{"title":"ANALISIS KALIMAT BERMASALAH DALAM KARYA ILMIAH MAHASISWA PGSD INSTITUT PANGERAN DHARMA KUSUMA INDRAMAYU","authors":"Farihiyah Farihiyah","doi":"10.46930/ojsuda.v31i1.4198","DOIUrl":"https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i1.4198","url":null,"abstract":"Penelitian yang berjudul Analisis Kalimat Bermasalah dalam Karya Ilmiah Mahasiswa PGSD Institut Pangeran Dharma Kusuma Indramayu bertujuan untuk mengetahui penggunaan kalimat tidak efektif dalam karya ilmiah mahasiswa tersebut. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan konstribusi dalam memberikan pemahaman lebih mendalam terkait penggunaan kalimat efektif serta memberikan penjelasan terhadap pembaca dalam penggunaan kalimat efektif untuk penyusunan karya ilmiah mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data teks karya ilmiah mahasiswa PGSD Instititut Pangeran Dharma Kusuma Indramayu. Teknik pengumpulan datanya yaitu teknik baca catat yaitu metode yang digunakan dengan cara membaca teks karya ilmiah mahsiswa PGSD Institut Pangeran Dharma Kusuma Indramayu. Adapun Teknik analisis data yang dilakukan peneliti dengan cara menentukan teks yang dipakai sebagai objek yaitu karya ilmiah mahsiswa PGSD Institut Pangeran Dharma Kusuma Indramayu. Kemudian, menganalisis kalimat yang terdapat dalam teks yang meliputi analisis tanda baca, kata, frase, dan kalimat tidak efektif. Dari hasil data yang dikaji terdapat beberapa temuan yaitu: 1) Ketidaksepadanan dan Ketidakhematan; 2) Kesalahan Pengetikan Bahasa Asing dan Ketidaktepatan Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Koma (,); 3) Ketidaktepatan Penggunaan Kata Penghubung Antar Paragraf; 5) Ketidaktepatan Kedudukan Kata Keterangan (K), Penulisan Huruf Kapital dan Penulisan Angka/Lambang Bilangan; 4) Tidak Adanya Tanda Baca setelah Konjungsi Subordinatif dan Adanya Kesinoniman; 8) Ketidaksepadanan; 9) Ketidaktepatan Penulisan Huruf di Setiap Awal Kata Sub Judul; 12) Penggunaan Kata “dalam” di Awal Kalimat yang Menggugurkan Unsur Subjek; 14) Ketidaktepatan Penggunaan Kata “untuk” di Awal Kalimat; dan 15) Kesalahan Penulisan Huruf pada Kata Setelah Mendapat Imbuhan “MeN”.","PeriodicalId":474905,"journal":{"name":"Jurnal Darma Agung","volume":"61 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140418256","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Enzo W.B Siahaan, Heri Andi Sitompul, Hodmiantua Sitanggang, Maria A. Kartawidjaja, Melisa Mulyadi
{"title":"","authors":"Enzo W.B Siahaan, Heri Andi Sitompul, Hodmiantua Sitanggang, Maria A. Kartawidjaja, Melisa Mulyadi","doi":"10.46930/ojsuda.v31i3.3377","DOIUrl":"https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i3.3377","url":null,"abstract":"Oli pelumas bekas merupakan limbah industri otomotif dalam jumlah besar yang berbahaya bagi lingkungan apabila dibakar atau langsung dibuang ke lingkungan. Berbagai metode digunakan untuk mendaur ulang minyak pelumas bekas, antara lain: proses acid-clay (proses filtrasi), proses ekstraksi pelarut (solvent extract process), dan pirolisis. Pada penelitian ini, proses pirolisis dilakukan dengan memanaskan minyak pelumas bekas di atas temperatur jenuhnya dalam reaktor bebas oksigen. Suhu pirolisis bervariasi antara 250 °C, 300 °C, 350 °C. Pirolisis dimulai pada suhu kamar (33,2 °C) dan suhu secara bertahap dinaikkan dengan laju pemanasan konstan sampai suhu pirolisis tertentu tercapai. Setelah suhu pirolisis tertentu tercapai, suhu dijaga konstan hingga proses pirolisis selesai. Hasil dari pirolisis adalah gas yang dapat terkondensasi, gas yang tidak dapat terkondensasi dan residu padat. Gas yang dapat terkondensasi kemudian dikondensasi dalam kondensor untuk menghasilkan produk cair yang berharga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suhu pirolisis 250 °C, 300 °C, dan 350 °C, dihasilkan produk cair berturut-turut mulai dari 270 mL, 400 mL, dan 600 mL dari semula 20.000 mL minyak pelumas bekas tanpa katalis. waktu ujian adalah 60 menit. Setiap 10 menit suhu diukur dan hasil yang diperoleh dalam pengujian juga diambil.","PeriodicalId":474905,"journal":{"name":"Jurnal Darma Agung","volume":"269 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135325062","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"","authors":"Gelmok Samosir","doi":"10.46930/ojsuda.v31i1.3026","DOIUrl":"https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i1.3026","url":null,"abstract":"Teknologi yang semakin berkembang membawa perubahan yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat di dunia. Semua fasilitas yang diberikan oleh teknologi memberikan kemudahan untuk melakukan sesuatu, termasuk transaksi. Namun, kemudahan pada teknologi banyak orang memanfaatkannya untuk melakukan kejahatan, salah satu kejahatan yang sedang banyak terjadi yaitu investasi elektronik. Sehingga perlunya dukungan dan bantuan bagi korban kejahatan berkedok investasi elektronik termasuk peran dari filsafat hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan filsafat hukum dalam perlindungan hak korban kejahatan berkedok investasi elektronik sebagai bagian hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode hukum doctrinal dan disebut juga sebagai penelitian perpustakaan dokumen atau studi dokumen. Sedangkan, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.","PeriodicalId":474905,"journal":{"name":"Jurnal Darma Agung","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"136266803","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Poniyah Simanullang, Ganda Sigalingging, Detty Silalahi, Sri Dewi Panjaitan
{"title":"","authors":"Poniyah Simanullang, Ganda Sigalingging, Detty Silalahi, Sri Dewi Panjaitan","doi":"10.46930/ojsuda.v31i1.3024","DOIUrl":"https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i1.3024","url":null,"abstract":"DM adalah penyakit metabolik menahun yang diakibatkan oleh pankreas yang tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Penyakit DM dikenal dengan 3 P (Polifhagi, poliuri dan polidipsia). Salah satu ciri seseorang mengalami DM adalah penurunan berat badan yang drastis dan penderita akan mudah merasa lemah, sehingga penderita tidak mampu melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik berguna untuk menurunkan Kadar Gula Darah (KGD). KGD yang selalu terkontrol akan menurunkan komplikasi bagi penderita DM. Komplikasi penyakit DM dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran pengetahuan tentang aktivitas fisik pada penderita DM. Jenis penelitian ini deskriptif. Yang menjadi populasi adalah seluruh penderita DM yang datang ke Puskesmas Kebun Lada rata-rata 30 orang per bulan. Sampel diambil dari seluruh populasi. Besar sampel sebanyak 30 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini adalah Penderita DM di Puskesmas Kebun Lada Binjai pengetahuan baik 5 orang (16,7%), pengetahuan cukup 15 orang (50,0%), pengetahuan kurang 10 orang (33,3%). Kesimpulan penelitian ini adalah mayoritas penderita DM memiliki pengetahuan cukup 15 orang (50,0%). Diharapkan kepada penderita DM agar meningkatkan pengetahuannya khususnya tentang aktivitas fisik dan melakukannya agar KGD nya terkontrol. Kepada Puskesmas Kebun Lada Binjai agar meningkatkan pengetahuan penderita DM dengan memberikan penyuluhan khususnya tentang aktivitas fisik penderita DM agar KGD dapat terkontrol dan komplikasi DM dapat dikurangi. Kepada penderita DM agar melakukan aktivitas fisik agar KGD dapat terkontrol. ","PeriodicalId":474905,"journal":{"name":"Jurnal Darma Agung","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135832490","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERAN INFRASTRUKTUR JALAN DAN DRAINASE DALAM UPAYA ADAPTASI DAN MITIGASI BENCANA BANJIR TERKAIT KONSEP CLIMATE RESILIENT INFRASTRUCTURE STUDI KASUS: KECAMATAN BALEENDAH","authors":"Mohd Abi Rafdi, Dinar Oktaria Supardi Kusumah","doi":"10.46930/ojsuda.v31i2.3020","DOIUrl":"https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i2.3020","url":null,"abstract":"Beberapa tahun belakangan, dampak perubahan iklim begitu dirasakan mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan karena semakin banyaknya aktivitas manusia yang memicu terjadinya fenomena perubahan iklim. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim adalah perubahan cuaca yang menjadi tidak teratur. Ini menyebabkan siklus hidrologi menjadi tidak teratur. Salah satu akibatnya yakni meluapnya sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi sehingga memicu terjadinya banjir di beberapa daerah. Penelitian ini mengambil wilayah studi di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung yang merupakan salah satu daerah yang rutin terjadi banjir setiap tahun saat musim hujan. Hal ini disebabkan karena wilayah topografi Kecamatan Baleendah berada lebih rendah dibandingkan kawasan sekitarnya dan letaknya yang dilalui oleh Sungai Citarum dan Sungai Cisangkuy. Penelitian ini menggunakan Mixed Methods yakni perpaduan antara data kuantitatif dan kualitatif. Strategi yang digunakan dalam penelitian yaitu concurrent embedded strategy, yakni metode penelitian yang mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif dengan cara simultan dengan metode primer lebih berat bobotnya untuk mendapatkan data utama dan metode sekunder digunakan untuk mendukung data dari metode primer. Unit amatan penelitian ini adalah infrastruktur jalan dan drainase meliputi perkerasan jalan dan kinerja drainase. Adapun unit analisis yang dilakukan meliputi kondisi eksisting bangunan untuk kemudian di bandingkan dengan kondisi ideal dalam konteks Climate Resilient Infrastructure. Kondisi yang terdapat di Kelurahan Baleendah dan Kelurahan Andir adalah masih kurang optimalnya fungsi drainase, sehingga pada saat terjadi banjir, pada titik terendah di Kelurahan Baleendah dan Kelurahan Andir tergenang dalam waktu yang lama, hingga 10 hari. Sehingga dibutuhkan beberapa rekomendai sebagai bentuk upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.","PeriodicalId":474905,"journal":{"name":"Jurnal Darma Agung","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135464199","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Handy Soesanto, Khalisah Hayatuddin, Abdul Latif Mahfuz
{"title":"","authors":"Handy Soesanto, Khalisah Hayatuddin, Abdul Latif Mahfuz","doi":"10.46930/ojsuda.v30i3.3351","DOIUrl":"https://doi.org/10.46930/ojsuda.v30i3.3351","url":null,"abstract":"Salah satu persoalan yang acapkali muncul terjadinya adalah tindakan main hakim sendiri dalam penyelesaian sengketa jaminan fidusia. Eksekusi dalam penyelesaian jaminan fidusia menjadi konflik baru yang timbul mengingat terdapat dilema penafsiran yang bermuara pada ketidakpastian hukum yang terjadi.Permasalahan yang dibahas dalam tesis ini adalah: 1) Apa saja permasalahan hukum yang sering muncul terkait eksekusi jaminan fidusia di Perusahaan Toyota Astra Finance Services (TAFS) Cabang Palembang ? dan Bagaimana solusi penyelesaian permasalahan hukum terkait eksekusi jaminan fidusia di Perusahaan Toyota Astra Finance Services (TAFS) Cabang Palembang?. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap pokok permasalahan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1). 1. Permasalahan utama yang sering muncul terkait eksekusi jaminan fidusia di Perusahaan Toyota Astra Financial Services (TAFS) cabang Palembang, yaitu: Pertama, debitur masih belum sepenuhnya mengetahui dan memahami bahwa benda berupa kendaraan yang masih aktif masa kreditnya sudah didaftarkan ke Kemenkumham dalam bentuk Akta Jaminan Fidusia dan kurang/tidak memahami isi dan konsekuensi terhadap barang/benda yang dijaminkan; Kedua, debitur tidak secara sukarela menyerahkan obyek jaminan fidusia: Ketiga, pengalihan obyek jaminan fidusia dari debitur ke pihak ketiga tanpa sepengetahuan kreditur; Keempat, muncul masalah terhadap akibat eksekusi jaminan fidusia berupa laporan penyelesaian sengketa oleh debitur kepada Lembaga BPSK, bukan melalui Pengadilan Negeri (PN) setempat. Hal ini jelas bertentangan dengan beberapa ketentuan hokum; 2). Solusi penyelesaian permasalahan hukum terkait eksekusi jaminan fidusia di Perusahaan Toyota Astra Finance Services (TAFS) Cabang Palembang, dilakukan baik secara preventif (pencegahan) maupun yang bersifat represif (pemaksaan). Cara preventif dilakukan sejak Perjanjian Pembiayaan yang telah disepakati bersama antara pemohon dengan Perusahaan Toyota Astra Finance Services (TAFS) Cabang Palembang, dimana pemohon wajib memenuhi persyaratan perjanjian seperti kewajiban pemohon untuk mendaftarkan jaminan ke Kemenkumham dalam bentuk Akta Jaminan Fidusia dan Sertifikat Jaminan Fidusia dan dapat dilakukan pengecekan dengan mengakses ke alamat web Kemenkumham. Sedangkan cara represif dengan mengajukan gugatan kepada Pengadilan Negeri Kota Palembang sesuai yang telah disepakati bersama dalam Perjanjian Pembiayaan.","PeriodicalId":474905,"journal":{"name":"Jurnal Darma Agung","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135396099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}