{"title":"Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Kolase","authors":"Maria Nengsih","doi":"10.37985/refleksi.v2i1.320","DOIUrl":"https://doi.org/10.37985/refleksi.v2i1.320","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan melalui kegiatan kolase dengan menggunakan media bahan alam untuk meningkatkan kemampuan motorik halus Anak Usia Dini. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian anak TK Pembinaan Pangkalpinang Tahun ajaran 2021/2022 pada kelompok B berjumlah 15 anak. Pada pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus dimana setiap siklus terdapat 4 tahapan terdiri dari (1) Perencanaan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi (4) Refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan diolah melalui persentase ketuntasan atau keberhasilan belajar secara kelompok. Dengan demikian berdasarkan analisis hasil dan pembahasan dapat disimpulkan penerapan kegiatan kolase dengan media bahan alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di TK Pembinaan Pangkalpinang, dengan pencapaian ketuntasan atau keberhasilan belajar mencapai 85%.","PeriodicalId":516770,"journal":{"name":"Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan","volume":" 28","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139640662","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Kemandirian Anak Usia Dini melalui Kegiatan Toilet Training di Kelompok Bermain Alkahfi Islamic School","authors":"Misbah Laxmi","doi":"10.37985/refleksi.v2i1.295","DOIUrl":"https://doi.org/10.37985/refleksi.v2i1.295","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak Usia Dini melalui kebiasaan Toilet Training di KB AlKahfi Islamic School. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Pelaksanaan kegiatan Toilet Training dapat mengembangkan kemandirian dan melatih kontrol diri pada anak KB AlKahfi Islamic School. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Lembaga hendaknya menyediakan Toilet yang dapat digunakan anak usia KB bukan Toilet umum agar mudah di jangkau anak/tidak tinggi . (2) Hendaknya pendidik melakukan pencatatan waktu BAB atau BAK sehingga pendidik bisa mengetahui pola waktu anak BAB atau BAK. Kegiatan toilet training juga dpat mengembangkan aspek perkembangna lainnya yang dimiliki oleh anak hanya saja memerlukan latihan dan bimbingan untuk pencapaian hasil yang maksimal.","PeriodicalId":516770,"journal":{"name":"Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan","volume":"13 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140509903","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak melalui Permainan Kartu Angka dan Benda.","authors":"S. Rahayu","doi":"10.37985/refleksi.v2i1.296","DOIUrl":"https://doi.org/10.37985/refleksi.v2i1.296","url":null,"abstract":"Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak secara berarti dalam proses pembelajaran melalui permainan kartu angka. Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat dari kemampuan anak yang meliputi dua indikator yaitu, membilang atau menyebutkan urutan bilangan dari 1 - 10, menghitung dan menunjukkan benda 1 - 10, menunjuk urutan benda untuk bilangan 1 sampai 10, menghubungkan atau memasangkan lambang bilangan dengan benda-benda 1 sampai 10. Sebelum dilakukan tindakan, nilai kemampuan kognitif anak 50%. Namun setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 65%. Pada siklus ke 2 meningkat menjadi 70%. Dan terakhir tindakan kelas yaitu pada siklus 3 bertambah meningkat menjadi 95,02%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan permainan kartu angka dan benda dalam pembelajaran di TK Aisyiyah II dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak.","PeriodicalId":516770,"journal":{"name":"Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan","volume":" 29","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139640367","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Meningkatkan Pemahaman Mengenal Bentuk-Bentuk Geometri Menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) Papan Geometris TK Pertiwi Kota Pangkalpinang","authors":"D. Palupi","doi":"10.37985/refleksi.v1i2.294","DOIUrl":"https://doi.org/10.37985/refleksi.v1i2.294","url":null,"abstract":"Subjek penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah peserta didik pada TK Pertiwi Pangkalpinang yang beralamat Jalan Kejaksaan Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan kelompok B5 Pagi, usia peserta didik dalam kelompok ini antara 5-6 tahun dengan jumlah peserta didik 20 peserta didik dengan rincian peserta didik laki-laki berjumlah 10 orang dan peserta didik perempuan berjumlah 10 orangSetelah penelitian ini berlangsung selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) Papan Geometris dapat meningkatkan pemahaman mengenal bentuk-bentuk geometri pada kelompok B5 di TK Pertiwi Pangkalpinang hal ini terlihat dari pencapaian perkembangan peserta didik tiap siklus di mana pada Siklus I tingkat pencapaian perkembangan peserta didik 30% peserta didik belum dapat mengikuti kegiatan pembelajaran mengenal bentuk-bentuk geometri dan Siklus 2 tingkat pencapaian perkembangan peserta didik 80 %.","PeriodicalId":516770,"journal":{"name":"Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan","volume":"39 12","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140512652","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyimak melalui Kegiatan Bercerita pada Anak Usia 5 – 6 Tahun","authors":"Anyta Rahmawati","doi":"10.37985/refleksi.v1i2.293","DOIUrl":"https://doi.org/10.37985/refleksi.v1i2.293","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak melalui kegiatan bercerita pada anak usia 5 – 6 tahun di TK Telkom Kota Batam. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus yang masing-masing lima kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B yang terdiri dari 15 anak. Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun. Masa ini adalah masa untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki anak. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pada Siklus I adalah 2 anak (13%) belum berkembang, 6 anak (40%) mulai berkembang, 4 anak (27%) berkembang sesuai harapan, 3 anak (20%) berkembang sangat baik. Pada Siklus II, 1 anak (7%) belum berkembang,1 anak (7%) mulai berkembang, 4 anak (26%) berkembang sesuai harapan, 9 anak (60%) berkembang sangat baik. Berdasarkan penelitian tersebut Kegiatan perbaikan kemampuan menyimak melalui kegiatan bercerita, dengan menggunakan metode yang tepat, media yang menarik, persiapan yang matang dari pendidik akan menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, sehingga akan mendapatkan hasil pembelajaran yang sesuai dengan yang diharapkan.","PeriodicalId":516770,"journal":{"name":"Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan","volume":"40 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140512832","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sri Wahyuni Kesumawati, R. Amalia, Melvi Lesmana Alim
{"title":"Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak dalam Kegiatan Mengenal Angka melalui Media Kartu Angka","authors":"Sri Wahyuni Kesumawati, R. Amalia, Melvi Lesmana Alim","doi":"10.37985/refleksi.v1i2.266","DOIUrl":"https://doi.org/10.37985/refleksi.v1i2.266","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak kelompok B2 di TK Al-Hidayah dalam mengenal angka 1-10. Sebagian anak belum mampu mengenal angka 1-10. Salah satu penyebabnya adalah media yang digunakan kurang diminati anak. Salah satu solusi yang ditawarkan peneliti adalah peneliti mencoba menggunakan media kartu angka dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal angka 1-10. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas(PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh nilai BSH pada pra-tindakan terdapat 2 anak atau 15,38% pada siklus I menjadi 5 anak atau 38,46% dan di siklus II menjadi 2 anak atau 15,38%, nilai BSB pada pra-tindakan terdapat 2 anak atau 15,38% pada siklus I menjadi 4 anak atau 30,76% dan di siklus II menjadi 10 anak atau 76,92%. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.","PeriodicalId":516770,"journal":{"name":"Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan","volume":"31 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140515240","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}