Wilda Prihatiningtyas, I. Wahyuni, Upik Dyah Eka Noviyanti, Ardhana Christian Noventri
{"title":"Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa yang Inovatif dalam Mengembangkan Desa Wisata di Desa Dongko, Trenggalek","authors":"Wilda Prihatiningtyas, I. Wahyuni, Upik Dyah Eka Noviyanti, Ardhana Christian Noventri","doi":"10.54082/ijpm.401","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.401","url":null,"abstract":"Mitra sasaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Desa Dongko, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Permasalahan mitra yaitu (1) Belum optimalnya pengelolaan potensi alam yang ada di Desa Dongko; (2) Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang peran BUMDesa sebagai penyangga perekonomian desa; (3) Belum optimalnya pengelolaan BUMDesa. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan skill kelompok mitra dalam mengelola potensi yang dimiliki desa sehingga dapat bernilai ekonomis, serta mengoptimalkan fungsi BUMDesa sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli desa dan perekonomian masyarakat desa. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari n3 tahap. Pertama yakni persiapan, kedua yakni pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, dan ketiga yakni tahap evaluasi. Adapun hasil dari pengabdian ini yakni adanya publikasi media online, video kegiatan (youtube) dan reels IG sebagai sarana promosi, meningkatnya pemahaman pentingnya BUMDes sebagai instrumen pendukung pengembangan desa wisata, serta draft paket wisata di Desa Dongko.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":" 12","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140990239","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Magfirah Indah Ramadani, Mutiara Magnalia, N. Nurfadillah, Astrid Astrid, A. Ananda, Sapar Sapar
{"title":"Pengenalan Olahan Makanan Berbahan Dasar Roti dan Mangga pada Mahasiswa Muhammadiyah Palopo dan Masyarakat Kota Palopo","authors":"Magfirah Indah Ramadani, Mutiara Magnalia, N. Nurfadillah, Astrid Astrid, A. Ananda, Sapar Sapar","doi":"10.54082/ijpm.398","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.398","url":null,"abstract":"Pemanfaatan manggadan roti menjadi produk makanan kreatif yang bernilai jual. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah mangga menjadi produk makanan yang bernilai jual. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan manggo sweet vla chesee mulai dari persiapan bahan dan alat sampai produk siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kreatifitas manggo sweet vla chesee yang siap dikonsumsi dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk manggo sweet vla chesee telah selesai dilakukan. Kesimpulan program pengabdian masyarakat ini adalah pemanfaatan mangga menjadi produk makanan manggo sweet vla chesee yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetep inovatif dan kreatif dalam mengolah mangga, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":" 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140992557","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Urgensi Pelabelan pada Produk Pangan Tradisional Desa Dalegan sebagai Upaya Pengembangan UMKM","authors":"Ria Setyawati, Nilam Andalia Kurniasari, Amirah Zalfa Arindya","doi":"10.54082/ijpm.381","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.381","url":null,"abstract":"Eksistensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) utamanya di bidang produk pangan sebagai penggerak perekonomian di desa-desa atau wilayah tertentu sudah dipahami oleh banyak orang. Namun demikian, tidak sedikit ditemukan pelaku usaha UMKM yang tidak menyadari pentingnya suatu pelabelan dalam produk pangan mereka yang berkaitan erat dengan Hukum Perlindungan Konsumen. Padahal selain mempersempit area pemasaran produk, produk pangan tanpa pelabelan akan menghadapkan UMKM pada persoalan hukum perlindungan konsumen dan sanksi yang dapat menjerat pelaku usaha sebagaimana tertuang dalam UU Perlindungan Konsumen. Salah satu contohnya pada produk pangan tradisional di Desa Dalegan Kabupaten Gresik. Produk pangan tradisional di Desa Dalegan tidak mencantumkan pelabelan yang benar karena minimnya pemahaman tentang pelabelan sesuai kaidah hukum yang berlaku. Hal ini tentu akan memperkecil pula kesempatan pengembangan UMKM tersebut. Pengabdian masyarakat ini mengkaji tentang pelabelan dalam produk pangan yang tepat bagi pengembangan produk pangan tradisional dengan metode penelitian hukum dan pendekatan perundang-undangan. Pelabelan produk pangan yang tepat akan memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan image produknya.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"92 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141031965","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
M. Fadhil, Gusti Viana Fadhina Ulfah, Raida Athaya Sary, Zulfa Khalida, Muhammad Irwan Setiawan
{"title":"Penyuluhan dan Pembuatan Pondok Tanaman Obat Keluarga di RT 06 Desa Bunglai Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi","authors":"M. Fadhil, Gusti Viana Fadhina Ulfah, Raida Athaya Sary, Zulfa Khalida, Muhammad Irwan Setiawan","doi":"10.54082/ijpm.393","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.393","url":null,"abstract":"Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, termasuk di RT 06 Desa Bunglai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Pada tahun 2021, Kabupaten Banjar mencatat jumlah kasus baru penderita hipertensi tertinggi di antara kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, mencapai 8.735 penderita. Pada Kecamatan Aranio, hipertensi menempati peringkat kedua dalam daftar 10 penyakit terbanyak pada tahun 2022 sebanyak 361 kasus. Berdasarkan informasi dari tenaga kesehatan di Desa Bunglai, hipertensi juga termasuk dalam 10 penyakit tertinggi di desa tersebut dan menduduki peringkat ketiga. Program Hidup Sehat bersama TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dilaksanakan sebagai solusi pencegahan dan pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup penyuluhan kesehatan melalui metode ceramah dan diskusi, serta kegiatan pembuatan Pondok TOGA. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan tanaman obat keluarga, serta mendorong pola hidup sehat melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif cara pencegahan dan penanganan hipertensi di RT 06 Desa Bunglai. Hasil program ini menunjukkan bahwa jumlah peserta penyuluhan dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 7 orang (25,93%) menjadi 15 orang (55,55%). Sehingga, program ini dapat diintegrasikan ke dalam program desa dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat RT 06 Desa Bunglai.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"41 12","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141053650","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Transfer Teknologi Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada Cabai Berbasis Ekstrak Daun Kelor sebagai Pestisida Nabati","authors":"I. L. Sridanti, Sudi Febrianto","doi":"10.54082/ijpm.383","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.383","url":null,"abstract":"Cabai merupakan komoditas penting bagi masyarakat Indonesia. Permintaan atas cabai semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan. Desa Bumisari merupakan salah satu sentra budidaya tanaman cabai di Kabupaten Kepahiang. Tanaman cabai yang dibudidayakan seringkali mengalami kegagalan panen yang diakibatkan oleh penyakit bercak daun yang menyerang pertumbuhan tanaman cabai. Pengendalian penyakit bercak daun pada tanaman cabai dapat dilakukan dengan menggunakan ekstrak daun kelor sebagai pestisida alami. Daun kelor selama ini banyak tumbuh dilingkungan rumah, namun selama ini masyarakat hanya memanfaatkan kelor sebagai sayur-sayuran untuk dikonsumsi. Tujuan pengabdian ini adalah transfer ilmu pengetahuan tentang pengendalian penyakit bercak daun dengan pestisida alami berbasis ekstrak daun kelor. Pengabdian ini dilakukan pada tanggal 8 Maret 2023, di Desa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Metode yang digunakan dalam bentuk ceramah (sosialisasi) dan pelatihan pembuatan pestisida alami berbasis ekstrak daun kelor. Dengan adanya pengabdian ini masyarakat desa berharap dapat menekan serangan penyakit bercak daun pada tanaman cabai yang dibudidayakan sehingga dapat meningkatkan hasil panen.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"10 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141024053","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pendampingan Penyusunan Modul ASEAN for Students bagi Anggota Malang-ASEAN Youth Community","authors":"N. Rijal, Haryo Prasodjo, Devita Prinanda","doi":"10.54082/ijpm.394","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.394","url":null,"abstract":"Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan penyusunan modul ASEAN for Students bagi anggota Malang-ASEAN Youth Community (Maycomm). Permasalahan yang dihadapi adalah adanya program kerja untuk menyusun modul yang akan digunakan sebagai panduan untuk memahami berbagai informasi tentang ASEAN di kalangan pelajar, namun terdapat kendala. Pertama, minimnya kapasitas pengetahuan dan pemahaman anggota Maycomm dalam menyusun dan menerbitkan modul. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan penyusunan modul mulai dari konsep dan kerangka hingga naskah final modul. Kedua, rendahnya komitmen beberapa anggota Maycomm untuk terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan. Solusi yang ditawarkan adalah pelibatan anggota Maycomm untuk secara bersama-sama berkontribusi dalam penyusunan naskah modul. Ketiga, kendala pendanaan dalam realisasi program. Solusi yang ditawarkan adalah sharing pendanaan antara tim pengusul dan mitra (Maycomm) dalam penyusunan dan penerbitan modul. Adapun metode pelaksanaan pengabdian ini adalah metode pelatihan dan pendampingan penyusunan modul serta pendampingan penerbitan modul. Hasil pengabdian ini menemukan bahwa kegiatan yang dilakukan penting dan dibutuhkan oleh anggota Maycomm, bukan hanya sebagai bagian dari komunitas tetapi juga untuk menunjang keterampilan sebagai mahasiswa. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh peserta hingga terbitnya modul yang rencanakan. Modul ini selanjutnya dapat memberikan nilai ekonomis bagi Maycomm karena diperjualbelikan.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"231 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141039722","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Melawan Toksisitas di Media Sosial melalui Edukasi Etika Siber (Pengabdian Masyarakat pada SMKN 1 Bayah, Lebak)","authors":"Andi Pajolloi Bate","doi":"10.54082/ijpm.395","DOIUrl":"https://doi.org/10.54082/ijpm.395","url":null,"abstract":"Program Pengabdian Masyarakat berjudul \"Melawan Toksisitas di Media Sosial Melalui Edukasi Etika Siber\" ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa SMKN 1 Bayah tentang perilaku online yang bertanggung jawab dan beretika. Program ini hadir untuk merespons meningkatnya kehadiran toksisitas dan ketidakberadaban dalam interaksi di platform media sosial. Media sosial menjadi pusat interaksi sehari-hari bagi siswa, namun seringkali diwarnai oleh perilaku yang kurang etis. Siswa sering terpapar pada konten yang toksik, intimidasi daring, dan ketidakpedulian terhadap privasi orang lain. Kondisi ini mengakibatkan dampak psikologis yang serius, seperti stres, depresi, dan perasaan rendah diri di antara remaja. Metode yang digunakan yakni ceramah, tanya jawab, praktikum, dan pemantapan hasil pembelajaran. Hasil dari program ini adalah peningkatan pemahaman siswa-siswi SMKN 1 Bayah dalam menerapkan perilaku bermedia digital yang etis dan terbebas dari toksisitas atau konten beracun.","PeriodicalId":513315,"journal":{"name":"Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"69 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141050775","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}