{"title":"PREVALENSI BEBERAPA FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI OLEH PETANI KARET","authors":"Ratika Febriani, Noviyanti Noviyanti, Medalion Bellano","doi":"10.32502/msj.v4i1.5723","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v4i1.5723","url":null,"abstract":"Pestisida memberi manfaat bagi petani dalam menekan organisme yang mengganggu hasil pertanian. Masuknya pestisida ke dalam tubuh manusia memberikan berbagai dapat menimbulkan berbagai efek negatif. Berdasarkan hasil studi didapatkan data lebih dari 3 juta orang terpapar pestisida, baik yang terpapar secara disengaja maupun tidak sengaja. Hal ini menyebabkan terjadinya 300.000 kematian setiap tahunnya. Jadi penting untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sehingga dapat meminimalkan dampak pestisida bagi tubuh kita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan prevalensi beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan alat pelindung diri oleh petani karet yang menggunakan pestisida. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan desain laporan kasus. Responden pada penelitian adalah semua petani karet yang bekerja dengan menggunakan pestisida. Teknik purposive sampling digunakan untuk pengambilan responden penelitian. Pada penelitian didapatkan responden sebanyak 165 responden dan dari jumlah tersebut sebanyak 57% responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang penggunaan dan manfaat APD. Sebanyak 60,6% responden mengaku tidak diawasi penggunaan Alat Pelindung Dirinya selama bekerja. Kemudian 63% responden mengaku tidak nyaman jika menggunakan APD selama bekerja. Sebagian besar responden (66,7%.) tidak pernah mmendapatkan pelatihan mengenai penggunaan APD. Dan semua responden (100%) tidak ada yang menggunakan APD lengkap selama berkontak dengan pestisida. Minimnya pengetahuan mengenai manfaat menggunaan APD selama bekerja dan kurangnya pengawasan, menjadi faktor yang dapat menyebabkan para petani karet tidak menggunakan APD secara lengkap terutama selama berkontak dengan pestisida. Kata kunci: APD, Petani, Pestisida","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"100 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124703879","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Terhadap Vaksinasi COVID-19 pada Mahasiswa Kedokteran Angkatan 2022 Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta","authors":"Izazuddin Muhammad, Adinta Anandani","doi":"10.32502/msj.v4i1.5675","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v4i1.5675","url":null,"abstract":"Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran dan mengendalikan pandemi yang terjadi sekarang ini. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, diketahui bahwa pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia belum mencapai target sasaran vaksinasi nasional. Dengan demikian, diperlukan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait vaksinasi, sehingga kepatuhan masyarakat terkait vaksinasi dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa banyak pengetahuan dan kepatuhan mahasiswa kedokteran angkatan 2022 di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta terhadap vaksinasi COVID-19. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data yang dikumpulkan adalah data primer, dengan teknik pengumpulan data yaitu total sampling melalui pengisian kuesioner pada 166 mahasiswa kedokteran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 164 responden yang termasuk kriteria inklusi, sebagian besar berusia antara 17-19 tahun sebanyak 142 responden (86,6%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 100 responden (61,0%), dan status vaksinasi dosis tiga sebanyak 115 responden (70,1%). Tingkat pengetahuan responden tergolong baik sebanyak 128 responden (78,0%). Tingkat kepatuhan responden tergolong sangat patuh sebanyak 116 responden (70,7%). Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa responden menunjukkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan yang baik.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122882374","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN ANTARA ADIKSI INTERNET DENGAN GANGGUAN KECEMASAN MENYELURUH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERISTAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG","authors":"Ilham Kasbawan Amar, Yesi Astri, Ardi Artanto","doi":"10.32502/msj.v4i1.5834","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v4i1.5834","url":null,"abstract":"Adiksi internet didefinisikan sebagai penggunaan internet yang berlebihan atau obsesif yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari orang tersebut seperti gangguan pada hubungan interpersonal, kesehatan fisik dan mental. Adiksi ini dapat menyebabkan banyak efek negatif baik gangguan fisik dan gangguan psikologis seperti gangguan kecemasan menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adiksi internet dengan gangguan kecemasan menyeluruh pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan didapatkan sampel berjumlah 166 mahasiswa yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil analisis hubungan adiksi internet dan gangguan kecemasan menyeluruh yang didapatkan adalah p = 0.005. Terdapat hubungan bermakna antara adiksi internet dan gangguan kecemasan menyeluruh pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"65 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126465049","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rury Tiara Oktariza, Ledyah Meri Liani, Ertati Suarni, Y. Rosita, Indriyani Indriyani
{"title":"HUBUNGAN VOLUME KONSUMSI HARIAN MINUMAN RINGAN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA REMAJA","authors":"Rury Tiara Oktariza, Ledyah Meri Liani, Ertati Suarni, Y. Rosita, Indriyani Indriyani","doi":"10.32502/msj.v4i1.5784","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v4i1.5784","url":null,"abstract":"Salah satu faktor risiko obesitas pada remaja adalah konsumsi minuman ringan yang tinggi sehingga menimbulkan ketidakseimbangan asupan gizi. Kandungan pemanis berkalori tinggi dalam minum ringan diyakini menyebabkan peningkatan indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan volume konsumsi harian minuman ringan dengan indeks masa tubuh (IMT) pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional di SMK Muhammadiyah Palembang. Sampel peneltian didapatkan melalui consecutive sampling. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan volume konsumsi harian minuman ringan dan dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan serta penghitungan IMT. Hasil penelitian dari 78 responden didapatkan volume konsumsi minuman ringan paling banyak ?500 ml (79,5%) dan status gizi paling banyak adalah normal (74,4%). Analisis statistik dengan Fisher’s Exact test dan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan terdapat hubungan antara volume konsumsi harian minuman ringan dengan IMT (p=0,003). Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi kepada remaja untuk mengurangi konsumsi minuman ringan untuk menghindari kejadian obesitas di kemudian hari.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"42 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133210880","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor yang mempengaruhi Negleted Fracture pada pasien yang memilih treatment bone setter di RSUD H.M Rabain, Muara Enim pada Januari 2021 – Desember 2022.","authors":"Fahrurido Kusbari, Doli Mauliate Sitompul","doi":"10.32502/msj.v4i1.5820","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v4i1.5820","url":null,"abstract":"Kejadian kecelakaan yang meningkat menjadi salah satu penyebab fraktur di Indonesia. Namun masyarakat Indonesia lebih memilih pengobatan fraktur ke bone setter sehingga terjadi peningkatan kasus Neglected Fracture. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor terbanyak pasien memilih pengobatan alternatif ke bone setter dan durasi penanganan fraktur yang tidak dilakukan secara medis. Penelitan deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Seluruh pasien patah tulang yang sudah melakukan pengobatan alternatif dukun tulang yang datang ke Poli Orthopaedi RSUD H.M Rabain Muara Enim pada Januari 2021 – Desember 2022 yang masuk kriteria inklusi dengan total sampling sebanyak 17 orang. Sebanyak 30% pasien neglected fracture berusia 46-55 tahun dan sisanya adalah pasien yang lebih muda. Pasien yang memilih pengobatan ke bone setter beralasan sebanyak 40% atas rekomendasi keluarga, dan masing-masing 30% akibat takut operasi dan membutuhkan biaya yang mahal. Sebanyak 66% pasien melakukan pengobatan ke bone setter selama 3 minggu – 3 bulan sebelum akhirnya mereka berobat ke fasilitas medis lanjutan. Keterlambatan dalam pengobatan sering kali karena alasan rekomendasi keluarga, biaya pengobatan dan takut untuk di operasi sehingga menyebabkan pasien pergi ke pengobatan alternatif bone setter dan menyebabkan angka kejadian neglected fracture meningkat.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128504856","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Helen Okti Marantika, Indriyani Indriyani, Nyayu Fitriani
{"title":"HUBUNGAN TINGKAT KONTROL ASMA DENGAN KUALITAS HIDUP MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG","authors":"Helen Okti Marantika, Indriyani Indriyani, Nyayu Fitriani","doi":"10.32502/msj.v3i1.5201","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v3i1.5201","url":null,"abstract":"Asma merupakan penyakit berupa peradangan kronik saluran napas yang ditandai dengan adanya sesak nafas, mengi, batuk dan lainya. Dari gejala tersebut, asma dapat berdampak negatif pada produktifitas penderitanya, gangguan yang ditimbulkan asma dapat membatasi berbagai aktivitas sehari-hari. Asma merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan melainkan hanya dapat dikontrol dengan pemberian obat-obatan atau tindakan preventif lainnya, sehingga kualitas hidup dapat tetap optimal. Penelitian ini dilakukan di fakultas kedokteran universitas Muhammadiyah Palembang untuk mengetahuan hubungan antara tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup penderita asma yang di nilai menggunakan kuesioner ACT dan AQLQ. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 39 responden yang diambil dengan metode total sampling, yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Pada penelitian ini didapatkan tingkat kontrol asma kategori tidak terkontrol sebanyak 56,4% yang terdiri dari 25,6% responden dengan kualitas hidup buruk, 15,4% kualitas hidup sedang, dan 15,4% kualitas hidup baik. Pada penelitian ini didapatkan sebanyak 43,6% responden dengan asma terkontrol dan masing-masing memiliki kualitas hidup baik sebesar 30,8%, kualitas hidup sedang sebesar 7,7%, dan kualitas hidup buruk sebesar 5,1%. Hasil uji Chi Square pada penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol asma dengan kualitas hidup (p < 0,05).","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"221 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122610859","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KARAKTERISTIK KONSUMSI TEH DAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG","authors":"Inda Dzil Arsy, Ratih Pratiwi, Otchi Putri Wijaya, Rista Silvana","doi":"10.32502/msj.v3i1.2621","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v3i1.2621","url":null,"abstract":"Salah satu penyebab terhambatnya proses penyerapan zat besi adalah konsumsi teh yg berlebihan. Selain itu juga dapat meningkatkan kejadian anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pembina dan mengidentifikasi perilaku konsumsi teh pada ibu hamil di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan design cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu hamil di Puskesmas Pembina Palembang yang mengkonsumsi teh dengan teknik total sampling. Data primer diperoleh dari kuesioner dan data sekunder berupa hasil pemeriksaan Hb. Besar sampel sebanyak 39 responden. Karakteristik ibu hamil di Puskesmas Pembina tahun 2019 yaitu sebagian besar berusia 20-30 tahun, multigravida, cukup mengonsumsi tablet besi, tidak mengalami KEK, dan memiliki kadar hemoglobin yang normal. Sebagian besar ibu hamil di Puskesmas Pembina Palembang mengkonsumsi teh celup hitam yang diseduh dalam waktu kurang dari 2 menit dan dikonsumsi segera setelah makan. ","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128151233","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN COVID-19 DAN TINDAKAN PREVENTIF COVID-19 DI MASYARAKAT KELURAHAN KEBUN BUNGA PALEMBANG TAHUN 2020","authors":"Muhammad Rizki Perdana, Liza Chairani","doi":"10.32502/msj.v3i1.5150","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v3i1.5150","url":null,"abstract":"Pengetahuan merupakan seluruh kemampuan individu untuk berpikir dan pengetahuan yang tinggi akan mempermudah penyerapan informasi, saran dan nasihat. Pengetahuan dibutuhkan untuk melakukan tindakan preventif yang efektif. Hingga saat ini upaya pencegahan atau tindakan preventif merupakan satu-satunya jalan yang efektif untuk menghadapi COVID-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang COVID-19 dan tindakan preventif COVID-19 di masyarakat Kelurahan Kebun Bunga Palembang tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 110 orang masyarakat Kelurahan Kebun Bunga yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Populasi penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Kebun Bunga yang berusia 18-50 tahun dengan pendidikan minimal SMA/Sederajat. Sampel penelitian diambil secara consecutive sampling. Dari hasil penelitian didapatkan hasil sebanyak 67 responden (60,9%) berpengetahuan baik, memiliki tindakan preventif yang baik. Hasil uji statistic menggunakan chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (P=0,001) antara pengetahuan tentang COVID-19 dan tindakan preventif COVID-19 di masyarakat Kelurahan Kebun Bunga Palembang tahun 2020.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129634402","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"HUBUNGAN PENGETAHUAN COVID-19 TERHADAP KECEMASAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PADUKUHAN JAMUSAN DESA BOKOHARJO PRAMBANAN SLEMAN YOGYAKARTA","authors":"N. Syarifah, Patria Asda, Deisy Anjani Lupa","doi":"10.32502/msj.v3i1.5176","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v3i1.5176","url":null,"abstract":"Kecemasan merupakan faktor psikologis yang berbahaya yang mempengaruhi hipertensi. Kecemasan meningkatkan stres psikososial pada banyak orang dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan kecemasan bagi lansia, karena lansia merupakan kelompok yang berisiko tertularnya penyakit COVID-19. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang COVID-19 terhadap kecemasan pada lansia yang mengalami hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan analisa deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok usia 65 tahun yang mengalami hipertensi. Pengambilan sampel untuk penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode random sampling. Jumlah populasi untuk penelitian ini adalah 110 orang, sampel terdiri dari 86 orang. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data variabel menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Sebagian besar lansia merasa kecemasan selama pandemi COVID-19 karena kurangnya pengetahuan, dan di perolehan signifikansi (p = 0,000) dengan koefisien korelasi 0,648 artinya penelitian memiliki hubungan antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan kecemasan. Kesimpulan, ada hubungan pengetahuan tentang COVID-19 dengan kecemasan di desa Jamusan Bokoharjo Prambanan Sleman Yogyakarta.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"138 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131787905","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PENGGUNAAN HERBAL OLEH MASYARAKAT KELURAHAN MARIANA, KECAMATAN BANYUASIN 1, SUMATERA SELATAN: STUDI KUALITATIF","authors":"Siti Rohani, Yudhi Fadillah","doi":"10.32502/msj.v3i1.3868","DOIUrl":"https://doi.org/10.32502/msj.v3i1.3868","url":null,"abstract":"Peningkatan kasus positif pada pandemi COVID-19 menjadi perhatian khusus dunia farmakologi di Indonesia. Kelimpahan sumber daya alam dalam bentuk sediaan herbal menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki Indonesia. Namun, pemanfaatannya sebagai salah satu langkah pencegahan pada pandemi COVID-19 masih belum optimal. Pemahaman masyarakat terkait dengan pemanfaatan sediaan herbal perlu dievaluasi untuk mengetahui pemahaman penggunaan herbal sejak dini. Pada penelitian ini dilakukan studi kualitatif penggunaan herbal untuk pencegahan COVID-19 khususnya di wilayah Mariana, kecamatan Banyuasin 1, Sumatera Selatan. Dilakukan observasi tanggapan masyarakat terkait penggunaan herbal, dipilih 10 responden yang memenuhi kriteria dan dilakukan wawancara secara ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat pada wilayah pengamatan telah memahami dan menerapkan penggunaan herbal sebagai langkah preventif dalam menangani COVID-19. Sebagian besar digunakan jenis herbal yaitu jahe, jeruk nipis, sambiloto, meniran, lemon, sereh, kayu manis, temulawak, kunyit, kencur, daun pandan, dan biji jintan. Upaya penggunaan herbal dinilai oleh masyarakat di wilayah pengamatan cukup efektif dalam mencegah penularan COVID-19 karena memberikan efek lebih segar untuk beraktifitas sehari-hari dan meningkatkan imunitas tubuh, serta menambah stamina untuk bekerja.","PeriodicalId":448487,"journal":{"name":"MESINA (Medical Scientific Journal)","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121804605","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}