.33579/RKR.V1I2.1076
Sri Purwanti, Achmad Djunaedi, Wanglin Yan
{"title":"PENILAIAN KUALITAS RUANG TERBUKA PUBLIK UNTUK LIVABILITAS MASYARAKAT DISEKITARNYA MELALUI PERSEPSI PENGGUNA : STUDI KASUS KOTA MAGELANG, INDONESIA","authors":"Sri Purwanti, Achmad Djunaedi, Wanglin Yan","doi":"10.33579/RKR.V1I2.1076","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V1I2.1076","url":null,"abstract":"Taman merupakan salah satu bentuk ruang terbuka publik yang memiliki peran penting di daerah perkotaan dalam rangka penyediaan layanan ekologis untuk penduduk. Taman adalah fasilitas penting yang mendorong kelayakan hidup perkotaan. Liveability berarti kualitas hidup yang dialami oleh penduduk suatu lingkungan melalui berbagai layanan / fasilitas yang ditawarkan oleh kota dan kondisi yang membuat mereka nyaman tinggal di sana. Masyarakat cenderung berkunjung ketaman private, taman berbayar, dan tempat hiburan komersil lainnya dan kurang memperhatikan taman publik yang ada disekitarnya untuk dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan fisik dan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi persepsi masyarakat tentang taman di Kota Magelang. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kualitas taman dalam hal liveability. Untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan persepsi penduduk ditaman, maka dilakukan observasi, wawancara dengan para pemangku kepentingan dan kuesioner dengan sampel 158 rumah tangga disekitar 3 taman sebagai studi kasus dengan radius 0 – 150 m dari taman. Berdasarkan bentuk / tipologi, 2 taman adalah taman berbentuk kantong, dan satu taman adalah taman memanjang. Berdasarkan lokasi 2 taman diletakkan di dekat jalan utama dan satu taman yang terletak di tengah kawasan pemukiman. Analisis deskriptive digunakan untuk menganalisis faktor – faktor yang mendukung dan menghambat masyarakat untuk berkunjung ketaman. Berdasarkan studi kasus ini, bentuk dan lokasi yang berbeda memiliki pengaruh terhadap minat responden sebagaimana Usia, Gender, Pendidikan, dan Pekerjaan Orang Dewasa yang berbeda juga mempengaruhi preferensi responden.Kata Kunci : ruang terbuka publik; kualitas taman; persepsi pengguna taman; kelayakan hidup komunitas.","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"141 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114730950","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK STRUKTUR, LOKASI, SOSIAL DAN LINGKUNGAN TERHADAP PEMBENTUKAN HARGA RUMAH PADA KAWASAN PERUMAHAN KOMERSIAL DI KABUPATEN MANOKWARI DENGAN METODE HEDONIC PRICE MODEL 分析了MANOKWARI地区商业住房区的结构、位置、社会和环境特性与“放松价格方法”模型对定价的影响
REKA RUANG Pub Date : 2019-02-28 DOI: 10.33579/RKR.V1I2.1086
Mathias Kambu
{"title":"ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK STRUKTUR, LOKASI, SOSIAL DAN LINGKUNGAN TERHADAP PEMBENTUKAN HARGA RUMAH PADA KAWASAN PERUMAHAN KOMERSIAL DI KABUPATEN MANOKWARI DENGAN METODE HEDONIC PRICE MODEL","authors":"Mathias Kambu","doi":"10.33579/RKR.V1I2.1086","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V1I2.1086","url":null,"abstract":"Pengembangan kawasan perumahan dan permukiman tidak dapat dipisahkan antara nilai rumah dengan karakteristik yang berasosiasi dengan rumah tersebut, seperti karakteritik struktur bangunan, lokasi, sosial dan Lingkungan. Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat sejak dimekarkan pada tahun 2003 dan eksis pada tahun 2006, hal tersebut berimplikasi terhadap meningkatnya migrasi masuk, pertumbuhan ekonomi dan pemanfaatan ruang. Peningkatan pemanfaatan ruang yang paling menonjol ialah pembukaan lahan permukiman pada bagian wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi pemilihan lokasi hunian berdasarkan determinasi karakteristik yang berasosiasi dengan rumah tersebut.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif kuantitatif, yakni berupa penerapan hedonic Price Model dengan teknik survey, observasi dan wawancara terstruktur.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Harga Unit Rumah secara bersama-sama dipengaruhi oleh karakteristik struktur bangunan, sosial, lokasi dan lingkungan dengan nilai determinasi simultan sebesar 52,3%, sedangkan sisahnya yaitu 47,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model ini. Uji parsial menunjukan determinasi karakterisitik terhadap pembentukan harga unit rumah secara signifikan dipengaruhi oleh karakteristik lokasi sebesar Negatif (-)0,504 yang disebabkan oleh pertimbangan terhadap titik optimum terhadap layanan dasar dan karakteristik lingkungan sebesar Negatif (-)0,272 yang disebabkan oleh kecenderungan diabaikannya (rendah) persepsi responden tentang lingkungan hunian. Sedangkan karakteristik struktur dan Sosial tidak tidak berpengaruh signifikan. Kontribusi item karakterisitik lokasi hunian paling tinggi adalah korelasi item jarak ke pusat kota (0,884), Jarak ke tempat perbelanjaan (0,891), jarak ke sekolah (0,795). Sementara itu, item korelasi yang paling dominan pada karakteristik lingkungan adalah kontribusi kebisingan lokasi perumahan, panorama (0,889), kebisingan kendaraan bermotor (0,886).","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123863265","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
JARAK LAYANAN, KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN KERAGAMAN CAPAIAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA 服务距离、体制能力和发展设施多样化
REKA RUANG Pub Date : 2019-02-28 DOI: 10.33579/rkr.v1i2.1037
D. Iskandar
{"title":"JARAK LAYANAN, KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN KERAGAMAN CAPAIAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA","authors":"D. Iskandar","doi":"10.33579/rkr.v1i2.1037","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/rkr.v1i2.1037","url":null,"abstract":"ABSTRAKArtikel ini membahas peran kebijakan pemerintah didalam melaksanakan otonomi daerah untuk mengurangi ketertinggalan dan ketimpangan antar wilayah. Jika pendekatan otonomi daerah dipandang mampu mengurangi jarak dan cakupan layanan pemerintah kepada masyarakat, seyogyanya seluruh daerah di Indonesia akan berkembang serta tidak lagi ada ketimpangan antar wilayah. Fokus kajian diarahkan kepada bagaimana kebijakan menghasilkan capaian hasil pembangunan daerah yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Dua kelompok amatan yang berisikan wilayah berstatus daerah tertinggal dan non-tertinggal dikembangkan untuk melihat variasi dan faktor penyebabnya. Hasil kajian mengindikasikan kebijakan yang selama ini ditempuh oleh pemerintah belum mampu menghilangkan derajat ketertinggalan dan ketimpangan antar wilayah di Indonesia.Kata kunci: otonomi daerah, ketimpangan antar wilayah, daerah tertinggal ABTRACTThis article evaluates the role of government policy in addressing regional disparity through the lens of local autonomy. If local autonomy is perceived as capable in reducing span of control and the coverage area of government service provision to the local community, the application of such a policy would lead to the reduction of regional disparity. Two groups with different development achievement were created and evaluated in order to identify why there were variations between the two and what factors contribute to such variations. The result indicates the existing government policy was incapable in alleviating lagging regions and regional disparity.  Keywords: local autonomy, regional disparity, lagging regions","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127193767","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
ANALISA PILIHAN MODA ANTARA MOBIL PRIBADI, TRANSJAKARTA (BRT) DAN KRL COMMUTER LINE MENGGUNAKAN MULTINOMIAL LOGIT MODEL DAN LATAR BELAKANG SOSIAL EKONOMI KOMUTER (STUDI KASUS : BEKASI-JAKARTA KOMUTER) 分析私人汽车、雅加达外(BRT)和KRL通勤线路之间的现代汽车选择模式(多宫学模型和社会经济背景)
REKA RUANG Pub Date : 2019-02-28 DOI: 10.33579/RKR.V1I2.1080
R. Hidayat
{"title":"ANALISA PILIHAN MODA ANTARA MOBIL PRIBADI, TRANSJAKARTA (BRT) DAN KRL COMMUTER LINE MENGGUNAKAN MULTINOMIAL LOGIT MODEL DAN LATAR BELAKANG SOSIAL EKONOMI KOMUTER (STUDI KASUS : BEKASI-JAKARTA KOMUTER)","authors":"R. Hidayat","doi":"10.33579/RKR.V1I2.1080","DOIUrl":"https://doi.org/10.33579/RKR.V1I2.1080","url":null,"abstract":"Kota Bekasi adalah kota urban yang dekat dengan Jakarta, ibukota Indonesia. Lebih dari setengah orang Bekasi melakukan kegiatan di Jakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan preferensi pilihan moda penduduk Bekasi yang pergi berkomuter ke Jakarta. Pilihan modanya adalah antara mobil pribadi, Transjakarta (BRT) dan KCL (Kereta Api). Empat atribut diidentifikasi sebagai pertimbangan pilihan moda  yaitu biaya perjalanan, waktu perjalanan, frekuensi dan keterlambatan perjalanan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan Stated Preference survei. Selanjutnya, data dianalisis dan dimodelkan dengan multinomial logit model menggunakan software R untuk menghasilkan model terbaik dalam menggambarkan pilihan moda. Meskipun sebagian pengguna mobil pribadi ingin mengubah moda transportasinya ke Transjakarta dan KCL tetapi waktu perjalanan, biaya perjalanan, frekuensi dan penundaan perjalanan bukanlah atribut penting yang dapat mengubah preferensi mereka. Pengguna KCL adalah kelompok yang paling mungkin yang akan mengubah modenya menjadi Transjakarta dengan pertimbangan waktu perjalanan dan frekuensi perjalanan. Probabilitas kemungkinan akan terjadi pada pengguna dengan usia di atas 50 dengan 0,29 dan pengguna di bawah 50 tahun dengan 0,099.","PeriodicalId":110646,"journal":{"name":"REKA RUANG","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115477732","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书