{"title":"Penerapan Model Pembelajaran SQ3R Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktifitas Siswa Dalam Belajar Bahasa Indonesia di Kelas 1 UPT SD Negeri 38 Cumateh Kecamatan Koto XI Tarusan","authors":"Tri Santi, Article Info","doi":"10.62194/rdqc3w98","DOIUrl":"https://doi.org/10.62194/rdqc3w98","url":null,"abstract":"Untuk bisa mempelajari sesuatu pelajaran dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan cuma itu, guru perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah mereka dapatkan. Tujuan dari penerapan model pembelajaran SQ3R dalam membaca pemahaman adalah untuk peningkatan keterampilan membaca pemahaman melalui model pembelajaran SQ3R pada siswa kelas I UPT SD Negeri 38 Cumateh Kecamatan Koto XI Tarusan pada pelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik instrumen utama dan instrumen penunjang. Instrumen utama adalah peneliti sendiri yang memiliki syarat, kemampuan mengumpulkan, menyeleksi, menilai, menyimpulkan dan menentukan data. Data tersebut dapat dijelaskan bahwa hasil belajar siswa membaca pemahaman menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini ditandai dengan pencapaian skor rata-rata kelas 66,11% dengan ketuntasan belajar 6,61%. Hasil tersebut berada pada kualifikasi baik (B). Meskipun belum mencapai tarap keberhasilan yang ditargetkan, namun hasil yang dicapai pada siklus II mengalami sedikit peningkatan dibanding pada siklus I. Hal ini dapat dinilai dari nilai rata-rata kelas pada siklus I dari 56,44 menjadi 66,11 dan ketuntasan belajar 6,11%. Hasil belajar siswa membaca pemahaman pada siklus III mencapai rata-rata kelas 81,12 dengan ketuntasan belajar 100%. Hasil belajar siswa tahap ini berada pada kualifikasi sangat baik (SB). Adapun perbandingan hasil belajar siswa membaca pemahaman yang dimulai siklus I, II, dan III adalah sebagai berikut: Pratindakan pencapaian hasil 0%, Pelaksanaan siklus I pencapaian hasil 56,44%, Pelaksanaan siklus II pencapaian hasil 66,11%, Pelaksanaan siklus III pencapaian hasil 88,11%.","PeriodicalId":517300,"journal":{"name":"Journal of Global Research Education","volume":" 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-06-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141364825","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan Metode Pembelajaran STAD Dengan Menggunakan Metode Gambar Pada Pembelajaran Interaktif Dapat Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa","authors":"Jasni Elti","doi":"10.62194/d4qr1e36","DOIUrl":"https://doi.org/10.62194/d4qr1e36","url":null,"abstract":"Peningkatan hasil belajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) di kalangan siswa kelas VIII merupakan sebuah tantangan yang terus dihadapi dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang efektif memerlukan pendekatan yang tepat, khususnya yang mampu mempertimbangkan karakteristik siswa pada tahap perkembangan ini. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan metode pembelajaran kooperatif NHT (Numbered Heads Together) dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan konsep-konsep IPA pada siswa kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan satu kelas VIII di sebuah sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan kuesioner. Pembelajaran diarahkan untuk mengaitkan konsep-konsep IPA dengan konteks kehidupan nyata siswa, dengan menggunakan pendekatan CTL, serta menerapkan aktivitas kooperatif NHT untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penguasaan konsep-konsep IPA pada siswa setelah menerapkan metode pembelajaran ini. Siswa menunjukkan tingkat motivasi yang lebih tinggi dan kemampuan berkolaborasi yang lebih baik dalam proses pembelajaran. Selain itu, siswa juga menunjukkan penerapan konsep-konsep IPA dalam situasi kontekstual, menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam.","PeriodicalId":517300,"journal":{"name":"Journal of Global Research Education","volume":"27 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-06-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141382497","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Meningkatkan Kreatifitas Imanjinasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Penggunaan Technique Cloze Dilition (TCD) Dalam Pembelajaran Puisi Untuk Siswa Kelas VI SD Negeri No. 07 Sungai Tawar Kecamatan Koto XI Tarusan","authors":"Eti","doi":"10.62194/tchpa603","DOIUrl":"https://doi.org/10.62194/tchpa603","url":null,"abstract":"Puisi merupakan materi sastra yang ada di SD. Karena puisi merupakan suatu karya sastra yang dilupakan secara sepontan dengan mempergunakan imajinasi sebagai pembantu akal pikiran, maka dalam penyajian puisi pada siswa hendaknya menggunakan suatu cara atau tehnik yang tepat agar siswa dapat berimajinasi seperti yang dilakukan oleh pengarang. Dengan daya imajinasi yang kuat terhadap puisi. Melalui Pembelajaran bahasa indonesia untuk Penggunaan Technique Cloze Dilition (TCD) Dalam Pembelajaran Puisi Untuk Meningkatkan Kreatifitas Imanjinasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VI SD Negeri No.07 Sungai Tawar Kecamatan Koto XI Tarusan. Metode penelitian yang penulis gunakan untuk mencapai tujuan di atas adalah penelitian tindakan kelas Melalui Pembelajaran bahasa indonesia untuk Meningkatkan kreatifitas imanjinasi. Pelaksnaan penelitian ini di kelas VI SD Negeri No.07 Sungai Tawar Kecamatan Koto XI Tarusan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Melalui Pembelajaran bahasa indonesia menunjukan peningktan mulai dari hasil tes formatif. Hal tersebut berarti Melalui Pembelajaran bahasa indonesia berhasil meningkatkan kreatifitas imanjinasi siswa.","PeriodicalId":517300,"journal":{"name":"Journal of Global Research Education","volume":"178 21","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139895008","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Analisis Kesulitan, Mata Pelajaran, SD Matematika, Pada Materi, Bangun Datar, Sudut Pandang, Jerome Brunner Jumiati, LutvianaWahyuFebriyanti, IregaGellyGera, S. Ilmu, Tarbiyah Tunas, Bangsa Banjarnegara, A. Info, Kesulitan Belajar Matematika, Teori Brunner
{"title":"Analisis Kesulitan Mata Pelajaran Matematika SD Pada Materi Bangun Datar Sudut Pandang Jerome Brunner","authors":"Analisis Kesulitan, Mata Pelajaran, SD Matematika, Pada Materi, Bangun Datar, Sudut Pandang, Jerome Brunner Jumiati, LutvianaWahyuFebriyanti, IregaGellyGera, S. Ilmu, Tarbiyah Tunas, Bangsa Banjarnegara, A. Info, Kesulitan Belajar Matematika, Teori Brunner","doi":"10.62194/92kd8t33","DOIUrl":"https://doi.org/10.62194/92kd8t33","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk(1)menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh siswa Sekolah Dasar (SD) dalam memahami materi bangun datar, dengan fokus pada sudut pandang teori Jerome Bruner;(2)mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam mempelajari materi bangun datar. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data berupa dokumentasi dari artikel jurnal maupun penelitian terdahulu terkait permasalahan. Hasil analisis diperoleh kesulitan belajar siswa Sekolah Dasar pada materi bangun datar terdiri atas, (1) faktor internal dan eksteral; (2) hambatan kognitif yang mungkin dialami siswa; (3) tidak menggunakan benda konkrit saat pembelajaran;(4)Kesulitan membedakan bentuk bangun datar dan unsur-unsurnya;(5)Kesulitan mengingat rumus dari macam-macam bangun datar.","PeriodicalId":517300,"journal":{"name":"Journal of Global Research Education","volume":"21 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140497741","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nilai-nilai Pendidikan, Karakter Dalam, Novel Hafalan, Shalat Delisa, Karya Tere, Liye Yefrizon, Article Info
{"title":"Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere Liye","authors":"Nilai-nilai Pendidikan, Karakter Dalam, Novel Hafalan, Shalat Delisa, Karya Tere, Liye Yefrizon, Article Info","doi":"10.62194/r6c3wb97","DOIUrl":"https://doi.org/10.62194/r6c3wb97","url":null,"abstract":"Sekolah sangat berperan untuk menciptakan peserta didik sebagai sosok yang pandai. Akan tetapi, kenyataan menunjukkan bahwa sekolah tidak mampu membentuk karakter peserta didik secara utuh. Untuk itu, pembelajaran sastra (novel) di sekolah dapat menjadi media dalam pembentukan karakter peserta didik. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data adalah novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye. Data dalam penelitian ini adalah klausa, kalimat, dan paragraf yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data adalah teknik dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teori. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian diperoleh bentuk nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye, yaitu (1) religius sebanyak lima data, (2) kerja keras sebanyak enam data, (3) rasa ingin tahu sebanyak tujuh data, (4) gemar membaca sebanyak lima data, (5) disiplin sebanyak dua data, (6) toleransi sebanyak tiga data, (7) bersahabat/komunikatif sebanyak enam data, (8) mengargai prestasi sebanyak dua data, (9) kreatif sebanyak lima data, (10) jujur sebanyak lima data, (11) cinta damai sebanyak dua data, (12) peduli sosial sebanyak delapan data, (13) tanggung jawab sebanyak empat data, (14) semangat kebangsaan sebanyak satu data, (15) mandiri sebanyak dua data, dan (16) peduli lingkungan sebanyak dua data.","PeriodicalId":517300,"journal":{"name":"Journal of Global Research Education","volume":"471 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140502367","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}