VivabioPub Date : 2023-10-22DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.50069
Muhammad Adam Suni, Alifia Nurmawarni Suni
{"title":"Pemanfaatan ArcGIS Story Maps Sebagai Media Informasi dan Penyuluhan COVID-19 di Kota Palu","authors":"Muhammad Adam Suni, Alifia Nurmawarni Suni","doi":"10.35799/vivabio.v5i3.50069","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i3.50069","url":null,"abstract":"Pandemi Corona Virus (COVID-19) terus meningkat, angka penularan, penyebaran, dan kematian yang semakin tinggi sehingga pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar pada aktivitas masyarakat di Indonesia. Penularan yang tinggi ini bisa disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik terhadap program pencegahan yang sudah di informasikan oleh Pemerintah, oleh sebab itu perlu dilakukannya penyebaran dan penyuluhan terkait COVID-19 untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan dan penularan agar bisa meminimalisir penyebaran COVID-19. Sejak April 2020 Covid-19 telah terkonfirmasi menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Sehingga terbitnya berbagai aturan guna menekan tingkat sebaran COVID-19 mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, pembatasan sosial berskala besar, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, program vaksinasi dosis 1-3, dan terakhir protocol kesehatan masa transisi. Perkembangan teknologi telah mendorong penyampaian informasi menjadi lebih interaktif. Salah satu pemanfaatan teknologi adalah penyampaian informasi spasial melalui ArcGIS Story Maps. ArcGIS Story maps merupakan cara untuk memvisualisasikan peta dan data nonspasial pada aplikasi web tingkat lanjut. Hasil penggunaan Story maps berupa penyajian informasi dan media penyuluhan dalam bentuk peta interaktif yang berisi tentang gambaran umum COVID-19, kondisi kasus, tingkat sebaran berdasarkan kelurahan dan cara penanganan hingga aturan terkait melalui fitur Story map.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"20 7","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135464119","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
VivabioPub Date : 2023-10-22DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.51209
Henry F. Aritonang, S.Si., M.Si., Audy D. Wuntu
{"title":"Pemanfaatan Munuman Cap Tikus dan Ekstrak Daun Cengkeh Sebagai Bahan Pembuatan Handsanitizer","authors":"Henry F. Aritonang, S.Si., M.Si., Audy D. Wuntu","doi":"10.35799/vivabio.v5i3.51209","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i3.51209","url":null,"abstract":"The Covid-19 pandemic, which began in mid-2019, has changed the way people live. Hand-washing activities can be done using soap and running water or by washing hands using a hand sanitizer, especially if you are in a location that does not allow the availability of a place to wash your hands with running water. Therefore, the need for hand sanitizers is deemed necessary for every resident. The people of Talaitad Village, Suluun Tareran District, South Minahasa Regency can assist government programs in tackling the spread of COVID-19 by making personal hand sanitizers through the use of cap tikus liquor and clove leaf extract in the village. Most of the people of Talaitad Village did not know how to make hand sanitizers. Therefore, this PKM activity was carried out with the aim that the people of Talaitad Village would gain knowledge on how to make hand sanitizers by utilizing the cap tikus liquor and clove leaf extract owned by the farmers. The method applied in this PKM activity is counseling about the need for hand sanitizers and the practice of making hand sanitizers by utilizing cap tikus liquor and clove leaf extract. The participants were able to make hand sanitizers and the resulting hand sanitizer products showed a clear yellow color and had the aroma of alcohol and cloves. Keywords: Hand sanitizer; clove leaf extract; Cap tikus drink; Talaitad Village ABSTRAK Pandemi Covid-19 yang dimulai sejak pertengahan Tahun 2019 mengakibatkan tatanan hidup masyarakat menjadi berubah. Kegiatan mencuci tangan bisa dilakukan dengan menggunakan sabun dan air mengalir ataupun dengan mencuci tangan menggunakan hand santizer, terlebih apabila berada di lokasi yang tidak memungkinkan tersedianya tempat cuci tangan dengan air mengalir. Oleh karena itu, kebutuhan akan adanya hand sanitizer dirasa perlu untuk dimiliki setiap penduduk. Masyarakat Desa Talaitad Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan dapat membantu program pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 dengan membuat hand sanitizer pribadi melalui pemanfaatan minuman cap tikus dan ekstrak daun cengkeh yang ada di desa tersebut. Sebagian besar masyarakat Desa Talaitad belum mengetahui cara pembuatan hand sanitizer. Oleh karena itu, kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat Desa Talaitad memperoleh pengetahuan cara pembuatan hand sanitizer dengan memanfaatkan minuman cap tikus dan ekstrak daun cengkeh yang dimiliki petani. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan PKM ini adalah penyuluhan tentang perlunya hand sanitizer serta praktek pembuatan hand sanitizer dengan memanfaatkan minuman cap tikus dan ekstrak daun cengkeh. Masyarakat yang hadir dapat membuat hand sanitizer dan produk hand sanitizer yang dihasilkan memiliki warna kuning bening dan memiliki aroma alkohol dan cengkih. Kata Kunci: Hand sanitizer; ekstrak daun cengkeh; minuman cap tikus; Desa Talaitad","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"131 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135464120","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
VivabioPub Date : 2023-10-22DOI: 10.35799/vivabio.v6i1.51738
Roni Koneri, Pience Maabuat
{"title":"Pendidikan dan Pelatihan Konservasi Sumbar Daya Alam Bagi Siswa Sekolah Dasar Di Sekitar Tahura Gunung Tumpa, Sulawesi Utara","authors":"Roni Koneri, Pience Maabuat","doi":"10.35799/vivabio.v6i1.51738","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v6i1.51738","url":null,"abstract":"The sustainability of natural resources in a forest area is very dependent on the people who live and do activities around the forest area. The problem around the current partners is that many community activities cause threats to natural resources in the surrounding environment such as the conversion of forest land into plantation land and the collection of timber and animals of economic value in the forest. This is due to the ignorance of the community about the importance of natural resources for life and how to conserve these natural resources. This activity aims to increase partners' knowledge, understanding, and skills in natural resource conservation. Changing people's behavior towards the destruction of natural resources to provide ecological and economic benefits for the community. The implementation method uses a participatory approach, namely through lectures, discussions, video screenings, training, games, coaching, evaluation, mentoring, and monitoring. The results of the activities obtained increased the knowledge, understanding, and skills of partners about natural resources and conservation techniques. The use of different methods such as discussions, games in the form of chain messages, video screenings, and learning outside the classroom aroused the enthusiasm of partners in participating in the activities. This activity gave positive results for the school, especially the students who were enthusiastic about natural resource conservation. ABSRAK Kelestarian sumber daya alam pada suatu kawasan hutan sangat tergantung kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di sekitar kawasan hutan tersebut. Permasalahan di sekitar mitra saat ini adalah banyak aktivitas masyarakat yang yang menyebabkan ancaman terhadap sumber daya alam yang ada di lingkunagn sekitarnya seperti alih fungsi lahan hutan menjadi lahan perkebunan dan pengambilan kayu serta satwa bernilai ekonomi yang ada di hutan. Hal ini disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat tentang pentingnya sumber daya alam bagi kehidupan dan bagaimana konservasi sumber daya alam tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam konservasi sumberdaya alam dan mengubah perilaku masyarakat terhadap kerusakan sumber daya alam sehingga memberikan manfaat ekologi dan ekonomi bagi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melalui ceramah, diskusi, pemutaran video, pelatihan, permainan, pembinaan, evaluasi, pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan mitra tentang sumber daya alam serta teknik konservasinya. Penggunaan berbagai metode seperti diskusi, permainan berupa pesan berantai, pemutaran video dan pembelajaran di luar kelas membangkitkan semangat mitra dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan ini juga memberikan hasil yang positif bagi sekolah terutama para siswa yang dengan antusias terhadap koservasi sumber daya alam.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"39 2","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135464121","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
VivabioPub Date : 2023-10-14DOI: 10.35799/vivabio.v6i1.51575
Burhan Niode, Nasrun Sandiah
{"title":"Pendidikan Politik Pemula Bagi Siwa-Siswi SMU Negeri 9 Dan SMU Negeri 9 Binsus Manado","authors":"Burhan Niode, Nasrun Sandiah","doi":"10.35799/vivabio.v6i1.51575","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v6i1.51575","url":null,"abstract":"Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman tentang pemilih pemula, partisipasi politik dan pemilihan umum/pemilihan kepala daerah, penyelenggara pemilihan umum/pemilihan kepala daerah, dan simulasi pemberian suara pemilihan umum dan pemilihan kepada daerah. Metode palaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, curah pendapat, dan demonstrasi. Hasil pemberian materi pendidikan politik dari sesi pertama sampai sesi terakhir didapati bahwa mayoritas peserta (63%) memiliki pemahaman yang sangat baik terhadap keseruhan materi yang diberikan oleh fasilitator, terdapat 29 % peserta memiliki pemahaman baik, dan 8 % peserta memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap keseluruhan materi yang diberikan, termasuk demonstrasi pemberian suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hasil ini mendeskripsikan bahwa kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula ini berjalan sesuai dengan harapan yakni memperkuat pemahaman peserta, yakni pemilih pemula, tentang pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah, khususnya pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala daerah Serentak Tahun 2024.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"45 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135804708","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
VivabioPub Date : 2023-09-29DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.51328
Muhammad Nur, None Muhammad Nur Ihsan, None Wulan Ayuandiani, None Fahrul, None Tikawati
{"title":"Pelatihan Manajemen Usaha Produksi Pengasapan Ikan Terbang Di Kelurahan Mosso, Provinsi Sulawesi Barat","authors":"Muhammad Nur, None Muhammad Nur Ihsan, None Wulan Ayuandiani, None Fahrul, None Tikawati","doi":"10.35799/vivabio.v5i3.51328","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i3.51328","url":null,"abstract":"Mosso Village is the center for processing flying fish in West Sulawesi. One of the government's efforts to maximize this potential is by establishing a flying fish processing center in the Somba area. One type of processing of flying fish is smoking. Even though people in this center have long used flying fish as their main source of income, their income and welfare are still very low. The main objective of this activity is to provide training to business groups to increase knowledge about production management, marketing management, and simple financial analysis. Community service activities were carried out on Saturday, August 26 2023 at the Sendana District Head Office Hall. The method of this activity is production management training for groups of flying fish-smoking business partners. The participants in this activity were the Siamasei Group which consisted of 20 group members. The results of this service activity show an increase in skills and knowledge regarding how to produce smoked flying fish by Standard Operating Procedures (SOP) and Standard Sanitation Operational Procedures (SSOP) so that the flying fish that will be produced are of good quality. Apart from that, the fumigation group also gained knowledge related to production management, marketing management, and financial analysis so that they were able to run their business optimally. Keywords: Flying fish; Public; Training; Smoked fish; West Sulawesi ABSTRAK Kelurahan Mosso merupakan sentra pengolahan ikan terbang di Sulawesi Barat. Salah satu upaya pemerintah memaksimalkan potensi tersebut adalah dengan mendirikan sentra pengolahan ikan terbang di Lingkungan Somba. Salah satu jenis pengolahan ikan terbang adalah pengasapan. Meskipun masyarakat di sentra ini telah lama memanfaatkan ikan terbang sebagai sumber penghasilan utama, namun pendapatan dan kesejahteraannya masih sangat rendah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada kelompok usaha untuk meningkatkan pengetahuan tentang manajemen produksi, manajemen pemasaran dan analisis keuangan secara sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Hari Sabtu, tanggal 26 Agustus 2023 bertempat di Aula Kantor Camat Sendana. Metode kegiatan ini adalah pelatihan manajemen produksi kelompok mitra usaha pengasapan ikan terbang. Peserta pada kegiatan ini adalah Kelompok Siamasei yang beranggotan 20 orang anggota kelompok. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan terkait cara produksi ikan terbang asap sesuai dengan Standar Operating Procedur (SOP) dan Standar Sanitation Operational Procedur (SSOP) sehingga ikan terbang yang akan diproduksi memiliki kualitas yang baik. Selain itu kelompok pengasapan juga memperoleh pengetahuan terkait manajemen produksi, manajemen pemasaran dan analisis keuangan sehingga mampu menjalankan usahanya dengan maksimal. Kata Kunci: Ikan terbang; Masyarakat; Pelatihan; Pengasapan; Sulawesi Barat.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"48 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135296085","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
VivabioPub Date : 2023-09-28DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.51471
Ajeng Ayu Milanti, None Sumiyati, None Sulistia Suwondo, None Ita Susanti, None M. Yunus Maulana
{"title":"Peningkatan Kompetensi Menyusun Legal Drafting Bagi Aparatur dan Badan Permusyawaratan Desa di Desa Cigugurgirang","authors":"Ajeng Ayu Milanti, None Sumiyati, None Sulistia Suwondo, None Ita Susanti, None M. Yunus Maulana","doi":"10.35799/vivabio.v5i3.51471","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i3.51471","url":null,"abstract":"Legal Drafting merupakan instrumen penting dalam tata kelola pembangunan dan pengembangan tingkat desa secara berkelanjutan, yang memastikan keadilan dan melindungi hak-hak masyarakat lokal. Peraturan tersebut menjadi wewenang bagi aparatur dan badan permusyawaratan desa. Namun, pada hasil observasi awal diketahui bahwa sebesar 66.7% belum mengetahui tata cara pembuatan Legal Drafting. Hal ini tentunya dapat memberi resiko besar, manakala produk regulasi yang dihasilkan tidak mencerminkan kebutuhan dan kepentingan aktual dari masyarakat desa. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memberikan pelatihan dalam upaya meningkatkan kompetensi menyusun Legal Drafting bagi aparatur dan badan permusyawaratan desa di Desa Cigugurgirang. Pelatihan diselenggarakan pada bulan Juli 2023 bertempat di gedung aula kantor desa. Metode pelaksanaan yakni dalam bentuk pelatihan dan pendampingan selama 40 jam dalam waktu 7 hari kegiatan. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh 20 orang peserta yang merupakan aparatur dan anggota badan permusyawaratan desa. Berdasarkan penilaian hasil evaluasi kegiatan pelatihan terdapat peningkatan pemahaman dan teknis keterampilan penyusunan Legal Drafting sebesar 85.7%. Hal ini terbukti dari terbentuknya empat draft Legal Drafting baru saat pelatihan. Keempat Legal Drafting tersebut sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat desa sehingga draft peraturan tersebut dapat menjadi produk regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah desa tersebut.
 
 Kata Kunci: Peraturan-Desa; Aparatur; BPD: Drafting; Desa.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"130 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135469635","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
VivabioPub Date : 2023-09-28DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.51116
Magdalena Litaay, None Syahribulan, Rosana Agus, Kurniati Umrah Nur, Mustika Tuwo, St Fauziah, Early Septiningsih4, St. Nurliah Sanusi, Agung Alfian, None Mastan, None Fausia, Putri Anriani, Zaraswati Dwyana
{"title":"Diversifikasi Olahan Rumput Laut Protein Tinggi Dalam Upaya Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan","authors":"Magdalena Litaay, None Syahribulan, Rosana Agus, Kurniati Umrah Nur, Mustika Tuwo, St Fauziah, Early Septiningsih4, St. Nurliah Sanusi, Agung Alfian, None Mastan, None Fausia, Putri Anriani, Zaraswati Dwyana","doi":"10.35799/vivabio.v5i3.51116","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i3.51116","url":null,"abstract":"Kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini akan bahan pangan sudah semakin meingkat seiring dengan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Kebutuhan gizi masyarakat harus selalu terpenuhi, tetapi seiring dengan waktu sumber bahan pangan semkin berkurang sehingga perlu untk mengantisipasi kebutuhan gizi terutama protein. Saat ini kebutuhan akan protein dibuat dengan mengolah daging buatan, dari berbagai sumber dan sekarang yang menjadi pusat perhatian adalah rumput laut. Kabupaten Pangkep termasuk daerah penghasil berbagai jenis rumput laut. Euchema dan Gracillaria adalah jenis rumput laut yang sudah dikenal oleh masyarakat, akan tetapi banyak jenis rumput laut berprotein tinggi yang belum dikenal oleh masyarakat yang dapat diolah menjadi produk makanan bergizi tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berenca Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melaksanakan pelatihan diversifikasi produk rumput laut adalah dengan melakukan inovasi produk pangan bergizi. Solusi yang ditawarkan melalui penyuluhan tentang jenis rumput laut yang berprotein tinggi dan pelatihan pembuatan produk bahan pangan berbasis rumput laut, selain menambah penggunaan fungsi rumput laut dan melatih ketrampilan untuk membuat produk inovasi dan dapat dijadikan usaha untuk menambah pendapatan rumah tangga. Keterlibatan mitra dalam kegiatan ini DP2KBP3A Kabupaten Pangkep adalah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung dan mengkordinir kehadiran peserta pelatihan pada saat kegiatan pengabdian. Evaluasi untuk mengetahui penguasaan materi peserta pelatihan mulai dari produksi dan penggunaan produk tersebut di masyarakat diberikan dalam bentuk kuisioner. Luaran dari kegiatan ini berupa publikasi pada jurnal pengabdian pada masyarakat indeks Sinta dan produk inovasi rumput laut.
","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"66 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135469634","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Eskalasi Literasi Keuangan Dalam Pengelolaan Keuangan Keluarga Sebagai Upaya Minimalisasi Digital Fraud di Desa Bumiaji Kota Batu","authors":"Della Ayu Zonna Lia, Raisa Fitri, Rayie Tarianie Wiraguna, Nanda Arwida Farida, Lolita Kusuma Widyastuti","doi":"10.35799/vivabio.v5i3.49383","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i3.49383","url":null,"abstract":"Literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam upaya pengelolaan keuangan keluarga. Indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 49,5% pada tahun 2022 menurut OJK (Annur, 2022). Meskipun mengalami peningkatan, pengembangan softskill mengenai pengelolaan keuangan dalam keluarga masih perlu dilakukan guna efisiensi manajemen keuangan (Sukirman et al., 2019). Selain pengelolaan keuangan keluarga, literasi keuangan juga memiliki kaitan erat dengan pencegahan cybercrime atau digital fraud yang ada di masyarakat. Kejahatan berupa sim swap, OTP fraud, dan phishing menjadi salah satu kejahatan yang marak di Q1 tahun 2023 (Kristiani, 2023). Melalui kondisi tersebut, pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengedukasi ibu rumah tangga di Desa Bumiaji Kota Batu agar lebih memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga secara efektif terutama dalam upaya minimalisir digital fraud. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilaksanakan di Balai Desa Bumiaji secara interaktif. Sehingga, peserta mampu memahami materi, melakukan diskusi dan mendapatkan jawaban atas permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan keluarga.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"76 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135256517","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan Attractor Cahaya Pada Konstruksi Alat Tangkap Bubu Untuk Nelayan Bubu Desa Likupang Kampung Ambong, Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara","authors":"Wilhelmina Patty, Fransisco Pangalila, Fanny Silooy","doi":"10.35799/vivabio.v5i2.51542","DOIUrl":"https://doi.org/10.35799/vivabio.v5i2.51542","url":null,"abstract":"Penggunaan alat tangkap bubu dengan menggunakan terumbu karang sebagai pemberat dan upaya penyamaran (kamuflase) menyebabkan kerusakan terumbu karang (Iskandar 2011). Beberapa jenis ikan dan biota perairan lainnya memiliki sifat fototaksis positif terhadap cahaya, sehingga light attractor dapat dimanfaatkan sebagai pemikat (umpan) terhadap sasaran penangkapan dan sangat berpengaruh untuk meningkatkan efektivitas alat tangkap. Hasil penelitian oleh Reppie dan Patty (2016), menunjukan ada pengaruh signifikan penggunaan atraktor cahaya pada pengoperasian alat tangkap bubu. Untuk itu hasil penelitian ini akan diterapkan bagi nelayan lewat kegiatan pengabdian dalam bentuk pendampingan dan pelatihan kepada nelayan bubu di Kampung Ambong. Tujuan pengabdian ini adalah penerapan atraktor cahaya pada bubu untuk nelayan bubu di desa Likupang Kampung Ambong, Kecamatan Likupang Timur, Kab. Minahasa Utara Sulut. Sehingga lewat kegiatan pengabdian berupa pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan IPTEK Bubu dengan atractor cahaya, dapat meningkatkan jumlah hasil tangkapan ikan, pendapatan dan usaha nelayan dapat berkembang dengan menerapkan atraktor cahaya pada konstruksi bubu.","PeriodicalId":495010,"journal":{"name":"Vivabio","volume":"93 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135052997","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}