{"title":"Penyuluhan Hukum Pemahaman Hak Cipta Terhadap Pelanggaran Karya Cipta Bagi Mahasiswa","authors":"Firya Oktaviarni, Dwi Suryahartati, Windarto Windarto, Isran Idris, Herlina Manik","doi":"10.31258/cers.4.1.1-9","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/cers.4.1.1-9","url":null,"abstract":"Hak cipta merupakan perlindungan yang diberikan kepada masyarakat di tanah air Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas karya-karya yang dibuat. Fungsi hak cipta itu sendiri adalah untuk melindungi karya-karya dari individu yang ingin menjiplak atau meniru karya-karya berhak cipta ini sehingga orang lain didorong untuk menghasilkan ide dan karya untuk bangsa Indonesia. Dan ini dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta Indonesia dan seperti yang kita ketahui Hak Cipta memiliki berbagai jenis dan salah satunya adalah sinematografi yang diatur dalam Pasal 40 Huruf m Undang-Undang Hak Cipta, contoh sinematografi. ini seperti iklan, kartun, dan documenter. Perkembangan teknologi dan internet memudahkan banyak hal menjadi praktis namun ada peningkatan masalah yang muncul di bidang Hak Cipta di bidang karya film dan musik. Pembajakan atau tiruan adalah tindakan yang dilakukan oleh orangorang yang tidak bertanggung jawab yang ingin mendapat untung dari pekerjaan orang lain tanpa izin atau pengetahuan mereka. Belum sempurnanya kematangan pemikirian remaja membawa pengaruh negatif terhadap informasi yang tidak baik melalui media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan wadah bagi remaja untuk menuangkan kebebasan berekspresi, baik itu bentuk gambar ataupun pesan-pesan yang terkadang menyesatkan. Beberapa dampak positif dan negative yang dihasilkan dari penggunaan media sosial","PeriodicalId":471143,"journal":{"name":"Journal of Community Engagement Research for Sustainability","volume":"85 15","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140462705","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jesi Alexander Alim, Neni Hermita, Z. Putra, Erlisnawati Erlisnawati, E. Puspitasari, Agus Sulastio
{"title":"Pemberdayaan Guru Sebagai Penguatan Keterampilan Profesional Dalam Program Pembuatan Modul Proyek Berbasis Kearifan Lokal Melayu Siak","authors":"Jesi Alexander Alim, Neni Hermita, Z. Putra, Erlisnawati Erlisnawati, E. Puspitasari, Agus Sulastio","doi":"10.31258/cers.4.1.10-17","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/cers.4.1.10-17","url":null,"abstract":"Proyek penguatan profil pelajar Pancasila adalah kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk memperkuat upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang dibuat berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Salah satu tema dalam Proyek P5 adalah kearifan lokal yang ada di daerah setempat. Tema ini dipilih agar dapat membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau kearifan lokal masing-masing Sekolah di daerah tersebut. Adapun permasalahan yang dihadapi guru-guru SDN 002 Koto Baru hal-hal berikut ini; 1) Kurangnya pengetahuan tentang proyek penguatan profil pelajar Pancasila; 2) Kurangnya pelatihan yang diadakan oleh dinas terkait dalam penerapan dan penyusunan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terutama terkait tema kearifan lokal; dan 3) Tidak memahaminya guru-guru mengenai dimensi, elemen, sub elemen dan tujuan dari Profil Pelajar Pancasila yang ingin diterapkan di sekolah. Pelatihan yang dilaksanakan dapat memberikan pemahaman guru-guru mengenai dimensi, elemen dan sub elemen proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Dengan memahami hal tersebut dapat mengarahkan guru dalam menyusun modul proyek dengan sesuai dengan kearifan lokal setempat. Guru dapat menyusun modul proyek sesuai tahap fase siswa yang dapat disesesuaikan dengan pencapaian karakteristik siswa di kelas.","PeriodicalId":471143,"journal":{"name":"Journal of Community Engagement Research for Sustainability","volume":"262 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140491255","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Isjoni Isjoni, Fadly Azhar, M. Y. Isjoni, Nurdiansyah Nurdiansyah
{"title":"Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penulisan Karya Ilmiah dalam bentuk Jurnal sebagai Pengembangan Profesi Berkelanjutan Guru SMA Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu","authors":"Isjoni Isjoni, Fadly Azhar, M. Y. Isjoni, Nurdiansyah Nurdiansyah","doi":"10.31258/cers.4.1.18-25","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/cers.4.1.18-25","url":null,"abstract":"Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengalaman tentang penulisan jurnal ilmiah dalam bentuk artikel kepada guru SMA Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu. Diharapkan dengan pengabdian ini seluruh guru SMA Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu bisa melaksanakan penulisan jurnal sebagai karya ilmiah guru nantinya. Sasaran pengabdian ini adalah guru-guru yang terkendala kenaikan pangkatnya karena tidak adanya penelitian sebagai karya ilmiahnya.Antusias guru dalam mengikuti kegiatan pengabdian tersebut cukup tinggi, pertanyaan demi pertanyaan yang di sampaikan kepada narasumber cukup aktif terhadap sasaran dari Jurnal itu sendiri. Pada kegiatan awal dan sampai akhir selama 4 hari (32 jam) sebahagian besar mereka memahami dan motivasi untuk menghasilkan produk cukup tinggi. Ketika pelaksanaan legiatan tidak ada yang tidak faham, dan kesungguhan itu terlihat dari waktu ke waktu baik dalam diskusi kelompok maupun klasikal. Akhir dari kegiatan pengabdian tersebut, masing-masing guru dituntut menyiapkan satu produk berupa proposal, yang terdiri dari Bab I Pendahuluan, Bab II Kajian Pustaka dan Bab III Metode Penelitian. Serta Daftar Pustaka. Dari 40 guru hanya 10 yang sudah menyerahkan artikel untuk di terbitkan pada Jurnal.","PeriodicalId":471143,"journal":{"name":"Journal of Community Engagement Research for Sustainability","volume":"271 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140491058","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Desa Cinta Statistik Sebagai Upaya Percepatan Penguatan Statistik Sektoral di Desa Selatbaru","authors":"SITI SUHAILA, Anne Mudya Yolanda, Rustam Efendi, Sukamto, Musraini M, Syamsudhuha, Gustriza Erda, Yenita Roza, Gumanti, M. SYIFA RAMADHAN, Althoff Hibban, Dimas Abyan Fatkhin Al-Aswad, Fandi Gusriyanda, Sarasmita Apriyenti, Adia Syaputri, Nusantri Purba, Nurhaliza, Okta Bella Syuhada","doi":"10.31258/cers.4.1.32-44","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/cers.4.1.32-44","url":null,"abstract":"Program Desa Cinta Statistik (Cantik) bertujuan untuk meningkatkan kualitas data statistik yang dihasilkan melalui peningkatan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa dan komunitas statistik desa. Program ini juga merupakan bentuk partisipasi Prodi Statistika dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat dan merupakan kolaborasi antara Prodi Statistika (dosen dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata) dengan BPS dan Desa. Kegiatan yang dilakukan berupa pendampingan aparatur desa dalam pembenahan data sektoral dan data khusus desa ini diharapkan mencukupi ketersediaan data untuk pembangunan desa sebagai salah satu upaya mensukseskan Satu Data Indonesia. Program ini akan dilaksanakan di Desa Selat Baru, Kabupaten Bengkalis. Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan maka terdapat beberapa program kerja yang dilaksanakan Tim KKN Terintegrasi Desa cantik (Cinta Statistik) Selatbaru Tahun 2022. Aparatur desa sebagai mitra non produktif telah mengalami peningkatan kemampuan pengelolaan data sektoral. Adapun luaran dari kegiatan yaitu Publikasi statistik Desa Selatbaru, Profil Desa dan Statistik Selatbaru, Infografis, Monografis, dan Videografis.","PeriodicalId":471143,"journal":{"name":"Journal of Community Engagement Research for Sustainability","volume":"41 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140497836","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rita Erlinda, Noveri Noveri, F. Fajri, Helen G. Situmorang, Elva Rahmi Fitri, Syafri Amir
{"title":"Pengelolaan Kebun Kakao Rakyat pada Kelompok Tani Wanita Bundo Saiyo, Tarantang Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota","authors":"Rita Erlinda, Noveri Noveri, F. Fajri, Helen G. Situmorang, Elva Rahmi Fitri, Syafri Amir","doi":"10.31258/cers.4.1.26-31","DOIUrl":"https://doi.org/10.31258/cers.4.1.26-31","url":null,"abstract":"Kakao merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat di kenagarian Tarantang Kecamatan Harau, baik itu dalam bentuk “parak/ladang” mapun merupakan tanaman yang ditanam di perkerangan rumah warga. Namun belakangan ini komnoditas ini seakan tidak begitu dikelola lebih serius sehingga banyak kebun maupun tanaman kakao rakyat tidak lagi berproduksi maksimal. Hal dikarenakan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat umum bagaimana melakukan budidaya kakao yang baik dan benar sehingga produksi dan kualitasnya dapat ditingkatkan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi dan meningkatkan kapasitas petani (kelompok tani) agar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuannya sehingga kelak dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha taninya dengan tetap melalui penerapan taknik budidaya tanaman yang baik dan berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal, serta mengembalikan kegairahan petani agar kembali tertarik untuk mengelola tanaman kakao mereka dengan serius dan menjadikan tanaman kakao sebagai tanaman yang menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan demontrasi tentang budidaya kakao. Kegiatan yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi, penyerahan bantuan bibit kakao unggul, praktik cara pemindahan atau penanaman bibit kakao ke lapangan, dan praktik cara pemeliharaan tanaman kakao.","PeriodicalId":471143,"journal":{"name":"Journal of Community Engagement Research for Sustainability","volume":"30 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140501968","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}