LampuhyangPub Date : 2024-01-31DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.372
Sang Ayu Putu Nilayani
{"title":"Peran Perpustakaan Umum Daerah Karangasem dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Karangasem","authors":"Sang Ayu Putu Nilayani","doi":"10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.372","DOIUrl":"https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.372","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca masyarakat Karangasem dan mengetahui peran Perpustakaan Umum Daerah Karangasem dalam meningkatkan minat baca masyarakat Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian pendekatan kualitatif karena dalam penelitian ini data-data yang dihasilkan berupa data deskriptif yang diperoleh dari data-data berupa tulisan dan kata-kata yang berasal dari sumber atau informan yang dapat diteliti dan dipercaya. Adapun hasil penelitian ini adalah minat masyarakat datang ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Karangasem untuk membaca buku terus mengalami penurunan. Untuk saat ini kunjungan masyarakat hanya sekitar 25-30 orang per hari. Sedangkan dulu bisa mencapai 100 orang lebih per harinya. Ada tiga peran yang dilakukan Perpustakaan Daerah Karangasem guna meningkatkan minat baca masyarkat Karangasem, yakni dengan meningkatkan koleksi buku di perpustakaan, meningkatkan pelayanan, serta melaksanakan promosi perpustakaan seperti melaksnakan beberapa program, misalnya program Perpustakaan Keliling, sering mengadakan lomba-lomba antar siswa baik TK, SD, SMP, atau SMA.","PeriodicalId":518309,"journal":{"name":"Lampuhyang","volume":"750 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140529213","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
LampuhyangPub Date : 2024-01-31DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.371
Ni Nyoman Lisna Handayani
{"title":"Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Penggerak Di Sdn 4 Tukadsumaga","authors":"Ni Nyoman Lisna Handayani","doi":"10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.371","DOIUrl":"https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.371","url":null,"abstract":"Kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak SDN 4 Tukadsumaga. Teknik wawancara dan observasi digunakan untuk menggambarkan peran kepala sekolah dan guru dalam mensukseskan kurikulum merdeka, mengulas efisiensi penerapannya, serta mengidentifikasi problematika atau kendala. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sebetulnya Implementasi Kurikulum Merdeka lebih mudah diterapkan di SDN 4 Tukadsumaga karena kurikulum baru ini mengusung Konsep Merdeka Belajar yang memungkinkan guru tidak terlalu direpotkan dengan pekerjaan administratif. Kemudian dari segi pelaksanaan intra kurikuler, hampir semua anak mampu memenuhi standar, dan pelaksanaan kurikulum merdeka ini lebih sederhana daripada kurikulum 2013.","PeriodicalId":518309,"journal":{"name":"Lampuhyang","volume":"205 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140529104","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
LampuhyangPub Date : 2024-01-31DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.373
Putu Andyka Putra Gotama, I. W. Artika
{"title":"Arah Pengembangan Kurikulum Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia Mendukung Merdeka Belajar Di Era Revolusi Industri 4.0","authors":"Putu Andyka Putra Gotama, I. W. Artika","doi":"10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.373","DOIUrl":"https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.373","url":null,"abstract":"Revolusi industri saat ini disebut dengan revolusi industry 4.0. Revolusi industry ini ditandai dengan lahirnya teknologi digital yang berdampak masif terhadap hidup manusia di seluruh dunia termasuk dalam dunia Pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah merespons perkembangan tersebut dengan mengeluarkan kebijakan-kebiajakan yang mesti diterapkan dalam dunia pendidikan. Dalam pendidikan, kurikulum merupakan “rohnya” yang sifatnya dinamis mengikuti perkembangan zaman. Pengembangan kurikulum harus dilakukan sebagai respons atas perkembangan IPTEK, kebutuhan masyarakat, serta kebutuhan pengguna lulusan. Pengembangan kurikulum adalah istilah yang komprehensif, di dalamnya mencakup: perencanaan, penerapan, dan evaluasi. Dalam prinsip pengambangan kurikulum terdapat beberapa hal pokok, yakni prinsip umum dan prinsip khusus. Melihat perkembangan tersebut, Pendidikan Tinggi, melalui Program Studinya wajib untuk melakukan restrukturisasi kurikulum untuk dapat menyediakan fasilitas kemerdekaan bagi mahasiswa dalam belajar sesuai dengan kebijakan dari pemerintah. Hal ini berlaku untuk semua Prodi di Pendidikan Tinggi, salah satunya adalah Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibahas tentang arah pengembangan kurikulum Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia mendukung merdeka belajar di era revolusi industri 4.0. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hakikat pengembangan kurikulum dan arah pengembangan kurikulum Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia mendukung merdeka belajar di era revolusi industri 4.0. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan empiris dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara serta studi kepustakaan. Adapun analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis data kualitatif secara induktif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini dinyatakan bahwa pengembangan kurikulum adalah sebuah proses yang merencanakan, menghasilkan suatu alat yang lebih baik dengan didasarkan pada hasil penilaian terhadap kurikulum yang telah berlaku sehingga dapat memberikan kondisi belajar mengajar yang baik. Pengembangan kurikulum harus pula memperhatikan kebutuhan pembelajaran Era Industri 4.0 dan Society 5.0, Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Suwandi (2020) menyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi semestinya juga dikembangkan dengan mengacu pada teori pendidikan berdasarkan standar (standard-based education) atau pendidikan berbasis capaian (outcome-based education) dan kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum) atau kuriklulum berbasis capaian (outcome-based curriculum). Selama ini pembelajaran sastra hanya berada pada tataran permukaan saja pada mata Pelajaran/matakuliah di sekolah ataupun Perguruan Tinggi, sehingga Sastra belum bisa dijadikan basis dalam peningkatan nilai/karakter siswa/mahasiswa. Oleh karena itu yang dibutuhkan tidak ha","PeriodicalId":518309,"journal":{"name":"Lampuhyang","volume":"201 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140529290","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
LampuhyangPub Date : 2024-01-31DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.374
I. W. Gama
{"title":"Usaba Kelod Perspektip Teori Budaya Organisasi Di Desa Adat Bugbug Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem","authors":"I. W. Gama","doi":"10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.374","DOIUrl":"https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.374","url":null,"abstract":"Usaba Kelod adalah tradisi upacara Atma Wedana (ngeroras) tingkatan dari upacara Pitra Yadnya (ngaben). Usaba Kelod penyucian roh leluhur, dengan kemasan sangat special, unik dan menarik untuk diteliti, karena melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan tradisional dan formal di Desa. Usaba Kelod merupakan praktek ajaran Siwam, satyam dan Sundaram. \u0000Tujuan penelitian: 1) Untuk mengetahui mengapa Usaba Kelod sangat special. 2) Untuk mengetahui keunikan Usaba Kelod. 3) Untuk mendeskripsikan bagaimana prilaku budaya organisasi terlibat di dalamnya \u0000Pendekatan penelitian menggunakan metode emperis. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tanya jawab dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode kualitatif dengan teknik induksi, deduksi dan argumentasi. \u0000Usaba Kelod bersifat special karena ditentukan berdasarkan perhitungan kalender Bali yang telah terformat dalam kalender program kegiatan ritual selama satu tahun pada masyarakat Bugbug. Usaba Kelod unik karena hanya ada di Desa Adat Bugbug, dilakukan oleh keluarga yang memiliki roh preteka satu generasi, yang telah melewati tahapan prosesi ngaben. \u0000Aktivitas prilaku masyarakat Bugbug dalam menjamin kelancaran Usaba Kelod, melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan di desa seperti ; Desa Adat, Desa Dinas, Banjar, seka dan organisasi sulinggih. \u0000Nilai karakter Hindu dalam Usaba Kelod tercermin dalam wujud sikap tenggang rasa, toleransi, gotong royong, semua komponen masyarakat desa ikut terlibat, mulai dari organisasi kekerabatan, organisasi social, organisasi tradisional dan organisasi profesi. \u0000Atribut Usaba Kelod ; ada dalam bentuk : Sekah, sarana upacara, asesoris upacara dan tampilan pakaian warga yang terlibat di dalamnya. Analisis data menggunakan metode kualitatif dengan teknik “tri anggulasi” yaitu proses pengumpulan data, proses pemilahan data dan proses verifikasi data. \u0000 Nilai Usaba Kelod di dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, bersifat Pitra Rna artinya pelaksanaan Usaba Kelod secara psikologis pelaku upacara sudah membayar hutang kepada leluhur, sehingga pikiran mereka menjadi tenang dan bahagia.","PeriodicalId":518309,"journal":{"name":"Lampuhyang","volume":"37 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140529360","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}